Jumat, 26 September 2014

Kehidupan itu indah, nikmatilah. Dan bukan merusak!.

Latar belakang

Pilihlah kehidupan supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu(Ul.30:19).

Materi yang di sharing, sesuai topic

1--Rancangan Tuhan adalah indah untuk kehidupan manusia.
Rancangan Tuhan sangat indah, bermanfaat dan anggun, karena setelah Dia menciptakan bumi beserta segala isinya, Dia berfirman menciptakan manusia yaitu; mahluk yang tertinggi nilainya diantara ciptaanNya, yang serupa dan segambar(Kej.1:26) denganNya, supaya:
A)--Beranakcuculah supaya penuhi bumi(Kej.1:28).
B)--Menaklukkan bumi untuk mengelolanya.
C)--Berkuasa atas segala hewan di bumi.
         
2--Dosanya manusia mempengaruhi kehidupannya.
Setelah manusia jatuh dalam dosa, maka terjadi perubahan. Karena pelaksanaan butir A, B dan C sudah dipengaruhi oleh manusia yang telah berdosa. Namun Tuhan ingin manusia kembali padaNya, sehingga Dia memberikan hukum-Taurat & hukum-Kasih kedalam akal budi dan menulis dalam hati manusia(Ibr.8:10), bahkan mengutus AnakNya untuk selamatkan manusia yang ingin menuruti segala ketentuannya(1Yoh.3:24)

3--Kehidupan adalah  indah dan nikmat, pilihlah itu.
Tujuan Tuhan adalah memberikan kehidupan dan sukacita pada manusia (Kis.2:28), oleh karenanya ikuti seperti pemberian Tuhan, yaitu pilihlah kehidupan(Ul.30:19). Dan dalam masa kehidupan bila seseorang lakukan butir A,B & C secara wajar, maka mereka akan menikmati kehidupannya. Demikianpun anda atau setiap orang mempunyai kehidupan yang mencakup kenangan manis yang sangat mengesankan di masa-masa lalu sewaktu anda bertumbuh, misalnya:

Kehidupan dengan kenangan-indah-masa-kecil: menikmati bermain dengan kawan-kawanmu, berlari, menyanyi, berkelahi, berteman lagi, marahan dengan kakakmu, dengar cerita dari orangtuamu, ketoko beli mainan dengan orangtuamu, bantu orangtua dirumah, beribadah, kasih-orangtua,dll.

Kehidupan dengan kenangan-indah-sewaktu-anak-anak: kesekolah, belajar, buat pekerjaan-rumah, bermain-layangan, bantu orangtua,dll

Kehidupan dengan kenangan-manis-indah-yang-mengesankan-sewaktu- remaja: bersekolah, berolah-raga, mulai merasakan ingin berteman dekat dengan lawan jenismu, berpacaran, dimasa SMA pergaulan sangat berarti dalam arti positif, mungkin mulai berkreasi, mulai berpikir apacita-citamu, aktif-dalam-kumpulan-remaja, dll.

Kehidupan dengan kenangan sewaktu mulai serius: di perguruan-tinggi anda mulai lebih serius, aktif dalam ekstra-kurikuler, dan memperdalam ilmu yang menjurus, karena setelah lulus akan bekerja dan menikah, beli rumah, akan punya bayi, membesarkan anak, dst.

Kehidupan-dan-Kenangan-masa-lalu bisa  menumbuhkan motivasi masa depan
Kehidupan dan kenangan-masa lalu berbeda-beda untuk setiap orang,  namun mereka pasti menikmatinya. Yang jelas setiap kenangan itu indah, manis, bermanfaat karena dari situ bisa timbul motivasi untuk masa depanmu, sehingga anda akan lebih tekun supaya bisa meraih cita-citamu, dan kesempatan itu tetap ada untuk semua orang, yang penting imani di-sertai perbuatan(Yak.2:22). Jadi bukan tong kosong yang nyaring bunyinya.

4--Idiologi baru yang tidak sesuai kehidupan-wajar dan sehat, ditinggalkan saja.
Melalui tahapan umur, yang mencakup segala kanangan-manis-masa-lalu tsb, anda dibesarkan, sehingga terbentuklah kehidupanmu yang wajar dan sehat (1Tim.4:6) dalam masyarakat.
Sehingga, kalau ada aliran baru dengan idiologi barunya yang tidak sesuai dengan kebiasaan dan kehidupanmu yang wajar dan sehat(2Tes.2:15), supaya secara tegas menolaknya, misalnya: komunis yang tidak mengenal Tuhan, gerakan ISIS yang merampas, Ku-Klux-Klan, membunuh manusia, ajaran sesat, dll.

5—Jangan mau korbankan dirimu untuk kepentingan orang-lain
Nikamatilah kehidupanmu secara wajar dan siapkan masa depanmu yang indah, sesuai perintah Tuhan(hukum-Taurat & hukum-Kasih). Karena perintah itu akan menghindar dan menangkis segala: godaan, kelicikan, penipuan, bahkan ajaran menjadi bom-bunuh-diri, dll. Dan jangan percaya dengan segala: pujian, hadiah, bujukan, dll  karena semuanya itu tidak gratis tapi minta anda berkorban, apa gunanya?


Kesimpulan
Kehidupanmu yang mencakup a.l. kenangan indah masa lalu dan untuk kemajuan masa depanmu supaya anda nikmatinya, jangan diganggu oleh pikiran sesat sehingga merusak recana indahmu, tetap pada Tuhan.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung


R e f e r e n s i  :


Ul.30:19         
Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu

Kej.1:26
Berfrmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi “

Kej.1:28
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfrman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi”.

Ibr.8:10
“maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu”, demikianlah firman Tuhan. “Aku akan menaruh hukumKu dalam  akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umatKu”

1Yoh.3:24
Barangsiapa menuruti segala perintahNya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia, dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.

Kis.2:28
Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita dihadapan Mu.

Ul.30:19
Aku memanggil langit danbumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadmu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu.

Yak.2:22
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

1Tim.4:6
Dengan selalu mengingatkan hal-hal itu kepada saudara-saudara kita, engkau akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam soal-soal pokok iman kita dan dalam ajaran sehat yang telah kau ikuti selama ini.

2Tes.2:15

Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah  pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.

Sabtu, 20 September 2014

Hindari kesesatan untuk masa depanmu

Latar belakang

Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk, bisa merusakkan kebiasaanmu yang baik(1Kor.15:33).

Materi yang di sharing, sesuai topic

Dalam perjalanan hidup, setiap manusia akan mengalami masa senang dan susah yang harus dia hadapi sendiri. Sehingga usahakan supaya berhasil dan hindarilah penyesatan.
  
Gejala-gejala  yang bisa menyebabkan penyesatan.
Setiap manusia mempunyai tingkat kemampuan akal-budi(Ams.10:21) dan pengetahuan yang berbeda-beda untuk menerima, mengolah dan menanggapi suatu kasus yang mereka hadapi, sehingga ada yang dapat mengatasi bahkan memanfaatkan kasus tsb untuk kemajuannya. Namun ada yang tidak sanggup lalu bisa terjerumus, dll, karena, sehingga bisa a.l.: tersesat lalu berurusan dengan penegak hukum, dll.
Gejala-gejala penyesatan biasanya mulai terlihat dari kemampuan mental* yang antara-lain:
1--Terbiasa kurang-tegas dan kurang biasa tentukan mana yang baik/buruk.
2--Sering berkompromi dengan: baik dan buruk,
3--Pendidikanmu dari rumah kurang terarah untuk bedakan yang baik dan buruk.
4--Orangtua terlalu memanjakan dan melindungimu
5--Orangtua kurang mengajarkan anda untuk mandiri.
6--Orangtua pilih kasih untuk anaknya.
7--Mengalami tekanan ekonomi yang berat.
8--Berada dalam keadaan depresi yang berat
9--Fighting spirit-mu rendah untuk keluar dari kesusahan, DLL.
10-Terlalu banyak berkhayal namun tidak diikuti oleh perbuatannya.
11-Pendirian yang mudah goyah, atau labil(Why.3:16).
12-Orangtua kurang peduli padamu, dll.
  
Kapan penyesatan bisa terjadi?
Penyesatan bukan semacam penyakit yang bisa melemahkan mental-mu dan/atau mendua hati-mu hingga mudah tersesat. Tapi merupakan kecerobohan anda sendiri dan kesiapan mental yang kurang siap, sehingga kurang meneliti terlebih dahulu sebelum menerima “bujukan”. Karena anda hanya bersandar pada  kemampuanmu sendiri yang sedang lengah, tapi tidak mengandalkan-Tuhan(Ams3:5). Sehingga penyesatan bisa terjadi setiap saat, dimanapun anda berada, oleh siapa saja dan kapan saja. Dan terutama sewaktu anda:
a--Mabuk/terlalu senang sehingga bisa kurang teliti.
b--Terbuai karena terlalu dipuji.
c--Terlalu percaya orang(2Kor.11:3, sehingga mudah disesatkan ajarannya.
d--Bergaul dengan orang yang berpribadi buruk(1Kor.15:33).
e--Tidak mengetahui siapa musuh dalam selimut..
f--Terlalu percaya diri. Dan-lain-lain.

Maksud penyesatan adalah terkutuk, karena masa-mudamu lenyap.
Ada beberapa orang, gerakan atau golongan sengaja ingin menyesatkan anda, terutama anak-muda yang labil, supaya melakukan sebagian kegiatannya hingga se-ekstrim apapun juga. Mereka tidak peduli padamu dan mengabaikan: kepentinganmu, keluargamu, masa-depanmu, kesenangan masa mudamu, dll. Karenanya maksud penyesatan adalah dosa dan terkutuk, yang penting tujuannya tercapai walaupun anda jadi korban. Misalnya:
---.Meledakkan bom-bunuh-diri dikeramaian, anda mati
---.Turut merampok kota, anda jadi korban.
---.Turut merampok bank, akhirnya masuk penjara.
            ---.Anda meninggalkan keluargamu untuk lakukan bom-bunuh-diri.

Hindari penyesatan dalam kehidupanmu
##- Usahakan secara konsisten hidupmu sesuai perintah Tuhan(1Yoh3:24), yaitu imani dan hayati hukum-kasih(Mat.22:37-40) seiring dengannya laksanakan dalam kegiatanmu sehari-hari(1Kor.12:4-8)
##-Bila ada orang-orang yang mencoba sesatkan anda, maka saringlah cobaan itu sesuai hukum kasih(dua-ayat-diatas).
##-Lawanlah orang-orang yang ingin sesatkan anda, merekal itu iblis(Gal.4:7)

Kesimpulan

Imani dan lakukan segala perintahNya terutama hukum kasih, sehingga anda bisa terhindar dari kesesatan selama kehidupanmu.


Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.

Penulis.EddyWarbung.                   


R e f e r e n s i  :

1Kor.15:33    
Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

Ams.10:21
Bibir orang benar seperti menggembalakan banyak orang,  tetapi orang bodoh mati karena kurang akal budi.

*mental (dictionary: Merriam-Webster’s Collegiate Dictionary- page775) adalah:
Relating to the total emotional and intellectual response of an individual to external reality

Why.3:16
Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan muntahkan engkau dari mulutKu.

Ams.3:5
Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu,  dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

1Kor.15:33
Janganlah kamu sesat:  Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

1Yoh.3:24
Barangsiapa menuruti segala perintahNya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia, dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.

Mat.22:37-40
37-Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38-Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39-Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
40-Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

1Kor.13:4-8
4-Kasih itu sabar; kasih itu murah hati, ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
5-Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
6-Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
7-Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
8-Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.

Gal.4:7
Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah iblis, maka ia akan lari dari padamu!

Sabtu, 13 September 2014

Hindari kebencian untuk kehidupanmu

Latar belakang

Hindarilah kebencian(Ams.6:16) dan keserakahan-mu, namun kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni(2Tim.2:22)_.

Materi yang di sharing, sesuai topic

Mengelak tanggung jawab.
Penipuan dan menghindar tanggung-jawab atas perbuatannya, sudah ada sejak dahulu, yaitu sewaktu Adam dan Hawa melanggar perintah Tuhan. Contohnya sbb:
Adam menjawab pada Tuhan seolah-olah dia tidak bersalah, karena perempuan yang Tuhan tempatkan disisinya, yang memberikan buah terlarang itu, sehingga dia memakannya. Demikianpun Hawa mengatakan bahwa ular yang menipu dia, sehingga dia petik lalu makan buah yang dilarang Tuhan(Kej.3:12-13). Maka terjadilah dosa yang upahnya adalah maut(Rm.6:23)   

Dan akibatnya mereka harus keluar dari taman Firdaus(Kej.3:23) yang serba lengkap, dan harus melanjutkan kehidupannya didaerah asing, bahkan susah berhubungan langsung dengan Tuhan.
 
Dosa terus memicu dosa lagi
Semua manusia sudah berada di bawah kuasa dosa(Rm.3:9), sehingga orang yang hidup tidak mengandalkan Tuhan akan mudah tergelincir untuk membuat kesalahan. Apalagi kalau orang yang tidak berdaya di sakiti maka dalam dirinya bisa timbul kebencian sehingga keinginan membalas dalam bentuk apapun akan dilakukan. Mungkinkah ISIS demikian? (bukan-membela!), contoh:
1--Mereka gerakan liar, merekruit siapa saja dengan bayaran tinggi dan lakukan terror, bahkan bom-bunuh-diri, dll.
2--Mereka merampok, membunuh, memperkosa, memaksa orang bergabung kalau tidak mau disiksa hingga mati. DLL
3--Lalu sekelompok pimpinannya peroleh kepentingan pribadi walaupun mengorbankan siapa-saja.  
Namun dimana keadilan dan prikemanusiaan--??

Kebencian akan lunak karena ‘kasih’.
Anda menderita karena belum bisa atau susah ber-reaksi atas perbuatan orang-lain terhadapmu, misalnya: disakiti, dirugikan, dihina, diusir, dirampas-hak, ditipu, dll. Dan penderitaan ini belum tentu atau mungkin bukan kesalahanmu. Sehingga timbul kebencian dan suatu waktu anda akan membalas untuk melampiaskan sakit-hatimu. Dan pembalasan itu relative bisa berupa omongan hingga ekstrim, misalnya merusak bahkan membunuh. Namun bila anda  mengimani hukum kasih(Mat.22:37-40) dan melakukannya, maka kebencianmu bisa mengecil bahkan lenyap.

 Hindari kebencian dan keserakahan?
Semua orang supaya hidup sesuai jalan yang ditunjuk Tuhan, yaitu imani dan lakukan hukum-Kasih yang mencakup a.l. kebenaran dan keadilan(Kej.18:19) dalam semua bidang, misalnya:

Tanamkan dalam otakmu dan perintahkan jiwamu(Luk.12:19,) untuk meng-imani dan mengetahui bahwa Tuhan menciptakan manusia untuk merefleksikan kemuliaanNya(Mat.9:8), bukan untuk membunuh atau dibunuh demi kepentingan orang atau kelompok tertentu, karena manusia:
a/..Mempunyai sifat ketuhanan, a.l. segambar dan serupa denganNya (Kej.1:26).
b/..Mahluk yang tertinggi nilainya,
c/..Untuk melakukan rencana Tuhan,
d/..Akan beranakcucu dan penuhi bumi,
e/..Menerima kuasa dari Tuhan untuk mengelola bumi.
f/..Supaya selalu andalkan dan berdoa kepada Tuhan, mohon hikmat untuk menghadapi segala masalah hidup.

Fisikmu dan jiwamu untuk muliakan Tuhan
Perbuatan-mu harus sesuai dengan iman-mu(Yak.2:22). Gunakan fisikmu dan jiwamu untuk muliakan Tuhan dan perbuatan positif lainnya, misal:
a---Nikmati masa depanmu sesuai cita-cita kehidupanmu, bukan bunuh diri demi kepentingan orang atau gerakan lainnya.
b---Jangan tergoda karena ajaran aneh yang tidak masuk akal kehidupan.
ikuti gerakan yang merusak fisik, jiwamu dan masa-depan-mu.


Kesimpulan

Perlakuan yang tidak adil bisa menyakitkan anda sehingga mungkin menimbulkan kebencian, namun  bila “kasih” di-imani dan dilakukan dengan benar maka kebencian bisa diredam, dan jangan korbankan dirimu demi orang-lain tapi untuk muliakan Tuhan.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung


R e f e r e n s i  :

Ams.6:16
Enam perkara ini yang dibenci Tuhan, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hatiNya

2Tim.2:22            jauhilah nafsu tapi kejarlah keadilan
Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.

Kej.3:12-13
12--Manusia itu menjawab: “Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan”
13—Kemudian berfimanlah Tuhan Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.”

Rm.6:23
Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Kej.3:23
Lalu Tuhan Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil.

Rm.3:9
Jadi bagaimana? Adakah kita mempunyai kelebihan dari pada orang lain? Sama sekali tidak, Sebab di atas telah kita tuduh baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, bahwa mereka semua ada dibawah kuasa dosa.

Mat.22:37-40
37-jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38-Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39-Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah:  Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
40-pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi”

Kej.18:19              melakukan kebenaran dan keadilan
Sebab Aku telah memilih dia, supaya diperintahkannya kepada anak-anaknya dan kepada keturunannya supaya tetap hidup menurut jalan yang ditunjukkan Tuhan, dengan melakukan kebenaran dan keadilan, dan supaya Tuhan memenuhi kepada Abraham apa yang dijanjikanNya kepadanya

Kej1:26
Berfimanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi”

Yak.2:22
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna

Jumat, 05 September 2014

Apa hambatannya dalam tabur dan tuai?

Latar belakang

 Apa yang anda tabur akan anda tuai(Gal.6:7), karenanya bersifatlah positif.

Materi yang di sharing, sesuai topic

Banyak perusahaan mempunyai rencana jangka-panjang, dan mereka pasti punya suatu tata-cara kerja yang baku untuk mencapai sasarannya. Dan bila anda bekerja dalam perusahaan tsb, maka lakukanlah tugasmu sesuai tata-caranya maka anda akan berhasil.

Demikianpun dengan-manusia-umumnya, mereka mempunyai rencana hidup-tersendiri dan bagaimana mencapai tujuan-hidupnya. Namun ada orang yang kurang memperhatikan rencana dalam penghidupannya, bahkan ada yang berpendapat, lakukan saja dan hadapi saja. Jadi tidak perlu berpikir apa itu “tabur dan tuai”, dan hambatannya.

Seorang bertanya kepada S1 jurusan-hukum, jawabannya sbb:
Saya akan magang di kantor-pengacara-ternama, lalu mengikuti berbagai persyaratan hingga bisa jadi pengacara, bila sudah mapan ingin jadi dosen, lalu masuk partai. Siapa tahu jadi menteri atau presiden-RI.

1--Tabur
Bila dia menginginkan supaya rencananya berhasil, maka dia mulai menabur untuk mencapai cita-citanya yaitu jadi menteri atau presiden-RI. Dan banyak hal yang terjadi sewaktu dia menabur, a.l.:
a)--Luangkan waktu untuk tekun belajar dan bekerja.
b)--Kesampingkan kesenangan duniawi.
c)--Manfaatkan waktu, karena waktu tidak akan berulang.
d)--Siapkan keuangan yang cukup.
e)--Dalam segala hal selalu mengandalkan dan berdoa kepada Tuhan.
   
2--Tuai
Bila semua berjalan lancar dan sesuai seperti proses sewaktu menabur, maka anda mengalami pertumbuhan kualitas, sehingga tinggal tunggu waktunya saja untuk meraih cita-citamu, karena:
a)--Sewaktu anda mengalami pertumbuhan kualitas, lingkunganmu mengetahui, menyaksikan dan merasakan bagaimana anda beri manfaat yang effektif kepada mereka.
b)--Bila saatnya tiba maka anda bisa menjadi menteri atau presidenRI.

3--Halangan yang menggugurkan tuaian-mu.
Banyak orang telah berusaha untuk tetap pada jalur kebenaran sewaktu menabur, supaya bisa meraih tuaian-nya. Namun dalam proses kehidupan selalu ada faktor-faktor pribadi jang juga menentukan keberhasilannya, misalnya:
a)--Hindari 6 perkara yang sering membuat orang tergelincir, yaitu;  mata sombong, lidah dusta, rencana dan berbuat kejahatan, saksi dusta dan menimbulkan pertengkaran persaudaraan(Ams.6:16) .
b)--Jangan  ber-korupsi. mencuri, dll
c)--Hindari lakukan amoral, berzinah, dll
d)--Jangan  berhianat, dll

Halangan tsb diatas bisa berdampak fatal, bahkan anda bisa gagal total dalam kinerjamu maupun pengembangan-karir-mu selama kehidupanmu.

4--Kenyataan dalam masyarakat.
Banyak anak-anak pinter sewaktu bersekolah namun mereka kurang sukses dalam kehidupannya, bahkan ada teman-teman yang biasa-biasa saja tapi karena ber-kepribadian yang baik dan tekun sehingga mereka yang berhasil dalam kehidupannya, karena mengikuti system yang telah ada.

Dan pribadi yang buruk bisa menimbulkan masalah dan dampaknya tidak disenangi oleh lingkungan masyarakat, apa lagi kalau anda mau jadi pemimpin, maka persyaratannya harus positif.


Kesimpulan

Selama proses menabur selalu ada ilalang yang mengganggu(Mat.13:30) namun tetap fokus supaya anda meraih tuaian-mu.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Gal.6:7        Jangan sesat! Allah  tidak membiarkan diriNya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Ams.6:16     Enam perkara ini yang dibenci Tuhan, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hatiNya.


Mat.13:30    Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waku itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku. 

Sabtu, 30 Agustus 2014

Kerajaan-Allah untuk anda

Latar belakang

Berusahalah cari Kerajaan-Allah dan kebenarannya, maka semua akan beres(Mat.6:33).

Materi yang di sharing, sesuai topic

Tema pokok pemberitaan Yesus
Menurut injil Sinoptik*, tema pokok yang Yesus beritakan adalah Kerajaan-Sorga atau Kerajaan-Allah(EAMK-II-294), misalnya:
Yesus berkeliling dan mengajar di banyak rumah ibadah dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga dan melenyapkan segala penyakit dan kelemahan(Mat.9:35)

Pemberitaan mengenai Kerajaan-Allah ada dua:
 (1)--Meskipun pemberitaan tentang penghakiman dan panggilan untuk bertobat tetap ada(Mat.4:17) dan tidak dikurangi maksudnya, namun unsur penyelamatan dalam Kerajaan-Allah lebih ditekan.   
 (2)--Sewaktu  Yesus memakai kuasa Roh-Allah mengusir iblis, maka sesungguhnya Kerajaan-Allah sudah datang kepadamu(Mat.12:28).    
 
Bagaimana masuk dalam Kerajaan Allah
Banyak orang telah melakukan pekerjaan yang baik, a.l.; mengadakan banyak mujizat, mengusir setan, dll, demi namaNya. Namun Tuhan menolak mereka, karena mereka tidak melakukan pekerjaan berdasarkan kehendaknya, yaitu; perbuatan mereka tidak berakar pada peraturanNya dan hukumNya(Mat.7:21---terjemahan bahasa Inggris), dan juga motivasi mereka tidak positif.  Peraturan dan hukumNya, berupa:
1--Hukum utama yang pertama(Mat.22:37) yaitu:kasihi Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
2--Hukum utama yang kedua(Mat.22:39) yaitu:  kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
 3--Dan berbelas kasihanlah dan bimbinglah mereka yang belum mengenal hukum utama yang ke-1 dan ke-2, sehingga mereka juga bisa mengetahui dan  memperoleh keselamatan dari Yesus(Mat.9:37-38).
4--Dengan kemurnian hati untuk lakukan pertobatan dan mohon pengambupnan dosa dari Tuhan.
5--Supaya anda bisa dilahirkan kembali(Yoh.3:3), yaitu bertumbuh dalam rohani seperti anak kecil yang haus akan kebenaran. Dan-lain-lain.

Kerajaan Allah untuk siapa?
Yesus memberikan kesempatan kepada siapa saja, termasuk para muridNya, untuk bisa mengetahui rahasia Kerajaan-Allah. Tetapi kepada orang luar, a.l. mereka yang tidak percaya padaNya, karena benak pikiran mereka telah di-dominasi oleh hal-hal yang tidak ada hubungan dengan Kerajaan Allah, sehingga sekalipun mereka memandang, tapi  tidak melihat; dan sekalipun mendengar mereka tidak mengerti. Sehingga kepada mereka diberikan dalam bentuk perumpamaan(Luk.8:10), misalnya:
1)--Ada seorang penabur keluar untuk menabur(Mrk.4:1-20)
2)--Pelita dan ukuran(Mrk.4:21-25)
3)--Benih yang tumbuh(Mrk.4:26-29)
4)--Biji sesawi(Mrk.4:30-41)

Halangan masuk Kerajaan Allah
Banyak orang ingin mengetahui Kerajaan-Allah dan berusaha untuk bisa masuk ke dalamnya, namun ada faktor yang menghambat mereka, misalnya:
1==Ketetapan hati  kurang teguh, sehingga mudah terikut berbagai arus.
2==Kedagingan(hidup-duniawi) masih sangat dominan.
3==Ada beberapa pencari keselamatan terkecoh, karena ditipu oleh para ahli Alkitab yang munafik karena perbuatannya(Mat.23:13)

Siapa saja yang tidak dapat melihat Kerajaan-Allah
Semuanya tergantung dari motivasimu dan tujuan hidupmu, namun kalau sudah jelas-jelas melanggar perintah Tuhan supaya bertobat dan mohon pengampunan. Karena yang tidak masuk Kerajaan-Allah adalah mereka yang:
1)==tidak adil(1Kor.6:9)
2)==penyembah berhala,
3)==orang berzinah,
4)==bertindak sebagai banci maupun lesbian,
5)==dan-lain-lain.


Kesimpulan

Utamakan Kerajaan-Allah dalam hidupmu, yaitu menjiwai dan melakukan hukum-utama yang pertamma dan kedua.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung


R e f e r e n s i  :

*Injil-injil Sinoptik adalah:
Penulisan sendiri-sendiri mengenai Yesus, oleh: Matius, Markus dan Lukas, yang ditinjau dari sudutnya mereka, namun ada yang tumpang tindih.

Mat.6:33         cari dahulu ka dan kebenarannya*
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

EAMK, jld.2, ISBN 978-602-8009-34-8,  Juli 2011, hal 294

Mat.9:35
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kta dan desa; mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenhyapkan swegala penyakit dan kelemahan.

Mat.4:17
Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan sorga sjudah dekat!”

Mat.12:28
Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.

Mat.7:21
Bukan setiap orang yang berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan! Akan masuk kedalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di sorga

Mat.22:37
Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Mat.22:39
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Mat9:37-38

Yoh.3:3           ia tidak dapat melihat ka*
Yesus menjawab, kataNya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah”

Luk.8:10
Lalu Ia menjawab: “Kepadamu diberi karunia untuk mengetaui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan seklipun mendengar mereka tidak mengerti.

Mrk.4:1-20                 Perumpamaan tentang seorang penabur

Mrk.4:21_25               Perumpamaan tentang pelita dan tentang ukuran

Mrk.4:26-29               Perumpamaan tentang benih yang tumbuh

Mrk.4:30-41               Perumpamaan taentang biji sesawi

Mat.23:13
Cedlakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hak kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang, Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.

1Kor.6:9         yg tdk adil tdk akan perolah bagian dalam ka*

Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit.

Jumat, 22 Agustus 2014

Walaupun dia pernah hilang tapi tetap mengingat Tuhan

Latar belakang

Semua manusia telah berbuat dosa, namun demikian setiap orangtua mengharapkan supaya anak-anaknya berbalik dan tinggalkan kehidupan buruknya lalu bertobat(2Ptr.3:9), untuk menempuh hidup baru.

Materi yang di sharing, sesuai topic

Format dari cerita “Anak-hilang” di luk.15:11-32(mohon-dibacanya), ada 3orang-yang-perperan, seorang-ayah dan 2-anaknya, sebagai-berikut:

Topic cerita sama namun sudut pandang berbeda.
Bila anda baca “Anak-hilang” sesuai logikamu maka persepsimu pada umumnya berbeda dibandingkan dengan penjelasan para guru sekolah minggu atau kotbah para pendeta, contoh:

Setelah membaca “Anak yang hilang”, maka  si-pelukis yang bukan pemeluk agama Kristen, membuat dalam bentuk gambar. Ternyata dalam lukisan tsb ada seorang bapa yang sudah tua, tinggi gambarnya bapa 50cm,  sedang membuka tangannya lebar-lebar untuk menyambut anak-yang-kembali. Anaknya masih jauh sehingga kelihatan kecil 5cm, jalanya agak bungkuk karena kelaparan dan bajunya sangat kotor. Dan anak-sulung tidak kelihatan dalam lukisan.
Pendeta yang menyuruh untuk melukis sangat kaget, karena dalam lukisan tsb anak-yang hilang-kecil-sekali-digambarnya.

Komentar si pelukis a.l., ini bapa yang bijaksana dan baik, anak itu hanya menghabiskan warisan dan melarat. Sudah bagus bapak masih mengharapkan dia kembali.
 

Analogy

Tuhan telah menyediakan sarana supaya manusia yang telah berbuat dosa supaya sadar dan kembali kepadaNYA. Contoh:

(A)
Sebagaimana Bapa yang sudah menyediakan segalanya untuk kehidupan dan diberiNya juga kuasa kepada manusia, namun karena pilihan bebasnya manusia, sehingga manusia bisa melakukan apa saja sesuai kehendaknya, misalnya:

Telah tersedia taman Firdaus dan makanan untuk Adam dan Hawa, namun mereka terperdaya oleh kata-kata iblis(Kej.3:4), sehingga melanggar perintah Tuhan, yang berarti akan mati(Kej.2:17), bahkan terjadi kakak membunuh adiknya(Kej.4:8), dll.

Namun Tuhan tetap kenakan sangsi kepada Adam dan Hawa, karena telah melawan peraturanNya, selain itu Ia tetap membuat permusuhan antara keturunan-perempuan dengan iblis, dan keturunan-perempuan akan menghancurkan iblis(Kej.3:15), yaitu Yesus yang dilahirkan oleh Maria, mengalahkan maut(Ibr.2:14).


 (B)
Kenyataan yang sering terjadi dalam keluarga:
Ada beberapa orang kaya-raya dan mempunyai kududukan, karena sangat giat melakukan usahanya secara jujur, mereka bisa dikatakan sebagai teladan masyarakat, dll. Namun peranannya dalam keluarga berbeda. Mereka, misalnya:

Tidak tega membiarkan anak-anaknya menderita seperti yang pernah mereka alami sewaktu masih kecil yang selalu harus berjuang untuk peroleh sesuatu.

Mendelegasikan pembinaan anak-anaknya kepada pembantu atau orang-lain yang tidak mengerti soal mendidik-anak.

Penuhi permintaan anak-anaknya dengan uang, masalah-apa-saja-yang-timbul diselesaikan pakai uang.

Kurang-menyediakan-waktu-untuk-keluarga, sehingga anak-anak bertumbuh lebih individualistis dan dampaknya akan hidup zakelijk terhadap orangtua(dan-kurang-hormati-orangtua) dan sesamanya…Dll.

Anak-anak yang diperlakukan seperti-penjelasan-diatas, bila mereka tinggalkan-rumah, umumnya-dalam-kareernya, mereka-kurang-berhasil atau hanya rata-rata, karena terbiasa:
kurang berani menghadapi kenyataan hidup,
percaya dirinya rendah,
sering ragu-ragu bila menhadapi tantangan hidup,
hanya mau bersandar pada orang atau uang, dll.


Semua dinamika kehidupan kehidupan dapat diselesaikan bila anda beriman dan bersandar padaNYA. Karenanya supaya Tuhan selalu ber-takhta didalam hatimu.

Kesimpulan

Kalau perumpamaan “Anak yang hilang” dia telah merugikan keluarganya namun diwaktu dia melarat dan kelaparan, dia ingat Bapa yang berkelimpahan sehingga dia kembali. Jadi dia punya pengangan, yaitu bersandar pada Tuhan(Ams3:5)


Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung


R e f e r e n s i  :


2Ptr.3:9
Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Luk.15:11-32              Perumpamaan tentang anak yang hilang
                                    (……mohon dibaca……..)

Kej.3:4
Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: Sekali-kali kamu tidak akan mati, 

Kej.2:17
Lalu firmanNya kepada manusia itu: “Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:

Kej.4:8
Kata Kain kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang.” Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.

Ibr.2:14
Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematianNya Ia memusnahkan dia, yaitu iblis, yang berkuasa atas maut;

Ams.3:5

Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

Sabtu, 16 Agustus 2014

Apakah ayah-ibumu wakilNya Tuhan?

Latar belakang

Tuhan menciptakanmu untuk bertanggung jawab, mengasuh dan merawat keluargamu(1Tes2:7), supaya keluargamu bisa memuliakanNya(Yes.43:7).

Materi yang di sharing, sesuai topic

Sebagai ibu-atau-ayah, apakah merasa sebagai wakil Tuhan dalam membina keluarga?
Bertanggung jawabkah anda kepada Tuhan mengenai tugas ini?

Tuhan tidak batalkan rancanganNya.
Setiap pria-dan-wanita setelah saatnya tiba, akan menjadi ayah-ibu untuk anak-anaknya dan demikian terjadi dari generasi ke generasi hingga yang akan datang, jadi Tuhan tidak membatalkan rancanganNya(Kej.1:28), setelah manusia diciptakan.

Namun setelah manusia dibentuk sampai sekarang, mereka tetap berbuat dosa, semua-dosa itu timbul dari:
A--batin yang penuh kebusukan(Mzm.5:10) dan
B--hati yang mempunyai rencana jahat(Ams.6:18)

Tuhan menaruh hukumNya  di batin dan menuliskan di hati, setiap orang.
Namun Tuhan menaruh hukumNya yaitu, TauratNya di dalam batin dan menuliskan didalam hati setiap anak-anak(Yer.31:33), sejak dilahirkan. Karena Tuhan menghendaki supaya manusia bisa berbalik dan bertobat(2Ptr.3:9). 

Ayah-ibu yang sering berinteraksi dengan anaknya.
Sejak kecil, anak-anak sangat dekat dengan ayah-ibunya sehingga secara langsung atau tidak langsung mereka akan meniru tingkah-laku ayah-ibunya, a.l. berupa perkataan, gerakan dll, sewaktu mereka berinteraksi.
Makin beradab anak-anak, berarti pendidikan-dasar yang terbentuk dari interaksi antara anak-anak dan ayah-ibunya makin teguh, baik dan manusiawi, dan ini merupakan bagian dari hukum-Kasih(Mat.22:37-39), serta pelaksanaannya.

Sehingga bila ada pengaruh buruk dari pergaulan di luar-rumah, akan susah menggoyahkan nilai-nilai pendidikan-dasar yang mereka dapati dari ayah-ibunya.

Didiklah  anakmu  berdasarkan kasih(1Kor.13:4-8).
Setelah-ibu-melahirkan-seorang-bayi, maka ayah-ibu-tsb akan merawat secara penuh kasih selama pertumbuhan bayi itu hingga menjadi seorang-anak-kecil, remaja dan dewasa. Selama pertumbuhan, mereka mengadopsi banyak gerakan-gerakan dan cara-cara ayah-ibunya. Oleh karenanya adalah kesempatan untuk mengaplikasikan kasih tsb secara merata untuk semua anakmu, misalnya: objektif, disiplin, motivatif, konstruktif, rohani, edukatif, dll.

Luangkan waktumu untuk mereka selama pertumbuhannya.
Kehadiran ayah-ibu selama pertumbuhan anak-anak adalah sangat penting, karena mereka memerlukanmu sebagai pelindung, pengarahan, diskusi, keluar-bersama, dll. Sehingga anda punya kesempatan untuk berinteraksi dengan mereka mengenai, a.l.: 
1--Ajaklah mereka supaya mengetahui keadaan keluarganya.
2--Sharing bagaimana memperoleh masa-depan yang baik.
3--Bagaimana menghemat supaya semua kakak beradiknya bisa bersekolah.
4--Ajarkan agama yang mencakup hukum-Taurat dan hukum-Kasih dan melaksnaannya.
5--Ajarkan berpikir rasional, serta mengetaui apa motivasi.
6--Ajarkan secara kebersamaan menghadapi masalah, namun setiap anak punya tanggung jawab sendiri-sendiri.
7--Ajarkanlah kebenaran, dll.


Bagaimana kalau anda sering absen dalam kehidupan anak-anak
Maka akan timbul kepincangan dalam keluarga yang bisa mengarah kepada mengutamakan kepentingan diri masing-masing, karena tidak jelas bimbingannya. Dampaknya keluarga bisa berantakan a.l. anak-anak bisa kehilangan visi dan tujuan massa depan, bahkan bisa ikut-ikutan narkoba, kejahatan, dll,

Kesimpulan

Tuhan memberi tanggung jawab kepadamu sebagai orangtua untuk membersarkan anan-anakmu. Namun ada orangtua yang rela utamakan kesenangan-pribadinya, lalu membiarkan anak-anakmu terlantar? Mohon diingat, kemajuan bangsa terletak dari didikanmu kepada anak-anakmu!

Bersediakah anda menjawab pertanyaan dibawah ini:

# --Sebagai ibu-ayah, apakah merasa sebagai wakil Tuhan dalam membina keluarga?
# --Bertanggung jawabkah anda kepada Tuhan mengenai tugas ini?


Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung



R e f e r e n s i  :

1Tes2:7
Tetapi kami berlaku ramah di antara kamu, sama seperti seorang ibu mengasuh dan merawati anaknya.

Yes.43:7         
Semua orang yang disebutkan dengan namaKu yang Kuciptakan untuk kemuliaanKu, yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan.

Kej.1:28
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan diatas segala binatang yang merayap di bumi:

Mzm.5:10
Sebab perkataan mereka tidak ada yang jujur, batin mereka penuh kebusukan, kerongkongan mereka seperti kubur ternganga, lidah mereka merayu-rayu.

Ams.6:18
Hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan.

Yer.31:33
Tetapi geninilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, kemikianlah firman Tuhan: Aku akan menaruh TauratKu dalam batin mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umatKu

2Ptr.3:9
Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik  dan bertobat.

Mat.22:37-39
37-jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38-Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39-Dan  hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

1Kor.13:4-8
4-Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
5-Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
6-Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran
7-Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

8-Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.