Minggu, 19 Februari 2012

Apakah anda memiliki dasar kehidupan suami istri yang penuh kasih ?


Ringkasan artikel

Latar belakang
Laki-laki akan tinggalkan ayah ibunya
dan bersatu sama istrinya

Materi yang disharing
Suami harus mengasihi istrinya seperti
tubuhnya dan berpegang pada kebenaran

Kesimpulan dan mohon tanggapan
Kasihilah  istrimu  dan keluargamu,
seperti Matius 22:39 dan Kristus  
adalah kepada

Referensi
Di bagian terakhir


Latar belakang

Tuhan menginginkan supaya manusia beranakcucu, penuhi dan menaklukkan bumi (Kejadian 1:28) serta meninkmati isinya. Karenanya Tuhan membentuk manusia dan termasuk penolong (wanita) yang sepadan dengan dia, sehingga laki-laki meninggalkan ayah ibunya dan bersatu dengan istrinya  (kejadian 2:24), berdasarkan kasih.


Materi yang di sharing, sesuai topik

Supaya bisa beranakcucu dan terus berkesinambungan maka harus ada keluarga yang mana suami harus mengasih istirnya, misalnya:

1---Demikian juga suami harus mengasihi istrinya sama seperti tubuhnya sendiri: siapa yang mengasihi istrinya mengasihi dirinya sendiri (Efesus 5:28)
Suami harus mengasihi istrinya: karena istri adalah bagian dari proses kehidupan pasangan suami-istri yang bersama-sama hingga akhir hayat (Efesus 5:29). Mereka mempunyai cita-cita serta tujuan masa depan. Mereka mendambakan mempunyai keturunan yang akan mengisi, menaklukan dan mengelola bumi (Kejadian 1:28).

2---Tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal kearah Dia, Kristus, yang adalah kepala  (Ef 4:15)
Haruslah demikian, karena mereka sudah bersatu daging, seolah-olah: satu perasaan, satu pengertian, satu tujuan, satu kesukaan, satu penderitaan, satu kebenaran, satu kenikmatan, tidak menyakiti perasaan istri atau antar sesama, saling mengerti, saling mengatasi masalah, miliki suatu rahasia bersama kehidupan, dll.  Rahasia kehidupan ini mencakup aspek kasih dan kehidupan antara suami istri, yang mengarah pada Tuhan kita Yesus.

3—Kasihi sesamamu manusia seperti dirimu sendiri (Matius 22:39)
Setiap manusia harus mempunyai relasi khusus dengan Tuhan yaitu: Kasihi Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan denan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Juga:
Kasihi sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Mengasihi istrinya seperti diri sendiri, dan penulis beranggapan juga termasuk anak-anak.

Semua orang berusaha yang terbaik untuk istri dan keluarga, dan terbaik itu  didasarkan atas dasar kasih.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, dan mohon sharing.

Penulis.




Referensi:


Kejadian 1:28
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi”

Kejadian 2:24
Sebab itu seorang laki=laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu denga istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging

Matius 22:39
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, izalah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri

Ef 5:28
Demikian juga suami harus mengasihi istrinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi istrinya mengasihi dirinya sendiri.

Ef 5:29
Sebab tidak pernah orang membenci tubunya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat.

Ef 4:2 (Kesatuan jemaat dan karunia yang berbeda-beda).
Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu

Ef 4:14
Sehingga kita bukan lagi anak-anak,  yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan.

Ef 4:15
Tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal kearah Dia, Kristus, yang adalah kepala

*Apa itu Jemaat,  menurut  website, www.Sabda.org/dictionary,  adalah: Persekutuan orang yang percaya Yesus Kristus, baik yang di satu tempat maupun keseluruhan persekutuan Kristen, yang disebut Tubuh Kristen, yang didiami Roh Kudus (Mat 16:18, Ibrani 12:23, Kolose 1:24, 1Timotius 3:5)
 
*Apa itu Jemaat, menurut Kamus Alkitab WRF Browning, ISBN 978-687-393-7, hal.163, adalah: Umat Israel  dianggap sebagai sekelompok orang yang berada dalam perjalanan atau yang beribadah (Keluaran 16:1)

Sabtu, 11 Februari 2012

Apakah karena terlalu merdeka, sehingga lepas kendali ?


 Ringkasan artikel

Latarbelakang:
Anda dipanggil untuk merdeka (arti yang
luas) tapi jangan salah gunakan.

Materi yang di sharing:
Beberapa contoh kebebasan dan yang
melanggar peraturan umum     

Apa yang didapat:
Manusia harus menjaga kemerdekaannya dan
diikuti oleh pengendalian dirinya.

Referensi:
Mohon dilihat


Latar balakang

Tuhan memberikan kemerdekaan kepada setiap manusia, sehingga mereka bebas menjalankan hidupnya sesuai pilihan masing-masing, tapi janganlah mengambil kesempatan untuk berbuat sesukamu yang (Galatia 5:13) bisa merugikan diri sendiri dan/atau orang lain.


Materi yang di sharing, sesuai topik.

Galatian 5:13 didukung oleh  2-Timotius-1:7, yaitu: bahwa Tuhan memberikan kepada  semua manusia roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Jadi jelaslah bahwa untuk manusia, kemerdekaan itu harus ada ketertiban yang a.l. sesuai dengan tata-susila masyarakat. Contoh yang sangat jelas, a.l.:

1---Ada yang tidak mengerti kebebasan (bagian kecil dari kemerdekaan).
Sebuah sedan perlahan-lahan melewati tukang grobak jualan gorengan, tiba-tiba dari jendela mobil tsb pemiliknya membuang sampah berupa: sisa makanan, botol aqua dan tisu. Dia berbuat demikian karena tidak mengerti kebebasan yang diberikan padanya, seharusnya dia menjaga kebersihan. Hal ini merupakan kebiasaan yang buruk, yang dapat memicu rakyat kecil mencontohi perbuatan tersebut.

2---Salah gunakan kebebasan (bagian kecil dari kemerdekaan) dari rakyat.
Suatu ruang rapat seluas 20m x 20m di DPR, biaya renovasinya sangat mahal Rp20 milyar, dan yang dipakai kursi import seharga @ Rp 24 juta (di Indonesia kursi sejenis Rp5 juta). Tapi pejabat tertentu dari DPR menyatakan yang salah adalah system, bukan orang pribadi. Mereka tidak menghargai kepercayaan yang diberikan oleh rakyat dan juga tidak ada rasa kasih terhadap rakyat.

3---Mereka menuntut hak tapi melanggar peraturan umum
Ada kelompok masyarakat yang tidak puas terhadap pemerintahan setempat atau wadah lainnya, sehingga mereka demo ( sudah ada izin dari polisi) untuk protes dan menuntut keadilan, tapi mereka juga lupa kendalikan emosi dari massa sehingga terjadi pengrusakan kepentingan umum dan bahkan menutup jalan sehingga macet total berjam-jam. (bayangkan ambulance yang membawa seorang serangan jangtung,  pasti pasien itu akan mati di jalanan, karena jalanan teretutup)

Ketiga contoh (dan masih banyak contoh yang lain) diatas tidak sejalan dengan ajaran alkitab di Galatia 5:13 dan 2-Timotius-1:7

Apakah anda pernah mengalami kejadian seperti diatas ?
Umumnya orang di depan keramaian berlaku tertib dan sopan, tapi kalau tidak dilihat orang maka apakah anda juga membuang sampah sembarangan, dll.?

Jadi marilah kita semua menjaga kemerdekaan, juga tertib dan bermoral karena yang susah adalah mengendalikan diri sendiri.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon saran.

Penulis





Referensi :

Galatia 5:13 (kemedekaan Kristen)
Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

Yohanes 8:31-32 (kebenaran yang merdeka)
31—Maka kataNya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepadaNya: “Jikalau kamu tetap dalam firmanKu, kamu benar-benar adalah muridKu,
32--dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu

Roma 6:18 (dua macam perhambaan)
Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

2 Korintus 3:17 (pelayan-pelayan perjanjian yang baru)
Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.

1 Petrus 2:16 (peringatan untuk hidup sebagai hamba Allah)
Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.

2Timotius 1:7
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Mazmur 111:9
DikirimNya kebebasan kepada umatNya, diperintahkanNya supaya perjanjianNya itu untuk selama-lamanya; namaNya kudus dan dahsyat.

1 Korintus 8:9-10 (persembahan berhala)
9---Tetapi jagalah, supaya kebebasanmu ini jangan menjadi batu sandungan bagi mereka yang lemah.
10—Karena apabila orang melihat engkau yang mempunyai “pengetahuan”, sedang duduk makan di dalam kuil berhala, bukankah orang yang lemah hati nuraninya itu dikuatkan untuk makan daging persembahan berhala ?

1 Korintus 10:29 (Israel sebagai suatu peringatan)
Yang aku maksudkan dengan keberatan-keberatan bukanlah keberatan-keberatan hati nuranimu sendiri, tetapi keberatan-keberatan hati nurani orang lain itu. Mungkin ada orang yang berkata: “Mengapa kebebasanku harus ditentukan oleh keberatan-keberatan hati nurni orang lain?”

Matius 22:36-40.
37--“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38—Itulah hukium yang terutama dan yang pertama.
39—Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah seseamamu manusia seperti dirimu sendiri.
40—Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi”.

Filipi 2:12 (Tetaplah kerjakan keselamatanmu)
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat: karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir.

Kamis, 02 Februari 2012

Apakah anda bisa hidup damai dengan sekitarnya?

Ringkasan artikel

Latar belakang:
Untuk hidup damai, anda harus bisa mengasihi
semua orang seperti mengasihi dirimu sendiri.

Materi yang di sharing:
Anda harus hidup damai terdahulu, sehingga
bisa berkata yang benar kepada orang lain
dan lakukan hukum yang benar

Apa yang bisa diperoleh:
Jagalah perkataan anda dan lakukan hukum yang
benar seperti anda kasihi Tuhan dan
sesama manusia.

Referensi
Lihat di bawa, sesudah artikel


Latar belakang

Yang sangat utama adalah kasihi Tuhan, dia adalah Allahmu, caranya: dengan segenap hatimu, segenap jiwamu dan segenap akal budimu, karena Dia adalah penciptamu (Kejadian 1:27). Dan anda harus bisa mengasihi semua manusia, seperti mengasihi dirimu sendiri (Matius 22:36-40).

Materi yang di sharing, sesuai topik

Pengertian topik diatas termasuk bagian dari “kasihi semua manusia seperti dirimu sendiri”, yang antara lain: supaya anda bisa hidup damai dengan teman atau sekelilingmu, maka sudah tentu anda  yang terlebih dahulu harus menjiwai dan melaksanakan damai, baru terhadap orang lain. Misalnya: katakan yang benar dan laksanakan hukum yang benar, itu semuanya yang mendatangkan damai (Zakaria 8:16)

Bagaimana bisa hidup damai:

(1)==sangat gampang bila anda mempunyai niat baik terhadap teman atau orang
         lain, karena anda mengasihinya (1Korintus 13:4-8). 
(2)==susah sekali, bahkan tidak mungkin dilakukan karena anda mempunyai niat
         buruk dan tidak mengasihi orang lain.
(3)==terkadang niat baik anda memperoleh tanggapan yang sangat ekstrim dan
         menyakitkan, tetapi tetap teguh dan percaya pada Tuhan
(3)==persyaratan-persyaratan yang tertulis dibawah dapat dilakukan secara
         langsung atau  dengan penjelasan yang mendalam.

Untuk bisa hidup damai dengan sekelilingmu maka persyaratannya (1 Tesalonika 5:13-22) adalah:

A---Anda sudah menjiwai dan melaksanakan damai,
B---Tegorlah orang yang hidup tidak tertib
C---Hiburlah mereka yang tawar hati, kecewa, tidak ada gairah hidup, dll
D---Selalu senang dan pikir positif
E---Jangan lupa berdoa, agar anda lebih dekat dengan Tuhan
F---Berterima kasih kepada Allah, karena setiap pagi anda diberikan hari yang
       baru, beraktivitas, bergembira, dll,
G---Jangan padamkan Roh, atau ikuti kata hati yang positif dan yang bersemangat
H---Ujilah semua yang anda hadapi dan pilih yang terbaik
F---Jauhkan dirimu dari segala jenis kejahatan
H---Jangan layani segala macam godaan
I----Tetap teguh pada iman dan perbuatan serta harapanmu.

Sekarang bagaimana dengan kami semuanya termasuk anda, apakah sudah bisa hidup damai dengan teman atau sekitarnya? Kuasailah perkataan anda dan lakukan sesuai hukum yang berdasarkan kasihi akan Tuhan dan juga mengasihi  sesama manusia seperti dirimu sendiri.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu untuk membacar artikel ini, mohon sharing.

Penulis




Referensi:

(Kejadian 1:27)
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambarNya,  menurut gambar Allah diciptakanNya dia; laki-laki dan perempuan diciptakanNya mereka.

(Matius 22:36-40).
37--“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38—Itulah hukium yang terutama dan yang pertama.
39—Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah seseamamu manusia seperti dirimu sendiri.
40—Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi”.

(Zakaria 8:16)
Inilah hal-hal yang harus kamu lakukan; Berkatalah benar seorang kepada yang lain dak laksanakanlah hukum yang benar, yang mendatangkan damai di pintau-pintau gerbangmu.

(1Korintus 13:4-8). 
4—Kasih itu panjang sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
5—Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntaungan diri sendiri.  Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
6—Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
7—Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
8—Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
9—Sebab pengetrahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
10-Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.



( Tesalonika 5:13-22)
13—dan supaya kamu sungguh-sungguh menjunjung mereka dalam kasih karena pekerjaan mereka. Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain.
14—Kami juga menasihati kamu, sadara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang.
15—Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang.
16—Bersukacitalah senantiasa.
17—Tetaplah berdoa.
18—Mengucap sykurlah dalam  segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
19—Janganlah padamkan Roh,
20—dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat.
21—Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
22—Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.

Jumat, 27 Januari 2012

Apakah perbuatan anda sudah sejalan dengan imanmu ?

Ringkasan artikel

Latar belakang:
Iman dan perbuatan harus sejalan

Materi yang di sharing:
Bahwa harapan akan timbul dan
terlaksana, setelah iman dan
perbuatan sudah sejalan

Yang diharapkan:
Percayalah pada Tuhan karena
tantangan apa saja dapat
diatasi

Referensi:
Lihat dibawah


Latar belakang

Iman anda akan teruji bila berkali-kali menghadapi masalah dan dapat mengatasinya, karena kalau iman hanya berupa suatu hafalan dalam benak anda dan tidak dipraktekkan, maka sama saja dengan tidak-teruji atau nihil pengalamannya. (Yakobus 2:26).


Materi yang di sharing, sesuai topic:

Semua orang menginginkan kehidupan yang layak, untuk itu mereka menempuh pendidikan (formal atau non formal) dan mengaplikasikan ilmunya, tapi ada yang dihadapkan pada berbagai hambatan, a.l.: belum ada kesempatan, belum berani menerima tanggung jawab yang lebih besar, lapangan pekerjaan kurang, tidak ada lowongan, dan masalah lainnya.   

Di Alkitab pada injil Yakobus 1:2-4 dan Roma 5:3-5 ada uraiannya, yang secara bahasa sehari-hari adalah:

Sebaiknya apapun tantangannya, walaupun anda berada dalam kondisi sengsara dan tidak berdaya, anda tidak perlu khawatir, bahkan bersyukur dan bermegah, karena mengatasi suatu tantangan dalam kesengsaraan akan menimbulkan ketekunan dalam diri anda, yaitu mental bertambah kuat dari sebelumnya,
dan selanjutnya dalam ketekunan akan menimbulkan tahan uji,
dan selanjutnya dalam tahan uji akan menimbulkan harapan (jadi dapat dikatakan bahwa mental anda berada dalam kondisi lebih teruji dan benar).
Dan bila anda tetap konsisten dalam harapan  dan tidak membuat kesalahan atau penyimpangan pada masa itu, dan tidak menjauh dari Tuhan (Amsal 3:5), maka anda pasti akan meraih dan berhasil secara utuh.

Ada orang-orang yang secara jelas sudah melakukan pengertian ini baik secara sadar maupun tidak, mereka adalah:

Bill Gates yang tidak bisa selesaikan universitasnya, mendirikan Microsoft, dan karena ketekunannya diumur belia, dia sudah bisa membuat program Windows yang digunakan untuk seluruh perkantoran, pendidikan, pribadi dan lain-lain.

Cerita yang sama terjadi juga pada Steven Jobs, pendiri Apple Computer, yang menciptakan computer apple, iphone, ipod, ipad dan ibook, dll.

Thomas Alva Edison penemu listrik, Einstain penemu rumus E=MV kuadrat, Newton penemu gaya gravitasi, dll.

Sekarang bagaimana dengan anda dan kami semua, apakah mental kami semua sudah teruji, benar dan ada harapan? Karenanya jangan lupa untuk selalu  andalkan Tuhan dan terus percapa padaNYA.

Terima kasih anda sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan mohon tanggapan.

Penulis
Tuhan memberkati kami semuanya.



Referensi:

Yakobus 2:26
Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa berbuatan-perbuatan adalah mati.

Yakobus 1:2-4 iman
2---Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,
3---sebaba kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
4---Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.

Roma 5:3-5 hasil pembenaran
3---Dan  bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,
4---dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
5---Dan  pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Matius 17:20
Ia (Yesus) berkata kepada mereka: “karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tenpat ini ke sana,  maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

Amsal 3:5
Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.


Jumat, 20 Januari 2012

Tuhan sudah siapkan sarana tapi bagaimana anda menggunakannya?

Ringkasan artikel

Latar belakang:
Manusia sebagai mahluk tertinggi nilainya
mempunyai kebebasan untuk berbuat apa saja.

Materi yang di sharing:
Manusia selalu memohon apa saja dari Tuhan
dan setelah didapatinya, mereka utamakan
keinginan sendiri, yang akhirnya
merugikan diri sendiri.

Apa yang diharapkan:
Walaupun anda dalam kondisi demikian tapi
tetap teguh iman dan percaya pada Tuhan

referensi:
Mohon lihat ayat-ayatnya




Latar belakang

Tuhan  menciptakan manusia sebagai mahluk yang tertinggi nilainya dan mempunyai kebebasan, juga berkuasa atas bumi serta isinya (Kejadian 1:26,28),  tapi kebebasan manusia ini sering kali hanya mengutamakan kemauannya sendiri.


Materi yang di sharing, sesuai topik

Manusia mempunyai kepinteran dan akal budi yang secara bebas bisa me-rekayasa semua persediaan dasar yang terdapat di bumi supaya memperoleh nilah tambah yang lebih tinggi sehingga bisa lebih memuaskan keinginan manusia.

Berdampak baik atau buruk dari hasil rekayasa tsb adalah tergantung pada kegunaannya serta apa tujuannya dari yang me-rekayasa, misal:

Raja Salomo membangun Bait Allah yang sangat mewah di Yerusalem, supayaTuhan bisa berdiam diantara bangsa Israel (1 Raja-raja 6:13). Juga Salamo berdoa dan memohon berkali-kali  kepada Tuhan yang isinya a.l.: ….keturunannya tidak akan terputus duduk di atas takhta kerajaan Israel, seperti yang difirmankan Tuhan kepada  raja Daud, dan lain-lain (1 Raja-raja 8:25, 2353).

Dan Tuhan menampakan dalam mimpinya Salomo seperti di Gibeon, yang a.l.

Bahwa Tuhan sudah dengar doa raja Salomo, dan mengkuduskan rumah Bait Allah yang didirikan Salamo (1 Raja-raja 9:3, 29).  Dan Tuhan akan meneguhkan janjiNya bila raja Salomo tetap setia pada Tuhan dan ikuti segala perintahNya, tapi kalau raja Salomo berbalik dari Tuhan dan tidak mengikuti segala peraturan, perintah dan ketetapan Tuhan maka Tuhan akan melenyapkan bangsa Israel dan rumah Bait Allah akan tinggal reruntuhan.

Ternyata, walaupun raja Salomo sudah memohon kerkali-kali seperti yang  diatas dan Tuhan sudah meneguhkan firmanNya, tapi akhirnya raja Salomo juga berhala karena mengikuti kemauan istri-istrinya dan gundik-gundiknya yang mempunyai dewa-dewi (1Raja-raja 11:4).


Apakah pantas perbuatan raja Salomo terhadap Tuhan ??

Akhirnya kerajaan Israel pecah menjadi 2 negara dan perlahan-lahan runtuh dan dijajah terus menerus oleh berbagai kekuatan asing sehingga bangsa Israel dibuang,  biasanya yang kalah perang akan menjadi budak.

Bila anda mempunyai pemimpin Negara yang telah berjanji memberantas ketidakadilan tetapi ternyata rakyat tetap menderita, apa yang anda perbuat ?

Pastikan bahwa anda tetap yakin dan teguh pada iman dan terus mengandalkan Tuhan, karena Tuhan akan memberikan yang terbaik bagi siapa yang setia padaNya.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.

Penulis.


Referensi:

1 Korintus 8: 9-10
9---Tetapi jagalah, supaya kebebasanmu ini jangan menjadi batu sandungan bagi mereka yang lemah,
10—Karena apabila orang melihat engkau yang mempunyai “pengetahuan”, sedang duduk makan di dalam kuil berhala, bukankah orang yang lemah hati nuraninya itu dikuatkan untuk makan daging persembahan berhala?

Kejadian 1:28
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi”.

Yesaya 55:10-11
10---Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ melainkan mengairi bumi, dan membuat subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan,  memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,
11---demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulutKu: ia tidak akan kembali kepadaKu dengan sia-sia, tegtapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

1 Raja-raja 6:11-12
11---Kemudian datanglah firman Tuhan kepada Salomo, demikian:
12---“Mengenai rumah yang sedang kaudirikan ini, jika engkau hidup menurut segala ketetapanKu dan melakukan segala pertarutanKu dan tetap mengikuti segala perintahKu dan tidak menyimpang dari padanya, maka Aku akan menepati janjiKu kepadamu yang akan menepati janjiKu depadamu yang telah Kufirmankan kepada Daud, ayahmu.

1 Raja-raja 6:13
Yakni bahwa Aku akan diam di tengah-tengah orang Israel dan tidak hendak meninggalkan umatKu Israel

Jumat, 13 Januari 2012

Awalnya bijaksana, kenapa akhirnya berhala ?

Walaupun terlambat saya mengucapkan selamat natal 25 Des 2011 dan Tahun Baru 2012, semoga selalu sehat dan sukses karena mengutamakan Tuhan. Terima kasih.



Ringkasan artikel

Latar belakang:
Serius dan konsisten dalam pekerjaan
memerlukan iman yang tinggi disiplinnya

Materi yang di sharing:
Beberapa individu yang dipilih Tuhan
tapi akhirnya membuat kesalahan
bahkan berhala

Maknanya:
Tetap percaya pada Tuhan dan serius
Konsisten dalan lakukan pekerjaan.

Referensi:
Mohon dibaca


Latar belakang

Keseriusan dan konsistensi dalam melaksanakan suatu pekerjaan hingga selesai memerlukan suatu iman yang sangat tinggi disiplinnya.


Materi yang di sharing, sesuai topik

Setiap orangtua menginginkan anaknya sukses, untuk itu mereka berusaha memenuhi kebutuhan maupun pendidikan anaknya sebaik mungkin, sama halnya juga setiap guru mengharapkan anak didiknya sukses, demikianpun lembaga-lembaga. Tetapi kepentingan pribadi umumnya menjadi penghalang, misalnya:

  • Secara tidak langsung, Tuhan persiapkan Musa sejak kecil di kerajaan Mesir selama 40 tahun. Waktu Musa membunuh ia lari dari istana, lalu mengembala ternak di pegunungan yang tandus selama 40 tahun. Atas kemauan Tuhan, Musa memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir ke tanah terjanji, melewai padang pasir selama 40 tahun. Sewaktu Israel kehabisan air di padang pasir, timbullah pertengkaran antara Israel lawan Musa. Akhirnya Israel mendapat air dari Tuhan melalui Musa, tetapi karena Musa tidak melakukan pemberian air sesuai petunjuk Tuhan maka Musa tidak diperkenankan masuk ke negeri terjanji (Bilangan 20:2-13).

  • Raja Salomo meminta dan diperolehnya dari Tuhan, yaitu: hati yang penuh hikmat dan pengertian (1Raja-raja 3:12). Dan hal ini teruji sehingga tersebarlah ke seluruh negeri Israel, bahwa Raja akan penggal seorang bayi karena dipertengkarkan oleh 2 ibu. Akhirnya Ibu yang melahirkan mendapatkan bayinya setelah ia mengatakan, jangan penggal anak itu tuan Raja tapi berikan saja kepada ibu yang setuju untuk memenggalkan anak itu.
  • Raja Salomo sangat kaya dan di puji oleh raja-raja tetangga lainnya, tetapi dia mempunyai 700 istri dan 300 gundik yang terus menerus menarik hatinya sehingga Salomo sudah tidak sepenuhnya lagi sama Tuhan. Akhirnya raja Salomo tidak lagi bijaksana tapi berhala karena kemauan para istri dan gundiknya.  


Kesalahan raja-raja tersebut, a.l:
Raja Saul: ada perintah Tuhan yang tidak semuanya dilaksanakan sewaktu menang perang, seharusnya dibunuh semua musuh, ternak dan tidak menjarah.
Raja Daud: mengambil istri orang
Raja Salomo: terpengaruh 700-istri dan 300-gundiknya sehingga tidak sepenuh hati lagi sama Tuhan.

Sebelum kesalahan terjadi, Tuhan sudah memperingati raja-raja. Dan kepada Salomo Tuhan berkata bahwa keturunannya tidak akan menjadi raja lagi, bahkan bait Allah akan hancur  (1 Raja-raja 9:2-9).
 
Akibatnya perlahan-lahan kerajaan Israel dan Yehuda mulai runtuh dan dijajah.

Karenanya tetap percaya pada Tuhan dan ikuti perintahNya. Dan jagalah iman anda jangan sampai terganggu sebelum tujuan berhasil (2 Timotius 4:7)

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini dan mohon sharing.

Penulis.




Referensi:

1 Raj. 6:11-12
11—Kemudian datanglah firman Tuhan kepada Salomo, demikian:
12---“Mengenai rumah yang sedang kaudirikan ini, jika engkau hidup menurut segala ketetakpanKu dan tetap mengikuti segala perintahKu dan tetap menyimpang dari padanya, maka Aku akan menepati janjiKu kepadamu yang telah Kufirmankan kepada Daud, ayahmu,
13---yakni bahwa Aku akan diam ditengah-tengah orang Israel dan tidak hendak meninggalkan umatKu Israel”

Tuhan  menampakkan diri kepada Salomo untuk kedua kalinya.
1Raj. 9:6-7,9
6---Tetapi jika kami ini dan anak-anakmu berbalik dari padaKu dan tidak berpegang pada segala perintah dan ketetapanKu yang telah Kuberikan kepadamu, dan pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepdadanya,
7---maka Aku akan melenhyapkan orang Israwl kdari atas tanah yang telah Kuberikan kepada mereka, dan rumah yang atelah Kukuduskan bagi namaKu iatu, akan Kubuang dari hadapanKu, maka Israel akan menjadi kiasan dan sindiran di antara segala bangsa.
9--- Maka orang akan berkata: Sebab mereka meninggalkan Tuhan, Allah mereka, yang membawa nenek moyang mereka keluar dari tanah Mesir dan sebab mereka berpegang pada allah lain dan sujud menyembah kepadanya dan beribada kepadanya. Itulah sebabnya Tuhan  mendatangkan segala malapekata ini ke atas mereka

Minggu, 08 Januari 2012

Baik buruk ada dihati anda, tapi tetap percaya pada Tuhan


Ringkasan artikel

Latar belakang:
Keadaan apapun harus anda hadapi karena
itu merupakan pengalaman yang baik

Yang di sharing:
Berbagai contoh untuk tetap teguh pada
pendirianmu

Yang diharapkan:
Selalu tekun jangan bimbang  dan
percaya pada Tuhan

Referensi:
Mohon di lihat.


Latar belakang:

Dalam keadaan apapun, walaupun sengsara, hadapilah keadaan itu, karena semua tantangan merupakan pembelajaran yang akan meningkatkan kemampuanmu (Rom. 5:3-5 dan Yak. 1:2-4,6,7)  


Materi yang di sharing, sesuai topic

Percaya pada Tuhan dengan segenap hati dan jangan mengandalkan pada pengertianmu sendiri (Ams 3:5),  adalah landasan yang kuat, dan pada landasan yang kuat itu akan bertumbuh keyakinanmu disertai kemampuanmu sehingga tujuanmu bisa tercapai. Karenya:

(A)
Tetap tenang dan berhati besar walaupun mengalami berbagai masalah, misal:
(belum  miliki rumah, masih kontrak  kamar, sudah 12 thn kuliah tapi belum
lulus karena tersendatnya uang kuliah, dll)
bahkan hingga sengsara, misal:
(belum bisa nikmati hidup yang wajar, harus jalan pulang-pergi  ke sekolah
 atau tempat kerja, tinggal jauh dari kota supaya terjangkau, tidak ada uang
 jajan, harus bekerja pada sore/malam hari untuk cari uang tambahan,
 menjaga ibu yang sakit dirumah, dll),
karena semuanya itu merupakan pengalaman dan pembelajaran yang akan terus meningkatkan ketekunan anda.

(B)
Dan bila anda bisa mengatasi berbagai masalah berulang kali, maka ketekunan anda menjadi tahan uji, dan tahan uji ini menimbulkan harapan bagi anda sendiri maupun dipercayai oleh orang banyak, dan disinilah antara lain terbuka kesempatan bagi anda untuk kembangkan diri.

(C)
Dan jangan bimbang (Rm14:23) dalam menghadapi masalah (Yak. 1:6-7), karena waktu anda akan terbuang secara sia-sia dan belum pasti anda bisa peroleh apa yang anda ingini. Karena dalam keadaan bimbang maka timbul berbagai macam pikiran dan disinilah bisa terjadi penyimpangan, dan dosa mulai mengintip, dosa itu sangat menggoda (Kej.4:7). Dan anda harus dapat menguasai dosa itu yaitu tegas sesuai tujuan dan tidak bimbang.

Jadi selalu tekun, jangan bimbang dan percaya pada Tuhan.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.

Penulis



Referensi

(Roma 5:3-5)
Dan bukan hanya itu saja. kita malah bermegah juga dalam kesengasaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahun uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

(Yakobus 1:2-4,6,7)
2--Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh kedalam berbagai-bagai  pencobaan,
3--sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
4--Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.
6---Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin.
7—Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan

Roma 14:23
Tetapi barangsiapa yang bimbang, kalau ia makan, ia telah dihukum, karena ia tidak melakukannya berdasarkan iman. Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa.

Kejadian 4:7
Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbaik? Tetapi jika engkau tidak berbaik, dosa sudah mengintip di depan pintu ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.

Amsal 14:1
Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi yan bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri.

Amsal 13:20
Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.