Jumat, 05 September 2014

Apa hambatannya dalam tabur dan tuai?

Latar belakang

 Apa yang anda tabur akan anda tuai(Gal.6:7), karenanya bersifatlah positif.

Materi yang di sharing, sesuai topic

Banyak perusahaan mempunyai rencana jangka-panjang, dan mereka pasti punya suatu tata-cara kerja yang baku untuk mencapai sasarannya. Dan bila anda bekerja dalam perusahaan tsb, maka lakukanlah tugasmu sesuai tata-caranya maka anda akan berhasil.

Demikianpun dengan-manusia-umumnya, mereka mempunyai rencana hidup-tersendiri dan bagaimana mencapai tujuan-hidupnya. Namun ada orang yang kurang memperhatikan rencana dalam penghidupannya, bahkan ada yang berpendapat, lakukan saja dan hadapi saja. Jadi tidak perlu berpikir apa itu “tabur dan tuai”, dan hambatannya.

Seorang bertanya kepada S1 jurusan-hukum, jawabannya sbb:
Saya akan magang di kantor-pengacara-ternama, lalu mengikuti berbagai persyaratan hingga bisa jadi pengacara, bila sudah mapan ingin jadi dosen, lalu masuk partai. Siapa tahu jadi menteri atau presiden-RI.

1--Tabur
Bila dia menginginkan supaya rencananya berhasil, maka dia mulai menabur untuk mencapai cita-citanya yaitu jadi menteri atau presiden-RI. Dan banyak hal yang terjadi sewaktu dia menabur, a.l.:
a)--Luangkan waktu untuk tekun belajar dan bekerja.
b)--Kesampingkan kesenangan duniawi.
c)--Manfaatkan waktu, karena waktu tidak akan berulang.
d)--Siapkan keuangan yang cukup.
e)--Dalam segala hal selalu mengandalkan dan berdoa kepada Tuhan.
   
2--Tuai
Bila semua berjalan lancar dan sesuai seperti proses sewaktu menabur, maka anda mengalami pertumbuhan kualitas, sehingga tinggal tunggu waktunya saja untuk meraih cita-citamu, karena:
a)--Sewaktu anda mengalami pertumbuhan kualitas, lingkunganmu mengetahui, menyaksikan dan merasakan bagaimana anda beri manfaat yang effektif kepada mereka.
b)--Bila saatnya tiba maka anda bisa menjadi menteri atau presidenRI.

3--Halangan yang menggugurkan tuaian-mu.
Banyak orang telah berusaha untuk tetap pada jalur kebenaran sewaktu menabur, supaya bisa meraih tuaian-nya. Namun dalam proses kehidupan selalu ada faktor-faktor pribadi jang juga menentukan keberhasilannya, misalnya:
a)--Hindari 6 perkara yang sering membuat orang tergelincir, yaitu;  mata sombong, lidah dusta, rencana dan berbuat kejahatan, saksi dusta dan menimbulkan pertengkaran persaudaraan(Ams.6:16) .
b)--Jangan  ber-korupsi. mencuri, dll
c)--Hindari lakukan amoral, berzinah, dll
d)--Jangan  berhianat, dll

Halangan tsb diatas bisa berdampak fatal, bahkan anda bisa gagal total dalam kinerjamu maupun pengembangan-karir-mu selama kehidupanmu.

4--Kenyataan dalam masyarakat.
Banyak anak-anak pinter sewaktu bersekolah namun mereka kurang sukses dalam kehidupannya, bahkan ada teman-teman yang biasa-biasa saja tapi karena ber-kepribadian yang baik dan tekun sehingga mereka yang berhasil dalam kehidupannya, karena mengikuti system yang telah ada.

Dan pribadi yang buruk bisa menimbulkan masalah dan dampaknya tidak disenangi oleh lingkungan masyarakat, apa lagi kalau anda mau jadi pemimpin, maka persyaratannya harus positif.


Kesimpulan

Selama proses menabur selalu ada ilalang yang mengganggu(Mat.13:30) namun tetap fokus supaya anda meraih tuaian-mu.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Gal.6:7        Jangan sesat! Allah  tidak membiarkan diriNya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Ams.6:16     Enam perkara ini yang dibenci Tuhan, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hatiNya.


Mat.13:30    Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waku itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku. 

Sabtu, 30 Agustus 2014

Kerajaan-Allah untuk anda

Latar belakang

Berusahalah cari Kerajaan-Allah dan kebenarannya, maka semua akan beres(Mat.6:33).

Materi yang di sharing, sesuai topic

Tema pokok pemberitaan Yesus
Menurut injil Sinoptik*, tema pokok yang Yesus beritakan adalah Kerajaan-Sorga atau Kerajaan-Allah(EAMK-II-294), misalnya:
Yesus berkeliling dan mengajar di banyak rumah ibadah dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga dan melenyapkan segala penyakit dan kelemahan(Mat.9:35)

Pemberitaan mengenai Kerajaan-Allah ada dua:
 (1)--Meskipun pemberitaan tentang penghakiman dan panggilan untuk bertobat tetap ada(Mat.4:17) dan tidak dikurangi maksudnya, namun unsur penyelamatan dalam Kerajaan-Allah lebih ditekan.   
 (2)--Sewaktu  Yesus memakai kuasa Roh-Allah mengusir iblis, maka sesungguhnya Kerajaan-Allah sudah datang kepadamu(Mat.12:28).    
 
Bagaimana masuk dalam Kerajaan Allah
Banyak orang telah melakukan pekerjaan yang baik, a.l.; mengadakan banyak mujizat, mengusir setan, dll, demi namaNya. Namun Tuhan menolak mereka, karena mereka tidak melakukan pekerjaan berdasarkan kehendaknya, yaitu; perbuatan mereka tidak berakar pada peraturanNya dan hukumNya(Mat.7:21---terjemahan bahasa Inggris), dan juga motivasi mereka tidak positif.  Peraturan dan hukumNya, berupa:
1--Hukum utama yang pertama(Mat.22:37) yaitu:kasihi Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
2--Hukum utama yang kedua(Mat.22:39) yaitu:  kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
 3--Dan berbelas kasihanlah dan bimbinglah mereka yang belum mengenal hukum utama yang ke-1 dan ke-2, sehingga mereka juga bisa mengetahui dan  memperoleh keselamatan dari Yesus(Mat.9:37-38).
4--Dengan kemurnian hati untuk lakukan pertobatan dan mohon pengambupnan dosa dari Tuhan.
5--Supaya anda bisa dilahirkan kembali(Yoh.3:3), yaitu bertumbuh dalam rohani seperti anak kecil yang haus akan kebenaran. Dan-lain-lain.

Kerajaan Allah untuk siapa?
Yesus memberikan kesempatan kepada siapa saja, termasuk para muridNya, untuk bisa mengetahui rahasia Kerajaan-Allah. Tetapi kepada orang luar, a.l. mereka yang tidak percaya padaNya, karena benak pikiran mereka telah di-dominasi oleh hal-hal yang tidak ada hubungan dengan Kerajaan Allah, sehingga sekalipun mereka memandang, tapi  tidak melihat; dan sekalipun mendengar mereka tidak mengerti. Sehingga kepada mereka diberikan dalam bentuk perumpamaan(Luk.8:10), misalnya:
1)--Ada seorang penabur keluar untuk menabur(Mrk.4:1-20)
2)--Pelita dan ukuran(Mrk.4:21-25)
3)--Benih yang tumbuh(Mrk.4:26-29)
4)--Biji sesawi(Mrk.4:30-41)

Halangan masuk Kerajaan Allah
Banyak orang ingin mengetahui Kerajaan-Allah dan berusaha untuk bisa masuk ke dalamnya, namun ada faktor yang menghambat mereka, misalnya:
1==Ketetapan hati  kurang teguh, sehingga mudah terikut berbagai arus.
2==Kedagingan(hidup-duniawi) masih sangat dominan.
3==Ada beberapa pencari keselamatan terkecoh, karena ditipu oleh para ahli Alkitab yang munafik karena perbuatannya(Mat.23:13)

Siapa saja yang tidak dapat melihat Kerajaan-Allah
Semuanya tergantung dari motivasimu dan tujuan hidupmu, namun kalau sudah jelas-jelas melanggar perintah Tuhan supaya bertobat dan mohon pengampunan. Karena yang tidak masuk Kerajaan-Allah adalah mereka yang:
1)==tidak adil(1Kor.6:9)
2)==penyembah berhala,
3)==orang berzinah,
4)==bertindak sebagai banci maupun lesbian,
5)==dan-lain-lain.


Kesimpulan

Utamakan Kerajaan-Allah dalam hidupmu, yaitu menjiwai dan melakukan hukum-utama yang pertamma dan kedua.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung


R e f e r e n s i  :

*Injil-injil Sinoptik adalah:
Penulisan sendiri-sendiri mengenai Yesus, oleh: Matius, Markus dan Lukas, yang ditinjau dari sudutnya mereka, namun ada yang tumpang tindih.

Mat.6:33         cari dahulu ka dan kebenarannya*
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

EAMK, jld.2, ISBN 978-602-8009-34-8,  Juli 2011, hal 294

Mat.9:35
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kta dan desa; mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenhyapkan swegala penyakit dan kelemahan.

Mat.4:17
Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan sorga sjudah dekat!”

Mat.12:28
Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.

Mat.7:21
Bukan setiap orang yang berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan! Akan masuk kedalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di sorga

Mat.22:37
Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Mat.22:39
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Mat9:37-38

Yoh.3:3           ia tidak dapat melihat ka*
Yesus menjawab, kataNya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah”

Luk.8:10
Lalu Ia menjawab: “Kepadamu diberi karunia untuk mengetaui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan seklipun mendengar mereka tidak mengerti.

Mrk.4:1-20                 Perumpamaan tentang seorang penabur

Mrk.4:21_25               Perumpamaan tentang pelita dan tentang ukuran

Mrk.4:26-29               Perumpamaan tentang benih yang tumbuh

Mrk.4:30-41               Perumpamaan taentang biji sesawi

Mat.23:13
Cedlakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hak kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang, Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.

1Kor.6:9         yg tdk adil tdk akan perolah bagian dalam ka*

Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit.

Jumat, 22 Agustus 2014

Walaupun dia pernah hilang tapi tetap mengingat Tuhan

Latar belakang

Semua manusia telah berbuat dosa, namun demikian setiap orangtua mengharapkan supaya anak-anaknya berbalik dan tinggalkan kehidupan buruknya lalu bertobat(2Ptr.3:9), untuk menempuh hidup baru.

Materi yang di sharing, sesuai topic

Format dari cerita “Anak-hilang” di luk.15:11-32(mohon-dibacanya), ada 3orang-yang-perperan, seorang-ayah dan 2-anaknya, sebagai-berikut:

Topic cerita sama namun sudut pandang berbeda.
Bila anda baca “Anak-hilang” sesuai logikamu maka persepsimu pada umumnya berbeda dibandingkan dengan penjelasan para guru sekolah minggu atau kotbah para pendeta, contoh:

Setelah membaca “Anak yang hilang”, maka  si-pelukis yang bukan pemeluk agama Kristen, membuat dalam bentuk gambar. Ternyata dalam lukisan tsb ada seorang bapa yang sudah tua, tinggi gambarnya bapa 50cm,  sedang membuka tangannya lebar-lebar untuk menyambut anak-yang-kembali. Anaknya masih jauh sehingga kelihatan kecil 5cm, jalanya agak bungkuk karena kelaparan dan bajunya sangat kotor. Dan anak-sulung tidak kelihatan dalam lukisan.
Pendeta yang menyuruh untuk melukis sangat kaget, karena dalam lukisan tsb anak-yang hilang-kecil-sekali-digambarnya.

Komentar si pelukis a.l., ini bapa yang bijaksana dan baik, anak itu hanya menghabiskan warisan dan melarat. Sudah bagus bapak masih mengharapkan dia kembali.
 

Analogy

Tuhan telah menyediakan sarana supaya manusia yang telah berbuat dosa supaya sadar dan kembali kepadaNYA. Contoh:

(A)
Sebagaimana Bapa yang sudah menyediakan segalanya untuk kehidupan dan diberiNya juga kuasa kepada manusia, namun karena pilihan bebasnya manusia, sehingga manusia bisa melakukan apa saja sesuai kehendaknya, misalnya:

Telah tersedia taman Firdaus dan makanan untuk Adam dan Hawa, namun mereka terperdaya oleh kata-kata iblis(Kej.3:4), sehingga melanggar perintah Tuhan, yang berarti akan mati(Kej.2:17), bahkan terjadi kakak membunuh adiknya(Kej.4:8), dll.

Namun Tuhan tetap kenakan sangsi kepada Adam dan Hawa, karena telah melawan peraturanNya, selain itu Ia tetap membuat permusuhan antara keturunan-perempuan dengan iblis, dan keturunan-perempuan akan menghancurkan iblis(Kej.3:15), yaitu Yesus yang dilahirkan oleh Maria, mengalahkan maut(Ibr.2:14).


 (B)
Kenyataan yang sering terjadi dalam keluarga:
Ada beberapa orang kaya-raya dan mempunyai kududukan, karena sangat giat melakukan usahanya secara jujur, mereka bisa dikatakan sebagai teladan masyarakat, dll. Namun peranannya dalam keluarga berbeda. Mereka, misalnya:

Tidak tega membiarkan anak-anaknya menderita seperti yang pernah mereka alami sewaktu masih kecil yang selalu harus berjuang untuk peroleh sesuatu.

Mendelegasikan pembinaan anak-anaknya kepada pembantu atau orang-lain yang tidak mengerti soal mendidik-anak.

Penuhi permintaan anak-anaknya dengan uang, masalah-apa-saja-yang-timbul diselesaikan pakai uang.

Kurang-menyediakan-waktu-untuk-keluarga, sehingga anak-anak bertumbuh lebih individualistis dan dampaknya akan hidup zakelijk terhadap orangtua(dan-kurang-hormati-orangtua) dan sesamanya…Dll.

Anak-anak yang diperlakukan seperti-penjelasan-diatas, bila mereka tinggalkan-rumah, umumnya-dalam-kareernya, mereka-kurang-berhasil atau hanya rata-rata, karena terbiasa:
kurang berani menghadapi kenyataan hidup,
percaya dirinya rendah,
sering ragu-ragu bila menhadapi tantangan hidup,
hanya mau bersandar pada orang atau uang, dll.


Semua dinamika kehidupan kehidupan dapat diselesaikan bila anda beriman dan bersandar padaNYA. Karenanya supaya Tuhan selalu ber-takhta didalam hatimu.

Kesimpulan

Kalau perumpamaan “Anak yang hilang” dia telah merugikan keluarganya namun diwaktu dia melarat dan kelaparan, dia ingat Bapa yang berkelimpahan sehingga dia kembali. Jadi dia punya pengangan, yaitu bersandar pada Tuhan(Ams3:5)


Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung


R e f e r e n s i  :


2Ptr.3:9
Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Luk.15:11-32              Perumpamaan tentang anak yang hilang
                                    (……mohon dibaca……..)

Kej.3:4
Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: Sekali-kali kamu tidak akan mati, 

Kej.2:17
Lalu firmanNya kepada manusia itu: “Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:

Kej.4:8
Kata Kain kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang.” Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.

Ibr.2:14
Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematianNya Ia memusnahkan dia, yaitu iblis, yang berkuasa atas maut;

Ams.3:5

Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

Sabtu, 16 Agustus 2014

Apakah ayah-ibumu wakilNya Tuhan?

Latar belakang

Tuhan menciptakanmu untuk bertanggung jawab, mengasuh dan merawat keluargamu(1Tes2:7), supaya keluargamu bisa memuliakanNya(Yes.43:7).

Materi yang di sharing, sesuai topic

Sebagai ibu-atau-ayah, apakah merasa sebagai wakil Tuhan dalam membina keluarga?
Bertanggung jawabkah anda kepada Tuhan mengenai tugas ini?

Tuhan tidak batalkan rancanganNya.
Setiap pria-dan-wanita setelah saatnya tiba, akan menjadi ayah-ibu untuk anak-anaknya dan demikian terjadi dari generasi ke generasi hingga yang akan datang, jadi Tuhan tidak membatalkan rancanganNya(Kej.1:28), setelah manusia diciptakan.

Namun setelah manusia dibentuk sampai sekarang, mereka tetap berbuat dosa, semua-dosa itu timbul dari:
A--batin yang penuh kebusukan(Mzm.5:10) dan
B--hati yang mempunyai rencana jahat(Ams.6:18)

Tuhan menaruh hukumNya  di batin dan menuliskan di hati, setiap orang.
Namun Tuhan menaruh hukumNya yaitu, TauratNya di dalam batin dan menuliskan didalam hati setiap anak-anak(Yer.31:33), sejak dilahirkan. Karena Tuhan menghendaki supaya manusia bisa berbalik dan bertobat(2Ptr.3:9). 

Ayah-ibu yang sering berinteraksi dengan anaknya.
Sejak kecil, anak-anak sangat dekat dengan ayah-ibunya sehingga secara langsung atau tidak langsung mereka akan meniru tingkah-laku ayah-ibunya, a.l. berupa perkataan, gerakan dll, sewaktu mereka berinteraksi.
Makin beradab anak-anak, berarti pendidikan-dasar yang terbentuk dari interaksi antara anak-anak dan ayah-ibunya makin teguh, baik dan manusiawi, dan ini merupakan bagian dari hukum-Kasih(Mat.22:37-39), serta pelaksanaannya.

Sehingga bila ada pengaruh buruk dari pergaulan di luar-rumah, akan susah menggoyahkan nilai-nilai pendidikan-dasar yang mereka dapati dari ayah-ibunya.

Didiklah  anakmu  berdasarkan kasih(1Kor.13:4-8).
Setelah-ibu-melahirkan-seorang-bayi, maka ayah-ibu-tsb akan merawat secara penuh kasih selama pertumbuhan bayi itu hingga menjadi seorang-anak-kecil, remaja dan dewasa. Selama pertumbuhan, mereka mengadopsi banyak gerakan-gerakan dan cara-cara ayah-ibunya. Oleh karenanya adalah kesempatan untuk mengaplikasikan kasih tsb secara merata untuk semua anakmu, misalnya: objektif, disiplin, motivatif, konstruktif, rohani, edukatif, dll.

Luangkan waktumu untuk mereka selama pertumbuhannya.
Kehadiran ayah-ibu selama pertumbuhan anak-anak adalah sangat penting, karena mereka memerlukanmu sebagai pelindung, pengarahan, diskusi, keluar-bersama, dll. Sehingga anda punya kesempatan untuk berinteraksi dengan mereka mengenai, a.l.: 
1--Ajaklah mereka supaya mengetahui keadaan keluarganya.
2--Sharing bagaimana memperoleh masa-depan yang baik.
3--Bagaimana menghemat supaya semua kakak beradiknya bisa bersekolah.
4--Ajarkan agama yang mencakup hukum-Taurat dan hukum-Kasih dan melaksnaannya.
5--Ajarkan berpikir rasional, serta mengetaui apa motivasi.
6--Ajarkan secara kebersamaan menghadapi masalah, namun setiap anak punya tanggung jawab sendiri-sendiri.
7--Ajarkanlah kebenaran, dll.


Bagaimana kalau anda sering absen dalam kehidupan anak-anak
Maka akan timbul kepincangan dalam keluarga yang bisa mengarah kepada mengutamakan kepentingan diri masing-masing, karena tidak jelas bimbingannya. Dampaknya keluarga bisa berantakan a.l. anak-anak bisa kehilangan visi dan tujuan massa depan, bahkan bisa ikut-ikutan narkoba, kejahatan, dll,

Kesimpulan

Tuhan memberi tanggung jawab kepadamu sebagai orangtua untuk membersarkan anan-anakmu. Namun ada orangtua yang rela utamakan kesenangan-pribadinya, lalu membiarkan anak-anakmu terlantar? Mohon diingat, kemajuan bangsa terletak dari didikanmu kepada anak-anakmu!

Bersediakah anda menjawab pertanyaan dibawah ini:

# --Sebagai ibu-ayah, apakah merasa sebagai wakil Tuhan dalam membina keluarga?
# --Bertanggung jawabkah anda kepada Tuhan mengenai tugas ini?


Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung



R e f e r e n s i  :

1Tes2:7
Tetapi kami berlaku ramah di antara kamu, sama seperti seorang ibu mengasuh dan merawati anaknya.

Yes.43:7         
Semua orang yang disebutkan dengan namaKu yang Kuciptakan untuk kemuliaanKu, yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan.

Kej.1:28
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan diatas segala binatang yang merayap di bumi:

Mzm.5:10
Sebab perkataan mereka tidak ada yang jujur, batin mereka penuh kebusukan, kerongkongan mereka seperti kubur ternganga, lidah mereka merayu-rayu.

Ams.6:18
Hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan.

Yer.31:33
Tetapi geninilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, kemikianlah firman Tuhan: Aku akan menaruh TauratKu dalam batin mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umatKu

2Ptr.3:9
Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik  dan bertobat.

Mat.22:37-39
37-jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38-Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39-Dan  hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

1Kor.13:4-8
4-Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
5-Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
6-Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran
7-Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

8-Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.

Sabtu, 09 Agustus 2014

Jangan mau ditipu oleh janji dan rajuan nabipalsu dan gurupalsu.

Latar belakang

Waspadalah terhadap kedatangan para-nabipalsu dan para-gurupalsu yang menyamar seperti domba kepada anda, karena sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas(Mat.7:15).

Materi yang di sharing, sesuai topic

Sejak dahulu manusia sudah jatuh dalam dosa karena terpengaruh perbuatan iblis, misalnya: a/--Adam dan Hawa melanggar perintah Tuhan, yaitu memakan buah terlarang(Kej.3:6). b/--Kain membunuh adiknya(Kej.4:7-8), dll.

Demikian juga nabi-palsu dan guru-palsu yang bisa dikatakan sebagai perpanjangan tangan dari iblis, mereka mencari keuntungan untuk dirinya dengan cara apapun, walaupun merusak manusia serta mengacaukan tatanan sosialnya.

1/--Siapa nabi-palsu dan guru-palsu?
Nabi-palsu & guru-palsu adalah mereka yang sudah tercemar pikirannya dan bermotivasi buruk, a.l.: mencari keuntungkan diri sendiri secara tidak wajar, karena mereka:
a#--juga iri hati,
b#--berlidah dusta,
c#--membuat rencana dan lakukan jahat,
d#--saksi dusta yang menimbulkan pertengkaran antar saudara dan golongan dan bahkan bangsa(Ams.6:16-19)
e#--bejat moral dan penipu

Mereka itu bisa saja sebagai: hamba-Tuhan, evangelist, guru, pejabat, counselor, pemberontak, terrorist, bahkan semua orang yang mempunyai niat buruk, untuk:

1.a/--Menyesatkan orang atau masyarakat supaya:
+--Menjauhkan, bahkan memutuskan hubungan antara manusia dengan Tuhan.
+--Dengan berbagai cara agar manusia melawan Tuhan, a.l. berbuat dosa.

1.b/--Mencari keuntungan tanpa memikirkan penderitaan orang lain;
+--Mencari keuntungan financial untuk memenuhi kepentingan pribadi atau golongan dengan cara apapun.
+--Memuaskan berbagai nafsu mereka.
 
2/--Dampak dari perbuatan nabi- dan guru-palsu
Umumnya orang yang bermental lemah dan kebetulan yang sedang depresi, akan mudah menjadi korban, dan dampaknya:
a.@--Rencana kehidupannya jadi kacau bahkan tujuannya jadi buyar.
b.@--Demikianpun kasih-karunia yang disediakan Tuhan tidak dimanfaatkan.
c.@--Rusaknya etika masyarakat yang sudah diraih dalam segala bidang, sehingga hukum melemah.
d.@--Kemelaratan masyarakat mulai meluas dan kecemburuan social makin tajam sehingga manusia mudah a.l. merampok.

3./--Bagaimana  mengenal bahwa mereka adalah nabi-palsu dan guru-palsu
a--Amati dan pelajari perkataannya dan perbuatannya mereka, lalu cari tahu apa hasilnya dan dampaknya, karena pohon mangga yang baik akan berbuah mangga, bukan menyebar penyakit.
b--Bibit-bibit yang busuk supaya dicabut dari lahanmu, dan ganti dengan bibit yang sehat.

4./--Cara mengatasi
Dimanapun anda berada, selalu berhati-hati terhadap para-nabi palsu dan para- guru palsu, karena mereka sering datang dan berkata yang manis-manis atau rayuan atau sebagai pelindung atau sebagai investor pengalaman, atau sebagai counselor yang professional, dll, namum pelajarilah mereka dan lihat hasil-hasilnya(Mat.7:16)

Waspadalah terhadap orang yang mengaku penolong tapi mereka penyesat, dengar apa motivasinya dan selidik apa hasilnya(Mat.24:5)
a/--Jangan mau terikat dan dibutakan oleh janji-janji-indah, tapi terikat pada kebenaran Yesus Kristus(Yoh.14:6) dan lakukan hukum-Kasih(Mat.22:37-39).
b/--Bila mereka berniat seperti iblis maka lawanlah dengan memakai peralatan rohani, a.l. berdoa, beriman kepada Tuhan, dll(Ef.6:10-20).
c/--Lawanlah nabi-palsu dan guru-palsu berdasarkan kebenaran, karena kebenaran adalah Yesus Kristus.
d/--Kebenaran adalah dasar dari segalanya, a.l. untuk tingkatkan pendidikan di semua bidang, dll.


Kesimpulan

Jangan mau terbujuk oleh nabi-palsu dan guru-palsu. Lawanlah mereka berdasarkan kebenaran, karena Yesus adalah kebenaran, dan kasih.


Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung


R e f e r e n s i  :

Mat.7:15
Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.

Kej.3:6
Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian, lalu ia mengambil dari buahnya dan memakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya.

Ams.6:16-19
16—Enam perkara ini yang dibenci Tuhan, bahkan tujuh perkaran yang menjadi kekejian bagi hatiNya:
17—mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpah darah orang yang tidak bersalah,
18—hati yang membuat rencana-rencana yang jahat,
19—sorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.

Kej.4:7-8
7-Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik?  Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.
8-Kata Kain kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang.”  Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.

Mat.7:16
Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka, dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?

Mat.24:5
Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaKu dan berkata: Akulah Mesias dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

Yoh.14:6
Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Mat.22:37,39
37—Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
39—Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.


Ef.6:10-20                   Perlengkapan rohani.

Sabtu, 02 Agustus 2014

Hidup-kekal itu ada bila anda lakukan hukum-Kasih

Latar belakang

Tuhan akan memberikan Hidup-Kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat kebaikan, mencari kemuliaan Tuhan, kehormatan Tuhan dan ketidakbinasaan-(Rm.2:7)

Materi yang di sharing, sesuai topic

Penjelasan mengenai ‘hidup-kekal’ banyak ditemukan di ayat-ayat dalam Alkitab dan ensiklopedi-alkitab, yang menyebut adanya hubungan dengan perbuatan manusia. Perbuatan-perbuatan tsb, a.l.:

Tuhan memberi petujunjuk supaya manusia melakukannya.
Semua manusia telah berbuat dosa, yaitu melanggar perintah Tuhan, dan upah dosa adalah maut(Rm.6:23) yang bisa dikatakan hilangnya perasaan rohani dan akan adanya kematian. Namun Tuhan tidak membiarkan manusia sendirian dan menderita, maka diberikannya sarana dan kesempatan, a.l.:

a/--Hukum-Taurat dan hukum-Kasih sebagai landasan untuk kehidupanmu didunia dan ber-relasi dengan Tuhan.

b/--Bermegah dalam kesengsaraan karena akan timbul ketekunan, dan dalam ketekunan menimbulkan tahan-uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan(Rm5:3-4). Dan pengharapan yang sejati adalah Yesus Kristus.

c/--Tuhan menyediakan karuniaNya a.l. berupa hidup-kekal kepada manusia yang mau bertobat, melalui Kristus Yesus, Tuhan anda(Rm6:23). Dan mereka harus berusaha bahkan merebut untuk mendapatkan hidup yang kekal(1Tim.6:12).

Tekun berbuat kebaikan, mencari kemuliaan Tuhan, kehormatan Tuhan dan ketidakbinasaan
Sampai saat ini manusia masih berbuat dosa(Rm.3:23), namun Tuhan tetap membuka jalan kepada mereka supaya mencariNya, sesuai pemberianNya di butir a, b, dan c yang dijelaskan diatas. Karenanya usahakanlah supaya anda berbuat baik untuk mencari kehidupan yang kekal(Luk.10:25)

Caranya memperoleh hidup yang kekal(Luk.10:26,28) adalah:

1-Mengerti apa yang tertulis dalam hukum-Kasih (sudah termasuk hukum-Taurat).
2-Lakukan hukum-hukum itu, dengan segenap jiwamu dan penuh tanggung jawab
3-Dalam segala hal, bermotivasi dan lakukanlah secara positif. Seperti yang dilakukan oleh orang Samaria-yang-baik-hati, yang dianggap orang kafir. Tapi dia menolong orang Yahudi yang dipukul dan dirampok sewaktu pulang dari Yerusalem. Bukan seperti orang Lewi, yaitu hamba Tuhan bangsa Yahudi, yang tidak menolongnya malahan pergi meninggalkannya(Luk.10:30-37).

Masih banyak penjelasan dan contoh-contoh  lainnya mengenai kehidupan kekal terdapat didalam Alkitab.


Pertanyaan sekarang, apakah anda percaya ada kehidupan kekal?

Yang pertama-tama anda lakukan adalah beriman dan percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus, karena:

Dia adalah jalan, kebenaran dan hidup(Yoh.14:6), dan siapa yang mau ke Bapa, harus melalui Dia.

Dan mengenai hidup-kekal.

Semua manusia telah berbuat dosa yang hukumannya ialah maut, namun karunia Allah ialah hidup yang kekal(Rm.6:23). Oleh karenanya manusia perlu mengaku dan mohon pengampunan dosa kepada Tuhan, karena dosa itu menyebabkan mereka kehilangan kumuliaan Tuhan(Rm.3:23).

Tuhan Yesus yang menjadi manusia(Yoh1:1) dan telah menebus dosa-dosa semua orang(Rm.5:8) semasa hidup mereka. Dan untuk itu Yesus disalib, dan setelah 3 hari Dia bangkit(1Kor.15:1-4).  Jadi ini merupakan suatu bukti bahwa Dia kalahkan dosa dan kematian. 

Dan semua kejadian diatas adalah karena kasih karuniaNya yang telah mengkaruniakan manusia yang percaya memperoleh hidup yang baru melalui kebangkitan Yesus Kristus dari kematian, dan inilah yang memberikan harapan yang tegas pada kita(1Ptr.1:3).
                                            

Kesimpulan

Tuhan memberikan sarana dan kesempatan kepada manusia untuk hidup-kekal, namun manusia harus berusaha, mencari dan merebutnya(1Tim.6:12), a.l. lakukan hukum-Kasih. Namun semuanya itu bukan jasa anda, karena tanpa sarana dan kesematan itu, maka usaha anda sia-sia.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Rm.2:6-7
6-Ia  akan membalas setiap orang menurut perbuatannya,
7-yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan.

Rm.6:23
Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Rm.5:3-4
3-Dan bukan hanya itu saja, kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan.
4-dan ketekunan menumbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

1Tim.6:12
Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau  telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.

Rm.3:23
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan  kemuliaan Allah.

Luk.10:25
Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memeroleh hidup kekal?”

Luk.10:26,28
26-Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat?
28- Kata Yesus kepadanya: “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup”.

Luk.10:30-37              Orang Samaria yang murah hati.

Yoh.14:6
Kata Yesus keadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku

Yoh.1:1, 14
1—Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
14-Firman itu telah menjadi manusia, dan diam  di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaanNya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Rm.5:8
Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.

1Kor.15:1-4                kebangkitan Yesus

1Ptr.1:3
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmatNya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pangharapan.


Jumat, 25 Juli 2014

Apakah Tuhan Yesus pengharapanmu?

Latar belakang

Tetap bertekun dalam iman, jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang dikabarkan oleh para pewarta di seluruh tempat dibawah langit(Kol 1:23).

Materi yang di sharing, sesuai topic

Apa pendapatmu mengenai pengharapan.  Contoh:

1-Anakku adalah pengharapanku, karena dia bisa mengurusiku di masa tuaku.

2-Para-petani harus membajak lahan dan menanam bibit dalam pengharapan: akan memperoleh bagiannya(1Kor9:10).

3-Sebaiknya pengharapan-kami pada negara, dan mudah-mudahan, di masa tua-kami, negara sudah-bisa-memberikan jaminan-hidup-dan-kesehatan.

4-Semua manusia, supaya jangan mau terikut hal-hal buruk dan tergesar dari pikiran positif, demikianpun mereka yang beriman dalam Kristus-Yesus,  supaya terus berjerih paya dan berjuang untuk memperoleh dan menikmati pengharapan dari Yesus yang hidup, Juruselamat kita semua(1Tim.4:10) 
  
5-Demikianpun Abraham, tetap pegang janji Tuhan dan menaruh pengharapannya kepada Dia yang memberikan kesempatan kepada Sarah(istri-Abraham) untuk melahirkan(Rm4:18)  seorang anak, walaupun mereka berdua sudah sangat tua.

6-Usahakanlah supaya anak-anakmu mempunyai iman dan pengharapan yang selalu tertuju kepada Yesus. Bukan kepada cerita kosong(1Ptr.2:16) atau orang-orang tertentu yang selalu mencari keuntungan pribadi mereka dan merugikan anakmu a.l. sebagai-bom-bunuh-diri.

Pengharapan apa yang bisa anda dapatkan dari Kristus Yesus ?

Semua manusia, terutama orang-orang yang percaya dalam Yesus bisa melihat ada banyak pengharapan, a.l.:
a/-Terjaminnya masa depan(Yes.46:4)
b/-Mengetahui dan mengerti untuk saling mengasihi(Mat.22:36-39)
c/-Adanya hidup yang kekal(Mat.19:16-17)
dan-lain-lain.

Pengharapan  yang berkelanjutan

Secara tidak sadar, anda pernah mengidam-idamkan suatu pengharapan supaya terbinanya relasi yang lebih baik antara sesama manusia, bisa hidup damai, saling mengasihi, saling menghormati, sehingga aktivitas sosial bisa meningkat, dll. Dan ternyata hukum-Kasih telah menjawab idamanmu, bahkan hukum-Kasih(Mat.22:36-39) ini terus dirasakan oleh semua orang dari segala tingkatan sosial, dan terus berkelanjutan hingga dunia ini berakhir.

Yang sama penting dengan alinea diatas, adalah; relasi dari setiap manusia dengan Tuhan harus seperti hubungan antara ayah dan anak, demikianpun relasi antara sesama manusia, supaya seperti hubungan antara anak yang satu dengan anak yang lain dalam satu keluarga.

Karena orang yang takut akan Tuhan adalah awal dari dia memperoleh hikmat dan pengetahuan(Ams.1:7), sehingga merasa dengan adanya kehadiran Tuhan supaya lakukan hukum-Kasih, yang mengarahkan dia berbuat positif.

Demikianpun pengharapan anda adalah supaya orang-orang yang belum mengenal hukum-Kasih, supaya mereka di ajarkan seperti apa yang telah di ajarkan Yesus kepada murid-muridnya(Mat.28:20), termasuk anda.


Bagaimana memperoleh pengharapan untuk hidup kekal?

Yesus menjawab kepada orang muda yang kaya, bahwa bila ingin masuk de dalam hidup (dalam hal ini hidup yang kekal ayat Matius 19:16), maka turutilah segala perintah Allah.

Perintah Allah ada banyak, namun ada 2 hukum yaitu
#--Hukum-Taurat dan
#--Hukum-Kasih.
Dan saling mengasihi yang diatur dalam hukum-Kasih diulangi lagi dalam perintah Yesus kepada murid-muridnya(Yoh.13:34), supaya mereka melakukan perintah itu.



Kesimpulan

Pengharapan anda kepada Yesus akan terbukti bila anda meng-iman-i, untuk itu lakukan semua perintah Tuhan, jangan mau digereser oleh ajaran-ajaran kosong lainnya.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung


R e f e r e n s i  :

Kol 1:23          jgn mau digeser dr p Injil                               .
Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.

1Kor.9:10
Atau kitakah yang Ia maksudkan? Ya untuk kitalah hal ini ditulis, yaitu pembajak harus mempbajak dalam pengharapan dan pengirik harus mengirik dalam pengharapan untuk memperoleh bagiannya.

1Tim.4:10
Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.

Rm.4:18
Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demkikianlah banyaknya nanti keturunanmu”.

1Ptr2:16
Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerkdekaan itu untuk menyelububungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah

Yes.46:4
Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong  kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.

Mat.22:37-39
37-jawab Yesus: “KasihilahTuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38-Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39-dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Mat.19:16-17
16-Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?
17-Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepadaKu tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah”

Ams.1:7
Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh mengina hikmat dan didikan.

Mat.28:20
Dan ajarlah  mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.

Yoh.13:34

Aku memberikan perinah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demkian pula kamu harus saling mengasihi.