Minggu, 15 Maret 2020

Dalam roh aku bersama(Kol.2:5)


Latar belakang



Walaupun kehadiran fisiknya tidak ada bersamamu namun kehadiran rohnya dapat bersama-sama denganmu bahkan melihat dan mengetahui ketertibanmu dan keteguhan imanmu dalam Kristus(Kol.2:5).



Materi yang di sharing, sesuai topic



Dalam roh akau bersamamu.



Pengertian roh sangat luas, namun yang di bahas hanya sebagian kecil dari roh. Yaitu “dalam roh aku bersamamu(Kol.2:5)”. Istilah ini terucapkan, sewaktu kesibukan rasul Paulus melayani jemaat di suatu daerah, sehingga dia tidak bisa pergi ke kota yang disebut Loadikia, karena kesibukan melayani.  



Seperti ada tertulis di firman dalam Alkitab, antara lain: “manusia terdiri atas; roh dan jiwa dan tubuh, namun harus memeliharanya agar tidak bercacat dan bernoda sewaktu kedatangan Yesus Kristus(1Tes.5:23)



Roh (roh huruf kecil).

Yesus menjawab pertanyaan muridnya, bahwa; jika seseorang mengasihi Aku, maka ia akan menuruti perkataanKu (firmanKu) dan BapaKu akan mengasihi dia dan Kami (Yesus dan Bapa) akan datang kepadanya dan diam (tinggal) bersama-sama dengan dia(Yoh.14:23).

(Yang  dimaksud diam adalah tinggal di dalam tubuh anda, sesuai firman Yoh.14:23.)



Umumnya seseorang mau menuruti anda, bila dia taat dan melakukan apa yang anda perintahkan kepadanya. Maka demikian halnya pada masa sekarang ini, Google atau Microsoft memberitahukan kepadamu bahwa telah di updating aplikasi yang ada dalam hand phone atau computer anda, tapi ada juga aplikasinya, yang mereka memerlukan persetujuan atau izin darimu dengan cara mencontreng tanda cek atau tidak. Bila tidak maka secara otomatis aplikasi tersebut tidak berfungsi atau terhapus dari HP atau computermu.



Jadi sekarang ini kemana pun anda berada, maka google dan MS, atau manusia yang berkuasa, dll, dapat memantaumu yaitu dimana lokasimu bahkan meminta pendapatmu mengenai daerah atau gedung atau kantor anda berada.



Maka demikian juga instruksi berupa buah pikiran orang lain yang sangat anda setujui pasti akan melengket di otakmu, terutama sewaktu anda menyelesaikan tugasmu memakai intruksi atau buah pikiran tersebut. Karena merasa bahwa seolah-olah anda dicerahkan dan diarahkan oleh buah pikiran tersebut, dan mungkin sekali anda masih merasa ada bimbingan dari yang empunya buah pikiran tersebut. Semacam inilah yang disebut roh dari yang empunya buah pikiran tersebut telah bersama-sama dengan rohmu(Kol.2:5). Maka demikian pun ada kesamaan dengan ayat Yoh.14:23, lihat penjelasan diatas.

  

Bila roh tersebut mempunyai ajaran yang positif dan tidak bertentangan dengan norma-norma umum masyarakat, maka lakukanlah. Bahkan Yesus mengatakan apabila anda melakukan firmanNya maka Dia(Yesus) bersama Bapa akan datang dan berdiam (bahsa Inggris dwelling) dalam tubuhmu. Karena tubuhmu dimana rohmu berdiam, adalah bait Roh Kudus yang juga diam dalam dirimu(1Kor.6:19).



Menurut Paulus, rohnya atau pengaruh dari buah pikirannya dapat berada di roh dari para muridnya dan jemaatnya, sehingga dia dapat melihat dengan sukacita tertib hidupnya dan keteguhan imannya. Demikian pun Yesus dapat mengetahui seluruh niat, pikiran dan perbuatanmu karena ada Roh yang berdiam dalam tubuh setiap orang.



Contoh:

1---Rasul Paulus mengatakan bahwa dia sendiri tidak ada diantrara para muridnya dan jemaatnya, tetapi rohnya bersama-sama dengan mereka sehingga dapat melihat dengan sukacita tertib hidupmu dan keteguhan imanmu dalam Kristus(Kor.2:5).

2---Jika tubuh anda tanpa roh maka akibatnya buruk seperti orang tidak punya kehidupan atau sama saja seperti orang yang tidak: punya tanpa tujuan, bersemangat,  berperasaan belas kasihan, mengenal kebenaran, ada gairah hidup, tidak ada motivasi,



Penutup

Ada berbagai roh, antara lain rohnya rasul Paulus yang adalah baik. namun tubuhmu adalah juga bait Roh Kudus yang berdiam dalam tubuhmu, karenanya gunakanlah roh yang baik tersebut.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :



Kol.2:5

Sebab aku sendiri tidak ada di antara kamu, tetapi dalam roh akau bersama-sama dengan kamu dan aku melihat dengan sukacita tertib hidupmu dan keteguhan imanmu dalam Kristus.



1Tes.5:23

Semoga Allah damai sejahtera  menguduskan kamu  seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan Kita.



Yoh.14:23

Jawab Yesus:”Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firmanKu dan BapaKu akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.



1Kor.6:19

Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

Selasa, 10 Maret 2020

Dapatkah anda menyenangkanTuhan


Latar belakang



Orang yang percaya pada Tuhan Allah, mengetahui bahwa mereka adalah ciptaanNya, namun bagaimana dapat menyenangkanNya, adalah hal yang sangat berbeda.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1-Tuhan menciptakan manusia dan diberikan wewenang

Untuk menyenangkan seseorang maka kita harus mengetahui apa yang dia senangi lalu lakukanlah kesenangannya itu. Sekarang cobaan anda pikirkan, Tuhan telah menciptakanmu dan memberikan sesuatu yang sangat berharga yang tidak ada taranya dan tinggi nilainya, yaitu: kebebasan serta kehendak. Sehingga anda bebas untuk memilih yang sesuai dengan keinginanmu, selama proses kehidupanmu. Karenanya keberadaanmu dibumi ini adalah penting,

Contoh:

a—Apa gunanya anda diciptakan, yaitu;

Untuk beranakcucu dan menempatibumi(Kej.1:28), dan menguasai semua hewan dibumi ini, serta juga untuk merawat bumi(Kej.2:15).

b—Seluas apa wewenangnya manusia, yaitu;

b1--Mereka memperoleh kebebasan dan keinginan. Selain itu diberi kewenangan yang seluas-luasnya, untuk mempergunakan kebebasan dan keginginan tersebut. Sehingga bisa mengambil pilihan yang terbaik menurutnya.

b2--Ada kalanya kewenangan itu menjadi kurang berdaya, karena di dominasi oleh keinginannya yang kuat, dan kadang-kadang sering tidak terkendali lalu melewati batasan yang telah Tuhan tentukan, akibatnya perbuatan mereka sering melanggar peraturanNya, sehingga terjadi dosa. Walaupun telah diperingatiNya(Kej.2:16-17). Contoh yang jelas adalah perbuatan Adam dan Hawa yang melanggar perintah Tuhan.       



Biasanya manusia melakukan sesuatu karena terpengaruh oleh berbagai hal, a.l.godaan. Apalagi kalau godaan itu yang berimin-iming“ menjadi seperti Tuhan(Kej.3:6).”



            c-Saling peduli terhadap sesama orang dan selalu mengucapkan syukur kepada

Tuhan, karena Anda masih dapat beraktivitas dan bila memungkinkan dapat

membantu orang, sehingga yang tertolong merasa mendapat berkat.



2-Kehendak bebas bertentangan dengan perbuatan menyenangkan Tuhan?

Setiap manusia mempunyai wewenang untuk melakukan kehendak bebasnya sesuai dorongan hatinya, karenanya mereka akan mengutamakan kepentingannya, apa lagi bila kepentingan itu sangat mendesak sebab dapat memberikan kepuasan yang sangat besar. Maka ini semuanya dapat menimbulkan nafsunya untuk memperoleh yang diinginkan tersebut, itu sebabnya maka manusia sanggup untuk melanggar dan atau melawan peraturan yang telah ditentukan oleh; disiplinnya yang ada tertanam dalam dirinya(Rm7.23), atau peraturan dari organisasi, atau peraturan dari pemerintahnya, bahkan peraturan yang Tuhan berikan.



Bagaimana menyenangkan Tuhan

Sebetulnya setiap orang sanggup menyenangkan Tuhan, bahkan hal itu tidak sulit, dari anak kecil hingga orang dewasa, atau dari seorang rendahan hingga tinggi jabatannya, dapat melakukannya. Untuk menyenangkan Tuhan sebetulnya sangat gampang, yaitu:

Lakukan perintah Tuhan, berupa peraturanNya, HukumNya, atau ajarkan kasih sayang kepada orang lain, sebarkan perbuatan baik kepada siapa saja(Mat.28:19-20)

Lakukan perintah itu secara itikad baik.

Rela dan senang melakukannya

Tidak ada tekanan batin, dan lain-lain



Namun untuk melakukan semuanya diatas agak sulit bila dibatasi oleh dirimu sendiri, berupa; niatburuk, ego, sombong, tidak peduli orang lain, tidak mau menolong, keras hati, tidak mau mengenal ajaran kasih, tidak mau mengenal Tuhan, dll.



Menyenangkan Tuhan membawa banyak keuntungan bila didasarkan pada aturan yang benar, yaitu:

a--Bila motivasimu selalu tertuju dan berada dalam kebenaran,

b--Dirimu akan terbiasa dan terlatih bila anda mendasarkan pikiranmu dan hatimu pada alkitab atau mengikuti ajaran di alkitab, atau mengetahui terlebih dahulu apa itu hukum kasih(Mat.22:37-40, 1Kor.13:4-8).

c--Bila Anda kendalikan kehendak bebasmu sesuai ajaran kasih, maka perbuatan menyenangkan Tuhan tidak ada masalah bahkan sangat mendukung. Atas dasar kasih ini maka anda dapat berbuat apa saja untuk menyenangkan Tuhan.



Penutup

Setiap orang dapat melakukan perbuatan menyenangkan Tuhan, terutama bila kehendak bebasnya didasarkan pada ajaran kasih, sewaktu berinteraksi dengan siapa saja atau sewaktu dalam pelayanan



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Kej.1:28

Kej.2:15

Kej.2:16-17

Kej.3:6

Rm.7:23

Mat.28:19-20

Mat.22:37-40

1Kor.13:4-8

Minggu, 01 Maret 2020

Apakah keadilan bisa sejalan dengan kebenaran


Latar belakang



Seseorang akan merasa senang bila suatu putusan yang dibuat oleh suatu institusi atau kelompok tertentu, terhadap suatu masalah, bersifat adil. Karena kebetulan putusan tersebut sesuai dengan unsur-unsur keadilan yang dia yakini. Namun apakah putusan tersebut sejalan  dengan kebenaran?.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Apa itu keadilan



Keadilan menurut:

A--Kamus Bahasa Indonesia online”, adalah:

     a--Sifat (perbuatan, perlakuan, etc) seseorang yang adil, dia hanya mempertahankan hak

          dan keadilannya.

     b--Pemerintah menciptakan keadilan bagi masyarakat.

B--Kamus Alkitab WRF Browning”, adalah:

     a--Sifat Allah1, (sifat ini sangat dirindukan sehingga manusia berusaha memperolehnya

          sebisa mungkin).



Keadilan menurut pribadimu

Dalam kelanjutan penghidupan apakah dia seorang pribadi, atau organisasi, atau Negara, atau siapa saja, pasti menghendaki “keadilan yang pasti” sehingga mereka dapat melakukan penghidupannya berdasarkan keadilan yang sudah pasti. “Keadilan yang pasti” hanya ada pada Tuhan, namun Dia menghendaki agar manusia dalam keadaan apa pun dapat melakukannya walaupun sangat sulit. Karena keadilannya telah dan akan dipengaruhi oleh pengetahuannya serta motivasinya sewaktu ingin mewujudkannya, bahkan pikirannya pun digoda oleh berbagai hal seperti yang dialami Adam dan Hawa. 



Keadilan2 adalah salah satu sifat Allah(Mzm.89:14). Sifat seperti ini terdapat dalam hati dan akal budi manusia. sifat ini adalah salah satu yang terpenting dalam hukum Taurat, yaitu syarat-syaratnya, berupa: anda harus berpribadi: adil dan belas kasihan dan setia(Mat.23:23).



Namun bila perbuatanmu tidak sesuai dengan syarat-syarat umum dari suatu daerah atau tempat anda berpijak, maka rasa keadilan anda akan berhubungan dengan peraturan yang berlaku, yang mungkin akan berurusan dengan hukum atau undang-undang setempat.



Karena persepsi keadilanmu dipengaruhi oleh pendidikanmu, pengalamanmu serta motivasimu yang lain kali berlainan arahnya dengan keadilan secara umum atau dimana anda berada, sehingga bisa terjadi pertentangan lalu timbul dosa, seperti yang di alami raja Daud yang mengambil Betsheba sebagai istrinya. Tapi di lain pihak jika anda mengaku dosa maka Tuhan akan setia dan adil sehingga Ia akan mengampuni segala dosamu dan menyucikanmu dari segala kejahatan(1Yoh.1:9). 



Berbicara mengenai keadilan dan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari, maka keadilanmu dan kebenaranmu selalu didasarkan pada hukum atau peraturanNya Tuhan yang ditulis dalam akal budimu(Ibr.8:10), yang akan dipengruhi oleh pendidikanmu, kebiasaan dimana anda berada, pergaulanmu, dll, misalnya dalam; suatu keluarga, suatu suku, atau organisasi, atau Negara.

Sehingga keadilannya setiap orang, organisasi, Negara, akan selalu berbeda-beda sesuai dengan proses budaya, motivasi dan tujuan yang akan dicapai.



2--Kebenaran

Apa itu kebenaran.

Kebenaran menurut:

A--Kamus Bahasa Indonesia online”, adalah:

     a--Keadaan Keadaan yang cocok dengan keadaan yang sesungguhnya, kita hrus berani

          pertahankannya .

     b--Sesuatu yang sungguh-sungguh ada, harus diyakini yang diajarkan agama

     c--Kelurusan hati, tidak seorang pun menyangsikan

B--Kamus Alkitab WRF Browning”, adalah:

     a--Kebenaran Allah adalah keterpercayaanNya(Yes.65:16),         

     b--Sebagai pengetahuan yang tepat(1Tim.4:3)



Namun suatu pendapat yang berupa kebenaran telah dianggap tepat dan sesuai, bila memenuhi pendapat umum atau kebiasaan masyarakat yang terdiri atas berbagai watak orang dan kelompok. Kemudian Negaranya menyelesiakan kebenaran tersebut menurut kebutuhannya sehingga terjadilah peraturan atau undang-undang. Karenanya kebenaran di Amerika Serikat berbeda dengan kebenaran di Indonesia. Contoh: seorang yang melakukan berbagai kejahatan di Amerika Serikat dapat dipenjarakan 40 thn, atau 50 thn, 90 thn. 110 thn. Tetapi di Indonesia maksimal 20 tahun penjara.  



3--Dimana kebenaran bersinggungan keadilan(1Kor.13:6)

Dalam surat Paulus yang pertama kepada Jemaat di Korintus (1Kor.13:6 mengatakan:

Ia (atau kasih) tidak bersukacita karena ketidak adilan, tetapi karena kebenaran.

Pernyataan dari Paulus sangat luas artinya, dan penekanannya di  “ketidak adilan” atau “kebenaran”, jadi dapat berarti a.l.:

Kasih tidak bersuka cita bila tidak ada keadilan, tapi harus kebenaran.



Namun penjelasan diatas adalah bahwa keadilan tergantung dari persepsi pribadi walaupun secara umumnya sama, tapi kalau dipicu oleh suatu masalah maka akan terlihat seberapa besar keadilanmu berpihak sehingga bersifat subjektif dan bila anda terus ditekan maka anda akan berkeras untuk mempertahankan pendapatmu. Dan sifat anda ini yang dikatakan subjektif namun belum tentu benar. Karenanya kebenaran yang harus di utamakan agar tidak terjadi gesekan antara keadilan dari seseorang dengan orang lain atau kelompok lain.



Jadi disinilab keadilan dan kebenaran akan bersinggungan. Keadilan sangat susah sejalan dengan kebenaran, walaupun dapat berjalan sejajar dalam beberapa hal. Namun hanya Tuhan yang bisa mengatur agar keadilan sejalan murni dengan kebenaran.



Contoh:Mengenai hukuman mati

Sekarang ini banyak Negara mulai menghapuskan hukuman mati, namun ada orang yang dihukum hingga 80 tahun atau lebih.

Tapi Yesus mengatakan atau berfirman, lihat, Mat.18:6 yaitu:

Jika barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepadaKu, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.



Oleh karenanya hukuman tergantung dari apa kasusnya, sehingga apa pun putusan hukumannya dari lembaga atau pengadilan, apakah cukup adil atau sesuai kebenaran yang berlaku, atau adil yang sejalan dengan kebenaran, harus diterima putusan tersebut.



Penutup

Persepsi keadilan dari setiap orang dapat terlihat bila dia tertarik karena di picu oleh suatu masalah yang telah ada putusan, namun aturan atau kebenaran dapat mengimbangi keadilannya, sehingga putusan tersebut dalam berlaku. 



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

1, 2Adil, menurut kamus Alkitab, ( A dictionary of the Bible, Browning WEF), ISBN-978-979-687-393-7, Cetakan ke-5, thn2010, hal-4 kolom-2



Mzm.89:14

Mat.23:23

1Yoh.1:9

Ibr.8:10

Yes.65:16

1Tim.4:3

1Kor.13:6

Mat.18:6

Minggu, 23 Februari 2020

Jadilah pelaku firman bukan pendengar





Latar belakang



Mungkin banyak orang telah atau belum mendengar firman Tuhan namun secara tidak sengaja sudah mereka melaksanakannya. Dilain pihak ada orang yang secara sadar mengetahui dan mengerti firman Tuhan tapi hanya sebagai pendengarnya, namun ada juga yang melakukan firman itu.



Materi yang di sharing, sesuai topic



Pendengar dan pelaku firman(Yak.1:22):

a--Pendengar firman Tuhan adalah mereka yang mendengar firman itu secara utuh atau sebagiannya melalui panca indranya bahkan ada yang mencarinya.

b--Pelaku firman adalah mereka yang mengetahui dan mengerti firman Tuhan tersebut, lalu melaksanakan firman itu melalui perbuatan-perbuatan karena telah menghayatinya, sehingga terlihat dan terdengar oleh orang lain disekitarmu, sewaktu anda berinteraksi dengan mereka.



Pendengar

Berhubung setiap orang mempunyai panca indra, khususnya telinga maka siapa pun dapat mendengar(Rm.10:17) sewaktu orang-orang menjelaskan firman Tuhan, termasuk hamba Tuhan; berkothbah, berdoa, memuji-muji Tuhan Allah, mengajar, dan lain-lain.

Namun ada juga yang menyaksikan atau melihat, bahwa telah terjadi mujizat yang dilakukan oleh hamba Tuhan, misalnya; menyembuhkan orang sakit, menghidupkan orang yang sudah meninggal, air bah yang tenggelamkan semua orang kecuali keluarga Nuh, dan lain-lain.



Pelaku

Untuk dapat melakukan firman Tuhan maka setidak-tidaknya mereka telah mengetahuinya dan mengerti dan menghayatinya atau menjiwainya atau mengalaminya berupa melalui perbuatan-perbuatannya yang ada hubungan dengan firman tersebut(Yak2:22).

Apakah seorang pelaku harus mengetahui terlebih dahulu seluruh firman lalu menjadi pelakunya? Bila demikian maka itu adalah suatu kesempurnaan. Tapi itu bukan demikian, karena setiap orang telah menjadi pelaku firman walaupun belum menguasai suatu firman secara resmi. Contoh:

Pasangan suami istri atau ayah ibumu, telah mengajarkan anaknya atau anda untuk mengasihi kakakmu, adikmu, orangtuamu, keluarga besarmu, temanmu, dll, sewaktu anda masih bayi hingga keluar rumah. Tapi sewaktu mereka mengajarimu,  kemungkinan besar mereka belum pernah mendengar apa itu “kasih(Mat.22:37-40), dan bagaimana melakukannya(1Kor.13:4-8).

Karena kasih itu secara naluri akan muncul dari dirimu sewaktu anda menghadapi sesuatu yang ada hubungan sebab dan akibat. Naluri itu timbul berdasarkan hukumj Tuhan yang telah Dia tulis dalam akal budi dan menaruhnya dalam hatimu(Ibr.8:10).



Apa gunanya melakukan firman.

Bila seseorang hanya menguasai suatu ilmu atau tidak dapat mewujudkan dalam suatu kenyataan, maka sama saja dengan anda dan atau  orang lain yang tidak dapat menikmati ajaran itu. Contoh: bila anda mempunyai suatu resep makanan tapi tidak mau mewujudkannya, maka sama saja dengan tidak ada orang yang dapat menikmatinya.

Lalu apa gunanya untuk dirimu bila melakukan firman. Gunanya karena Firman Allah adalah suatu kebenaran, contoh:

Firman itu pelita bagi kakiku(Mzm.119:105)

firmanMu beri terang(Mzm.119:130)

FirmanMu adalah kebenaran(Yoh.17:17)
firman yang tertaman di dalam hatimu
(Yak.1:21)

Semua firman Allah adalah murni(Ams.31:5)

Tujuan iman adalah untuk keselamatan jiwamu(1Ptr.1:9)



Gunanya melakukan atau sebagai pelaku firman adalah untuk menguatkan imanmu selama kehidupanmu yaitu melakukan yang benar sesuai firman Tuhan yang terdapat dalam Alkitab, sehingga anda akan mengalami keselamatan jiwa sewaktu meninggalkan dunia ini.



Penutup



Pelaku firman adalah penting karena kepribadianmu akan terlatih untuk berbuat baik selama kehidupanmu dan meningkatkan kemurnian iman, sehingga dapat terjadi keselamatan jiwamu sewaktu meninggalkan bumi ini.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Yak.1:22

Rm.10:17

Yak.2:22

Mat.22:37-40

1Kor.13:4-8

Ibr.8:10

Mzm.119:106

Mzm.119:130

Yoh.17:17

Yak.1:21

Ams.31:5

1Ptr.1:9

Minggu, 16 Februari 2020

Keadilan


Latar belakang



Keadilan sangat di dambakan oleh setiap orang dalam kehidupannya, demikian pun organisasi dan Negara, namun keadilan yang mana harus dituruti



Materi yang di sharing, sesuai topic



Keadilan murni adalah sifat Allah

Dalam kelanjutan penghidupan apakah dia seorang pribadi, atau organisasi, atau Negara, atau siapa saja, pasti menghendaki “keadilan yang pasti” sehingga mereka dapat melakukan penghidupannya berdasarkan keadilan tersebut. “Keadilan yang pasti” hanya ada pada Tuhan, dan Dia menghendaki agar manusia dalam keadaan apa pun dapat melakukannya walaupun sangat sulit karena mereka akan dipengaruhi oleh motivasinya sewaktu ingin mewujudkan dan melakukan sesuatu. 



Keadilan1 adalah salah satu sifat Allah(Mzm.89:14). Sifat seperti ini terdapat dalam hati dan akal budi manusia. sifat ini adalah salah satu yang terpenting dalam hukum Taurat, yaitu syarat-syaratnya, berupa: anda harus mempunyai keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan(Mat.23:23).

Namun bila perbuatanmu tidak sesuai dengan unsur-unsur atau syarat-syarat keadilan maka anda akan berhubungan dengan penghukuman, karena pikiranmu telah menjadi tumpul berhubung diselubungi oleh motivasi yang tidak benar, seperti yang di alami Adam dan Hawa, tapi di lain pihak jika anda mengaku dosa maka Tuhan akan setia dan adil sehingga Ia akan mengampuni segala dosamu dan menyucikanmu dari segala kejahatan(1Yoh.1:9). 



Berbicara mengenai adil dalam kehidupan sehari-hari, maka keadilan tersebut selalu didasarkan pada kebiasaan dimana anda berada, misalnya dalam; suatu keluarga, suatu suku, atau organisasi, atau Negara. Sehingga keadilannya agak berbeda-beda, menurut:

a--Negara Indonesia didasarkan pada “Keadilan Sosial bagi serluruh rakyat Indonesia”, yang tercakup dalam Panca Sila.

b--Kalau di Amerika Serikat berdasarkan “Konstitusi Amerika Serikat”. 

c--Demikian pun hampir setiap Negara mempunyai landasan keadilan yang inti pengertiannya hampir sama, walaupun unsur-unsurnya ada sedikit perbedaan.

d--Setiap organisasi mempunyai anggaran dasar yang berbeda-beda sesuai tujuannya, misalnya secara ekstrim: dalam pendidikian anak, maka proses dan motivasi keadilan sangat dibutuhkan, tapi terhadap orang yang berbuat pidana antara lain kejahatan, maka cara pelayanan atau perlakuan terhadap mereka dalam penjara, hampir tidak terlihat adanya keadilan, yang ada hanya ketegasan sesuai peraturan yang berlaku.

e--Demikian pun anda pribadi yang mengikuti Yesus Kristus mempuyai suatu dasar, yaitu ajaran kasih(Mat.22:37-40), atas dasar ini maka anda akan mengelola informasi berupa apa yang masuk melalui panca indramu ke dalam otakmu, sehingga kepribadianmu akan terkinikan sesuai pendapatmu. Sehingga bila anda akan mengadili sesuatu, maka pasti akan mengadilinya berdasarkan peraturan yang ada. Namun tidak dapat disangkal, bahwa kepribadianmu akan mempengaruhi putusanmu. Sehingga, bila kepribadianmu dinominasi oleh motivasimu yang egocentris, maka sering proses keputusanmu tidak murni bahkan bisa salah, sehingga terjadi ketidak adilan, karena sujektiftasmu.



Karenanya keadilan dapat dikatakan bisa berdasarkan aturan dari; keluarga, sekolah, kantor, lingkungan, pemerintah, Negara, atau menurut pribadimu. Namun keadilan yang pasti adalah yang Tuhan menginginkan agar anda melakukannya seperti Dia terhadap setiap orang.



Umumnya keadilan menurut adalah baik untuk kepentingan masyarakat, sehingga keadilan tidak akan berbeda jauh satu sama lainnya. Namun bila disisipkan oleh subjektiftasmu apa lagi egocentrismu, maka keadilan dari hasil putusanmu akan bersifat tidak fair dan subjektif, sehingga dikatakan adil menurut anda tapi bukan menurut masyarakat umum atau yang terkena putusan itu.



Namun, mohon diketahui, bahwa setiap orang dapat berbuat adil, seadil-adilnya. Karena hukum Tuhan telah ditulis dalam akal budimu dan ditaruh dalam hatimu(Ibr.8:10). Untuk itu supaya anda peka sama Tuhan dan bersandar padaNya, dalam arti setia, taat dan melakukan peraturanNya, sehingga perlakuanmu terhadap siapa saja akan adil.



Egocentric mendominasi

Setiap orang pada waktu-waktu tertentu, dapat didominasi oleh dorongan keinginannya yang rasional (Musa taat mengikuti perintah Tuhan) atau tidak terkendali (seperti yang di alami raja Daud menginginkan Betseba, atau Adam dan Hawa memakan buah terlarang).

Bila dorongan dari keinginan untuk mencapai sesuatu terlalu kuat, sehingga egosentrismu mendominasi(2Kor.3:14), dan tidak lagi mau mendengar saran orang atau seperti yang dimintakan/diperintahkan oleh peraturan, maka dorongan itu dapat melewati batas-batas aturan yang telah disetujui bersama, misalnya: hukum tidak tertulis yang mencakup adat istiadat suatu daerah, aturan keluarga, ketentuan sekolah, hukum lingkungan, hukum Negara, atau aturan pribadimu, dll.

Karena egosentris telah mendominasi pikiranmu, sehingga proses membuat keputusan akan bersifat subjektif jadi kemungkinan besar terjadi ketidak adilan



Penutup



Keadilan ada banyak versi seperti yang dijelaskan diatas, namun yang murni dan benar adalah dari Tuhan seperti yang telah Dia ditulis dalam akalbudimu dan ditaruh dalam hatimu, karenanya bersandar dan takut padaNya dan lakukianlah aturanNya.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

1Kamus Alkitab, ( A dictionary of the Bible, Browning WEF), ISBN-978-979-687-393-7,

Cetakan ke-5, thn2010, hal-4 kolom-2

Mzm.89:14

Mat.23:23

1Yoh.1:9

Mat.22:37-40

Ibr.8:10

2Kor.3:14

Minggu, 09 Februari 2020

Apakah ada kutuk keturunan


Latar belakang



Banyak orang yang berpendapat bahwa kutuk keturunan tetap mempengaruhi kelanjutan penghidupannya, sehingga ada ketakutan tersendiri terhadap itu, namun apakah benar demikian?



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Kutuk.



Apa arti kutuk1, arti dasar dari kutuk adalah:

a--Seseorang dapat mengucapkan kutuk, karena menginginkan kerugian atas orang lain (Kej.12:3).

b--Penghukuman atas dosa(Bil.5:22).

c--Orang yang menderita karena penghukuman Allah(Bil.5:21).

d--(tambahan dari penulis: dampak penderitaan atas keturunanmu)



Kutuk dapat dibagi atas:

aa--Celaan Tuhan atas manusia yang berbuat dosa(Bil.5:21)

bb--Penghukuman Tuhan atas manusia yang dosa(Yes.24:6)

cc--Orang yang menderita akibat dosa karena penghakiman Allah disebut suatu kutuk(Yer.29:18).



Namun ada juga dosa-dosa yang jelas-jelas berdampak pada keturunannya dan pada masyarakatnya, yaitu sebagai berikut:



Berdampak pada keturunannya.

Perbuatan raja Daud yang mengambil istri dari prajuritnya lalu membiarkannya meninggal dibarisan depan pertempuran(2Sam.12:9-11), adalah perbuatan yang sangat tercela bagi Tuhan, sehingga pedang tidak akan menyingkirkan dari keturunannya sampai selamanya



Berdampak pada masyarakatnya(1Raj.11:1-40).

Perbuatan raja Solomo tidak setia menjalankan janji Tuhan, dia menjauhi Tuhan tapi mendekat kepada ilah-ilah dari para istrinya, hal ini menyebabkan Negara Israel terpecah dua dan kedua Negara itu makin berkurang keandalannya kepada Tuhan, sehingga mereka kalah dalam peperangan melawan raja dari Babilon. Mereka ditawan dan dibuang sebagai budak di Babilon  



Pengertian “kerugian atas orang” dapat diperluas, seperti menderita fisik, bahkan orang tersebut dapat meninggal. Tapi pengertian “kerugian atas orang” tersebut bukan merupakan suatu kepastian yang adanya hubungan langsung dengan perbuatan nenek moyangmu.



2-Apakah kutuk keturunan itu ada?

Banyak orang masih ketakutan akan kutuk turunan atau perbuatan buruk dari nenek moyangnya di masa lalu yang akan berdampak pada anakcucunya. Sebetulnya ketakutan yang demikian itu tidak benar, tidak mendasar dan bukan alasannya(Ams.26:2). Kecuali anda melanggar perjanjian yang Tuhan adakan denganmu, seperti: raja Daud dan raja Salomo, lihat contoh diatas. Karena setiap perbuatan seseorang maka dialah yang bertanggung jawab atas apa yang telah dia lakukan, sehingga dosanya akan ditanggung oleh dirinya sendiri. Jadi perbuatan dosa seorang ayah tidak ditanggung oleh anaknya serta keturunannya,  dan demikian pula perbuatan anaknya tidak mungkin ayahnya yang dihukum(2Taw.25:4).



3--Kenyataan sekarang ini

Karena banyak orang yang baru mengenal Yesus dan perkembangan imannya sedang bertumbuh, selain itu ada orang yang imannya suka jatuh bangun, atau hidupnya masih jauh dari rohani tapi juga mau mengikuti ibadah, dll, sehingga mereka itu tidak secara utuh memperoleh penjelasan firman atau ayat-ayat suci yang di bawakan oleh para hamba Tuhan. Sehingga bila ada suatu ayat atau suatu masalah yang berhubungan dengan suatu ayat, maka mereka memerlukan penjelasan yang lebih mendalam agar dapat mengetahuinya, misalnya:

a--Mintalah maka Tuhan akan memberikan,

b--Carilah karunia setinggi mungkin, maka aku akan menunjukkan jalannya(1Kor.12:31).

c--Mengenai kutuk keturunan, dan lain-lain



Mengenai kutuk keturunan telah dijelaskan diatas, karenanya hilangkan dari pikiranmu itu bahwa perbuatan buruk dari nenekmoyangmu tidak akan berdampak padamu, setiap orang yang ingin berbalik untuk melepaskan dosa-dosa maka dia harus bertobat dan mohon pengampunan dari Tuhan. Bila mereka berbuat salah maka itu ada tuaian dari apa yang telah mereka tabur, dan bukan dari kutuk keturunan.



Penutup

Kutuk keturunan dapat terjadi bila anda melanggar perjanjian antara Tuhan dengan anda, misalnya raja Daud dan raja Solomo. Bila tidak ada perjanjian maka kutuk keturunan tidak ada, namun anda dapat berbuat salah karena telah menabur yang buruk sehingga tuaianmu juga buruk.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

1Ensiklopedi Alkitab Masa Kini, cet-11 April-2011, ISBN-978 602-8009-33-1, hal-624 kol-2

Kej.12:?3

Bil.5:21

Yes.24:6

Yer.29:18

2Sam.12:9-11

1Raj.11:1-48

Ams.26:2



2Taw.25:4            janganlah ayah mati karena anaknya

Tetapi anak-anak mereka tidak dihukum mati olehnya, melainkan ia bertindak sesuai dengan apa yang tertulis dalam Taurat, yakni kitab Musa, di mana Tuhan telah memberi perintah: “Janganlah ayah mati karena anaknya, janganlah juga anak mati karena ayahnya, melainkan setiap orang harus mati karena dosanya sendiri.



1Kor.12:31



Ams.26:2

Seperti burung pipit mengirap dan burung layang-layang terbang, demikianlah kutuk tanpa alasan tidak akan kena



Yeh.18:24

Jikalau orang benar beralik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan seperti segala kekejian yang dilakukan oleh orang fasik – apakah ia akan hidup?

Segala kebenaran yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi ia harus mati karena ia berubah setia dan karena dosa yang dilakukannya.



Yeh.16:54

Sabtu, 01 Februari 2020

Kapan kasih mengintervensi keadilan


Latar belakang



Keadilan sangat perlu dalam kehidupan seorang pribadi, keluarga, masyarakat, namun kapan kasih dapat mempengaruhi keadilan?



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Keadilan dan kasih

Keadilan dalam pribadi seseorang, masyarakat dan Negara sangat menentukan arah mana yang akan mereka tujuh, karena umumnya keadilan yang sebenarnya sangat sulit untuk dicapainya sebab di awali dengan tujuan yang berupa tahapan motivasi. Namun kapan keadilan dapat dipengaruhi oleh kasih?



Apa itu keadilan (asal kata “adil” )

Keadilan adalah

a--Suatu kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal baik yang menyangkut benda(Wikipedia tgl30Jan2020) maupun immaterial

b--Kondisi yang bisa diperoleh melalui perjuangan

c--Sesuatu yang dapat diperoleh seseorang namun tidak seutuhnya sempurna.

d--Tidak semua masalah berakhir secara adil, namun secara kompromi.

e--Masyarakat bawah merasakan keberpihakan keadilan sangat rendah dibandingkan dengan para penguasa di pemerintahan.

f--Keadilan sangat di dambakan oleh setiap orang dalam kehidupannya, namun melalui persyaratan maka mungkin dapat diperolehnya.



Apa itu kasih

Kasih merupakan suatu ajaran, berupa hukum yang Yesus ucapkan sewaktu menjawab pertanyaan yang di ajukan oleh orang Farisi yang sangat ahli dalam hukum Taurat, sbb:

aa--Suatu ajaran yang pasti, karena merupakan hukum dasar kehidupan, berupa hubungan antara manusia dengan Tuhan dan sesama manusia(Mat.22:37-40).

bb--Ajaran ini adalah hukum yang pertama dan yang terutama(Mat.22:38).

cc--Kasih dapat diuraikan pengertiannya(1Kor.13:4-8) untuk diwujudkan melalui perbuatan oleh diri sendiri untuk teman-teman dan lingkungannya.



Kasih dapat timbul seketika(Mat.18:27) namun pengampunan melalui proses.



Kasih intervensi keadilan

Setiap orang, tanpa disadari dan secara naluri pernah berbuatnya, yaitu timbulnya perasaan kasih yang ada dalam hatinya dan akal budinya(Ibr.8:10) lalu dapat mengintervensi atau semacam campur tangan terhadap suatu masalah yang akan di putuskan oleh pengadilan, kepala adat, kepala kantor, ayah ibumu, lingkunganmu, dll.

Mungkin secara hukum positif atau hukum yang berlaku di suatu Negara, mereka telah bersalah sehingga pengadilan akan menjatuhkan putusan bersalah padanya sehingga akan masuk penjara bahkan harta bendanya dapat disita.

Namun karena perasaan kasih yang ada padamu bisa timbul, sehubungan dengan alasan pembelaannya, maka anda dapat memperkecil hukuman atau bahkan bisa menunda atau meniadakannya(1Kor.13:7) melalui kasih, yaitu dengan cara mempengaruhi atau semacam intervensi putusan tersebut (putusan ini telah dianggap adil oleh yang berwenang, menurut hukum yang berlaku).



Bila terjadi demikian, maka disinilah kasih telah mengintervensi keadilan (keadilan: dalam hal ini, menurut hukum Negara atau hukum positif, seseorang itu telah bersalah, jadi keadilan telah di tegakkan, sehingga yang bersalah harus dikukum sesuai peraturan yang ada, walaupun dalam pelaksanaan peraturan itu kadang-kadang tumpul ke atas, atau masih susah menjerat orang-orang yang berkuasa, tapi selalu tajam kebawah terhadap orang kecil yang tidak punya kuasa).



Kasih itu dapat mengintervensi keadilan, yaitu mengatasi dan menutupi segala hal(1Kor.13:7), hal semacam ini telah terjadi sejak dahulu kala hingga sekarang ini, dirumahmu, kantormu, pemerintahmu dan dimana saja, namun yang penting adalah untuk keserasian atau harmonisasi.

Contoh:

(A) Seorang raja hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya, salah satunya hambanya berhutang sangat besar yang tidak mungkin dilunasinya, sehingga raja perintahkan untuk menjual hartanya beserta anak isterinya untuk membayar hutungnya. Jadi hamba ini tidak dapat melunasi hutangnya sehingga harus dihukum.



Namun hamba ini bersujud dan menyembah raja, sambil berkata: sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunasi.           

Maka tergeraklah hati raja olehnya sehingga timbul rasa belas kasihan kepada hamba itu, sehingga dia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya. Jadi tergerak hati raja dan timbul rasa kasihannya sehingga membebaskannya dari hutangnya. Jadi disini, timbul rasa kasih dari raja sehingga dapat mengampuni bahkan membebaskan hutang hambanya.



(B)  Nelson Mandela adalah pejuang kemerdekaan melawan pemerintahan yang menganut “Politiek Apartheid” di Afrika Selatan. Namun dia dipenjarakan 30 tahun. Tapi rakyat Afrika Selatan memilih dia sebagai presiden kulit hitam yang pertama. Hebatnya Mandela adalah, dia tidak mengadakan pembalasan terhadap rezim dan pejabat yang berkuasa sebelumnya dan yang penjarakan dia. Sehingga di Afrika Selatan pergolakan balas dendam. Keputusan Mandela adalah karena perasaan kasih yang sangat murni sehingga dapat menutupi segala kesalahan orang lain(1Kor.13:7), karena yang penting keamanan nasional Afrika Selatan dan kesejahteraan rakyat yang dia pikirkan.



(C) Dalam keluarga pun sering terjadi kesalahpahaman antara anak-anak. Memang benar ada anak yang telah berbuat salah namun sering orangtua mengatur supaya terjadinya perdamaian antara anaknya walaupun ada yang merasa tidak adil tapi hukuman harus dilaksanakan dengan cara (misalnya) berdiri dipojok selama 2jam, tapi baru 10 menit orangtua telah membebaskan anak itu dari hukuman. Hal ini dapat terjadi karena kasih dapat mengintervensi keadilan. Tujuan dari intervensi adalah untuk kepentingan bersama yang menyenangkan semua pihak



Penutup

Suatu putusan apakah dari pengadilan, penguasa, organisasi, biasanya diusahakan secara objektif menurut hukum yang berlaku, sehingga yang bersalah dihukum sepatutnya atau secara adil. Namun dalam kondisi dan situasi tertentu, hukuman tersebut dapat dibatalkan oleh kasih dari pemegang kekuasaan, seperti contoh diatas.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Mat.22:37-40

Mat.22:38

1Kor.13:4-8

Mat.18:27

Ibr.8:10

1Kor.13:7

Mat.18:22-35