Jumat, 05 Mei 2017

Pertanggung-jawaban jiwamu berasal dari perbuatanmu.



Latar belakang

Semasa hidup, setiap orang bertanggung jawab atas perbuatannya berdasarkan keinginannya dan kerohaniannya kepada masyarakat. Demikian pun sewaktu anda meninggal, maka perbuatanmu(Why.14:13) yang akan menyertai jiwamu untuk mempertangung jawabkan perbuatanmu kepada Tuhan.

Materi yang di sharing, sesuai topic

Semua orang telah berbuat dosa, sehingga mereka akan meninggalkan dunia ini. Manusia yang terdiri atas tubuh, jiwa dan roh(1Tes.5:23), sewaktu mereka meninggal, tubuhnya akan kembali menjadi debu tanah, roh kembali ke Tuhan dan jiwa yang akan mempertanggung jawabkan perbuatanmu kepada Tuhan.

Jadi pertanyaannya perbuatan yang bagaimana?
Tuhan adalah pencipta bumi dan segalanya isinya, termasuk manusia, dll. Namun manusia adalah mahluk tertinggi nilainya, juga Dia telah memberikan kepada mereka karunia, berupa:

Yang nyata:
a-Tersediannya oxygen yang gratis untuk bernafas.
b-Adanya tempat berpijak yaitu Bumi.
c-Tersedianya berbagai macam makanan.

Yang masih harus ditemukan:
d-Yang masih harus dikembangkan untuk kesejahteraan manusia.
e-Masih harus di temukan karunia lainnya, misalnya. Rumus untuk transfer tenaga matahari ke bumi atau Varitas tanaman unggul yang bisa memberikan hasil untuk kehidupkan banyak orang walaupun tumbuh di lahan yang sempit.

Keinginan dan kebebasan:
f-Keinginan untuk meraih dan menikmati sesuatu.
g-Kehendak bebas untuk berbuat apa saja.

Karena kasihya Tuhan sangat besar kepada manusia sehingga ada aturan yang harus mereka taati dan lakukan, sama seperti seorang ayah/ibu sangat menyayangi anak-anaknya, sehingga ada peraturan yang tidak boleh dilanggar oleh anak-anaknya.

Namun manusia sering mengutamakan keinginannya yang diikuti oleh kehendak bebasnya untuk bertindak, sehingga mereka sering melanggar perintah Tuhan.
Hal ini sering terjadi a.l.:  
a--Adam & Hawa menginginkan kedudukan seperti Tuhan  sehingga jatuh dalam dosa(Kej.3:5).
b--Demoralisasi di Sodom dan Gomora sehingga Tuhan menghancurkannya.  
c--Kejahatan yang berlebihan(Kej.6:6) sehingga Tuhan menyesal, maka Dia mendatangkan air bah dan membasmi mereka.

Demikian dosa terus berlanjut dalam manusia hingga sekarang ini.

Namun demikian, Tuhan telah memberikan kesempatan kepada manusia untuk berbalik kepadaNya, yaitu melalui:
a--Musa, diperkenalkan hukum Taurat,
b--Yesus, diperkenalkan hukum Kasih bahkan menuliskan hukumTaurat dalam hati
manusia
 
Jadi, walaupun manusia telah berbuat dosa namun Tuhan telah memberikan jalan keluar bagi semua manusia, sehingga siapa yang menyambutnya dan melaksanakannya maka mereka ini yang akan diterima Tuhan.

Jadi perbuatan-perbuatan itu adalah sbb:
Selama hidupmu, maka anda sendirilah yang menimbang-nimbang sesuai dengan keinginanmu, mau ikuti aturan hukum Taurat dan hukum Kasih atau lebih dominan pada kehendak bebasnya yang didasarkan pada keinginanmu.

Secara rinci perbuatan-perbuatan itu adalah:

A--Hidup sesuai kehendak Tuhan                B--Hidup sesuai kehendak bebasmu dan keinginanmu
a-Lakukan secara rela dan penuh hati       a-perkara yang dibenci Tuhan(Ams.6:16-19), misalnya:
dan jiwai sepuluh perintah Allah                mata sombong, lidah dusta, tangan yang
b-Lakukan hukum kasih, misalnya:            menumpahkan darah orang yang tidak bersalah,
sabar, murah hati, tidak cemburu,             -Hati yang membuat rencana jahat,
tidak megahkan diri, tidak sombong,         -Kaki yang segera lari menuju kejahatan,
tidak melakukan yang tidak sopan,            -Saksi dusta yang menyumbar kebohongan dan,
tidak mencari keuntungan sendiri,             menimbukan pertengkaran saudara,
tidak pemarah, tidak menyimpan               -Keinginan yang tidak berdasar,
kesalahan orang lain, tidak                          b-Kehendak bebas lebih dominan untuk
bersukacita karena ketidak adilan             laksanakan keinginan yang tidak terarah.
tapi kebenaran,                                             c-tidak melaksanakan hukum Taurat dan
                                                                        hukum kasih. dll.

Tambahan
AA-Jangan pernah melakukan perbuatan menghujat Roh Kudus, karena Tuhan tidak akan mengampunimu(Mrk.3:29). 
BB-Setiap manusia telah melakukan perpuatan-perbuatan A dan B.
CC-Namun Yesus bisa mengampuni perbuatan orang berdasarkan penilaianNya, contoh kepada seorang penjahat pada saat itu disalib(Luk.23:43).

Perbuatanmu akan menyertaimu sewaktu anda meninggalkan dunia ini, namun berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan(Why.14:13), jadi dengan perkataan lain selama hidupmu anda selalu melakukan kehendakNya seperti di penjelasan A

Kesimpulan

Selama hidupmu supaya selalu lakukan kehendakNya sehingga waktu anda meninggalkan dunia maka perbuatanmu akan menyertai jiwamu untuk pertanggungan jawab kepada Tuhan.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.

Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Why.14:13
Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: “Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini.” “Sungguh,” kata Roh, “supaya mereka boleh  beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka”.

1Tes.5:23
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, tuhan kita.

Kej.3:5
Tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.

Kej.6:6
Maka menyesallah Tuhan, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hatiNya.

Ams.6:16-19
16-Enam perkara ini yang dibenci Tuhan, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hatiNya;
17-mata sombong, lidah dusta, tangan yang menampahkan darah orang yang tidak bersalah,
18-hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan,
19-seorang saksi dusta yang menyembur-menyenburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.

Mrk.3:29
Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.

Luk.23:43
Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.

Sabtu, 29 April 2017

Mengenai T a u r a t.



Latar belakang

Taurat adalah ajaran ilahi, yang Tuhan berikan kepada manusia melalui perantara1: Musa, para imam, para nabi dan hamba Tuhan. Hal ini berkaitan dengan pengajaran(Yes.1:10). Namun karenanya manusia mengenal apa itu dosa(Rm.3:20).
  
Materi yang di sharing, sesuai topic

Taurat adalah semacam suatu system yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia agar mereka bisa hidup sejahtera, namun banyak orang tidak mengenalnya, sehingga berbuat sesukanya dan yang penting menguntungkan dirinya.

1--Apa itu Tora atau Hukum-Taurat atau Taurat2.
Tora (bahasa Ibrani) atau nomos (bahasa Yunani) atau Taurat adalah ajaran ilahi, yang Tuhan berikan kepada manusia. Lalu para nabi, imam, hamba-Tuhan, dll, yang menyebarkannya sambil menunaikan tugas lainnya.
  
2--Kapan dan untuk apa Tuhan memberikan hukum Taurat?
Tuhan memberikan Taurat kepada manusia, dan yang pertama-tama mengalaminya adalah bangsa Israel. Yaitu sewaktu bangsa Israel, yang telah lama berdiam di Mesir selama 430 tahun, bisa keluar dari Mesir menuju tanah terjanji. Mereka menempuh jalan melalui padang pasir, dibawah pimpinan Musa.
Waktu di Mesir mereka bekerja sebagai budak, yang mempengaruhi budayanya sehingga  merosot, demikian pun jiwa mereka menjadi seperti budak. Hal ini telah berlangsung ratusan tahun.
Dan sewaktu mereka berada di padang pasir dalam kondisi seperti itu, maka Tuhan memberikan hukum Taurat untuk merubah jiwa dan cara hidup mereka sehingga bisa berkelakuan baik dalam bermasyarakat, misalnya bagaimana:
a-Hidup higienis, contoh: kotoran mereka harus ditanam dalam pasir,
b-Hidup berkelompok dibawah seorang pemimpin yang ditunjuk Musa.
c-Memperlakukan makanan yang mereka peroleh dari Tuhan, setiap hari.
d-Mengatasi perkara, perkelahian, dll.
e-Mendengar dan melakukan apa yang diperintahkan Musa.
f-Saling mengasihi, menghormati dan menghargai.
g-Untuk jangan mau memiliki kepunyaan orang lain.
h-Menghargai nyawa orang lain
i-Bersyukur kepada Tuhan, karena Dia yang memberi kehidupan dan membawa keluar
  dari perbudakan.

Dan hingga sekarang ini, hukum Taurat atau 10 Perintah-Allah(Kel.20:1-17) yang telah diberikan melalui Musa untuk bangsa Israel, masih relevan dengan kehidupan masyarakat dimana mereka berada, selain itu, seluruh Negara masih menggunakan hukum tersebut.

3--Hubungan Taurat dengan Kasih.
Setiap rumah tangga mempunyai peraturannya, demikian pun organisasi, perusahaan dan Negara. Peraturannya ada kemiripan tapi tidak semuanya sama. Bila anda menjadi anggota dari salah satunya, maka anda harus mengikuti aturannya. Kalau melanggar maka anda dikenakan hukuman.

Demikian pun ada kemiripan dalam Hukum Taurat. Bila anda menjadi anggota dari “mencari jalan dan melaksanakan kebenaran untuk hidup(Yoh.14:6)” maka syaratnya anda harus mengetahui Hukum Taurat bahkan menjiwainya. Menjiwai hukum itulah yang tidak dilakukan orang.

Hukum adalah sebagai pagar terhadap segala yang tidak benar, sehingga manusia harus mentaati dan melaksanakan apa yang disyaratkan oleh pagar tsb, namun belum tentu mereka bisa menghayati atau menjiwai hukum tersebut, karena ada kalanya keinginan manusia mau melakukan kehendak bebasnya, lalu bisa keluar dari pagar tsb.
Itulah sebabnya bila tidak ada yang melihat atau mengetahui, maka seseorang bisa berbuat seenaknya, a.l.
a--Dari amoral yang tidak tertulis dalam hukum,
b--Bahkan menanam benih jahat dalam hatimu, yang pada suatu saat akan ter-refleksi
dalam tindakanmu.

Namun Yesus mengatakan bahwa hukum yang terutama adalah kasih(Mat.22:37-40), yaitu:
aaa--Kasihi Tuhan, Allahmu dengan segenap jiwamu, hatimu dan segenap akal budimu.
bbb--Dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
ccc--Pada dua hukum k a s i h,  diatas aaa dan bbb,  telah mencakup seluruh hukum Taurat dan penginjilan para nabi serta rasul.

Contoh:
Bila sejak kecil, anda bercita-cita menjadi pramugari sehingga bisa melihat banyak kota, maka anda akan berusaha mewujudkan impian tsb, melalui: belajar, jaga kesehatan, berkelakuan baik penuhi segala persyaratan, dll. Jadi sejak kecil hingga dewasa, anda bertumbuh berdasarkan a.l. motivasimu untuk menjadi pramugari. Semua proses yang anda lalui itu agar terwujud cita-citamu itulah yang disebut menjiwai. Demikian pun dengan Taurat bila anda wujudkan secara  seutuhnya, maka itulah yang disebut bagian dari  k a s i h.

Kesimpulan

Taurat bukan sebagai pagar yang mengelilingi kehidupan anda, seperti yang diketahui banyak orang. Namun dia adalah ajaran ilahi, bila anda menjiwai seutuhnya secara terus menerus, maka itu adalah bagian dari kasih, seperti yang Yesus menjelaskannya.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

1EAMK, Esiklopedi Alkitab Masa Kini, ISBN 978-602-8009-32-4, cet k-10 Jul 2011, hal-451, kolom 2 bagian atas.

Yes.1:10
Dengarlah firman Tuhan, hai pemimpin-pemimpin, manjusia Sodom!. Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat, manusia Gomora.

Rm.3:20
Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

2EAMK, Esiklopedi Alkitab Masa Kini, ISBN 978-602-8009-32-4, cet k-10 Jul 2011, hal-451, kolom 2 bagian teratas.

Kej.20:1-17                Kesepuluh firman (The Ten Commandments)

Yoh.14:6
Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”

Mat.22:37-40
37-Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38-Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39.Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
40- Pada kedua  hukum inilah tergantung selurunh hukum Taurat dan kibab para nabi”