Minggu, 03 November 2019

Paskah


Latar belakang



Tinggalkanlah pengaruh kehidupan dan kebiasaan lama yang buruk untuk menuju ke suasana penghidupan yang lebih baik, dan jangan kembali lagi kesitu.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Paskah

Arti dari Paskah cukup luas dan di aplikasikan dalam berbagai bidang pengertian namun mempunyai kesamaan dalam tujuan, yaitu: tidak kembali lagi pada suasana yang buruk tapi menatap kedepan.



Dan Paskah1 menurut Kamus Alkitab, WRJ Browning, yang dan interpretasinya, antara lain:

·         Untuk memperingati secara tahunan kebangkitan Yesus(Kis.12:4).

·         Memperingati penderitaan Kristen menuju penyaliban, yang akhirnya mati dan bangkit.

·         Memperingati peristiwa-peristiwa penyelamatan kaum Israel pada waktu keluar dari perbudakan di Mesir ke tanah terjanji.



Paskah2 menurut Ensiklopedi Alkitab Masa Kini, maka interpretasinya, antara lain:

·         Peristiwa sejarah Israel yang dilepaskan dari perbudakan di Mesir.

·         Kejadian yang diatas terus menerus diperingati secara berkala

·         Larangan roti ber-ragi , yang melambangkan sifat tergesa-gesa pada malam keluaran dari Mesir

·         Adanya korban anak sulung yang mengingatkan mereka bahwa Allah melewati rumah-rumah yang berlabur darah.



Bila diperhatikan penjelasan diatas, maka arti paskah secara sederhana, dapat dikatakan, antara lain:

Meninggalkan pengaruh dari penderitaan dan kebiasaan lama yang buruk untuk menuju penghidupan yang lebih baik. Dan tidak akan kemball lagi ke suasana penghidupan yang buruk tersebut.   



2--Emosi berperan dalam pengaruh dan suasana buruk  

Setiap orang pada suatu saat tertentu akan mengalami berbagai macam pengaruh dan suasana buruk yang berkadar ringan hingga yang berat dan bisa mendalam, di waktu masa kehidupannya. Bahkan ada orang yang bukan hanya sekali mengalaminya, tapi berulang dan  bervariasi secara berkali-kali.



Tapi terjerumusnya anda dalam Terjadinya pengaruh buruk dan suasana buruk adalah karena anda sendiri atau pribadimu yang memilih dan memutuskannya lalu melaksanakannya. Sebetulnya terjadinya pemilihan itu tergantung dari kualitasmu atau dari tingkat pendidikanmu dan hatimu, namun tidak bisa dibantah bahwa emosimu yang berlebihan juga sangat berperan dalam penentuan keputusan. Emosi yang berlebihan dapat mencakup, antara lain sebagai;

Nafsu sex berlebihan

Nafsu sex yang timbul secara berlebihan secara sesaat sehingga ingin menyalurkan nafsu tersebut, walaupun dengan siapa saja, yang pentinga ada kesempatan.

Rakus.

Merampok keuangan orang lain atau milik Negara, walaupun mengerti melawan peraturan yang ada

Malas yang berlebihan

Selalu mengharapkan bantuan orang lain bahkan hanya terus meminta tidak ada keinginan dan perbuatan untuk melakukan pekerjaan sehingga peroleh kehidupan yang layak.

Masa bodo, Tidak berpikir masa depan

Hanya mau ditempat yang ada sekarang karena merasa sudah cukup makan minum, walaupun kebebasannya tertekan.

Tidak percaya diri yang berlebihan.

Merasa cukup puas karena adanya kebutuhan fisik walaupun secara mental tertekan dan merasa tidak ada kebebasan, namun hal itu disebabkan karena anda telah merasa aman dalam suasana itu. sehingga takut untuk keluar dari “suasana itu”, untuk mencari kebebasan yang benar.



3--Bagaimana mengatasinya

Semua pengaruh dan suasana buruk yang diperparah lagi oleh emosi yang berlebihan, sebetulnya dapat dihindari. Namun tidak bisa dihilangkan seratus persen dalam kepribadianmu(Rm.7:23) walaupun secara akalbudi anda berusaha supaya kepribadianmu selalu berada pada suatu tingkat optimal. Tingkatan ini dapat berubah-rubah sesuai jalan pikiran pada saat itu dan bagaimana menghadapi lingkunganmu. Dan pada saat tingkat optimal atau minimal itu, maka disinilah diperlukan selalu bimbingan Tuhan, supaya jangan tergoda, terbuai, tersulut emosi, dll. Untuk itu supaya anda lakukan semua kehendak Allah, berupa perintahNya, hukumNya(Mat.23:37-40). Namun yang penting mengerti hukumNya dan aplikasikan semuanya itu(1Kor.13:4-8) dalam wujud perbuatanmu(Yak.2:22), sehingga dengan semuanya itu maka anda akan tinggalkan masa lalu yang buruk dan selalu menatap ke masa depan, dan itulah Paskah yang dijelaskan dalam artikel ini.



Penutup

Paskah yang sangat luas artinya, namun dapat juga di persepsi sebagai tinggalkan pengaruh buruk dan penderitaan dalam kehidupanmu tapi tetap berusaha untuk masa depan yang baik. dan tidak lagi kembali dalam suasana buruk.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i :



1KAMUS ALKITAB,  a dictionary of the bible WRF Browing, diterjemahnkan oeh Dr L K Yang, Cet-5 Jakarta Gunung Mulia thn 2010, ISBN978-979-687-393-7, hal-307 col-2 dan hal-308 col-1.



2Ensiklopedia Alkitab Masa Kini Jilid II, cetakan  ke-10 Juli 2011, ISBN-978-602-8009-34-8, terbitan Yayasan Komunikasi Bina Kasih, Jakarta. hal 204-205.

Senin, 28 Oktober 2019

Tuhan beri makanan kepada burung, apa pendapatmu?


Latar belakang



Banyak orang berpendapat bahwa burung saja dipelihara Tuhan walaupun dia tidak menabur dan menuai, selain itu juga tidak mengumpulkan bekal dalam lumbungnya, namun Tuhan memeliharanya. Apakah perlakuan Tuhan seperti ini berlaku juga untuk manusia?



Materi yang di sharing, sesuai topic



Yesus berkotbah di bukit, dan menyampaikan antara lain:

Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu(Mat.6:26)?  



Bila diperhatikan burung-burung yang berterbangan di udara, mereka selalu datang atau keluar dari sarangnya untuk mencari makanan. Jadi banyak pernyataan yang disampaikan oleh para hamba Tuhan, bersifat subjektif mengenai istilah diberi makan adalah tidak cocok.

a--Karena burung-burung itu setiap hari harus keluar dari sarang untuk mencari makanan, yang tersebar dibeberapa tempat. Bahkan untuk menuju dan  memperoleh makanan itu, burung harus terbang jauh dan tinggalkan anak-anaknya yang masih lemah dan belum bisa terbang, kadang-kadang sewaktu mencari lokasi makanannya mereka dihadang oleh burung lainnya sehinga saling bertempur untuk merebut makanan itu.

b--Jadi yang jelas makanan itu berada di beberapa tempat, namun setiap burung harus bekerja yaitu terbang keluar dari sarang, untuk dapat memperolehnya, agar bisa membawanya kepada anak-anak burung yang sedang kelaparan di sarangnya. 



Banyak hamba Tuhan dalam penjelasan ayat ini kepada jematnya mengabaikan usaha-usaha yang dilakukan oleh burng-burung itu. yaitu:

aa--Seolah-olah burung-burung tersebut tidak berusaha mencari makanan.

bb--Dalam jarak yang jauh, burung tsb membawa pulang makanan yang di jepit antara paruhnya.

cc--Makanannya tidak diperoleh secara gratis, kadang-kadang harus bertempur dengan mangsanya, bahkan ada juga dengan sesama burung lainnya.



Analogi dari kegiatan burung-burung ini, berlaku juga bagi manusia. Jadi manusia harus berusaha untuk memperoleh kehidupannya.

Tuhan telah memberikan beberapa kelebihan kepada manusia bila dibandingkan dengan burung, yaitu: akalbudi, hati, keinginan dan kebebasan, selain itu telah menyediakan bahan bahan tertentu, agar manusia dapat mengolehnya hasil yang lebih baik dan bernilai tinggi, karena antara lain adanya kemudahannya, misalnya:

aaa--Manusia mendapat ladang untuk ditanam dan mangambil hasilnya kemudian.  

bbb--Tersedia laut yang luas, penuh ikan untuk dipancing,

ccc--Berbagai tambang untuk di olah, untuk mendapatkan berbagai hasil

ddd--Kehutanan untuk dilestarikan dan dimanfaatkan,

eee--Bahan baku lainnya yang dapat di olah untuk memperoleh nilai tambah yang lebih.





fff--Tuhan beri karunia kepada manusia yang sesuai dengan keinginannya untuk lebih meningkatkan produktivitasnya agar dapat memenuhi kebutuhannya bahkan bisa untuk sharing kepada orang lainnya.



Karenanya setiap orang bukan hanya tinggal dirumah, namun harus berusaha, yaitu keluar rumah untuk mencari pekerjaan atau relasi agar dapatk memperbesar jaringan pemasarannya sehingga produknya bisa lebih tersalur dan bisa memenuhi kebutuhannya dan akan terimbas hasil produktivitasnya kepada orang lain.



Atau intinya setiap hari burung-burung selalu keluar dari sarangnya mencari makanan yang telah Tuhan sediakan ditempat tertentu, maka demikianpun manusia harus bekerja



Banyak orang terbuai karena penjelasan para hamba Tuhan yang subjektif sehingga membuat para jemaat atau siapa saja yang mendengar firman Tuhan ini, hanya bersifat menunggu karena beranggapan bahwa Tuhan memberikan mereka maka, walaupun mereka tidak menabur namun bisa menuai, ini adalah salah.



Namun Tuhan dengan tegas mengatakan bahwa carilah karuniamu setinggi mungkin maka Dia akan memberikan jalan untuk memperolehnya(1Kor.12:31). Jadi orang harus berusaha bukan hanya menunggu.



Penutup

Sadarlah bahwa setiap hari burung keluar dari sarangnya untuk mencari makanan agar anak-anaknya yang masih lemah dan belum bisa terbang dapat makan. Makanan ini ada diberbagai tempat. Maka demikian juga manusia harus keluar dari rumah untuk mencari pekerjaan bagi keluarganya bahkan bisa sharing untuk orang lain.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

1Kor.12:31

Mat.6:26

Minggu, 20 Oktober 2019

Jangan tertawan oleh hukum dosa(Rm.7:23)


Latar belakang



Setiap orang harus melawan untuk tidak menjadi tawanan hukum dosa(Rm.7:23) sehingga  tidak mengalami penghidupan yang menyakitkan dan menyesatkan.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Apa itu hukum dosa



Sesuai dengan penjelasan di alkitab(Rm.7:23), yaitu; adanya suatu hukum lain yang berjuang melawan akalbudimu dan akibatnya adalah anda menjadi tawanan hukum dosa, dan hukum ini ada di dalam anggota-anggota tubuhmu.



Kenyataannya kebebasan dan keinginan dan lainnya telah ada, dan ini terbukti pada Adam & Hawa yang telah salah gunakan keinginan dan kebebasan yang Tuhan berikan kepada mereka. Sehingga dampaknya mereka di halau dari taman Firdaus, lalu bekerja keras untuk mempertahankan terhadap berbagai kesulitan dalam proses kehidupannya, karena telah tertawan oleh hukum dosa.



Hukum dosa tsb diketahui setelah adanya hukum Taurat(Kel.20:1-17), dan karena hukum Taurat sehingga anda mengetahui apa itu keinginan, berzinah, mencuri, dll(Roma.7:7), yang adalah dosa.



Setiap orang sangat sulit bahkan tidak dapat untuk menghilangkan hukum dosa, karena itu berada di dalam daging dari anggota-anggota tubuhnya(Rm.7:23). Karena sewaktu pikirannya menghadapi suatu masalah, berupa; bujukan, ancaman, godaan, dll, maka hukum dosa tsb memperoleh kesempatan untuk memicu seseorang untuk berbuat serong yang adalah bagian dari dosa. Dan terjadinya dosa adalah sewaktu anda berinteraksi karena telah menerima pemicuan tsb. contoh Adam dan Hawa menerima godaan iblis agar mereka bisa jadi seperti Tuhan, namun dampaknya mereka tertawan hukum dosa sehingga menderita terus menerus.



2--Bagaimana supaya tidak tertawan.

Secara ringkas, anda telah membaca dari mana asal hukum dosa. namun yang penting adalah bagaimana menghindar bahkan terhindar dari perangkap berupa tertawan oleh hukum dosa.



Kembali kita ke peristiwa Adam & Hawa sewaktu mereka tergoda. Dalam percakapan antara  ular dengan perempuan, maka ular berusaha mengganggu proses berpikir Hawa dengan menggodanya bahwa mereka akan menjadi seperti Tuhan, karena Tuhan itu pencipta, memiliki segalanya, dan Dia hebat. Proses berpkir mereka terganggu oleh objek yang sangat menarik, yaitu jadi seperti Tuhan.



Namun Adam & Hawa tergoda karena tidak taat pada Tuhan sehingga terjadi  pengusiran terhadap mereka. Jadi substansinya adalah ketaatan, karena mereka tidak taat maka jelas terjadi penghalauan(Kej.3:24).





Memang benar bahwa sewaktu dalam proses berpikir, maka segala pertimbangan akan timbul dan yang sangat dominan, adalah secara objektif untuk mencapai tujuannya. Namun hukum dosa tetap berperan, yang dia menginginkan supaya anda berpikir subjektif sehingga bisa terjadi kesalahan sekarang  atau untuk dikemudian hari. Karenanya tetap  objektif semampumu dan selalu berpikir dalam kebenaran dan bersandar pada Tuhan(Ams.3:5-9).



Penutup

Dalam setiap orang terdapat hukum dosa yang berada dalam anggota tubuhmu. namun anda harus tetap bersandar pada Tuhan, bahkan mohon Roh Kudus untuk membimbingmu, agar tidak tertawan dalam hukum dosa.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

Minggu, 13 Oktober 2019

Melawan diri sendiri


Latar belakang



Salah satu tantangan terberat dari manusia adalah bila harus melawan diri sendiri, berupa keinginan  yang timbul dari dirimu, dan kebenaran yang tutupi.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Keinginan.

Setiap orang mempunyai kebebasan yang dapat dia pergunakan untuk mewujudkan suatu pekerjaannya, selain itu juga mempunyai keinginan untuk memuaskan dirinya. Keinginan ini sangat berguna bila digunakan secara positif untuk diri sendiri dan juga untuk kepentingan orang banyak. Namun dapat juga berdampak buruk, sebagai contoh: iblis menggoda Adam dan Hawa. Godaan itu adalah berupa suatu jabatan yang bergensi yang sangat tinggi nilainya dan yang dapat berbuat apa saja, yaitu akan menjadi seperti Tuhan(Kej.3:5).

Keinginan Adam dan Hawa tergerak sehingga menyambut godaan tersebut, lalu sesuai kebebasannnya maka mereka memilih godaan itu lalu memakan buah yang telah dilarang oleh Tuhan. Disinilah mereka berbuat dosa karena memakan buah terlarang, dan dampak buruk adalah mereka diusir dari taman Firdaus dan tidak lagi mendapat kehidupan yang indah. Karenanya Adam harus bekerja keras(Kej.3:17-19) untuk melanjutkan kehidupan mereka, dan Hawa mengalami berbagai kesakitan sewaktu melahirkan(Kej.2:16) dan mungkin juga lain sebagainya.



2--Diri sendiri yang menentukan.

Tuhan memberi kebebasan dan keinginan kepada setiap orang, dan itu dapat digunakan sesuai dalam perjalanan hidupnya, yang ditentukan oleh dirimu sendiri. Namun karena pilihanmu itu maka anda bisa meraih keberhasilan tapi bisa juga terlengah lalu runtuh.



Karenanya gunakanlah pikiran atau akal budi yang terdapat dalam pikiranmu sebaik mungkin untuk menimbang-nimbang berbagai informasi yang masuk melalui Pancainderamu. Disinilah, sambil akal budimu mengolah informasi, maka keinginanmu mulai juga berproses dan proses ini kadang-kadang sejalan dengan akal budimu namun dapat juga bertentangan. Bahkan pertentangan ini bisa berdampak berdampak sangat berat yang merugiian diri sendiri maupun masyarakat lain.



Pertentangan dalam diri anda.

Sesuai penjelasan di atas maka dalam tubuhmu ada dua dorongan yang kadang-kadang bisa sejalan maupun yang bisa bertentangan(Rm7:17-23).



3--Melawan diri sendiri

Setiap orang dari segala tingkatan umur, pasti telah mengalami pertentangan dalam dirinya sendiri tanpa di sadarinya. Contoh:

a—Ada seorang anak kecil,  yng seharusnya dia membuat tugas sekolahnya di rumahnya, namun karena godaan bermain game di computer maka ditundanya yang akhirnya bisa terlupakan. Jadi disini anda harus memilih, prioritskan tugas sekolah atau main game di computer. 



b--Seorang kakek mengalami masalah dengan adik-adiknya, mengenai warisan. Sekitar 30 tahun lalu, kakek tsb telah menjual sebidang tanah beserta rumah diatasnya kepunyaan ayahnya, hasil penjualan di ambil sendiri oleh kakek tsb tanpa memberi bagian kepada 6 adik-adiknya.

Sekarang ini masih ada lagi sebidang tanah di kampung kepunyaan ayah dari kakek tsb, jadi ini adalah tanah warisan, untuk mereka ber 7. Kakek dan 6 adiknya sepakat untuk menjualnya. Namun 6 adiknya tidak mau tanah yang masih girik di atas namakan kakek tsb. sewaktu proses pengurusan. Maka kakek tetap bertahan harus atas namanya tapi adik-adik berkeras bukan atas namanya. Setelah terjadi komunikasi yang tidak mengenakkan, maka akhirnya kakek tsb mengatakan kepada anak-anaknya. bahwa dia rela menyetujui desakan dari para adiknya.

Dan setelah kakek, anak serta mantunya berembuk, maka kakek mengatakan bahwa dia setuju dengan desakan para 6 adiknya.  Sehingga masalah “atas nama” tersebut teratasi.



Penjelasan kakek bahwa dia setuju sehingga menerima desakan para adiknya, sangat dihormati oleh para anaknya dan mantunya. Namun kakek tsb tidak menjelaskan yang sebenarnya, yaitu:

aa--Apa sebab dia menjual rumah ayahnya, tanpa berunding dengan 6 adiknya.

bb--Penjualn terjadi tanpa sepengetahuan 6 adiknya.

cc--Hasil penjualan diambil semuanya. Tidak dibagikan kepada 6 adiknya.

dd--Kakak tsb tidak melayani dalam jangka waktu lama secara wajar terhadap ayah ibunya yang sudah tidak mempunyai tempat tinggal, karena telah dijual.



 Hambatan dari kakak ini adalah, bahwa dia tidak menjelaskan yang sebenarnya kepada anak-anak dan mantunya, dia hanya berkata “setuju dan menerima alasan karena desakan dari 6 adiknya” sehingga rela dan setuju.



Karena kalau kakek tsb tidak menjelaskan semuanya ini aa--dd, kepada nanak-anak dan mantu, maka mereka bisa berpendapat bahwa kakek sangat baik dan 6 adik itu serakah. Sehingga bisa timbul suatu persepsi dalam pikiran mereka yang mungkin bisa memicu suatu keadaan atau masalah yang tidak menyenangkan dikemudian hari antara anak-anak dari kakek tersebut versus 6 adiknya bahkan anak-anak dari adik-adik itu.



Disini terlihat bahwa untuk menyatakan kebenaran sangat sulit, karena harus melawan diri sendiri. sebabnya karena keinginannya mengatakan bahwa jangan mau mengalah sehingga tidak perlu menceritakan yang sebenarnya.



Penutup

Setiap orang mempunyai kebebasan dan keinginan, yang kadang-kadang dapat bertindak lebih dominan dari akal bud, sehingga bisa berdampak buruk terhadap dirinya dan lingkungannya. Dan inilah yang terkadang sangat sulit karena melawan dirimu sendiri. karenanya selalu bersandar kepada Yesus Kristus.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

Rabu, 02 Oktober 2019

Hal kekuatiran


Latar belakang


Setiap manusia pada suatu waktu pasti akan mengalami kekuatiran, dan itu merupakan bagian dari kehidupan manusia, namun sebetulnya, kekuatiran yang ada padamu dapat dikendalikan.




Materi yang di bahas, sesuai topik


 


K u a t i r.


 


1--Kekuatiran


Kekuatiran atau perasaan kuatir merupakan bagian dari kehidupan setiap orang. Sama halnya seperti kemarahan dan kesenangan adalah bagian dari hidupmu maka demikianpun kekuatiran. Dan bagaimana anda mengendaikan emosimu maka demikian juga anda dapat mengendalikan kekuatiranmu selama masih berada di bumi ini. Secara sederhana maka kekuatiran terdiri atas, a.l.:


a--Adanya rasa takut tentang sesuatu hal yang belum pasti terjadi,


b--Merasa cemas akan sesuatu hal,


c--Bisa hilang kepercayaan diri karena merasa akan menghadapi suatu beban yang berat dan tidak tahu harus minta pertolongan kepada siapa.


d--Dia selalu berada denganmu yaitu dalam pikiranmu yang merupakan bagian dalam proses kehidupanmu.


 


2--Gejala kekuatiran dapat dikenal dari seseorang, antara lainnya:


a--Kurang dan tidak fokus


b--Ceroboh agak pelupa


c--Tidak sabar dan cepat marah


d--Tidak tenang seolah-oleh menunggu sesuatu yang berkepanjangan


e--Menciptakan masalah sendiri dalam pikiranmu swendiri sehingga bimbang.


f—Mendua hati sehingga sulit memilih mana yang lebih prioritas.




3--Dampak kekuatiran:


a--Cepat tersinggung lalu marah,


            b--Kualitas pekerjaan menurun


            c--Rasa percaya diri menurun


            d--Mencari perlindungan kepada yang kekuatan duniawi


f--Makin tepuruk kehidupanmu.


g--Iman ter-erosi sehingga dasar pegangan hidup menjadi kabur lalu mencari ilah-ilah.




4--Apa sebab kekuatiran dapat menjadi dominan dalam pikiranmu:


Setiap orang mempunyai rasionalitas dan logika yang berbeda-beda karena adanya proses pertumbuhan dalam pikirannya, dan input atau masukan didapati melalui panca indranya, bila input atau masukan untuk rasionalitas dan logika buruk dan kacau, maka proses pertumbuhan juga mengalami hambatan. Karena berproses yang benar adalah berdasarkan kebenaran yang telah ada dalam akalbudi atau bagian dari pikiran(Ibr.8:10). Sehingga bila pembentukan dan berproses agak berlawanan atau tidak cocok dgn akalbudi maka pertumbuhan dan berproses akan mengalami kelambatan atau tetap berkembang namun mempunyai dasar yang alurnya lain, misalnya terbentuknya keras hati yang berlebihan, ego, cepat membenci, rapuh sewaktu menghadapi masalah, mendua sewaktu membuat putusan, kasih sayang yang rendah, selalu kuatir, dll. 

Dan pertumbuhan dan proses yang rapuh ini akan mengalami suatu antagonis antara rasionalitas bersama logika terhadap akabudinya, sehingga terjadi pertentangan batin(Rm.7:23).

Namun semua input yang diperoleh adalah berasal dari:

a---Pengaruh pendidikan dalam rumah tangga yang kurang terarah karena kurang atau tidak berdasarkan kebenaran, sehingga anak tersebut hanya mencari tempat yang aman baginya walaupun amannya itu hanya bersifat sementara dan yang kemungkinan dapat berakibatkan buruk dikemudian hari baginya.

b---Kekuatiran bisa timbul dari perbuatan diri sendiri, atau pengaruh lingkungan atau output lingkungan.  

c---Godaan iblis inilah yang paling ekstrim, dia bisa menggoda pikiranmu sehingga anda dapat meninggalkan perintah Tuhan. dan bukan hanya itu saja tapi juga dapat melawan perintah Tuhan. kalimat inilah yang dilakukan atau dituruti oleh Adam dam Hawa.



5--Kekuatiran dapat di kendalikan


Namun kekuatiran itu dapat di jinakkan agar dia tidak liar, misalnya:


kendalikanlah dia agar tidak mengganggumu selama kelangsungan hidupmu, yaitu antara lain:


a--Tenangkan pikiran, kendalikan emosi, dan bertindak sistematis, terencana, dan disesuaikan dengan kemampuan kantongmu, atau gabungan dari semuanya itu.


b--Namun untuk menjinakkan kekuatiranmu maka anda harus mempunyai tujuanmu yang jelas yaitu rencana apa yang akan dicapai dan bagaimana pelaksanaannya.


c--Semua pengendalian kekuatiran yang dijeaskan diatas adalah hanya sebagian yang dapat anda lakukan, untuk lengkapnya anda harus datang kepada Yesus yang menawarkan, bahwa; siapa yang berbeban berat datanglah padaKU(Mat.11:28).


 


Penutup.


Perasaan kuatir terdapat dalam pikiran setiap orang, yang dapat meruntuhkan imanmu dan perlakuanmu yang positif selama kehidupanmu, namun kekuatiran dapat di kendalikan seperti contoh diatas, dan yang utama adalah bersandar kepada Yesus.   




Penulis.Eddywarbung


Referensi


 


Ibr.8:10


“Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu,” demikianlah firman Tuhan. “Aku akan menarah hukumKu dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umatKu”

Rm.7:23

Tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku; melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.



Mat.11:28

Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu


 




Ayat tambahan

Mat.10:19      


Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikruniakan kepadamu pada saat itu juga


 


Luk.10:41                  


Tetapi Tuhan menjawabnya: “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara.


 


Fil.4:6


Janganlah hendaknhya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan ucapan syukur.

Minggu, 15 September 2019

Siapa mendua hati, tidak tenang dalam hidupnya.


Latar belakang



Banyak orang mendua hati dalam proses kehidupannya, sehingga mereka tidak optimal memperoleh hasilnya, bahkan dapat merugikan dirinya sendiri(Yak.1:8), karena tidak dapat menentukan apa yang harus diutamakan.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Mendua hati membawamu membuatmu menderita.

Orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya(Yak.1:8). Karena mereka berpatokan pada dua prinsip yang berbeda. Misalnya:

a---Ajaran Yesus adalah kasih, karena bila anda melakukan kasih secara benar, maka kebenaran akan tercipta dalam pikiranmu sehingga anda akan mencari dan berusaha mengenal siapa yang menciptakanmu, selain itu juga kebenaran itu akan lebih sempurna bila anda berinteraksi(Yak.2:22) dengan sesama manusia dan alam sekitarmu. Semuanya itu adalah untuk kebaikan bersama. 

b---Namun, kalau ajaran iblis itu berbeda. Karena mereka berusaha membelokkan kebenaran yang ada dalam pikiranmu agar anda tidak melakukan kasih, yaitu hukum kasih(Mat.22:37-40) dan pelaksanaannya sehari-hari(1Kor.13:4-8). Iblis berusaha membelokkan bahkan kalau bisa merusak pikiranmu sehingga anda akan melawan perintah Tuhan Yesus, cara melawannya adalah dengan memakai semua anggota tubuhmu, misalnya: salah gunakan panca indra, sex bebas, berhala, berzinah, membunuh, beritakan ajaran palsu, pertengkaran, ciptakan permusuhan, ciptakan kemiskinan, hidup hanya untuk menyenangkan diri sendiri, dll.

c---Bila anda tetap mempertahankan untuk mendua hati, maka dalam pikiranmu akan bertumbuh dua prinsip yang berbeda dan bisa saling bersaing. Dan dengan sendirinya anda akan pergunakan prinsip-prinsip itu sesuai keuntunganmu, umumnya keuntungan duniawi, karena hal itu menyenangkan fisikmu, namun secara bertolak belakan kepntingan rohani harus tinggalkan keinginan daging inilah sebabnya yang susah bagi manusia. Kepentingan duniawi biasanya dapat dirasakan dalam waktu untuk jangka pendek atau sesaat, karena pada saat itu prinsip dari keinginan iblis sangat dominan dan dilain pihak telah menipisnya prinsip kasih. Namun tidak tertutup kemungkinan, bahwa; dampak dari gangguan iblis itu akan merupakan penderitaan semumur hidup, jadi bukan sesaat saja. Buktinya; Adam dan Hawa tergoda sehingga mereka tertipu lalu harus menderita seumur hidup.



d—Mendua hati bukan hanya soal duniawi versus rohani, tapi juga soal keluarga, karir, pergaulan, dll. Namun mendua hati pun bisa juga dijelaskan secara relative, yaitu dimana kadar mendua hati yang sangat minim hingga maximum atau tegasnya ekstrim. Umumnya orang mendua hati sering kurang focus atau telah menetapkan ada objek sampingan, yang tidak diduga bisa menjerumuskan objek yang utama, sehingga gagal tujuan intinya.

Contoh:



-Menginginkan keluarga yang bahagia tapi kenyataan suami pergi berselingkuh

-Mengutamakan karir masa depan tapi kenyataannya moral buruk karena korupsi

-Mulutnya mencintai istri tapi punya simpanan

-Menyelesaikan kasus tapi sering melakukan hal sepele yang amoral, sehingga terbentur.  





2--Mendua hati bisa terjadi karena, antara lain:

a---Proses dari seseorang menjadi mendua hati, sangat luas dan kompleks. Misalnya:

Pengaruh lingkungan yang di alaminya sewaktu masa kecil dalam keluarganya sendiri. yaitu; bila seorang anak berbuat salah maka ibunya akan marah padanya tapi ayah anak tersebut menganggap perbuatan yang biasa-biasa saja, demikian pun sebaliknya. Sehingga anak tsb mencari pembelaan di ayahnya. Dan ini akan mempengaruhi pembentukan kepribadiannya

b---Karena dampak dari butir 2a, maka anak tersebut mudah terikut arus pergaulan yang baik maupun yang jahat. sebab dia tidak mempunyai pendirian yang pasti bahkan sering terombang ambing.

c---Pengaruh dan dampak dari lingkungan, uang, penderitaan, terkena cobaan.



Cara mengatasi:

Focus supaya kebersamaan keluarga bertumbuh secara baik dan seimbang

Arahkan anakmu atau siapa saja agar tetap focus pada tujuannya, jangan suka menyimpang untuk berbuat a.l. amoral

Jauhkan pikiran buruk namun tetap berpkir positif, walaupun dalam keadaan apapun



Penutup

Kebersamaan  pertumbuhan keluarga secara positif sangat sangat penting, karenanya dasarilah pada kasih. dan ajarkan keluargamua lakukan kasih sehingga kebenaran terwujud dalam jiwa mereka, yang dapat menangkal sifat mendua hati.





Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.





Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :



Yak.1:8

Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya



Yak.4:8

Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang  berdosa! Dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!



Luk.16:13

Seorang hamba tidak dapat megabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasii yang lain, atau ia akan setia keada yang seorang dan tidak mengindahkan yang  lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.



1Kor.13:4-8

Mat.22:37-40

Minggu, 08 September 2019

Tuhan bertindak lebih baik bila pelayananmu murni






(lihat sambungannya dibawah, tulisannya berwarna hitam)



Latar belakang



Bila anda melayani secara murni dan berdasarkan kebenaran untuk kepentingan masyarakat maka Yesus akan memberi jalan yang lebih luas untuk itu(1Kor.12:31)



Materi yang di sharing, sesuai topic



Apa itu pelayanan yang murni.



Tingkatan iman dan perbuatannya dari setiap orang itu raletif dan siapa saja yang mau melayani atau melakukan pekerjaan Allah, pasti akan/sedang/telah melalui proses ini. Selain itu bersandar kepada Tuhan dan bukan pada kekuatan dirimu sendiri. Dan mohonlah dari Tuhan agar Dia bisa mengutus Roh Kudus untuk membimbingmu. 



Sehingga untuk melayani siapa saja maka dasarnya adalah supaya anda beriman kepada Tuhan Yesus dan selain beriman harus anda bukti, yaitu melalui perbuatanmu, karena melalui semua perbuatanmu, maka iman imanmu akan menjadi sempurna(Yak.2:22).



Pelayanan yang murni itu, merupakan pelayanan yang memberitakan kebenaran kepada masyarakat. Dan kebenaran ini adalah firman Tuhan, yang dicuplik dari Alkitab,  misalnya:

a--Marilah Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu(Mat.6:33)

b--Marilah kepadaKU, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan(Mat.11:28).

c--Kata Yesus, Akulah jalan dan kebenaran dan hidup(Yoh.14:6).

d-“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi(Mat.22:37-40)”

d--KepadaKu telah diberi segala kuasa di sorga dan di bumi8.. karena itu pergi9lah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu uyang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman(Mat.28:18-19).

f- dan ayat lainnya.



bila anda aktif dan konsisten dalam melakukan penjelasan dari a hingga f, maka apa yang anda mintakan maka Tuhan pasti akan membemberikan sesuai kein ginanNYA. Jadi mungkin keinginanmu setingkat tertentu, tapi Dia bisa memberikan uyang tak terduga bainya atau bagusnya kepadamu.



          Bersambung ke minggu depan tgl 7 Sept 2019,

L i h a t   d I b a w a h :

 

Contoh:

Seorang pria yang telah berumur 73 tahun merasa telah memperoleh karunia khusus dari Tuhan, karena dia mengalami suatu keadaan seperti “timbulnya gairah hidup kembali yang lebih menyenangkan”, yaitu: merasa sangat bersyukur, karena tidak disangka, Tuhan telah memberi apa yang dia inginkan, bahkan melebihi dari yang dibayangkannya, namun dia harus berusaha untuk melicinkannya, karena yang diberikan Tuhan itu terlalu besar, sehingga perlu perbuatan-perbuatan untuk penyesuaian diri.



Karena apa yang telah dikabulkan Tuhan itu, secara tidak sadar dia telah memulai  dan sedang mengalami suatu proses dalam kehidupannya, dimana dalam proses itu dia merasa suatu gejolak perasaan yang bercampur baur dalam dadanya dan pikirannya, yang bersifat positif, di antaranya merasa:

Keindahan

Kenikmatan

Kesenangan

Kesehatan fisik

Harapan

Melanjutkan kehidupannya berdasarkan Kasih, ajaranNya Tuhan.

Hidup karena berdasarkan firman Tuhan.



Karunia tersebut adalah sebagai berikut:

Bapak A, sebut saja A mempunyai istri, namun istrinya telah mendahuluinya selama dua setengah tahun lalu, sehingga dia menjalankan kehidupan sendirian, namun tetap beraktivitas secara wajar, al: berolah raga supaya tetap segar bugar, mengikuti Pendalaman Iman, kuliah kembali, dan secara berkesinambungan menulis dalam blog-nya yang khusus mengenai “firman Tuhan” yang dikutip dari Alkitab lalu berusaha menjelaskan firman tersebut semampunya untuk siapa saja yang membacanya, dengan tujuan memperkenalkan Yesus supaya para pembaca mencariNya, dan lakukan semua kehendakNya sesuai peraturanNya, supaya yang membaca bisa bertobat dan tinggalkan dosa. Namun A bukan hamba Tuhan. Tapi A tetap menulisnya sesuai kemampuannya sehingga setiap minggu A mem-publish satu tulisannya melalui blognya di internet secara mingguan tanpa terputus-putus, dan kini telah mem-publish 452 judul atau memasuki tahun ke sepuluh. Dan orang yang viewing blognya tsb telah mencapai lebih dari 64000, relative masih kecil. 



Namun harapannya adalah pertumbuhan secara kualitas tapi kuantitas pun harus diperhatikan karena diperlukan. Sebab firman Tuhan dalam alkitab mengabarkan kebenaran untuk pertumbuhan fisik yang berpengaruh pada jiwamu, namun berlandaskan kasih kepada Tuhan dan sesama manusia.  



Kita lanjut lagi ya dengan A

Satu setengah tahun setelah kepergian istrinya, pada suatu pagi hari timbul perasaan dalam diri A,  bahwa dia ingin mempunyai pendamping hidup, selain itu juga ada firman dalam alkitab, bahwa hukum mengatakan, bila pasangannya telah meninggal, maka bebaslah dia dari ikatan hukum suami istri, sehingga boleh memiliki istri dan demikian pun sebaliknya(Rm.7:2). A berdoa kepada Tuhan, bila berkenan, mohon diberikan pasangan hidup kepadanya, dengan persyaratan antara lain: se-iman, cantik menurut ukurannya, dapat saling mengerti, bisa bekerja sama, dll. 



Tidak tanggap dan tidak menyadari

1--Sebetulnya A mempunyai beberapa teman wanita, dari berbagai status, belakangan baru A menyadari bahwa ada di antara mereka yang ingin berteman lebih mendalam dengannya. namun tidak disadarinya. Karena mungkin secara naluri dia telah tetapkan persyaratan, sehingga tidak memenuhi standardnya. Misalnya:

Suatu saat A bertemu dengan seorang wanita yang sama sekali belum dikenalnya,

Sehari kemudian A menerima telpon dari wanita tsb yang belum pernah berkeluarga, melalui HP istri A, karena A masih tetap mengatifkan, menyimpan dan kadang-kadang menggunakan HP istrinya. Permintaan wanita tsb mengarah  untuk berhubungan lebih intesif, tapi di tolak oleh A, alasannya; tukang ngatur, tukang perintah, A harus mengurangi kegiatannya, dan harus banyak istirahat.

2--Seorang teman wanita lainnya meminta agar A mengundangnya kerumah A, untuk belajar membuat pizza. Wanita ini akan menyediakan semua kebutuhannya untuk membuat pizza. Permintaan ini telah berkali-kali, tapi A tidak menanggapinya dan mengatakan nanti kalau saya ada waktu akan saya beritahukan. Secara naluri T menolaknya.

3--Ada beberapa wanita yang mendekati A diwaktu yang berbeda-beda, dengan alasan belajar bersama menulis blog. Namun A tidak menanggapinya karena para wanita itu masih belum focus dan sangat dangkal dalam pengetahuan Alkitab.



Dari nomor 1 hingga 3,  A  tidak menyadarinya bahwa mereka itu berniat untuk menjalin hubungan yang lebih serius, dan A juga tidak tanggap akan niat mereka.



Tergugah hatinya.  

Suatu saat sewaktu A selesai bertugas, kepadanya diperkenalkan seorang wanita yang telah cerai yang perbedaan umurnya 27 tahun. Kebetulan mereka sedang mencari pasangan hidup. Setelah A berdiskusi dengan wanita tsb ia tidak tertarik, namun A tersentak ketika wanita itu mengatakan bahwa, dalam “susah dan senang” kita selalu bersama-sama. Dan wanita itu juga mempunyai beberapa kelebihan. Pernyataan “susah dan senang” tertusuk di hati A. Menurut A, pernyataan ini adalah tanda yang Tuhan berikan kepadanya, untuk menerima wanita ini sebagai pasangan hidupnya. Lalu A mulai mencari informasi yang lebih dalam lagi mengenai keadaan wanita ini sehingga A mulai suka dan peduli, lalu A jatuh cinta dan menyayangi wanita ini, untuk seterusnya.



Jadi dalam keadaan A mencari informasi mengenai wanita tsb, maka ia mengalami suatu proses perubahan yang bercampur baur dalam batinnya, berupa:

aa-Keindahan hati yang sangat sulit dilukiskan.

bb-Kenikmatan antara mereka secara positif.

cc-Suatu kesenangan yang mereka saling berbagi.

dd-Kebersamaan supaya tetap bersatu selamanya.

ee-Harapan secara bersama untuk tetap bersandar pada Tuhan

ff-Merasa ada kekuatan rohani yang melakukan semua butir diatas tsb aa-ee, namun sulit melukiskan dalam kata-kata.



Semuanya ini, yaitu dari proses awal hingga mereka bisa bersatu dan nantinya seterusnya adalah, hadiah berupa karunia yang Tuhan berikan kepada A dan pasti juga kepada pendamping yang pada saat itu juga sedang mencari pendamping hidup agar Tuhan mengabulkannya. Jadi Tuhan yang memperstukan mereka. Dan inilah tindakan Tuhan yang lebih baik.



Pertanyaannya apa sebab?

Setiap orang yang hidup secara wajar sesuai aturan Tuhan, maka dengan sendirinya dia dapat mengatasi semua masalah yang dihadapinya dan juga akan hidup sesuai kebutuhan fisiknya, untuk itu Tuhan telah memberikan akal budi, hati nurani, kehendak bebas, keinginan, namun yang jadi masalahnya bagaimana kita mengelola semua pemberian Tuhan itu. misalnya ada orang yang:

aaa-Menyerahkan hidupnya berjalan secara alamiah

bbb-Menyerahkan hidupnya sebagaimana air mengalir

ccc-Ingin berkontribusi selama hidupnya untuk masyarakat

ddd-Taat pada peraturan Tuhan

eee-Ingin sebarkan firman Tuhan untuk orang lainnya agar hidupnya bisa terbebas dari dosa dan secara sadar mencari kehidupan yang kekal, bila sudah meninggalkan dunia.

Setiap orang telah peroleh karunia dari Tuhan, namun Tuhan bisa juga memberi karunia khusus kepada siapa yang hendak Dia berikan. Sudah tentu Tuhan mempunyai alasan yang tidak diketahui oleh mansia. Namun bila diperhatikan apa yang telah dilakukan oleh A, adalah secara tidak sengaja mempersiapkan diri untuk kepentingan pelayanan, yaitu:



Aaaa-Mengikuti pendalaman iman seminggu 2 kali, selama 5 tahun berturut-turut tanpa berhenti-henti, lalu 5 tahun secara sporadic.

Bbbb-Mengikuti Universitas Driyarkarya jurusan Theologi, selama dua setengah tahun

Cccc- Mengikuti kuliah hukum, kini telah selesai.

Dddd-Menulis blog mengenai firman Tuhan tanpa berhenti-henti, yang di publikasikan seminggu sekali selama setahun, kini masuki tahun kesepuluh, karena Yesus selalu menyertaimu(Mat.28:20).

Eeee-Sebagai mediator untuk menjelaskan firman Tuhan kepada keluarga, teman, dan siapa saja bila ada orang yang memintakannya.



Kegiatan ini dilakukan oleh A atas inisiatif sendiri dan karena itu tidak ada pungut bayaran, namun dorongan untuk kuliah sewaktu dia telah berumur 69 tahun adalah karena sepertinya adalah tuntutan dari firman Tuhan yaitu 1Kor.12:31



Maka satu tahun terakhir setelah kepergian istrinya, maka Tuhan kabulkan permintaan A, yaitu A diberikanNya teman hidup.



Proses ini semuanya dapat terjadi karena A secara sadar ingin mencari kebenaran, yaitu pelajari firman Tuhan dari alkitab dan sebarkan pengetahuan yang didapatinya, melalui blog nya di internet, tanpa mengharapkan balas jasa dalam bentuk apapun dari siapapun.



Maka tidak disangka  Tuhan memberi jawaban atas permintaanmu yang jauh lebih baik dan melebihinya.



Penutup

Berusahalah berbuat hal yang positif misalnya menyebarkan firman Tuhan melalui internet atau apa saja secara konsisten, maka Yesus akan selalu menyertaimu, dan mungkin hal-hal yang tidak terduga bisa anda peroleh dariNya.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung