Minggu, 18 November 2018

Bagaimana wujudkan kasih kepada Tuhan.


Latar belakang



Tuhan tidak kelihatan dan begitu pun keberadaanNya bagi banyak orang, namun manusia tetap mengasihiNya dan  lakukan peraturanNya.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Kasih awal.

Setiap orang pernah dan akan mengalami maupun merasakan suatu percintaan yang dimulai dengan kasih yang semula(Why.2:4) atau cinta pertama, yaitu suatu perasaan cinta yang: 

a--murni, tidak ada kepalsuan

b--bukan untuk saling memanfaatkan,

c--berperasaan secara benar bahwa ada yang menyukaimu begitupun anda menyukai dia.

d--berusaha untuk saling; memerlukan, memberi, membutuhkan, mengawasi, mengembangkan, menyerahkan diri, mempercayai, peduli, mencari, menghargai, mengerti, utamakan kepentingan bersama. Sehingga pikiranmu terisi penuh dengan dia.



Dan sepertinya anda sudah ingin terus-menerus bersama-sama dengan orang yang anda kasihi.



Percintaan seperti itulah yang di sebut kasih yang semula(Why.2:4) atau cinta pertama yang timbul, merasakan dan mengalami oleh sepasang wanita dan pria, yang saling jatuh cinta. Mereka akan saling mencari  seolah-olah tidak mau berpisah. Bila percintaan ini bertahan hingga ke pelaminan maka akan terwujud keluarga bahagia, dan akan beranak bercucu, namun tetap takut akan Tuhan.  



2--Hubungan manusia dengan Tuhan.

Untuk mencintai seseorang, maka anda sendiri yang harus menentukan pilihanmu sesuai keinginanmu dan kehendak bebasmu. Supaya anda bisa mencurahkan kasih awalmu atau cinta pertamamu kepada wanita bila anda seorang pria dan demikianpun sebaliknya, seperti yang di jelaskan pada butir1a-d.



Dan manusia mengasihi Tuhan dengan segenap hatinya, a.l. adalah melakukan tugas-tugas yang telah Tuhan berikan kepada manusia, misalnya beranakcucu(Kej.1:28) dan merawat bumi(Kej.2:15) karena itu adalah bagian dari tugasnya manusia.



Namun yang menjadi masalah adalah bagaimana menciptakan relasi dengan Tuhan sehingga bisa mencintai Tuhan, dengan segala hatimu:

Hubungan manusia dengan Tuhan adalah dimulai dengan “kasih awal” atau cinta pertama, seperti yang dijelaskan diatas. Namun lebih mendalam lagi, yaitu; mengasihi Tuhan dengan segala hatinya dan jiwanya dan akal budinya(Mat.22:37). Kalimat ini yang di katakan Tuhan Yesus.  



a-Mengasihi dengan segala hatimu



Jagalah hatimu serta isilah dengan hal-hal yang baik dan positif(Ams.16:22), berupa informasi dari luar yang masuk melalui panca indramu, semuanya itu akan di saring oleh akal-budimu yang terus mengalami perkembangan karena pendidikan dan pengalaman yang anda alami(Ibr.10:16).



Sehingga bila akal budimu bisa menyaring informasi yang dari luar lalu meloloskan informasi yang sudah di seleksi, dan yang bersifat baik, ke dalam hatimu, maka hatimu juga menjadi baik sehingga bisa terlihat dari perbuatanmu.

Jadi mengasihi Tuhan dengan segala hatimu, bukan hanya seperti di jelaskan diatas 1a-d, tapi juga:

aa--Merasa takut akan Tuhan dalam melakukan setiap tindakan, agar perbuatan kita berada di garis yang benar.

ab--Menyadari bahwa Dia yang menciptakan kita semuanya.

ac--MenghormatiNya karena Dia yang memberikan kasih karunia.

ad--Dia yang mengutus Roh Kudus sewaktu kita memintanya.

ae--Melakukan segala perintahNya, berupa peraturaNya dan hukumNya.



Namun kemampuan akal-budimu bisa juga dipengaruhi oleh pendidikan yang buruk serta pengalamanmu yang kurang menyenangkan, dan informasi yang sudah terseleksi tsb yang bersifat buruk akan di teruskan juga ke dalam hatimu, sehingga berita buruk itu akan menebal yang akhirnya jadi dominan, lalu sulit terlupakan dalam hatimu. Atas dasar inilah maka akalbudimu bisa meloloskan informasi yang buruk ke hatimu, sehingga anda merefleksikan yang buruk juga.



Bila dalam keadaan demikian, maka mana mungkin anda bisa mengasihi Tuhan dengan segala hatimu?.



Karenanya jagalah hatimu dan waspada(Ams.4:23) terhadap segala sesuatu, agar tetap bersih supaya bisa mengasihi Tuhan



b--Bagaimana menjaga hatimu

Setiap orang bisa menjaga hatinya supaya tetap baik, namun yang penting adalah selalu berusaha, tingkatkan kemauanmu serta malakukannya. Jadi jangan asal bicara tapi berbuat. Karena cara berbuat baik akan berdampak pada akalbudimu, sehingga informasi yang telah tersaring bisa diteruskan, sehingga akan terjadi penyesuauan namun tidak menimbulkan pertentangan dalam hatimu, sehingga hatimu juga tetap baik, contoh:

ba--Carilah kawan-kawan yang benar dan bergaul secara benar, karena dampak dari perbautan mereka terhadapmu, akan mempengaruhimu sehingga kebiasaanmu akan mengalami perubahan, namun tidak timbulkan pertentangan dengan kondisi hatimu.

bb--Hindarilah pergaulan buruk dan perbuatan buruk.

bc--Nikmati apa yang anda miliki dan tidak perlu terpengaruh orang, yang penting berusaha secara jujur

bd--Tegor orang secara wajar pada mereka yang berbuat salah,  sehingga hatimu tidak teregoyahkan bila melihat orang berbuat salah, karena anda telah menegornya.

be--Bila perbuatan kesalahan terlalu besar sehingga anda tidak mampu untuk menghindar, maka tetap jangan berbuat dosa, tapi minta bantuan Tuhan, Dia akan mengirimkan Roh Kudus untuk membimbingmu. Bahkan dia bisa menulis hukumNya dalam hatimu(Ibr.10:16).



Dalam Mengasihi dengan segenap jiwamu             (belum dibahas)

Mengasihi dengan segala akalbudimu                     (belum dibahas)



Kesimpulan

Hindarilah alasan bahwa anda tidak bisa menjaga hatimu, karena yang penting kemauan dan lakukan. Selain itu Tuhan juga dapat mengutus Roh Kudus yang akan membimbingmu bila anda memintaNya.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



PenulisEddyWarbung.

R e f e r e n s i  :



Why.2:4

Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula (cinta pertama).



Kej.1:28

Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi:



Met.22:37

Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuihan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.



Ams.16:22

Akal budi adalah sumber kehidupan bagi yang mempunyainya,tetapi siksaan bagi orang bodoh ialah kebodohannya.



Ibr.10:16b

“Aku akan menaruh hukumKu di dalam hati mereka dan menuliskannhya dalam akal budi mereka”



Ams.3:23

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Minggu, 11 November 2018

Bagaimana hidup karena roh dan Roh.


Latar belakang



Pengertian hidup karena roh sangat perlu, tapi apa pengaruh roh dan Roh yang berproses serta apa untung ruginya bagi kehidupan manusia



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Istilah roh dan Roh Kudus.



Pengertian roh dan Roh sangat luas, sehingga ratio manusia sulit untuk mengikutinya namun manusia supaya tetap berusaha mempelajarinya, karena roh dan Roh berproses dalam tubuhmu. Sehingga tidak salah untuk mengetahui apa perannya dalam perubahan kehidupanmu.



Setiap orang sejak kecil mulai menerima arahan pendidikan dari ibu serta ayahnya, sekolahnya, yang berawal dari masalah sederhana yang menuju kepada kekhususan sehingga mereka bisa ahli dalam bidangnya.

Hal ini penting supaya setiap orang terbiasa, sehingga bisa bersaing di pasaran umum agar memperoleh masa depan yang lebih baik.



Dan selama kehidupan manusia yang mengalami proses seperti dijelaskan diatas, hanya mereka yang bisa mendekat, mengikuti dan melakukan kehendak Tuhan, yang bisa mengalami berubahan atau hidup baru, karena rohnya mengikuti kemauan Roh, sehingga mereka akan dipilih Tuhan.



Di lain pihak, untuk memperoleh cukup pengenalan akan “roh” maka jalan pikiran setiap orang perlu menyesuaikannya berdasarkan seleksi dari pikiranmu, kehendakmu dan perasaanmu, atas semua informasi yang masuk melalui panca-inderamu, terutama mata dan telinga.



Perbedaan huruf kecil dari pengertian roh dengan huruf besar dari Roh atau Roh Kudus, sangat besar dan jauh.

Bila “roh” maka pengertiannya bisa bersifat, a.l.:

a--Positif

Seseorang yang mempunya niat untuk selalu; semangat, kemauan yang keras, beruaha berbuat baik, hasrat, pertahankan yang benar, dll.

b--Negative    

=Seseorang yang mempunyai niat; berakal bulus, menipu, berbohong, mencuri, menghasut, membuat kejahatan, dll.

c--Perubahan bisa terjadi pada roh tergantung dari keputusan hatimu, dan lain-lain.



Bila “Roh Kudus” maka pengertiannya selalu baik, a.l.:

c--Satu dari Trinitas yaitu Allah Putra dan Allah Roh Kudus dan Allah Bapa.

d--Tuhan Allah yang mengirimkan Roh Kudus ke dunia sebagai penghibur

e--Dia sebagai Roh Allah1, Roh Kebenaran, Roh Tuhan dan untuk menerangkan identitas

    dan kerjaNya Roh.  

f--Dia akan menuntunmu dalam kehidupanmu

g--Dia akan berusaha untuk mengajarkan selama rohmu menerimanya.

h--Bisa merubah roh untuk kebaikan hidupmu.





2--Bagaimana roh dan Roh Kudus berproses.




MAAF,  GAMBAR DARI TIGA LINGKARAN YANG DI MAKSUD TIDAK BISA

DI COPY DARI WORD KE GOOGLE BLOGGER, MUNGKIN KARENA

KETIDAK TAHUAN SAYA MENGGUNAKAN PROGRAM INI






--Lingkaran luar adalah tubuh (A).  terdapat panca indera, misalnya mata (M), telinga (T),

   hidung (H), rasa di telapak jari serta kulit, dan lidah, dll.

--Lingkarang tengah adalah jiwa  (B), yang mencakup; perasaan, kehendak, pikiran. Terletaknya

   akal-budi bisa di pikiran (dalam bahasa Inggris, “pikiran” disebut “mind”. Hal ini ditegaskan

   dalam Mat.22:37, yaitu: ….kasihilah Tuhan dengan segala akal budimu à dalam bahas inggris,

   …love The Lord, your God with all your mind )

--Lingkarang tengah adalah hati dan roh (C).

--Panah-panah adalah informasi dari mana saja dan melalui media apa saja. Informasi tsb

   berupa gambar atau grafis melalui mata (M), suara melalui telinga (T), penciuaman (H). dan

   bisa juga panca-indra lainnya.



Bila keinginan anda tertuju dan fokuskan pada suatu jenis informasi untuk meningkatkan kemampuanmu, maka dengan sendirinya informasi yang sesuai keinginanmu akan terus masuk melalui telinga, mata, dll, sehingga menjiwai (B) keinginan tersebut. Bahkan apa yang anda jiwai akan terus masuk kehatimu (C) sehingga hatimu menebal atas informasi yang sesuai dengan keinginanmu. Tapi informasi yang tidak sesuai dengan keinginanmu akan tersingkir, mereka hanya masuk tapi tidak berpengaruh apa-apa sehingga terlupakan.



Dalam hal yang sama pun terjadi, bila anda berniat mencari Yesus dan segala kebenarannya, maka firman akan masuk melalui pendengaranmu, sehingga mulai menjiwaimu dan bila terus berlanjut, maka akan terus masuk dan menebal di hatimu, karena anda terus-menerus meningkatkannya yang sesuai dengan keinginanmu. Jadi rohmu akan terisi dan terus menguat sesuai keinginanmu.



Dalam hal Roh.

Biasanya seseorang mengalami kesulitan dalam kehidupan dan terus menerus makin parah, dan secara duniawi sulit untuk mencari jalan keluar, misalnya; anak terjatuh dalam narkoba, salah satu anggota keluarga menderita sakit yang berkepanjangan, penderitaan keluarga, kemiskinan yang lama, maka biasanya mereka mulai beralih mencari Tuhan.

Mereka memohon dan berdoa kepada Tuhan agar mengatasi masalahnya. Bila Tuhan berkenan maka Dia akan membantumu atau mengutus Roh Nya untuk menyelesaikan masalahmu.

Dan Roh ini akan berperan untuk megatasi masalahmu dan semuanya itu bisa terjadi berkat bantuan Roh atau Roh Kudus. Jadi Roh akan memberi bantuan melalui rohmu untuk berbuat sehingga semua masalahmu teratasi.

Namun bila rohmu tidak mau menuruti petunjuk dari Roh, atau anda keras hati maka dengan sendirinya bantuan dari Roh tidak akan berpengaruh,



3--Kegunaan roh dan Roh.

Dalam kehidupan manusia, maka roh dan Roh sangat berperan bila ingin memperoleh kehidupan yang baik dan keselamatan jiwa bahkan sesudah meninggalkan dunia ini. Dan semuanya itu hanya dapat berhasil bila rohmu berkeinginan baik bahkan tetap andalkan Tuhan. Sehingga Tuhan bisa mengutus Roh Kudus untuk membantumu melalui rohmu, untuk mengatasi maslahmu namun sesuai permohonanmu dan mengikuti anjuran Roh.



Kesimpulan

Keinginan rohmu supaya jangan menyimpang dari kebaikan namun dalam berbagai cobaan selalu bersandar pada Tuhan dan mohon bantuanNya, karena Dia yang akan mengirimkan Roh untuk membantumu melalui rohmu.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung



R e f e r e n s i  :



1Ensiklopedi Alkitab Masa Kini (The New Bible Dictionary), cetakan ke-10 Juli2011,
ISBN 978-602-8009-34-8 (Jil-2), Yayasan Komunikasi Bina Kasih,  hal.318 kolom 2 alinea ke-5.

mm.


Sabtu, 03 November 2018

Ketegaran hatimu bukan untuk puaskan egomu


Latar belakang



Kekerasan hatimu mempertahankan pendapatmu bukan untuk memuaskan egomu, tapi untuk kepentingan dan perdamaian bersama.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Kepribadian

Setiap orang mempunyai kepribadian yang berbeda-beda, namun bisa juga berubah sesuai dengan berbagai masukan, berupa; informasi, pengetahuan, ajaran serta perbuatannya(Yak.2:22), sehingga terbentuklah kepribadian baru seperti apa yang mereka lalui.



Namun, salah satu pendorong terjadinya perubahan dari seseorang, adalah kebutuhan sehingga timbul keingintahuan yang mencakup; motivasi, tekad, keinginan, cita cita, dan mungkin juga ego. Dan ego akan timbul bila kebutuhan dan keingin-tahuan (curiosity) hanya untuk kepentingan dirinya sendiri yang tidak pedulikan orang lain.



Sebetulnya, perubahan kepribadian dari setiap orang bisa/akan terus berlanjut selama hidupnya, berdasarkan dimana mereka berada, bagaimana lingkunangnya dan bagaimana mereka mengadaptasinya.



Dan atas dasar perubahan yang berkelanjutan tersebut, maka kepribadiannya akan mengalami penyesuaian kualitas, sehingga penyesuaian mereka terus berlanjut, menyesuaikan pilihannya, misalnya; teman baru, lingkungan baru, pandangan hidup yang baru, tujuan hidup baru, motivasi, dan mungkin juga bagaimana medwujudkannya, dll. Selain perubahan yang dijelaskan itu, maka demikian pun dalam hal mengekspresikan diri, maka akan terlihat karakteristik tertentu. Contoh:



a--Karakteristik yang benar dari kepibadian Daud

Jiwa Daud berkali kali terancam karena raja Saul mau membunuhnya. Tapi Daud tidak mau membunuh raja Daud sewaktu ada kesempatan untuk melakukannya, karena dia berpendapat bahwa; manusia tidak boleh membunuh raja yang telah di pilih dan di urapi Tuhan.

b--Karakteristik yang buruk dari kepribadian Daud.

Karena kepribadiannya terkontaminasi oleh matanya yang melihat seorang wanita sedang mandi. Lalu Daud menyuruh orang memanggilnya dan berkelanjutan hingga dia menghamili. Namun Daud melangkah lebih jauh dengan cara tempatkan suaminya Batshyeba di depan pertempuran yang akhirnya terbunuh oleh musuh, sesuai rencananya Daud. Lalu Tuhan menghukum raja Daud, bahwa malapetaka akan di timpakanNya kepada Daud yang datang dari kaum keluarganya sendiri(2Sam12:11).



Perbuatan raja Daud terhadap Batshyeba yang waktu itu sedang mandi dan terlihat cantik, maka timbul nafsu seksnya dan menghamilinya. Disini, timbul ketegaran hati raja Daud, berupa; egonya yang di ikuti oleh perbuatannya untuk menguasai wanita itu, sehingga menempatkan suaminya di garis depan medan pertempuran yang akhirnya terbunuh, sesuai rencanannya raja Daud.



2—Ketegaran hati

Setiap orang bisa saja mengalami ketegaran hati atau keras kepala yang berlebihan pada saat tertentu, sehingga bisa timbul ego dalam dirinya untuk; menguasai, memiliki, berbuat, menikmati, melampiaskan kepuasan, dll, tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi.



Jadi, walaupun ada perintah larangan dari Tuhan tidak boleh berbuat, tapi manusia abaikan dan melakukannya. Misalnya, bila anda biarkan terus menerus nafsu seksmu meningkat, seperti raja Daud, apalagi anda berada dalam ketegaran hatimu, maka dorongan dosa  yang ada dalam anggota-anggota tubuh kita(Rm.7:18,20,21,22) akan menguat dan mendukung untuk realisasikan nafsu seks tersebut. Jadi keadaan inilah yang mungkin di alami raja Daud sehingga dia tidak bisa kendalikan dirinya lagi, lalu dia melakukannya, namun dia harus bertanggung jawab.   

Contoh:

Tidak boleh ceraikan istrimu, tapi Musa akhirnya memberikan kepada suami mereka surat cerai karena ketegaran hatinya. Jadi ketegaran hati itu, mengetahui ada aturannya tapi tetap dilanggar hanya untuk memuaskan egonya. Tuhan pun mengatakan bahwa pria dan wanita yang telah menjadi satu daging tidak boleh diceraikan oleh siapapun(Mat.19:8-9), tapi mereka tetap menceraikan istrinya.



Ketegaran hati seseorang, terpancar dari egonya yang berlebihan hanya untuk memenuhi keinginannya, berupa perbuatan-perbuatan. walaupun mereka mengetahui ada aturannya yang melarang tapi tetap dilanggarnya sehingga orang lain menderita dan melarat.



3--Kenyataan sekarang ini

Ketegaran hati biasanya bersifat negative. Namun ketegaran hati itu bukan untuk puaskan egomu sehingga tidak pedulikan masyarakat atau sengsaranya.

Bahkan, dan mudah-mudahan tidak ada pemimpin yang berlindung di belakang peraturan atau undang undang, hanya untuk memuaskan egonya supaya tetap jadi raja, pejabat, wakil rakyat, berkuasa, tapi tidak mau tahu telah terjadi; korupsi, pelanggaran HAM, kemiskinan, perang antara suku, tidak mau kerja sama dengan Negara lain, dll. Dan ini terbukti sedang terjadi, yaitu:

a---Raja Suriah, membom beberapa kota berpenduduk padat di negerinya, hanya untuk mempertahankan kerajaannya, rezimnya. Bahkan Rusia membelanya setelah menyetujui permohonan dari raja Suriah.

b—Demikian ISIS berdalih agama untuk menyebarkan faham yang tidak benar, dengan cara memaksa rakyat untuk menerima faham tsb, bila menolak akan dibunuh, diperkosa, dibiarkan mati, dll.

c---Beberapa pejabat tinggi dari pemerintahan dan swasta melakukan korupsi.

d---Membangun ekonomi sebaik mungkin tapi biarkan rakyat tetangga menderita, dan biarkan Negara kecil lainnya menderita.

e---Membangun persenjataan yang modern (bom atom, senjata laser, microwave gun, dll) hanya supaya Negara lain merasa takut, namun bisa untuk menghancurkan beberapa kota sekaligus.

f---Menarik diri dari kontrak internasional yang sedang berjalan, hanya untuk utamakan kepentingan diri sendiri dan bangsanya sendiri, dan membiarkan Negara tetangga melarat.



4--Antisipasinya meredam ketegaran hati dan kepuasan ego.  

Antisipasi agar tidak terjadi seperti penjelasan diatas(butir3aàf), maka setiap orang, dari aliran mana pun dan jabatan apapun, jika secara tegas melakukan pengertian apa itu kasih(Mat.22:37-39), maka ketegaran hati begitupun egonya yang bisa menimbulkan segala kekacauan sekarang ini(butir3aàf), pasti dapat di redam. Sehingga rakyat dan Negara bisa terhindar dari kemarahan Tuhan, pernah Dia lakukan:

a--pada orang-orang tidak bermoral, seperti Sodom dan Gomora,

b--air bah yang mematikan orang tidak bermoral di jaman Nuh,

c--bangsa-bangsa di Kanaan yang moralnya sudah seperti binatang, karena mereka berkelamin dengan binatang, dihalau Tuhan dan tanah Kanaan itu di duduki oleh bangsa Israel.



            Setelah membaca penjelasan di atas, maka bagaimana dengan pendirianmu?



Kesimpulan

Ketegaran hati bukan untuk puaskan egomu, tapi redamlah itu pakai kasih sehingga Tuhan tidak menghukum manusia berdosa seperti Sodom Gomora dan airbah hapuskan manusia.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :



Yak.2:22

Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.



2Sam.12:11

Beginilah firman Tuhan: Bahwasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu yang datang dari kaum keluargamu sendiri. Aku akan mengambil isteri-isterimu di depan matamu dan memberikannya keada orang lain; orang itu akan tidur dengan isteri-isterimu di siang hari.



Rm.7:18,20-22

18---Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik.

20---Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.

21---Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku.

22---Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah.



Mat.19:8-9

8---Kata Yesus kepada mereka: “Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.

9---Tetapi Ku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah”



Mat.22:37-39

37---Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuha. Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan seganap akal budimu.

38---Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

39---Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Sabtu, 27 Oktober 2018

Siapa yang melepaskan hukum dosa dalam dirimu.


Latar belakang



Dalam anggota tubuhmu ada hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budimu, sehingga itu bisa menjadikanmu tawanan dosa. Lalu siapa yang akan membebaskanmu(Rm.7:23)?



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Ada hukum lain yang melawan hukum akalbudi.

Untuk mengetahui “hukum apa” yang melawan hukum akal budi, yang kedua-duanya berada di dalam tubuh setiap orang, maka secara ringkas akan dijelaskan terlebih dahulu mengenai hukum Taurat. Apa itu hukum Taurat, hukum Taurat adalah:

a--Sepuluh Perintah Allah(Kel.20:1-17), yang diberikanNya kepada bangsa Israel sewaktu mereka berada di gurun pasir, yang sedang menuju tanah terjanji.

b--Penting untuk merubah kepribadian bangsa Israel dari perbudakan selama berada di tanah Mesir, untuk menjadi pribadi yang merdeka yang dibatasi oleh kebenaran.

c--Sekumpulan perintah itu, antara lain; jangan ada allah lain padamu, hormati orangtuamu, jangan mencuri, jangan mengingini. Bila melanggar adalah dosa.

d--untuk jangan berzinah, jangan membunuh, jangan bersaksi dusta, dll, bila melanggar adalah dosa.



Dengan adanya hukum Taurat maka manusia mulai mengetahui apa itu dosa dan juga menyadari bahwa dalam dirinya, ada juga suatu  keinginan yang sebagai pemicu untuk kemajuan dirinya, namun bisa juga untuk menjerumuskannya jika tidak bisa menguasai diri. Salah satu contoh adalah keinginan Adam dan Hawa. Mereka utamakan kepentingan dirinya walaupun melanggar perintah Tuhan, supaya menjadi seperti Tuhan(Kej.3:5).



Jadi keberadaan dua hukum yang bertentangan telah ada dalam tubuh manusia sejak dari Adam dan Hawa hingga sekarang ini dan yang akan datang.



Jadi dalam bagian-bagian tubuh dari setiap orang, ada suatu hukum lain yang bisa merangsang untuk melakukan keinginanmu, yang bisa berdampak positif atau negative. Tapi dalam tubuhmu juga, ada akal budi yang merupakan sumber kehidupanmu(Ams16:22), yang selalu mendorongmu untuk berbuat kebaikan demi kemajuan dirimu dan kepentingan lingkungan(Rm.7:23). Jadi dua hukum yang ada dalam tubuhmu bisa sewaktu-waktu “mungkin” berteman(Rm.7:20-21), namun bisa juga bermusuhan, untuk mencapai sesuatu. Dan hukum yang lain itu adalah keinginan-buruk yang mengarahkanmu jadi tawanan hukum dosa(Rm.7:23).



2--Menaruh dalam akal-budi dan menuliskan dalam hati-mu

Tuhan telah menaruh hukumNya, berupa; hukum kasih(Mat.22:37-39) yang terdiri atas hukum Taurat dan Kitab Para Rasul(Mat.22:40), dalam akal-budi dan menuliskan dalam hati setiap orang(Ibr.8:10).  Sehingga bila manusia yang berketetapan hati dan mengikuti akal budi untuk selalu taat pada Tuhan, maka tidak akan ada masalah dalam kehidupan.



Namun seperti kita semua ketahui bahwa manusia mempunyai kehendak bebas serta keinginan, apalagi kalau keinginan seseorang telah digoda oleh iblis, seperti Adam dan Hawa, sehingga jatuh dalam dosa. Dan dosa mulai menjalar kepada semua orang bahkan makin meningkat kualitasnya, sehingga Tuhan menghukum; Sodom serta Gomora, air bah menghabisi manusia, Israel tidak percaya pada nabi-nabinya sehingga mereka membunuhnya tapi akhirnya Israel di buang ke Babylon dan nantinya mereka akan hidup dari awal atau dari nol lagi. Sehingga dengan adanya peningkatan kualitas dosa yang terus menerus hingga kini, maka siapa lagi yang bisa manusia harapkan, agar keluar dari dosa.



3--Apakah ada orang mau berkorban untuk menanggung dosa orang lain?

Tuhan mengutus Yesus ke bumi untuk mencari orang yang bersalah supaya Dia bisa mengampuni mereka untuk kembali kepada Tuhan. Apapun risiko yang dihadapi Yesus, telah Yesus lakukan hanya uuntuk kepentingan manusia agar mereka bisa kembali ke Tuhan, bahkan Dia korbankan diriNya(Ibr.9:28) untuk kita semua.



Dan “hukum lain” yang ada dalam anggota tubuh kita, yang mengarahkan kita menjadi tawanan hukum dosa, telah Yesus lepaskan(Rm.7:24-25). Jadi walaupun Yesus telah melepaskannya, namun semua keinginanmu harus tetap anda kendalikan.



Kesimpulan

Yang hanya bisa lepaskan hukum dosa dalam dirimu, adalah Yesus. Tapi kendalikan keinginanmu selama anda berada di dunia ini.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :



Rm.7:23

Tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.



Kel..20:1-17        Kesepuluh firman (The Ten Commandments)



Kej.3:5

Tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.



Ams.16:22

Akal budi adalah sumber kehidupan bagi yang mempunyainya, tetapi siksaan bagi orang bodoh ialah kebodohannya



Rm.7:20-21

20---Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.

21---Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku.



Mat.22:37-40

37---Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

38---Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

39---Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.



Ibr.8:10

“Makau inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu,” demikianlah firman Tuhan. Aku akan menaruh hukumKu dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umatKu.



Ibr.9:28

Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diriNya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia  akan menyatakan diriNya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka yang menantikan Dia.



Rm.7:24-25

24---Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?

25---Sukur kepda Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

Sabtu, 20 Oktober 2018

Bolehkah mewakili Tuhan untuk mencabut nyawa orang?


Latar belakang



Banyak orang tidak setuju dengan adanya hukuman mati, karena Tuhan yang memberi kehidupan dan hanya Dia yang berhak mengambil nyawa seseorang. Namun bagaimana dengan orang yang telah rusak moralnya dan melewati batasNya kesabaran Tuhan?



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Siapa yang berhak mengambil nyawa seseorang?

Berbagai ahli dari bidang masing-masing dan pemuka masyarakat berdalih dalam perdebatan mereka, untuk membenarkan pendapatnya, mengenai hukuman mati, sehingga umumnya ada yang pro dan kontra, yaitu:

a--Yang pro, boleh dilakukan hukuman mati setelah  melalui persyaratannya yaitu persidangan yang sangat teliti dan melalui beberapa tingkatan pengadilan yang sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara tersebut. Karena ada beberapa pelaku kejahatan dalam bentuk apapun telah keterlaluan, melewati batas kebiasaan masyarakat dan melanggar persyaratan Tuhan maupun melanggar undang-undang suatu Negara yang melegalkan hukuman mati.

b--Yang kontra---, hanya Tuhan yang bisa mencabut nyawa seseorang. Karena Dia yang memberi kehidupan dan yang mengambilnya. Jadi walaupun pelaku kejahatan telah berencana dan telah terbukti melakukan pembunuhan, namun tetap bukan manusia yang harus menentukan untuk dibunuh, hanya Tuhan.



Pendapat pro dan kontra timbul karena Tuhan adalah Pencipta dan memberikan penghidupan secara benar pada manusia, namun bila manusia keluar dari batas kebenaran hidupnya, maka mereka akan mengalami dampaknya seperti yang di alami oleh Adam dan Hawa, yang telah di peringati oleh Tuhan. Tapi Dia tidak membunuh yang melanggar.



2--Berhak manusia lakukan hukum-mati?

Namun berhakkah manusia atau golongan atau pemerintah melalui peraturannya atau undang-undangnya melakukan hukuman mati atas nama Tuhan?. Apakah proses perbuatan mereka itu sudah memperoleh konfirmasi, berupa izin dari Tuhan?. Pendapat ini sebagai berikut:



a--Rakyat Israel menginginkan seorang raja yang memerintah mereka, sama seperti Negara–negara tetangganya(1Sam.8:22).

b--Semua pemerintahan yang ada di bumi ini adalah karena pemberian Tuhan(Rm.13:1), sehingga ada raja, presiden, perdana Menteri, dan para pembantunya apa yang terbaik menurut mereka atau peraturan atau undang-undang yang perbolehkan menghukum mati bagi mereka yang melewati batas.

c--Sehingga mereka bertindak untuk kebaikan rakyat dan menjalankan pemerintahan yang baik, atas nama Tuhan.  

d--Namun, apakah hukuman mati telah di izinkan Tuhan sehingga manusia bisa mewakiliNya untuk melakukan hukuman-mati tersebut?



3--Apa dampak bila seorang menunggu untuk di hukum mati?

Katakanlah seseorang telah berbuat kesalahan melawan kebiasaan masyarakat misalnya membunuh secara kejam, merusak generasi masa depan menggunakan narkoba, dll. maka pengadilan putuskan hukum mati, tapi tertuduh naik banding ke Pengadilan Tinggi, lalu ke Mahkamah Agung. Yang jadi pertanyaan adalah setangguh apa yang harus dihadapi oleh keluarganya, karena anggotanya akan di hukum mati dan bagaimana pandangan masyarakat terhadap mereka, misalnya:

a--Seberapa besar tekanan mental yang di alami oleh anak, istri, saudara, karena proses menunggu hingga terlaksananya.

b--Rasa malu yang di alami anak-anak dan istri terhadap lingkungannya, selama proses menunggu pelaksanaan mati.

c--Seberapa tanggung anak-anak dan istrinya bisa menghadapi pandangan mata dan bisikan orang lain terhadap ayahnya atau suadaranya yang akan di hukum mati.



Sebetulnya para anggota keluarganya tidak bersalah, namun mengalami penderitaan. Apakah penderitaan semacam ini yang Tuhan inginkan dari para keluarga yang salah satu anggotanya akan di hukum mati, karena telah melakukan kejahatan yang sangat tidak bermoral? sebetulnya para keluaraganya tidak bersalah



4--Dampak orang yang melanggar perintah Tuhan.

Tuhan merancang sesuatu dan mengikut sertakan manusia untuk melaksanakannya. Namun manusia harus taat seperti apa yang telah digariskanNya dan semuanya itu diberitahukanNya kepada manusia terlebih dahulu, sebelum mereka melakukannya. Karena akan ada dampaknya bila manusia tidak mengikuti cara yang telah dijelaskanNya. Contoh:



Adam dan Hawa seharusnya akan meneruskan tugas manusia yang telah diberikan Tuhan kepada mereka, namun karena hanya tidak mematuhi peraturanNya, maka Dia menghalau mereka dari taman Firdaus.



Demikianpun sekumpulan manusia yang telah rusak moralnya, karena mereka;

a--berkelamin antara sesama jenis, misalnya; laki dengan laki(Im.20:13) dan perempuan dengan perempuan(Im.20:15-16).

b--bahkan laki atau perempuan berkelamin dengan binatang(Kej.6:5-7, Im.20:23).

c--hidup menurut kebiasaan bangsa yang akan Kuhalau dari depanmu: karena semuanya perzinahan dengan benatang dilakukan mereka(Im.20:23), sehingga Aku muak melihat mereka.



Maka kumpulan orang tersebut supaya dibasmi. Seperti yang dilakukan Tuhan pada Sodom dan Gomora(Kej.13:13), atau air bah menghabisi mereka sehingga hanya nabi Nuh serta keluaraganya yang selamat. Hal yang sama juga terjadi pada suku Kanaan, dimana Tuhan menghalau mereka didepan mata orang Israel yang waktu itu mengambil tanah Kanaan.   



Namun Daud tidak mau membunuh orang yang diurapi Tuhan, yaitu raja Saul. Walaupun Daud mempunyai kesempatan untuk melakukannya.



Jadi sesuai penjelasan diatas, manusia telah berdosa sehingga Tuhan yang menghukum mereka secara alamiah. Yaitu Sodom dan Gomora dihancurkan melalui hujan api belerang, Orang merosot moral di telan oleh air bah pada zaman nabi Nuh. Dan raja Saul karena kebenciannya, dia terbunuh dalam peperangan.



Jadi dalam hal apapun, seseorang atau negara tidak boleh mewakili Tuhan untuk mengambil nyawa orang lain.



Kesimpulan

Apapun yang akan terjadi, maka setiap orang atau negara yang berdasarkan undang-undangnya tidak boleh mengatas namakan Tuhan untuk mengambil nyawa orang lain.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :



1Sam.8:22

Tuhan berfirman kepada Samuel: “Dengarkanlah permintaan mereka dan angkatlah seorang  raja bagi mereka.: Kemudian berkatalah Samuel kepada orang-orang Samuel kepada orang-orang Israel itu: “Pergilah, masing-masing ke kotanya.”



Rm.13:1

Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.



Im.20:13

Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.



Im.20:15-16

15---Bila seorang laki-laki berkelamin dengan seekor binatang, pastilah ia dihukum mati, dan binatang itu pun harus kamu bunuh juga.

16---Bila seorang perempuan menghampiri binatang apapun  untuk berkelamin, haruslah kaubunuh perempuan dan binatang itu; mereka pasti dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.



Kej.6:5-7

5---Ketika dilihat Tuhan, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata.

6---maka menyesallah Tuhan, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hatiNya.

7---Berfirmanlah Tuhan: “Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka

  

Im.20:23

Janganlah kamu hidup menurut kebiasaan bangsa yang akan Kuhalau dari depanmu: karena semuanya itu telah dilakukan mereka, sehingga Aku muak melihat mereka.



Kej.13:13

Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap Tuhan

Sabtu, 13 Oktober 2018

Sodom dan Gomora supaya tidak terulang di masa depan


Latar belakang



Seperti yang terjadi pada manusia di Sodom dan Gomora. Adalah karena manusia sudah sangat jahat dan berdosa terhadap Tuhan(Kej.13:13), sehingga kerusakan moralnya telah sangat jauh dan telah melewati batasNya, lalu Dia menghancurkan kota tersebut serta manusianya(Kej.19:25). Sehingga ini juga merupakan tanda agar tidak terulang di kemudian hari(2Ptr.2:6).



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Keinginan sesuatu yang anda kehendaki

Keinginan setiap orang bisa terwujud karena pengaruh rangsangan dari luar melalui panca indranya, dan hendak bebasnya akan memilih apakah akan melanjutkan rencana dari keinginan tsb atau tidak.  

Namun bisa juga keinginan timbul karena  pengaruh dari kemajuan kepribadiannya yang mencakup a.l. imannya, pengetahuannya, lingkungannya dan kehendak bebasnya, yang akan menentukan apakah akan melanjutkannya atau membatalkannya.

Jadi keinginan seseorang bisa bercabang, tergantung pilihan yang sesuai dengan perkembangan kepribadiannya untuk menentukan jalan hidupnya, ditambah dengan selalu adanya berbagai cobaan (misalnya: godaan iblis, nafsu sesaat yang timbul dalam dirimu, keinginanmu yang tidak tercapai karena terlalu susah persyaratannya dan kehendak Allah) yang dihadapinya. Sehingga ada orang yang:

a--Berpegang teguh dan tidak mau menyimpang dari aturanNya, misalnya melakukan ajaran hukum kasih(Mat.22:37-40) dan pelaksanaannya(1Kor.13:4-7).

b--Orang yang ikut arus, yang penting aman untuk dirinya atau suam suam kuku.

c--Orang yang berpendirian sesukanya dia, yang penting hidup menyenangkan dan menikmati. Tapi tidak peduli dampak buruk atas perbuatannya terhadap orang lain.



Kenyataannya hingga kini, banyak orang termasuk dalam butir 1-b dan 1-c, karena mereka menikmati apa yang di istilahkan “menikmati untuk kepuasan selama berada di dunia”. Jadi yang menganut 1-a sangat sedikit. Bahkan kalau hitung pakai jarimu, jumlah orang sudah habis dihitung tapi ada jarimu yang belum terhitung. Misalnya: sewaktu zaman nabi Nuh, maka hanya 8 orang yang selamat(1Ptr.3:20), yang lain tidak sempat bertahan hidup sewaktu terjadi banjir besar.



2-Tuhan hapuskan manusia yang diciptakanNya.

Karenanya timbul pertanyaan, apakah tinggal sedikit orang yang menganut 1-a dan terlalu banyak yang di 1-b dan 1-c, sehingga timbul kemarahan Tuhan lalu Dia membasmi penduduk sewaktu zaman nabi Nuh dan sesudah itu Sodom serta Gomora? Coba kita teliti kembali apa yang manusia perbuat pada zaman itu, sesuai Alkitab, a.l.:

Pada zaman nabi Nuh:

a--Segala kecendrungan dari hati manusia selalu hanya membuahkan kejahatan(Kej.6:5).

b--sehingga memilukan hatiNya, lalu Allah menyesal telah menjadikan manusia di bumi ini(Kej.6:6).

c--Karenanya Dia akan menghapuskan manusia dan segala jenis hewan dari muka bumi ini(Kej.6:7).



Pada zaman Sodom dan Gomora di hanguskan:

d--Manusia telah jahat dan berdosa terhadap Tuhan(Kej.13:13).

e--Manusia tidak indahkan lagi peraturanNya dan ketetapan Tuhan, lalu tidak taat lagi kepada Tuhan.

f--Tidak ada moral sama sekali karena, semua penduduk Sodom dan Gomora dari muda hingga tua “mau memakai” (bahasa Inggris: carnally) dua tamunya Lot, di lapangan.  



Peringatan untuk Israel sewaktu, memasuki dan di tempatkan di tanah terjanji, Kanaan.

g--Tuhan peringati agar bangsa Israel jangan berbuat seperti penduduk Kanaan, yang akan Tuhan halau dari kediamannya, di depan mata orang Israel. Karena bangsa Kanaan telah melakukan perbuatan jijik dan kotor tidak bermoral(Im.20:23), contoh:

aa-bersetubuh tidak wajar, yaitu laki dengan laki dan wanita dengan wanita(Im.20:13),

bb--bersetubuh dengan binatang, yaitu wanita bersetubuh dengan binatang dan pria bersetubuh dengan binatang(Im.20:15-16).



3--Sekarang ini, kejadian “seperti“ Sodom dan Gomora bisa terulang?

Selain kemajuan yang dialami dunia sekarang ini, namun ada juga dampak negative yang  bermunculan dimana-mana, seperti kehidupan yang tidak wajar, tidak taat pada Tuhan bahkan tidak takut padaNya, tidak hidup kudus sehingga tidak lagi bermoral. Kehidupan sudah mirip dan mungkin hampir sama dengan, kehidupan sewaktu di masa nabi Nuh yang air bah menghabiskan manusia, atau seperi di Sodom dan Gomora serta penduduknya dibakar oleh belerang dari udara. Karena:

a--Telah adanya penyimpangan moral, berhala, berzinah, ber-LGBT bahkan mereka menuntut agar kebiasaannya di legalkan oleh Negara.

b--Sebagai peringatan jangan ada pada masa kini, yaitu berkelamin/bersetubunh dengan hewan, karena kebiasaan itu sangat merusak jiwa selain moralnya.



Jadi apakah moral manusia mulai mengalami krisis lalu akan rusak? Sehingga dunia mulai menuju kearah seperti:

-------air bah zaman Nuh,

-------pembakaran kota Sodom dan Gomora serta penduduknya,

-------peristiwa menara Babel,

-------Israel tercemar sehingga mengikuti kebiasaan bangsa Kanaan, yang merupakan salah satu

         penyebab mereka dibuang ke Babilonia



Atau pengrusakan dunia dan penghapusan manusia yang lebih dasyat, bila manusia sekarang ini tidak merubah kebiasaan mereka? Yaitu takut akanTuhan?



Tapi semuanya itu adalah proses dari kehendak bebasmu dan keinginanmu, namun pemerintah yang berkuasa dan didukung oleh masyarakatnya bisa membuat kebijaksanaan yang bermoral. Dimana anda berdiri?



Kesimpulan

Tuhan memberikan kehendak bebas dan keinginan untuk setiap orang, namun mereka tergoda dan ikut arus kenikmatan dunia, sehingga tidka bermoral dan jijik. Dan apakah ini merupakan suatu indakator akan terjadi seperti di masa lalu dimana manusia dibasmi atau masih diberi kesempatan untuk berkaca laku bisa bertobat(2Ptr.2:6).





Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :



Kej.13:13

Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap Tuhan



Kej.19:25

Dan ditunggangbalikkanNyalah kota kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah.



2Ptr.2:6

Dan jikalau Allah membinasakan kota Sodom  dan Gomora dengan api, dan dengan demikian memusnahkannya dan menjadikannya suatu peringatan untuk mereka yang hidup fasik dimasa-masa kemudian.



Mat.22:37-40

37---Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

38---Itulah huklum  yang terutama dan yang pertama.

39---Dan  hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

40---Pada kedua hukum inilah bergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.



1Kor.13:4-7

4---Kasih itu sabar, kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

5---Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.

6---Ia tidak bersukacita karena ketidak-adilan, tetapi karena kebenaran.

7---Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.



1Ptr.3:20

Yaitu kepda roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya  di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang yang diselamatkan oleh air bah itu.



Kej.6:5-7

5---Ketika dilihat Tuhan, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata.

6---maka menyesallah Tuhan, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hatiNya.

7---Berfirmanlah Tuhan: “Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka



Im.20:23

Janganlah kamu hidup menurut kebiasaan bangsa yang akan Kuhalau dari depanmu: karena semuanya itu telah dilakukan mereka, sehingga Aku muak melihat mereka.



Im.20:13

Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.



Im.20:15-16

15---Bila seorang laki-laki berkelamin dengan seekor binatang, pastilah ia dihukum mati, dan binatang itu pun harus kamu bunuh juga.

16---Bila seorang perempuan menghampiri binatang apapun  untuk berkelamin, haruslah kaubunuh perempuan dan binatang itu; mereka pasti dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.