Minggu, 17 Juni 2018

Yang belum mengenal hukum Taurat, bagaimana kelanjutannya?


Latar belakang.



Banyak orang bertanya-tanya, apa sebab masih ada orang yang belum mengenal apa itu hukum Taurat, namun mereka bisa melanjutkan kehidupannya secara tenteram, tanpa hukum tsb, dari dahulu hingga kini?



1--Beberapa butir mengenai Hukum Taurat.

Hingga kini masih ada orang yang belum mengenal apa itu hukum Taurat dan bagaimana proses kehidupan mereka tanpa hukum tsb. Antara lain, orang-orang yang masih di pedalaman yang terisolasi karena belum ada atau terbatasnya berbagai sarana. Namun penghidupan mereka bisa terus berlanjut dengan caranya tertentu lalu bisa tenteram. Tapi bagaimana dengan orang yang tidak/tidak mau mengenal hukum Taurat?



Dari mana manusia mengetahui adanya hukum Taurat.

Sebetulnya, semua orang telah memiliki hukum Tuhan sejak mereka mulai terbentuk dalam kandungan ibunya yang nantinya akan melahirkanmu, karena:

a--Tuhan telah memberikan Hukum Taurat kepada semua, semua orang, sewaktu Dia menciptakan manusia(Kej.2:7), tanpa memandang jenis kelamin, warna kulit, suku, bangsa, jadi tidak ada diskriminasi dalam bentuk apapun, semuanya sama.

b--Dan PemberianNya mulai nyata sewaktu anda mulai tumbuh dalam rahim ibumu, dan ketika ibumu melahirkanmu, maka anda telah siap untuk mempergunakan hukum Taurat tsb.

c--Namun kemampuanmu pada saat itu masih belum bisa, dan tidak bisa apa-apa. Dan melalui orangtuamu yang membersarkanmu. Mereka mulai membimbingmu dan mengarahkan kasih sayangnya kepadamu, dan  perlahan tapi pasti, anda mulai bereaksi dan mengetahui apa yang baik, buruk, larangan, kewajiban, tugas, hak,  kehidupan dan kebenaran, bahkan mulai mengerti ego, iri hati, benci, kekuasaan, berusaha, tapi juga kasih sayang.

d--Melalui hukum Taurat, maka setiap orang mulai mengenal apa itu dosa(Rm.7:7).

e--Hukum Taurat telah tertulis dalam hatimu dan akal budimu(Ibr.8:10), tinggal anda menggunakannya, namun sesuai dengan pengertianmu pada saat itu, tergantung dari pengaruh luar. Dan kesemuanya itu akan terefleksi dari tingkah lakumu sewaktu anda berinteraksi dengan linkunganmu atau dimana anda berada dengan siapa saja dan kapan saja.

f--Namun ada juga orang tidak mengenal “istilah” hukum Taurat tapi tingkah-laku serta perbuatan mereka terlihat didasarkan pada hukum Taurat(Rm.2:14).



2--Penerapan hukum Taurat dalam kehidupanmu.

Penerapan hukum Taurat tergantung dari sejauh mana imanmu kepada Tuhan, karenanya bisa dikelompokkan orang-orang yang:

a--Mengerti, menjiwai, patuh serta melakukannya yang terlihat melalui perbuatannya.

b--Sudah mengerti hukum Taurat tapi tidak mau melakukannya, karena keinginannya serta kehendak bebasnya lebih dominan. Misalnya, melakukan korupsi, melecehkan orang, dll.

c--Belum dengar hukum Taurat sehingga tidak bisa mengenalnya dan akibatnya susah bagi mereka untuk mengerti isinya, karena hidup di pedalaman yang tidak/belum mempunyai berbagai sarana, seperti: telpon, televisi, transportasi, jalanan, dll. 

d--Ada orang/kelompok yang tidak tahu “istilah” hukum Taurat bahkan belum pernah mendengar karena terbatasnya sarana, namun perbuatan mereka sehari-hari terhadap sesama manusia selalu berdasarkan isi hatinya selain itu sesuai dengan ajaran orangtuanya yang mendidiknya sejak kecil dan juga sesuai dengan hukum Tuhan yang tertulis dalam hati dan akal budi setiap orang.



3--Orang yang belum mengenal hukum Taurat, bagaimana kelanjutannya (sesuai topic)

Pengertian dari menghayati atau menjiwai ajaran serta perintahNya Tuhan itulah yang bisa dikatakan iman, namun itu harus di lanjuti dengan perbuatannya yang sejalan dengan ajaran tersebut, sehingga pengertian imanmu akan menjadi sempurna(Yak.2:22), Demikian pun dengan ajaran lain.  



Pertanyaan, apakah seseorang/kelompok yang hidup terisolasi dari: budaya luar, sarana teknologi, ilmu pengetahuan modern, dll, bisa berbuat seperti yang tertulis dalam hukum Taurat?.

Jawabannya:  b i s a, karena ada alasan bahwa: pengertian dari tua-tua adat suatu suku itu, yaitu tetap melakukan dan melanjutkan isi dari hukum Taurat, sehingga merupakan kebiasaan yang tertanam dalam hukum-adat berupa yang tidak-tertulis tapi ada di dalam budayanya suku tsb.



Pertanyaan berikut: apakah mereka mengenal hukum Taurat serta isinya?

Jawabannya: bisa saja mereka tidak mengenal istilah hukum Taurat, tapi mereka bisa hidup seperti isinya atau seperti apa yang tercakup dalam hukum Taurat. Jadi perbuatan sehari-harinya mereka atau kehidupannya jelas sekali berdasarkan hukum Taurat(Rm.2:14).



Semuanya itu bisa terjadi, karena hukum tersebut telah tertulis dalam hati(lihat butir-1e, diatas) dan dalam akal budi setiap orang(Rm.2:13-16)



Jadi kelanjutannya mereka pun akan di selamatkan, seperti contoh dibawah ini: 


Seorang anak laki-laki berumur sekitar 10 tahun, mengajukan pertanyaan sambil menangis sehingga tidak dimengerti oleh Paus yang hadir di suatu pertemuan. Paus memanggilnya dan  dan meminta anak tsb untuk berbisik di telinganya.

Bisikan sambil menanggis sbb:

Ayahku atheist dan telah meninggal, namun di masa hidupnya dia mengantar kami (bersama tiga adiknya dan ibunya) ke gereja dan menyuruh untuk di baptis, dan dia sangat baik. Apakah dia sekarang di surga?

Dan atas izin anak tsb, Paus bisa menjawab secara terbuka, sbb: Tuhan mengetahui hati seseorang. Bila ayahmu berbuat demikian dan baik, masa Tuhan akan menjauhkan dia dari padaNya, pasti tidak.



Kesimpulan

Hukum Tuhan telah tertulis dalam hati dan akalbudi setiap orang. Soal nama atau istilah bukan masalah. Namun yang penting lakukan isi dari hukum Tuhan untuk sesama manusia, seperti penjelasan diatas, butir 1,2,3.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :



Kej.2:7

Ketika itulah Tuhan Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan mengehmbuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.



Rm.7:7

Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali  tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: “Jangan mengingini!”



Ibr.8:10

“Maka inilah perjanjian yang Ku adakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu,” demikianlah firman Tuhan.”Aku akan menaruh hukumKu dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umatKu”



Rm.2:14

Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.



Yak.2:22

Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.



Rm2:13-16

13-Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan.

14- …..lihat di atas…..

15-Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.

16-Hal itu akan Nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.


Minggu, 10 Juni 2018

Keteguhan hatimu berbuat positif pasti akan berhasil.


Latar belakang



Karena kegigihan Paulus untuk memberitakan kebenarannya injil dimana saja, maka walaupun ada peringatan bahwa bisa terjadi berbagai rintangan terhadap fisiknya, dia tetap melakukannya.



Materi yang di sharing, sesuai topic



Keteguhan hati inilah yang dipunyai oleh rasul Paulus, sehingga walaupun mulai ada peringatan agar jangan ke Yerusalem namun dia tetap lakukan keinginannya(Kis.21:4). Bahkan untuk matipun dia bersedia, asalkan itu untuk nama Tuhan Yesus(Kis.21:13). Dan peringatan kepada Paulus yang dikemukakan oleh para temannya ternyata terjadi.

  

1--Kegigihan Paulus di uji

Paulus mulai menghadapi masalah dari sesama Yahudi Kristen di Yeruselem, dan dia mengalami berbagai cobaan, sbb:



Orang Yahudi di Yerusalem mendengar perbuatan Paulus dan minta penjelasannya, a.l.:  

a--Kenapa Paulus mengajarkan orang Yahudi di luar Israel supaya melepaskan hukum Musa(Kis.21:21), a.l. jangan lagi menyunatkan anak-anaknya. Mereka meminta supaya Paulus menyatakan bahwa perbuatannya itu tidak benar melalui proses adat Yahudi, tapi dia tidak mau. 

b--Hal ini tidak menyenangkan bagi orang Yahudi terutama yang datang dari Asia(Kis.21:27), mereka menghasut masyarakat Yahudi disekitar Bait Suci untuk menangkap Paulus, karena beranggapan, bahwa; bila di luar negeri Paulus menentang bangsa Yahudi dan juga Hukum Taurat(Kis.21:28). Selain itu mereka tidak senang Paulus membawa orang asing atau Yunani ke dalam Bait Suci,  itu menajiskannya? (karena hanya bangsa Yahudi yang bisa masuk ke Bait Allah)



2-Paulus ditangkap, dan mengalami cobaan yang lain.

Kota Yerusalem gempar, karena hasutan orang orang Yahudi dari daerah lainnya, lalu Paulus mengalami lagi cobaan, sbb:



a--Mereka menangkapnya dan menyeret dia keluar dari Bait Allah dan berencana membunuhnya(Kis.21:31), jadi mereka mulai memukulnya namun berhenti setelah melihat kepala pasukan Roma datang lalu merantainya dan dibawanya ke markas. Dan orang Yahudi masih berteraik-teriak, enyahkan dia.



b--Walaupun kerumunan orang Yahudi makin panas, Paulus mohon diberi kesempatan untuk berbicara kepada mereka. Perwira Roma perbolehkan, dan Paulus menceritakan dari awal bagaimana dia mengenal Yesus untuk mengabarkan injil, dan bagaimana Yesus menyuruhnya lekas tinggalkan Yerusalem karena orang Yahudi tidak akan menerima kesaksianmu tentang Aku(Kis.22:17-18), sewaktu dia belum di tangkap di Bait Allah. Dan Yesus juga masih berkata; pergilah, sebab Aku akan mengutus engkau jauh dari sini kepada bangsa-bangsa lain(Kis.22:21).

Tapi sewaktu Paulus menjelaskan penglihatannya kepada kerumunan orang Yahudi, mereka berteriak, katanya; dia tidak layak hidup(Kis.22:22).



c--Tentara Romawi memasukan Paulus dalam penjara dan akan menyiksa dia. Tetapi mereka mundur setelah Paulus mengatakan bahwa dia juga bangsa Romawi(Kis.22:26).



d--Kepala pasukan tentara Romawi, ingin mengetahui sebenarnya apa masalahnya. Sehingga dia dihadapkan kepada Mahkamah Agama Yahudi. Paulus mengatakan dia tetap berhati nurani murni di hadapan Allah. Namun Imam Besar Ananias menyuruh orang menamparnya, dan Paulus menjawab padanya, Allah akan menampar engkau.

Lalu Paulus mengetakan bahwa dia adalah penganut paham Farisi yang mengakui adanya kebangkitan orang mati. Setelah berkata demikian maka terjadi keributan dalam kerumunan Yahudi, karena kaum Saduki tidak mengakui pernyataan Paulus tsb(Kis.23:8). Tapi kaum Farisi mendukung Paulus. Karenanya timbul keributan sehingga kepala pasukan takut mereka akan menganiaya Paulus, maka dia di amankan.



e--Komplotan Yahudi untuk membunuh Paulus

Berkali-kali ada usaha dari kelompok Yahudi untuk membunuh Paulus dengan berbagai cara(Kis.23:12),  dan perencanaan dalam penghadangan, tapi semuanya itu tidak terjadi karena diketahui lebih awal oleh perwiran keamanan Romawi.



3--Keteguhan hati Paulus.

Walaupun Paulus menolak permintaan sesama Yahudi, untuk bertobat secara adat Yahudi bahwa  menurut mereka, “perbuatannya tidak benar”, tapi Paulus tetap pada pendirian.

Demikian pun waktu dia disiksa hingga kedatangan kepala keamanan Roma yang memasukkannya dalam penjara, namun dia tetap tidak berubah pendirian.



Sehingga karena keteguhan hati ini, bisa lebih banyak orang Yahudi mengerti kebenaran Alkitab a.l. mengenai sunat. Bahkan melalui penglihatannya dia disuruh ke Roma untuk bersaksi mengenai Yesus, dan semuanya itu terjadi.



4--Pertanyaan

Sudahkah anda usahakanlah agar mempunyai keteguhan hati seperti Paulus, dalam melakukan rencanamu, hingga bisa terwujud, karena anda akan ditunjukkan jalannya(1Kor12:31).



Kesimpulan

Konsisten pada keteguhan hatimu hingga rencanamu terwujud, walaupun anda menghadap berbagai rintangan hidup, sepereti penjelasan diatas. Karena anda akan ditunjukkan jalannya.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung



R e f e r e n s i  :



Kis.21:4

Di situ kami mengunjungi murid-murid dan tinggal di situ tujuh hari lamanya. Oleh bisikan Roh murid-murid itu menasehati Paulus, supaya ia jangan pergi ke Yerusalem.



Kis.21:13

Tetapi Paulus menjawab: “Mengapa kamu menangis dan dengan jalan demikian mau menghancurkan hatiku?. Sebab aku ini rela bukan saja untuk diikat, tetapi juga untuk mati di Yerusalem oleh karena nama Tuhan Yesus.



Kis,21:21

Tetapi mereka mendengar tentang engkau, bahwa engkau mengajar semua orang Yahudi yang tinggal di antara bangsa-bangsa lain untuk melepaskan hukum Musa, sebab engkau mengatakan, supaya mereka jangan menyunatkan anak-anaknya dan jangan hidup menurut hukum Taurat.



Kis.21:27

Ketika masa tujuh hari itu sudah hampir berakhir, orang-orang Yahudi yang datang dari Asia, melihat Paulus di dalam Bait Allah, lalu mereka menghasut rakyat dan menangkap dia.



Kis.21:28

Sambil berteraik: “Hai orang-orang Israel, tolong! Inilah orang yang di mana-mana mengajar semua orang untuk menentang bangsa kita dan menentang hukum Taurat dan tempat ini! Dan sekarang ia membawa orang-orang Yunani pula ke dalam Bait Allah dan menajiskan tempat suci ini!



Kis.21:31

Sementara mereka merencanakan untuk membunuh dia, sampailah kabar kepada kepala pasukan, bahwa seluruh Yerusalem gempar.



Kis.22:17-18

17-Sesudah aku kembali di Yerusalem dan ketika aku sedang berdoa idi dalam Bait Allah, rohku diliputi oleh kuasa ilahi.

18-Aku melihat Dia, yang berkata kepadaku: Lekaslah, segeralah tinggalkan Yerusalem, sebab mereka tidak akan menerima kesaksianmu tentang Aku.



Kis.22:21

Tetapi kata Tuhan kepadaku: Pergilah, sebab Aku akan mengutus engkau jauh dari sini kepada gangsa-bangsa lain.



Kis.22:22

Rakyat mendengarkan Paulus sampai kepada perkataan itu; tetapi sesudah itu, mereka mulai berteriak, katanya: “Enyahkan oaring ini dari muka bumi! Ia tidak layak hidup!”



Kis.22:26

Mendengar perkataan itu perswira itu melaporkannya kepada kepala pasukan, katanya: “Apakah yang hendak engkau perbuat? Orang itu warga Negara Rum.



Kis.23:8

Sebab orang-orang Saduki mengatakan bahwa tidak ada kebangkitan dan tidak ada malaikat atau roh, tetapi orang-orang Farisi mengaku kedua-duanya.



Kis.23:12

Dan setelah hari siang orang-orang Yahudi mengadakan komplotan dan bersumpah dengan mengutuk diri, bahwa mereka tidak akan makan atau minum, sebelum mereka membunuh Paulus.



1Kor.12:31

Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi.



2Kamus Alkitab (A Dictionary of the Bible oleh: W.R.F.Browning), Cet ke-5 tahun 2010, ISBN978-979-687-393-7, hal424 kol-2 alinea ke empat dan hal425 kol-1 alinea ke satu.


Sabtu, 02 Juni 2018

Apa pengertian sunat


Latar belakang



Sunat sebagai suatu tanda perjanjian antara Allah dan Musa. Karena di dalam daging manusia perjanjian Allah itu menjadi perjanjian yang kekal(Kej.17:13). Apakah benar demikian?



Materi yang di sharing, sesuai topic



Pengertian sunat sangat luas, bisa bersifat sebagai:

Penghilangan kulit ujung penis laki-laki dengan cara memotongnya. Dan sebagai tanda rohani bagi bangsa Israel, misalnya sunat itu disamakan dengan perjanjian yang dibuat oleh Allah dengan Abraham serta keturunannya(Kej.17:7), juga merupakan suatu pendapat bahwa ada gerakan yang penuh kasih karunia dari Allah untuk manusia. Namun karena Israel sering melawan Tuhan(Bil.14:34), maka perjanjian sunat ditunda dan tidak diberlakukan.

Selain itu, juga merupakan ciri bagi kebangsaan Israel.



1--Pengertiannya sunat menurut:

A--Kamus Alkitab1       

A-a-Versi Perjanjian Lama, yaitu;

Secara khusus dihubungan dengan perjanjian antara Allah dengan Abraham(Kej.17:1-27), bahwa  seorang anak laki-laki keturunan Yahudi harus disunat(Kej.17:10).

A-b-Versi Perjanjian Baru, yaitu;  

Orang Yahudi Kristen menginginkan supaya orang asing dan yang sebagai penyembah berhala harus bertobat terlebih dahulu untuk menjadi  anggota perjanjian Abraham, yaitu dengan cara disunat.

Paulus tidak setuju dengan pendapat tsb, yang berarti kesetiaan seseoang kepada Kristus digantikan dengan suatu system alternative yaitu Taurat yang mencakup sunat sebagai dasarnya2.



B--Ensiklopedi Alkitab Masa Kini3.

B-a-Versi Perjanjian Lama, yaitu:

Hubungan antara sunat dengan ketaatan ditekankan sepanjang Alkitab, yaitu penyerahan diri kepada Allah, tetapi bukan hanya itu intinya. Karena sunat juga menghimbau setiap orang untuk hidup dalam ketaatan antara sesama manusia, sesuai perjanjian tsb.

Tapi kaum Israel tidak menanggapinya.

B-b-Versi Perjanjian Baru, yaitu:

Secara tegas dijelaskan bahwa tanpa ketaatan, maka sunat adalah tidak ada arti sama sekali(Rm.2:25).

Karena itu, yang disunat adalah hatimu(Rm.2:29) yaitu secara rohani, dan bukan arti harafiah seperti di Perjanjian Lama.



2--Jangan terkecoh karena menuntut ketaatan.

Sesuai acuan butir-1 diatas, maka kenyataan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, bahwa banyak orang bertingkah laku seperti telah mentaati perjanjian antara Tuhan dengan Abraham serta keturunannya, yaitu melakukan penyunatan. Yang berarti taat kepada perintah termasuk ajaranNya Tuhan. Jadi mereka bisa merasa bangga/akan bermegah secara rohani.



Namun kenyataannya banyak orang tidak hidup demikian, dan ini yang tersirat dalam tingkah laku manusia sekarang ini, misalnya yang sangat kurang: akan saling pengertian, saling menghormati, bahkan tidak masalah untuk membunuh orang yang tidak mereka kenal dan yang tidak mempunyai suatu hubungan apapun dengan mereka. Mereka (para guru palsu) menekankan, bahwa; ketaatan kepada Tuhan namun tidak menyayangi nyawa sesama manusia yang Tuhan ciptakan..



Jadi jangan mau turuti ajaran para guru palosu, karena kalau diperhatikan kebiasaan mereka, tingkah lakunya berbeda dengan ajarannya, yaitu mengajar orang menjadi atau sebagai bom bunuh diri, yang berarti anda harus meledakkan bom yang berada pada dirimu sendiri hingga mati dan juga banyak orang tidak bersalah denganmu juga akan mati. Tapi para guru palsu itu tidak mau melakukannya atau tidak mau mati, mereka biarkan anda mati. Karenanya coba pikirkan, apakah itu masuk akal?.



3-Pendapat Paulus mengenai sunat.

Pemeluk agama Yahudi atau sebagian besar orang Yahudi Kristen pada waktu itu (dan mungkin hingga kini?) mengharuskan bahwa, setiap orang berhala dan orang asing atau yang bukan Yahudi yang mau menjadi orang Kristen harus di sunat terlebih dahulu. Pengharusan ini ditolak oleh Paulus.

Pendapat Paulus mengenai peryaratan orang Yahudi, sbb:

a--Orang Yahudi hanya mau mempertahankan bahwa Tuhannya Abraham, Isak, Yakub adalah kepunyaan orang Yahudi.

b--Orang Yahudi berpendapat bahwa ada perjanjian antara Tuhan dengan Abraham serta keturunannya (lihat penjelasan diatas), yang tersirat a.l.:

b-a-Secara lahiriah pada fisik seseorang adalah sunat. Sudah tidak benar karena Orang Yahudi selalu memberontak melawan Tuhan.

b-b-Ketaatan penuh pada Tuhan, yang tidak bisa dipenuhi orang Yahudi.

c--Orang Yahudi menginginkan tambahan satu syarat lagi, yaitu sunat sebagai dasar untuk orang asing atau orang yang ingin menjadi Kristen.



Persyaratan inilah yang ditolak oleh Paulus, karena orang Yahudi tidak menerima Yesus, dan selalu melawan Tuhan, bahkan menguji Tuhan. Karenanya kalau sunat mau dipertahankan, maka sunatlah hatimu



Sunat hati berart, hilangkann keburukan hatimu berupa: ego, tinggi hati, dengki, sombong, solah-olah suci, sombong rohani, ekstrim karena merasa benar, melakukan kekerasan atas nama Tuhan, dll.



Dan dari butir-butir  “sunat hati” inilah yang dipakai oleh para guru palsu untuk memotivasi a.l. orang-orang lugu, anak-anak, pribadi yang ngambang, dendam pribadi, dll, untuk berbuat tindakan ekstrim, misalnya bom bunuh diri, dll.



Kesimpulan

Sunat lahiriah tidak punya arti sama sekali, karena sebagai manusia tidak bisa mentaati perintah Tuhan. Manusia hanya mau melakukan sesuai keinginannya dan kehendak bebasnya. Oleh karenanya sunatllah hatimu, yaitu tanggalkan segala keburukan hatimu, dan lakukanlah itu.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung



R e f e r e n s i  :



Kej.17:13

Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjianKu itu menjadi perjanjian yang kekal.



Kej.17:7

Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dengan engkau serta keturunanmu turun temurun menjadi perjanjian yang kekel, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu.



Bil.14:34

Sesuai dengan jumlah hari yang kami mengintai negeri itu,  yakini empat puluh hari, satu hari dihitung satu tahun, jadi empauh puluh tahun lamanya kamu harus menanggung akibat kesalahanmu, supaya kamu tahu rasanya, jika Aku berbalik dari padamu.



1Kamus Alkitab (A Dictionary of the Bible oleh: W.R.F.Browning), Cet ke-5 tahun 2010, ISBN978-979-687-393-7, hal424 kol-2.



Kej.17:1-27                Sunat sebagai tanda perjanjian Allah dengan Abraham.



Kej.17:10

Inilah perjanjianKu, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keterunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat.



2Kamus Alkitab (A Dictionary of the Bible oleh: W.R.F.Browning), Cet ke-5 tahun 2010, ISBN978-979-687-393-7, hal424 kol-2 alinea ke empat dan hal425 kol-1 alinea ke satu.



3Ensiklopedi Alkitab Masa Kini (The New Bible Dictionary), cet ke-10 July-2011,

ISBN-978-602-8009-34-8, Hal426-kol-2 dan hal 427-kol-1



Rm.2:25

Sunat memang ada gunanya, jika engkau mentaati hukum Taurat; tetapi jika engkau melanggar hukum Taurat, maka sunatmu tidak ada lagi gunanya.



Rm.2:29

Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.

Sabtu, 26 Mei 2018

Kenapa orang beribadah.


Latar belakang



Beribadah bukan suatu kebiasaan yang menghadirkan dirimu secara lahiriah sehingga memungkiri kekuatannya(2Tim.3:5), namun ibadah yang murni adalah mengunjungi para yatim piatu dan yang menderita, sambil menjaga dirimu tidak dicemarkan oleh dunia(Yak.1:27).



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Apa itu Ibadah, adalah:



a--Menurut EAMK1.

Sesuai Perjanjuan Lama dan Baru, artinya adalah pelayanan, dengan mengungkapkan rasa takut namun penuh hormat, kekaguman dan ketakjuban yang penuh puja, kepada Allah yang hidup(Ibr.9:14).

b--Menurut Kamus Alkitab2.

Hormat kepada Allah(Kel.20:1-6) yang dinyatakan dalam gerak isyarat dan perkataan tepat, pantas, tetapi juga dituntut dari/oleh para nabi dalam perbuatannya dan hidupnya.

c-- Menurut EAMK, Ibadat3 adalah avoda (Ibrani) atau latreia (Yunani) yang sebenarnya suatu pelayanan yang dipersembahkan kepada Allah tidak hanya dalam arti ibadat di Bait Suci atau gereja, tapi juga dalam arti pelayanan kepada sesama(Mat.5:23-24, Yak.1:27) manusia



Atau secara sederhana dari penjelasan diatas, ibadah merupakan pelayanan termasuk pekerjaan rohani yang dilakukan secara suka-cita, benar, hormat, kagum, untuk Tuhan yang hidup, dimana saja a.l. gereja, ruko, perumahan, rumah sakit, dll, dan juga melayani sesama manusia. Karena melayani orang lain adalah satu syarat dalam hukum kasih(Mat.22:39).



Pelayanan tsb bisa merupakan, adanya tata-cara yang mencakup, nanyian, puji-pujian, kesaksian, kesembuhan, kothbah, beritakan kabar baik, dll. Yang tujuannya supaya adanya perolehan dan peningkatan iman untuk para jemaat, bahkan Roh Kudus bisa mengkhususkan orang tertentu untuk melakukan suatu tugas(Kis.13:2), misalnya Paulus.



2--Persiapan dan proses selama ibadah.

Untuk beribadah kepada Tuhan yang hidup(Ibr.9:14), anda harus sadar bahwa hatimu serta pikiranmu harus bersih, menaruh hormat dan segan(Mzm.2:11) misalnya tidak simpan; iri-hati, dengki, ego dan dendam terhadap orang lain. Bahkan anda harus menyelesaikan serta maafkan orang tersebut, sehingga hatimu bersih yang siap untuk menghadap kepada Tuhan yang hidup.



Selama ibadah berlangsung, maka jagalah kepribadianmu, jangan menganggap sebagai peserta atau pengurusnya, sehingga bisa berbuat semaumu dan memanfaatkan untuk kepentingan duniawimu, misalnya mengambil satu-satunya barang berharganya mereka.



Karena beribadah yang sejati(Rm.12:1) adalah jiwa, hati dan pikiran dalam keadaan yang bersih. Dan juga kudus dan yang berkenan kepada Allah.



3--Gunanya beribadah



Akan ada dampak kekuatan dalam melayani pekerjaanNya, misalnya kebaktian di gereja maka para jemaatnya bisa memperoleh dan/atau peningkatan imannya, namun bisa juga melayani diluar gereja antara lain untuk sasama manusia, misalnya membawa:

a-Beritakan kabar baik selama ber-avangeliasasi.

b-Yakinkan ada harapan hidup

c-Menguatkan semangat hidup

d-Menguatkan dan meningkatkan iman

f-Untuk sharing firman yang saling memberi dukungan.

g-Dan memberi perhatian kepada yang menderita

h-Dan peduli pada mereka,



Sewaktu mengunjungi dan bertemu dan berbicara dengan; para tahanan yang merasa kesepihan dipenjara, para yatim piatu, orang yang mengalami segala  jenis penderitaan, orang sakit di rumah perawatan, sehingga mereka merasakan masih ada orang yang memperhatikan mereka bahkan berusaha membawa pada kebenaran.



Namun jangan anda merasa dirimu hebat karena telah berbuat demikian sewaktu mengunjungi mereka, tapi jaga dirimu agar tidak tercemar atau mencari keuntungan duniawi(Yak.1:27).



Kesimpulan.

Beribadalah adalah melayani pekerjaan Tuhan yang hidup di dalam gereja maupun dimana saja untuk mendekatkan dan menumbuhkan iman manusia kepadaNya. Sewaktu mau beribadah hatimu, jiwamu supaya bersih, hormat dan segan padaNya, karena Dialah penciptamu dan segalanya.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung



R e f e r e n s i  :



1EAMK, Endiklopedi Alkitab Masa Kini (judul asli: The New Bible Dictionary), ISBN-978-602-8009-32-4, cetakan ke-11, April 2011, Hal-409 colom ke-1, alinea ke-1



2Kamus Alkitab (a Dictionary of the Bible)

Cetakan ke-5, thn-2010, ISBN-978-979-687-393-7, hal-145, alinea ke-1



3EAMK, Endiklopedi Alkitab Masa Kini (judul asli: The New Bible Dictionary), ISBN-978-602-8009-32-4, cetakan ke-11, April 2011, Hal-409 colom ke-2, alinea ke-2



2Tim.3:5

Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada kakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu.



Yak.1:27

Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan.



Ibr.9:14

Betapa lebihnya dari Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diriNya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.



Kel.20:1-6           Hubungan manusia dengan Allah ( bagian dari Sepuluh Perintah Allah)


Mat.5:23-24

23-Sebab itu, ketika engkau mempersembahkan persembahanmyu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,

24-tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.



Mat.22:39

Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendir.



Kis.13:2

Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagiKu untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.”



Mzm.2:11

Beribadalah kepada Tuhan dengan takut dan ciumlah kakiNya dengan gemetar.



Rm.12:1

Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasehatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai ibadahmu yang sejati.


Sabtu, 19 Mei 2018

Waspadai ajaran guru palsu.


Latar belakang



Banyak orang kehilangan toleransi, bahkan terlalu yakin akan ajaran yang diperoleh dari guru palsu, sehingga semuanya itu, bisa mengerosi ajaran kasihnya yang mereka terima sejak masa kecilnya, dari ibunya(Ams.1:8). Bila penguasaan dari ajaran baru itu berkelanjutan sehingga pikirannya terkuasai(Kej.3:5), maka mereka bisa melakukan perbuatan apa saja, sesuai ajaran itu..



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Apa kelebihan ajaran sesat yang disebarkan oleh guru palsu itu, sehingga mereka sangat yakin?

Kenapa ada orang yang sangat sulit bertoleransi dalam keyakinan agamanya atau ajaran lainnya, hingga menjadi sombong rohani atau ekstrim yang fanatic, dll. Karena merasa bahwa mereka telah mengetahui “ajaran Tuhan yang sebenarnya” menurut penjelasan dari para guru palsunya. Sehingga mereka berpendapat harus membela Tuhan serta ajaranNya secara fanatic yang tidak rasional? Sebagai contoh, ada kelompok yang bertindak, sbb:

a--kasar secara fisik, karena kefanatikannya berkata boleh berbuat demikian, misalnya para ISIS.

b--halus, berupa bujukan, yaitu melanggar peraturan untuk memperolah imbalan kehormatan, kekuasaan, kenikmatan, dll(Kej.3:5). Inilah yang diperbuat oleh Adam dan Hawa.



Sehingga mereka menganggap bahwa siapa yang tidak sealiran dengan keyakinannya dan tidak patuh pada ajaran yang diperoleh dari guru palsunya, berarti musuh, untuk itu mereka harus di singkirkan atau dibunuh.



Namun timbul pertanyaan, apakah ada penghargaan dalam keyakinan ajarannya tersebut, untuk mereka yang melakukan hal ekstrim? Sehingga mereka rela dan mau melakukan hal yang sadis, misalnya membunuh orang lain, dengan cara meledakkan bom yang terpasang pada diri mereka?, jadi membunuh sambil bunuh diri.

  

2--Apakah ajaran para guru palsu baik?

Semua ajaran buatan manusia yang menekankan moral dan etika bisa berubah, karena ajaran itu dibuat berlandaskan kondisi orang tersebut, yang bisa bersifat: ego, balas dendam, iri hati, kebencian, mencari kehormatan, motivasi tertentu, dll.

Namun ada juga orang yang membuat ajaran menurut kebenarannya yang dilandasi oleh pengalamannya dan pengetahuannya dan ilmunya yang dipunyai. Namun mereka lupa bahwa pikirannya terbatas. Sehingga kebenarannya sangat relative dan terbatas, apa lagi kalau ditambahkan dengan kondisi pribadi. Karenanya berhati-hatilah dengan ajaran orang, apa lagi ajaran para guru palsu, pasti untuk menjerumusmu.



Sehingga bagaimana mau dikatakan bahwa ajaran guru palsu baik. Abaikanlah ajaran dari para guru palsu itu, karena mereka hanya menyusahkan selama: kehidupanmu, keluargamu, masa depan anakmu, serta lingkunganmu.



3--Ajaran lebih baik dari kepunyaan guru palsu?

Sebetulnya anda sudah mengenal ajaran yang baik, namun akal budimu telah diselubungi selaput(2Kor.3:14) sehingga menjadi tumpul karena ajaran dari para guru palsu tsb.



Sebetulnya, karena akal-budimu telah diselubungi selaput(2Kor.3:14) sehingga menjadi tumpul karena ajaran dari para guru palsu tsb, sehingga susah untuk mengenal kembali ajaran yang baik yang pernah anda alami itu. namun anda harus berusaha untuk merebutnya kembali ajaran yang baik itu, berupa: ajaran dari Tuhan. 



Lalu, apa dasar dari ajaran Tuhan yang sebenarnya, yang telah Dia berikan untuk kehidupan manusia?

Sebetulnya Tuhan telah memberikannya, bahkan para budak (yaitu kaum Israel sebagai budak keluar dari Mesir) pun bisa mengertinya walaupun mereka berkali-kali berpura-pura tidak tahu, sehingga mau membelokkan pelaksanaan hukum tersebut(Mat.23:23), dengan maksud agar bisa peroleh keuntungannya(Mat.23:23). Hukum tersebut adalah:

Sepuluh Perintah Allah(Kel.20:1-17), yang Dia berikan melalui Musa.

Hukum Kasih, yaitu:

a--Hukum yang pertama dan yang terutama.

b--Kasihilah, Allahmu, dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi

c--Kasihilah orang lain seperti mengasihi dirimu sendiri.



Bila anda mengimani ajaranNya Tuhan maka anda akan hidup layak, dan merasa damai antara sesam orang dimana pun anda berada.



4--Apa sebab adanya guru palsu?

Kenapa seseorang bisa menjadi guru palsu(1Tim.2b-10), karena a.l. berkepala batu dan tidak mau merendahkan diri untuk menerima nasehat orang lain, berlaku sebagai orang pinter tapi sebenarnya pendapatnya tidak berguna dan tidak ada isinya. Malas berbuat tapi ingin mendapat sesuatu/barang secepatnya tanpa bekerja dan iri hati melihat orang lain bisa berhasil.

Dia suka mencari masalah dan bersilat lidah seolah-olah pinter, namun bisa menyebabkan orang lain dengki, cidera, timbul fitnah, curiga, dll(1Tim.6:4).



Sehingga dengan berbagai dalih, orang lain bisa terhasut, untuk merusak/merebut barang orang untuknya. Bahkan memakai berbagai ajaran bahkan agama yang telah dimodifikasi agar orang lain mau mengikuti kehendaknya. Guru palsu bisa berkualitas rendah hingga tertinggi dan berada dimana-mana.



Namun anda dapat mengenal para guru palsu dengan mencermati ajarannya yang cukup menarik hati untuk mereka yang kurang meneliti isinya, karena kenyataannya ajaranya tsb tidak bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari(Mat.7:16), malahan akan terjadi perlawanan dengan hati-nuranimu sendiri dan dari masyarakat. Jadi bila anda lakukan maka anda yang menjadi korban di lain pihak guru palsu tsb menikmati hasilnya.



5--Pilih ajaran yang menyenangkan sesama manusia.

Dengan penjelasan diatas, maka sebaiknya carilah penghidupan yang menyenangkan untuk dirimu sendiri, keluargamu dan lingkunganmu, sehingga kemana anda berada, selalu ada keharmonisan. Dan semuanya itu dimulai dari diri sendiri dan lebih baik setiap orang, dan dasarnya adalah jiwai kasih, seperti dijelaskan di butir-3 diatas, dan aplikasikan itu dalam kehidupanmu.



Kesimpulan

Waspadailah terhadap para guru palsu, mereka berusaha menjeratmu untuk memanfaatkan anda agar kepentingannya berhasil, dan anda yang menjadi korban. Karenanya hiduplah layak seperti di butir-3.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung



R e f e r e n s i  :



Ams.1:8

Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu.



Kej.3:5

Tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.



2Kor.3:14

Tetapi piliran mereka telah menjadi tumpul. Sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.



Mat.23:23

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.



Kel.20:1-17                 Kesepuluh firman  (The Ten Comandments)       



1Tim.6:2b-10             Mengenai penyakit bersilat kata dan mengenai cinta uang.



1Tim.6:4

Ia adalah seorang yang berlagak tahu padahal tidak tahu apa-apa. Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata yang menyebabkan dengki, cidera, fitnah, curiga.



Mat.7:16

Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri, atau buah ara dari rumput duri?


Sabtu, 12 Mei 2018

Biasakanlah berbuat positif.


Latar belakang



Membiasakan diri dan secara berkesinambungan melakukan hal yang positif(baik), maka akan berdampak menyenangkan dalam kehidupanmu serta lingkunganmu.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Membiasakan yang baik

Sejak kapan anda mulai mengalami suatu kebiasaan baik?

a--Sebetulnya anda mulai mengalami suatu kebiasaan baik sejak anda masih janin, karena ibumu menghendaki yang terbaik untukmu, sehingga dia mempersiapkan dirinya dan berbuat sebaik mungkin untuk membesarkan janinnya yang menunggu 9 bulan untuk melahirkanmu. Lalu sebagai bayi, ibumu serta para keluargamu turut membesarkanmu dengan cara kebiasaan yang baik, dst. Namun, walaupun anda mengalaminya tapi kemungkinan besar tidak menyadarinya, bahkan ada yang sampai dewasa tidak menyadarinya dan mengetahuinya.

b--Semua orangtua mengajar kebiasaan yang baik untuk anaknya agar masa depannya

cerah.

c--Dan semua kebiasaan baik yang diajarkan oleh ibumu serta keluargamu akan tertanam dan berakar dalam; hatimu dan akal-budimu dan jiwamu.

d--Karenanya semua orang terbiasa berbuat yang baik dan juga membiasakan dirinya, kebiasaan ini tercermin dari; gerakan refleksinya, tingkah-lakunya, perkataannya, perbuatannya. Kecuali mengalami hal yang tertentu.



Namun, kebiasaan baik yang telah anda peroleh, harus dipupuk, harus bisa dipertahankan, karena akan banyak sekali terjadi usaha penggrogotan dalam dalam pikiranmu, misalnya; terpengaruh-keburukan, mengalami gangguan/ godaan/ dll, yang semuanya ini menjadikanmu; tidak patuh, keras kepala, malas, pemarah, susah kendalikan diri, iri-hati, benci, balas dendam, dll. Tujuan dari penggerogotan ini adalah supaya Anda tidak melakukan ajaran Tuhan serta meninggalkan Dia.

   

2--Membangun kembali kebiasaan yang baik.

Kebiasaan yang baik dari setiap orang bisa ter-erosi seperti penjelasan di atas, sehingga untuk bisa memperoleh kembali kebiasaan yang baik tsb, maka anda harus mempunyai tekad dan usaha untuk mendapatkannya, yaitu melalui:



A –Harus mempunyai tujuanmu.

a-Tujuan yang sederhana, adalah; keinginan untuk berbuat baik agar kehidupan lebih menyenangkan.

b-Jaga kesehatanmu, misalnya berhenti; minum alcohol hingga mabuk, minum soda yang manis berupa coca cola, begadang, dll.

c-Mempunyai suatu tujuan jangka pandang, yaitu kepastian hidup yang berlandaskan pada “bermoral yang baik secara  berkesinambungan selama kehidupanmu”. Misalnya; hidup berdasarkan kasih(Mat.22:37-40, 1Kor.13:4-8)



B--Kemauanmu

a-Anda secara sadar dan konsisten, melakukan sesuatu yang berlawanan dengan kebiasaan burukmu, namun anda berusaha untuk hidup lebih baik, misalnya: tinggalkan hidup boros untuk hidup sederhana, membantu orang yang lemah ekonomi.

b-Melawan kebiasaanmu buruk, karena sadar dan yakin, harus berhenti dan keluar dari pergaulanmu dan lingkunganmu yang bertindak negatif, misalnya: tidak mempunyai pegangan hidup, ikut arus, memperkeruh masalah untuk mencari keuntungan, dll.   



c-Jadi secara sadar berbuat baik, yaitu; timbulkan kemauan dalam dirimu, untuk bisa bermoral secara konsisten. Yang dengan sendirinya akan mempengaruhi dimana anda berada, sewaktu ber interaksi dengan siapa saja dan bersosialisasi dalam lingkunganmu. Sehingga seolah-olah anda berada dalam suatu koridor yang bermoral hingga akhir hidupmu. Karenanya semua kegiatan dalam koridor itu selalu akan menonjolkan moral.

 

C—Disiplinmu 

Mengenai Hand Phone, misalnya: anda harus disiplin untuk periksa dan charged battery Hp-mu secara rutin, supaya handphone-mu bisa selalu terima dan kirim pesan, sehingga anda bisa berkomunikasi. Bila tidak maka HPmu tidak akan gunanya.

Demikian pun terjadi pada kemauanmu dan semangatmu, yaitu anda harus disiplin untuk memeliharanya secara konsistensimu, misalnya:

Bergaul dengan lingkungan yang selalu berpikir dan berbuat positif, saling sharing dan memberikan jalan keluar, saling mendoakan. Bukan mengusulkan kegaduhan, cari muka, dll.



D—Luangkan waktumu

Untuk melakukan semuanya itu (A-B-C), maka anda harus luangkan waktu yang digunakan untuk melakukan semuanya itu, jangan sia-siakan setiap detik hingga terbuang begitu saja. Tapi manfaatkan waktumu. Karena setiap detik yang anda perbuat akan menentukan masa depanmu. Oleh sebab itu isilah detik-detikmu dengan sesuatu yang berguna.

Karenanya janganlah detik-detikmu untuk berkhayal, berteori, bermimpi, tapi berbuatlah sesuatu yang baik, menyenangkan untuk kepentingan bersama.



Bila anda hidup dalam kebiasaan yang positif, maka berarti anda telah menguasai ajaran kasih dan pelaksanaannya. Pertanyaannya, bersediakah anda menjelaskan kepada orang lain supaya mereka bisa membiasakan diri untuk berbuat baik?



Kesimpulan

Setiap orang telah mengalami perbuatan baik, dan perbuatan baik yang sebenarnya adalah kasih, maka bersediakah anda menularkan kasih itu kepada orang lain?



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung



R e f e r e n s i  :



Mat.22:37-40,

37-jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

38-Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

39-Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

40-Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.



1Kor.13:4-8

4-Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

5-Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri.

6-Ia tidak bersuka cita karena tidak adilan,tetapi karena kebenaran.

7-Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

8-Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.