Jumat, 20 September 2013

Seberapa teguh iman-mu terarah ke Tuhan

Ringkasan artikel

Latar belakang
Iman dan harapanmu supaya
tertuju kepada Tuhan

Materi yang di sharing.
Penjelasan sederhana mengenai
iman dan perbuatan. Namn ada
perbuatan yang terpengaruh
sehingga iman turut rontok

Kesimpulan
Beriman harus diikuti perbuatan
yang terarah sehingga harapan
bisa tercapai

Referensi
Ayat-ayat dari Alkitab sesuai topic.


Latar belakang

Seberapa besar iman-mu dan pengharapan-mu yang tertuju kepada Allah(1Ptr.1:21),  sehingga permohonan-mu bisa dikabulkan Tuhan.

Materi yang di sharing, sesuai topic

Mengenai “iman”, mohon lihat di Referensi.

Iman dan perbuatan-mu harus ada, dan berproses, sehingga harapan yang di-idamkan bisa terwujud. Namun-judul-diatas-mempertanyakan-seberapa-teguh-imanmu. Penjelasan-sederhana a.l. sbb:

 (1)--Beriman pada Tuhan. Dengan-kata-lain, anda-sudah-pasti-percaya, yakin-dan mengandalkan-selalu-pada-Tuhan.

(2)--Perbuatannya, a.l: anda membaca, mencari inti-sari dari ayat-ayat yang tertulis di Alkitab, masuk gerja, dan selalu hadirkan Tuhan dalam segala penyelesaian masalah.

 (3)--Kegiatan  (1) & (2); disini kelihatan anda hanya mengutamakan “membangun relasi dan untuk mengasihi Tuhan-(Mat.22:37)”. Jadi masih belum lengkap. Anda seharusnya menggabungkan dengan “mengasihi sesama manusia(Mat.22:39)”,  jadi butir (1) dan (2) harus berjalan bergandengan dan saling membaur.

 (4)--Ber-proses: Secara konsisten anda berusaha supaya imanmu terus bertumbuh diikuti perbuatan-yang-sebanding, yang-bertumbuh-paralel-dan-saling-membaur.
Namun proses ini bisa berlangsung-tidak-seimbang, contoh:

A--Sempurna

A-1.Iman-tertumbuh diikuti-adanya-perbuatan-yang-sebanding.
Bill Gate mengamati dan berpendapat bahwa dia bisa produktifkan beberapa software sejenis(Word-Processor, Wordstar,dll) menjadi satu, yaitu Words. Demikianpu- beberap-sejenis-program hitung-hitungan(Lotus, dll) menjadi Excell.
Akhirnya harapan Bill-Gate berhasil.

A-2.Harus ada action
Tuhan sudah berjanji memberikan keturunan kepada Abraham&Sarah(Kej.15:18) dan mereka meng-imani-nya, dan janji tsb di-ulangi lagi(Kej.18:10), namun Sarah tidak percaya lagi, karena dia sudah mati-haid(Kej.18:11) dan sudah tua-renta.

Dalam-hal-ini, yang Tuhan tegaskan kembali: bahwa Abraham&Sarah jangan hanya ber-iman saja, tetapi sekarang ini mereka harus ada action, lakukan berbuatan-nya  supaya bisa melahirkan anak di-tahun-depan. Dan akhirnya mereka punya-anak.

B--Tidak sempurna

B-1.Iman bertumbuh tapi-perbuatannya-terganggu
Petrus ingin berjalan diatas air seperti Yesus. “Datanglah!” ajak Yesus yang sedang berjalan diatas air. Lalu Petrus keluar dari perahu dan berjalanlah dia diatas air,  tetapi setelah dia ditiup angin dan bunyi ombak maka takulah dia dan mulai tenggelam(Mat.14:28-32)

Perbuatan dan iman Petrus sudah terarah kepada Yesus, tapi ternyata imannya masih kurang teguh, karena tiupan angin dan bunyi ombak membuat dia takut sehingga action-nya yang pada saat itu berjalan, mulai goyah dan tenggelam.
Jadi iman turut rontok karena perbuatan terpengaruh.

Lalu bagaimana dengan anda dan saya, apakah action yang sedang kami lakukan cukup teguh dan tidk terpengaruh bahkan ikut-ikutan berbuat, seperti: berkorupsi rame-rame, kompromi-untuk-memperoleh-jabatan, dll? Rasanya Tuhan mengetahui semuanya, jadi masing-masing tanggungjawab .


Kesimpulan

Beriman harus diikuti perbuatan-yang-sebanding, namun ada perbuatan yang harus diarahkan sehingga bisa tercapai harapanmu


Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.


R e f e r e n s i  :

1Ptr.1:21                     iman-mu danpengharapanmu tertuju kpd A
Oleh Dialah kamu percaya kepada Allah, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan yang telah memuliakanNya, sehingga iman-mu dan pengharapan-mu tertuju kepada Allah

Mat.22:37                   kasihi Tuhan, Allahmu
Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Mat.22:39                   kasihi sesamamu manusia
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri

1Tim.6:12                   rebutlah hidup yang kekal
Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.

Yah.3:15,16                beroleh hidup yang kekal
Supaya setiap orang yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal.
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadanya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yuang kekal.

Kej.15:18                    Tuhan berjanji kepada Abraham
Pada hari itulah Tuhan mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: “Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat.

Kej.18:10                    Tuhan ulangi lagi janji ke Abraham
Dan firmanNua: “Sesungguhnya Aku akan kembali tahun depan mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara, istrimu akan mempunyai seorang anak laki-laki” Dan Sara mendengarkan pada pintu kemah yang dibelakangNya.

Kej.18:11                    mereka lanjut umur dan mati haid
Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara telah mati haid.

Mat.14:28-32              Petrus jln diatas air, tapi mau tenggelam
28--Lalu  Petrus berseru dan menjawab Dia: “Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepadaMu berjalan di atas air”
29--Kata Yesus: “Datanglah!” Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air pemdapatkan Yesus.
30--Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: “Tuhan, tolonglah aku!”.
31--Segera Yesus mengulurkan tanganNya,  memegang dia dan berkata: “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?”
32--Lalu mereka naik ke perah dan angin pun redalah.


Mengenai iman (sebagian ayat-ayatnya):

Rm.10:17                    iman timbul dari pendengaran
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus

Yak.2:22                     oleh perbuatan iman jadi sempurna
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.



Jumat, 13 September 2013

Apakah hidup-kekal untuk semua orang?

Ringkasan artikel

Latar belakang
Yang percaya bisa
memperoleh hidup kekal

Materi yang di sharing.
Mengenai apa itu hidup
kekal,  dan anda harus
merebutnya

Kesimpulan
Tuhan yang memberikan
karenya lakukan 10PA dan
hukum-kasih

Referensi
Ayat-ayat dari Alkitab sesuai topic,
Kamus bah Indonesia dan Webster’s
dictionary,


Latar belakang

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya,  ia mempunyai hidup yang kekal(Yoh.6:47)

    
Materi yang di sharing, sesuai topic

Tuhan telah berada jauh sebelum cakrawala berada dan akan berada hingga tak terhingga(Why.21:6), itulah antara lain pengertian sederhana, yang mencakup: kekekalan, bumi diciptakan olehNya, hidup-kekal yang diberikanNya kepada manusia, dll.

(1)---Apa itu hidup kekal*(lihat Ref.)
Kehidupan akan berakhir karena adanya kematian yang merupakan sekedar penutup babak kefanaan, dan banyak dari mereka akan mendapatkan kehidupan yang akan datang(Dan.12:2), bila mereka:
a--Percaya pada Dia(Yoh.17:3).
b--Menjadi hamba Allah(Rm.6:22)

(2)---Siapa yang memberikan hidup-kekal
Tuhan yang menciptakan cakrawala, bumi, manusia, dll. Dan Tuhan yang memberikan hidup kekal kepada manusia(Yoh.3:16-17), karena manusia adalah serupa dan segambar dengan Dia(Kej.1:26),  yang melakukan kehendakNya. Juga hanya Tuhan Yesus yang menjaminmu, karena Dia berkata: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”(Yoh.12:6)

(3)---Bagaimana memperoleh hidup kekal Luk.10:25-26
Semua orang bisa memperoleh hidup kekal, yaitu:
a--Lakukan apa yang tertulis dalam 10 Perintah-Allah(Kel.20:1-17) dan hukum-Kasih
b--Selain-beriman-tunjukkan-juga-perbuatanmu, misalnya (A) kasih-Tuhan-dengan-segenap-hatimu, jiwamu, akalbudimu. (B) kasihilah-sesama manusia-seperti-dirimu-sendiri.
c--Minta Tuhan hadir dalam segala perbuatanmu, misalnya: anda-dalam-suatu perbuatan-yang-berhubungan-dengan-sesama-manusia, maka-selalu-sertakan hukum-kasih dan-minta Tuhan hadir sebagai-pembimbingmu, supaya-anda-tidak menyeleweng.
d--Mempunyai rasa belas-kasihan untuk membantu orang, seperti orang Samaria yang menolong orang Yahudi(Luk.10:25-27)
e--Anda harus berusaha untuk memperoleh hidup-kekal, jadi rebutlah(1Tim.6:12), bila ada sudah berdosa mohon pengampunan.

4---Halangan memperoleh hidup kekal
Halangannya a.l.: Bila hati anda bimbang maka pengendalian diri juga tidak stabil sehingga bisal timbul, misalnya: iri-hati, cemburu, emosional, tidak taat pada 10 Perintah-Allah dan hukum-Kasih, dll.,semuanya ini sangat mudah untuk digoda oleh setan. Sehingga dampak yang anda rasakan adalah murka Allah(Yoh.3:36)

5---Apa gunanya kehidupan kekal.
Merupakan suatu dorongan iman yang mendasar dari manusia yang masih dibumi, sehingga:
a--Anda lakukan 10 perintah-Allah dan hukum-Kasih agar hidupmu lebih baik.  
b--Bisa lebih mengenal Yesus melalui perbuatan-perbuatanNya dan Tuhan yang mengutus Yesus(Yoh.17:3).

Dan akhirnya manusia akan bangun dari tidur didalam debu tanah, untuk mendapat kehidupan yang kekal(Dan.12:3).


Kesimpulan

Tuhan-yang-memberikan hidup-kekal kepada-semua-orang, asalkan-mereka lakukan 10-Perintah-Allah, hukum-Kasih dan-lakukan-kehendakNya.Dan-manusia yang-berdosa-supaya-mohon-pengampunan-padaNya, supaya-bisa-menerimanya. 


Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.


R e f e r e n s i  :


Yoh.6:47                      siapa percaya dapat hidup kekal
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya,  ia mempunyai hidup yang kekal.

Why.21:6                    Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir
FirmanNya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi, Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.

*Kekal
[a] tetap (tidak berubah, tidak bergeser, dsb) selama-lamanya; abadi; lestari: kematian adalah sekadar penutup babak kefanaan bagi suatu babak baru hidup --
Referensi:
http://kamusbahasaindonesia.org/kekal#

*Eternal:
1a- having infinitre duration: EVERLASTING.
1b- of or relating to eternity.
1c- characterized by abiding fellowship with God.
Eternity: Something eternal
*(Merriam-Webster’s Collegiate Dictionary, 7th ed ISBN 978-0-87779-814-9)

Dan.12:2                     akhir zaman org akan bangkit
Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal.

Yoh.17:3                      inilah hidup yg kekal, mrk mengenal A
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

 (Rm.6:22).                            merdeka dr dosa, jadi hamba Allah, akhirnya hidup kekal
Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal

Yoh.3:16-17                kasih A yg besar, karunia anak, spy or t bins
16---Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
17---Sebab Allah mengutus AnakNya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia

Kej.1:26                      jadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita
Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

Yoh.12:6                     Aku  adalah jalan, kebenaran dan hidup.
“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Luk.10:25-27              apa  yg kuperbuat utk peroleh hidupkekal
25—Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”
26—Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca disana?”
27---jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu,  dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”
à27 s/d 37   perbuatlah demikian, àorg Samaria menolong.

1Tim.6:12                   bertanding dan rebutlah hidup yang kekal
Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.

Kel.20:1-17                 10 perintah Allah (mohon dibaca)

Yoh.3:36                     siapa percapa kpd anak, ia beroleh hk

Barangsiapa percaya kepada anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.

Kamis, 05 September 2013

Apa kendalanya sehingga perbuatanmu tidak sesuai iman-mu.

Ringkasan artikel

Latar belakang
Perbuatan tidak selalu bisa
wujudkan apa yang di-iman-kan

Materi yang di sharing.
Proses pertumbuhan iman, lakukan
h-kasih secara utuh,  tidak
mengutamakan yang ke-1 dan
dampaknya.

Kesimpulan
Lakukan h-kasih seutuhnya,
bila lalai bisa terjadi dosa

Referensi
Ayat-ayat dari Alkitab sesuai topic.


Latar belakang

Perbuatanmu tidak selalu bisa mewujudkan apa yang sama dengan iman-mu(Mat.19:21-22). Karena semuanya tergantung niatmu.

Materi yang di sharing, sesuai topic

Firman berproses hingga ke iman.
Katakanlah, anda mendengar firman-Tuhan, secara langsung di gereja, CD, KKR atau tidak langsung sewaktu anda tidak sengaja mendengar dari orang-orang yang berdiskusi, dll. Dan firman-Tuhan yang didengar atau terdengar mulai masuk dan bekerja dalam diri anda, yang membuat anda mulai mengerti tahap demi tahap hingga percaya pada Tuhan, jadi inilah a.l. pertumbuhan iman(Rm.10:17)

Iman dan perbuatan
Karena apa yang anda imankan akan lebih disempurnakan bila disertai dengan perbuatan, yang kesemuanya ini akan ter-refleksikan dalam tingkah-laku anda sehari-hari(Yak.2:22).  Misalnya, sebagai gubernur, menginginkan semua rakyatnya hidup-layak, namun bila masih ada kelompok-rakyat pra-sejahtera memerlukan tempat berteduh, maka dia akan memberikan rumah-susun kepada mereka dan dipungutnya biaya sewa yang-ringan.

Hukum-Kasih dilakukan seutuhnya, tidak-separuhnya.
Banyak orang mengalami pemurnian iman seperti proses yang diatas, selain itu mereka berusaha untuk lebih mengerti ajaran, peraturan(10-Perintah-Allah, Hukum-Kasih dan ajaran para nabi) dan kehendak-Tuhan. Karenanya mereka harus melakukan hukum-Kasih-ke1-dan-ke2(Mat.22:37,39) secara-bersamaan. 

Tapi kenyataannya banyak-orang hanya mentaati dan mengasihi Tuhan(hukum-Kasih-ke1). Lalu mengasihi-sesama-manusia masih kurang(hukum-Kasih-ke2), bahkan acuh dan tidak-peduli. Kendalanya, a.l.:

(1)--Ada juga orang-orang yang mengerti akan firman-Tuhan tapi tidak melaksanakanNya seutuhnya, misalnya:

(1)-a-Lebih mengutamakan duniawi, misal kesenangan fisik.
Karena merasa bahwa penghasilan dan pangkatnya adalah atas usaha keringat sendiri. Sehingga dengan uang bisa berbuat apa saja yang akhirnya terjebak dalam berbagai dosa, a.l.: petinggi World-Bank harus-rela-melepaskan-jabatan karena dituduh memaksa wanita-pekerja-hotel-untuk-berzinah. Wanita-tsb-melapor-ke- polosi-New-York.

(1)-b-Tidak jeli melihat kesempatan yang ditawarkan Yesus, selain itu dia- masih-cinta harta dan tidak lakukan hukum-Kasih ke2(Luk.18:18-27)
Seorang-muda-kaya ini seolah-olah-menegaskan-bahwa-semua-perintah-Allah-telah-dia-lakukan. Ternyata-dia-belum-melakukan-hukum-Kasih-yang- kedua(Mat.22:39), yaitu kasihilah-sesamamu-manusia-seperti-dirimu-sendiri. Namun-demikian, Yesus sebetulnya-memberi-kesempatan-boleh-mengikutiNya asalkan dia menjual-semua-miliknya-dan-berikan-kepada-orang-miskin. Tapi setelah-mendengar-penjelasan-Yesus, dia-sedih-dan-pergi.    

(1)-c-Ada  yang mengerti akan firman-Tuhan tapi hanya bersifat pasif, misalnya: Manusia semacam ini hidup seperti manusia biasa, mereka hanya pikirkan khusus untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri, tidak ada hati bagi mereka untuk membantu orang. Sifat-yang-begini, a.l. sangat mendukung kesuburan korupsi seperti yang terjadi di Indonesia sekarang ini.

Kesimpulan

Hukum-kasih-ke1-dan-ke2 harus dilakukan secara bersamaan. Tapi banyak-orang mengutamakan lakukan yang ke1, yang ke2 kurang diperhatikan. Karena kurang melakukan hukum-Kasih-ke2 sehingga bisa timbul kekalaian dan dosa bisa terjadi.


Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.


R e f e r e n s i  :

Mat.19:21-22              orang kaya yang tidak jeli (Mat.19:16-26)
21--Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah kemari dan ikutlah Aku.”
22—Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.

Rm.10:17                    iman timbul dari pendengaran
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus

Yak.2:22                     oleh perbuatan iman jadi sempurna
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

Mat.22:37                   hukum Kasih ke-1(mat.22:37)
Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan seenap akal budimu.

Mat.22:39                   hukum Kaish ke-2
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Luk.18:22-23              orang kaya yang belum menjiwai “kasih” (Luk.18:18-27)
22---Mendengar itu Yesus berkata kepadanya: “Masih tinggal satu hal lagi yang haus kaulakukan: “juallah segala yang kau miliki dan bagi-bagikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan berolah harta di sorga, kemudian datanglah kemari dan ikutlah Aku”

23---Ketika orang itu mendengar perkataan itu, ia menjadi amat sedih, sebab ia sangat kaya

Jumat, 30 Agustus 2013

“Kasih” adalah ideologi dasar kehidupan manusia

Ringkasan artikel

Latar belakang
Manusia hidup karena lakukan hukum-
Kasih.

Materi yang di sharing.
Tuhan-memberikan hukum-kasih kepada
manusia-yang-akan-mengaplikasikannya
untuk-memperoleh kehidupan-yang-lebih-
baik

Kesimpulan
Kasih mempengarushi semua aspek
kehidupan manusia

Referensi
Ayat-ayat dari Alkitab sesuai topic dan
kamus Merriam-Webster’s-collegiate.


Latar belakang

Manusia akan hidup bila lakukan hukum-Kasih(Luk.10:28) karena kasih adalah dasar kehidupan manusia.

Materi yang di sharing, sesuai topic

Seperti anda ketahui, sbb:
Pancasila adalah dasar kehidupan bagi manusia yang juga adalah ideology*(lih. Ref.) dasar bagi Negara Indonesia. Demikianpun dengan “kasih”  yang  adalah ideology dasar kehidupan manusia. Apa dasarnya:

Hukum-Kasih(Mat.22:37,39)-yaitu: (1)-kasihi Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan  segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. (2)-Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Kasih(1Kor.13:4-8)-yaitu: sabar, murah-hati, tidak cemburu, tidak pemarah, tidak menyimpan kesalahan orang lain, bersukacita karena adil, kebenaran,dll.
           
Fungsi “kasih” antara-lain:
Suatu relasi-khusus yang harus dilakukan oleh manusia kepada Tuhan, dan terhadap sesama manusia. Supaya manusia bisa lebih menikmati kehidupan yang baik. Yang harus dilakukan adalah seperti yang diuraikan di atas: Mat.22:37,39  dan  1Kor.12:4-8

Dan Tuhan telah melengkapi manusia dengan “kasih”, misalnya:

1-- Kasih akan menjiwaimu dan terlihat dalam kepribadianmu di kehidupan sehari-hari.
Karena sewaktu Tuhan menciptakan manusia, Dia melengkapi manusia dengan “kasih”, yaitu: menghembuskan nafas hidup dan kasih kedalam hidung manusia-pertama(Kej.2:7), dan melalui bimbingan orangtua, maka “kasih” yang ada didalam bayi-bayi hingga dewasa(manusia) itu dirangsang untuk merespons selama masa hidupmu.

2-- Tuhan memberikan hukum-Taurat untuk tuntunan hidup supaya orang-orang  lebih manusiawi dalam kehidupannya          
Karena jiwanya dan perbuatan dari kaum Israel masih seperti budak, walaupun mereka sudah keluar dari tanah perbudakan Mesir, sehingga mereka masih berbuat-dosa dan menguji keberadaan-Tuhan(Kel.17:7 ). Karenanya hukum-Taurat adalah dasar keteguhan mental dan moral dalam kehidupan.

3--Yesus menjelaskan yang terutama yaitu: hukum-kasih untuk kehidupan manusia.
Petinggi Yahudi(Imam-Besar, ahli-Taurat, orang Farisi dan Saduki, guru-agama)  mengajar Taurat kepada bangsa-Yahudi, tapi perbuatannya tidak sejalan dengan isi Taurat. Sehingga sewaktu mereka menguji(Mat.22:35) Yesus, maka pada kesempatan itu Yesus menegaskan dalam jawabanNya, apa itu hukum-Kasih yang harus di-iman-i dan terlihat dalam perbuatannya selama hidup.


Peranan “kasih” dalam Alkitab, mengatakan a.l.:

Sekalipun-anda-menguasai-berbagai-bahasa, tetapi-tidak-digunakan-secara-positif untuk-kepentingan-umum, berarti-tidak-ada-kasih.

Sepinter-apapun-tetapi-kalau-hanya-digunakan-untuk-kepentingan-pribadi, berarti-anda-tidak-mempunyai-kasih.

Walaupun-anda-dermawan-dan-rela-menyerahkan-tubuhmu-untuk-dibakar, tapi kalau-tidak-mengandung-kasih, maka-sedikitpun-tidak-ada-faedah.


Jadi ternyata “kasih” mempengaruhi pembentukan kepribadianmu dan juga di-segala aspek-kehidupan-manusia, karenanya “kasih” adalah ideologi dasar kehidupan manusia.


Kesimpulan

Tuhan telah melengkapi-manusia dengan suatu-dasar yaitu “kasih” supaya manusia bisa ber-relasi dengan Tuhan dan sesama-manusia-lainnya, dan “kasih” tersebut mempengaruhi-semua-aspek-kehidupan-manusia, sehingga mereka bisa memperoleh kehidupan yang lebih baik


Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.


R e f e r e n s i  :

Luk.10:27-28                       perbuatlah demikian, engkau akan hidup
27---Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allamu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”
28—Kata Yesus kepadanya: “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.

Mat.22:37-40                       hukum kasih
37---Jawab Yesus kepadanya:”Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38---Itulah hukum yang terutama dan yang pertama;
39---Dan hukum yang kedua,yang sama dengan itu, ialah:Kasihilah sesamamu manusia seperti didrimu sendiri.
40---Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi”

1Kor.13:4-8                          kasih adalah ?
4---Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
5---Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
6---Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetai karena kebenaran.
7---Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
8---Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir;  bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.

Kej.2:7                                   Tuhan menghembuskan nafas hidup
Ketika itulah Tuhan Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi mahluk yang hidup.

Kel.17:7                                                menguji keberadaan Tuhan
Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai Tuhan dengan mengatakan: “Adakah Tuhan di tengah-tengah kita atau tidak?”

Mat.22:35                             mencobai Yesus
Dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai DIA

*Ideology, adalah:
1              Visionery theorizing.
2a:          A systematic body of concepts especially, about human life or culture.
2b:          A manner or the content of thinking characteristic of an individual, group,
or culture.
2c:          The integrated assertions, theories and aims that constitute a
 sociopolitical program.
(menurut kamus:-----Merriam-Webster’s collegiate dictionary, ISBN 978-0-87779-814-9,

copyright © 2009, By Merriam-Webster, Incorporated.)

Sabtu, 24 Agustus 2013

Sanggupkah anda merubah kebiasaanmu?

Ringkasan artikel

Latar belakang
Dengarkan dan lakukan perkaaan
Tuhan

Materi yang di sharing.
Merubah kebiasaan untuk perbaikan
hidup. Kapan merubah kebiasaan

Kesimpulan
Merubah kebiasaan untuk mencapai
kehidupan yang leibh baik

Referensi
Ayat-ayat dari Alkitab sesuai topic.

Latar belakang

Setiap orang yang mendengar perkataan-Tuhan dan melakukannya. Ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya diatas batu(Mat.7:24).

Materi yang di sharing, sesuai topic

Dasar utama manusia merubah kebiasan(HABIT) adalah untuk mencari kebenaran dan kehidupan yang lebih baik(Ams.9:6). Dalam konteks kalimat diatas(latar-belakang), maka persepsi: “mendengar perkataan Tuhan dan melakukannya”, a.l. adalah:
1--orang yang mencari dan mendengar perintah-Tuhan maka dengan
     sendirinya iman-nya akan semakin-murni(Mzm.119:105)
2--timbulnya keyakinan untuk berbuat yang lebih baik(Yak.2:22), sesuai
     iman tsb. Jadi merubah kebiasaan lama untuk kemajuan dan kebaikan.

Kapan anda merasa bahwa kebiasaanmu sudah harus dirubah?
Tuhan telah memberikan pikiran dan akalbudi, bahkan Tuhan sudah menuliskan hukumNya dalam akalbudi-mu(Ibr.10:16). Sehingga bila anda taat dalam Tuhan, yakni lakukan perintah dan melekat padaNya, maka anda akan peka terhadap keinginan Tuhan, Yang menginginkan supaya anda bisa lebih baik dan maju, bahkan juga untuk merubah kebiasaanmu. Jadi anda sendiri yang mengetahui kapan mulai ada-berubah.

Merubah kebiasaan itu umumnya karena ada-semacam-dorongan-dalam-hati, supaya tidak-serupa-dengan-lingkunganmu(Rm12:2) sehingga ada-perbaikan-hidup,
Contoh a.l.: Perubahan-kebiasaan-dari-pemilik-warung.

Tahapan-Dasar                     Penjelasan
A1-Latar-belakang                :Orang beli pisang goreng diwarungnya tapi membawa
 ke-warung-kopi tetangga dan menikmatinya disana.
A2-Pemicunya                       :Warung tetangga yang peroleh keuntungan karena
 pisang-gorengnya di nikmati diwarung tetangga.
A3-Harapannya                     :Selain goreng-pisang juga sajikan kopi-3-In-one,
 kepada para pembeli supaya hasil penjualannya
 bertambah.
A4-Yang-harus-dibuat          :Bersabar dan hemat, karena harus lebih banyak
 menabung untuk kebutuhan warung.
A5-Perubahan                       :Lebih fleksibel dan tanggul,  bertambah-pengalaman
 dan keuntungan-lebih banyak.


Penyebab manusia berubah
Tahapan dari dasar-dasar(A1àA5) untuk merubah kebiasaan, pada umumnya sama. Yang berbeda adalah proses pengalamannya, yaitu: kemauannya, gejolak dalam hatinya, ketekunannya, persiapannya, perbuatannya dan “tekad-untuk-mencapai-harapan”. Kebiasaan-hidup bisa mengalami perubahan, karena a.l.:
1//------Secara alami, misal: Pengaruh kebiasaanmu berubah-rubah sesuai tingkat
pendidikan, yaitu, dari SD hingga Universitas dan lingkungan kerjaan
dalam kantor.
2//------Kehendak anda, misal: ingin berhenti merokok (tahapan-dasar A1—A5).
3//------Fisik memerlukannya, misalnya; anda mengalami-tranplatasi-jantung yang
berhasil, sehingga memerlukan perubahan-menyeluruh, termasuk-gaya
hidup, jangan-emosional, melepaskan-sebagian-tanggung-jawab-kerjaan.
4//------Tidak lagi-menduduki-jabatan-penting/pensiun; sehingga tidak ada lagi
wewenang untuk menyuruh, tidak ada yang menghormati-anda,
tidak ada yang menghargai dan minta advis.
5//------Sudah manula sehingga ada kegiatan harus tergantung pada orang lain,
dll.

Kesimpulan

Merubah kebiasaan karena sdh mengetahui apa pemicunya, sehingga memerlukan kemauan, persiapan dan proses untuk memperoleh harapannya, supaya bisa  hidup lebih baik.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.


R e f e r e n s i  :

Mat.7:24                     orang bijaksana
Setiap orang yang mendengar perkataanKu ini dan melakukannya. Ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya diatas batu.

Ams.9:6                      buang kebodohan kamu akan hidup
Buanglah kebodohan, maka kau akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.

Ams.119:105              firman itu pelita kakiku.
Firmanmu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Yak.2:22                     iman kerjasama dgn perbuatan
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.

Ibr10:16                      menaruh hukumKu didalam hati mereka
Sebab setelah Ia berfirman: “Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu,” Ia berfirman pula: “Aku akan menaruh hukumKu didalam hati mereka dan menuliskannya dalam akalbudi mereka”

Rm.12:2

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Sabtu, 17 Agustus 2013

Dalam derita atau senang firman Tuhan tetap sandaran hidupmu.

Ringkasan artikel

Latar belakang
Dalam susah dan senang selalu bersandar
dalam Tuhan

Materi yang di sharing.
Tuhan telah memberikan hukum-Taurat dan 
hukum-Kasih untuk mengtasi penderitaan,
berusahalah seperti perempuan yang alami
pendarahan lalu menjamah jubah Yesus.
 Dan tetap berusaha hidup lebih baik

Kesimpulan
Dalam keadaan apapun selalu berpijak  
dan bersandar pada Tuhan. Melekat dan
hidup dalam Tuhan, bahkan berbuah.

Referensi
Ayat-ayat dari Alkitab sesuai topic.


Latar belakang

Manusia dalam kesusahannya dan kesenangannya supaya terus mencari firman-Tuhan dan bersandar padaNya (Ams.3:5), demikianpun sewaktu berada di masa kejayaan supaya bisa menjadi saluran-berkat(Zak.8:13) dan rendah-hati 

Materi yang di sharing, sesuai topic

Yang dibahas adalah suasana penderitaan.

Dalam senang maupun derita, supaya manusia selalu bersandar kepada Tuhan, karena Tuhan telah memberikan sandaran hidup, yaitu; hukum-Taurat dan hukum-Kasih (Mat.22:37,39) serta peraturan lainnya dalam kitab para nabi (Mat.22:40), sehingga:
  
1--Manusia percaya, yakin dan beriman kepada Tuhan.
2--Akan lebih manusiawi sewaktu; bersosialisasi,-beraktivitas,bahkan bernegara,dll

Namun manusia juga mempunyai pilihan-bebas, yang motivasinya beragam,  a.l. mengutamakan hidup duniawi sehingga penguasaan perintah-Tuhan dan hukum-Kasih bisa menipis. Karenanya terdapat beragam kepribadian dan motivasi di dunia ini, contoh:


Dalam derita, tetap positif karena firman Tuhan adalah hidupmu.

Dalam masa kesulitan/penderitaan
Walaupun berada dalam masa kesulitan/penderitaan apapun, anda harus tetap mempunyai kemauan yang sangat besar untuk keluar dari penderitaan(Luk.8:43-44) seperti seorang wanita yang alami pendarahan 12-tahun lamanya, supaya bisa hidup lebih layak(Joh.4:14), dasarnya adalah:
a-Tetap teguh dalam pendirian untuk capai cita-cita.      
b-Pikiran tetap jernih, jangan salahkan dirimu.
c-Hindari sifat negative, misal: iri-hati(Mzm.37:1), putus-asa, menyakiti orang.
d-Tunjukan nilai moral dan etika yang positif kepada lingkunganmu.
e-Selalu tabah dan terus berusaha untuk kemajuan.
f-Carilah penyebabnya kesulitan/penderitaan agar bisa diatasi.

Mendekat dan Tinggal-lah dalam Tuhan(Yoh.15:4)
Bila anda sudah mempunyai dasar yang teguh(penjelasan-diatas) maka berusahalah untuk mendekat dan  melekat pada Tuhan, dan lakukan firman-firmanNya. Supaya anda berakar(Ams.12:3) dan bertumbuh dalam Tuhan,  bahkan bisa berbuah, misalnya:
#--Karakter anda akan mereflkesi perintah-Tuhan
#--Lakukan cita-citamu, sehingga-anda-bisa-hidup-lebih-layak(Joh.4:14)
#--Dan bisa bersosialisasi dimana saja.


Kenyataan sekarang ini
Banyak orang-berilmu dan yang-tidak-berilmu mempunyai keinginan selangit, a.l.: kekayaan, kedudukan, pejabat-tinggi, masa-tua terjamin, dll. Namun setelah idialnya tercapai, kenapa masih terjadi korupsi, ada daerah yang miskin, tawuran, dll. Lalu apa sebetulnya latarbelakangnya dan motivasinya?   


Kesimpulan

Dalam penderitaan apapun, hukum-Taurat dan hukum-Kasih adalah dasar anda berpijak, atasilah penderitaan secara tekun seperti seorang perempuan yang nekat menjamah jubah Yesus, supaya dia sembuh. Dan tinggal dalam Tuhan supaya anda terus bertumbuh dan berbuah.


Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.


R e f e r e n s i  :

Ams.3:5                      percaya dan bersandar pada Tuhan
Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

Mat.22:37,39              Hukum Kasih
37---Jawab Yesus kepadanya: ”Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39---Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”.

Mat.22:40                   pada h-Kasih tergantung h-Taurat dan kitab nabi
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

Luk.8:43-44                niat yang nekat untuk sembuh
43---Adalah seorang perempuan yang sudah dua bels tahun menderita pendarahan dan yang tidak b erhasil disem bujhkan oleh siapapun
44---Ia manu mendekati Uyesus dari  belakang dan menjamah jumbai jubahNya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya.

Yoh.4:14                     terus-menerus memancar sampai hidup kekal
Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.

Mzm.37:1                    jgn iri-hati kpd orang yg berbuat jahat
Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang. Sebab mereka segera lisut seperti rumput dan layu seperti tumbhu-tumbuhan hijau.

Ams.12:3                    akar orang benar tidak goncang
Orang tidak akan tetap tegak karena kefasikan, tetapi akar orang benar tidak akan goncang

Yoh.15:4                     tinggal dalam Aku dan Aku dalam kiamu
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.


Zak.8:13                     kamu menjadi berkat
Dan kalau dahulu kamu telah menjadi kutuk diantara bangsa-bangsa, hai kaum Yehuda dan kaum Israel, maka sekarang Aku akan menyelamatkan kamu, sehingga kamu menjadi berkat. Jangalah takut, kuatkanlah hatimu.

Yes.55:8                      rancanganKu bukanlah rancanganmu
Sebab rancanganKu bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalanKu, demikianlah firman Tuhan

Ibr.4:12                       firman Allah hidup dan kuat
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.