Minggu, 10 Mei 2020

Apa itu perintah baru dari Yesus


Latar belakang



Perintah baru yang dari Yesus adalah, supaya kamu saling mengasihi, sama seperti Dia telah mengasihi kamu/anda maka demikian pula kamu/anda harus saling mengasihi(Yoh.13:34-35).



Materi yang di sharing, sesuai topic



Kasih

Pengertian kasih sangat luas, namun kasih tanpa mewujudkan dalam bentuk perbuatan dan tindakan, tidak ada gunanya. Melalui kasih, maka orang lain harus dapat melihatnya melalui tingkah lakumu dan mendengarnya melalui perkataanmu, merasakannya dan bila mungkin menikmatinya melalui perbuatanmu. Semua itu bersifat baik, sopan dan membangkitkan semangat positifmu. Karenanya kasih itu berhubungan antara sesama manusia namun juga dengan Tuhan.



1--Saling mengasihi

Yang di sharing adalah kasih yang focus utamanya soal manusia (sesuai topik), antara sesama manusia. Sebetulnya istilah “saling mengasihi” tidak terlihat dalam kalimat, namun terlihat dalam tindakan maupun perbuatan, misalnya:

a--Tuhan menyelamatkan Lot serta keluarganya lalu menghancurkan kota Sodom dan

     Gomora,

b--Menghabiskan manusia berdosa di zaman Nuh, karena mereka telah terlalu berdosa

     dan sangat tidak bermoral,

c--Sewaktu Israel di bawah keluar dari Mesir oleh Tuhan, mereka mengingkari janji

     itu(Yer.31:32).



2--Kasih dipertegas

Masalah kasih melalui perbuatan mulai dipertegas, dengan memakai kalimat, jadi tertulis di loh batu, seperti yang tertera dalam “Kesepuluh Firman”, di ayat  2à11 hubungan manusia dengan Tuhan, lalu ayat 12à17 dari Keluaran 20, di sebut:

a--Jangan membunuh,

b--Jangan berzinah,

c--Jangan mencuri,

d--Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu,

e--Jangan mengingini rumah sesamau, isterinya, hambanya, lembunya, atau apapun yang

     dimunyai sesamamu,



3--Kasih adalah hukum yang tertinggi.

Pada suatu kesempatan, sewaktu menjawab pertanyaan orang-orang Farisi dan ahli Taurat, mengenai hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat, maka Yesus menjawab bahwa hukum yang tertinggi adalah kasih(Mat.22:37-40), dan hukum ini tertulis di firman, yaitu:

a--Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan

     dengan segenap akal budimu.

b--Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

c--Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesemamu manusia

     seperti dirimu sendiri.

d--Pada kedua hulum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi



4--Setelah Yesus bangkit, Dia menegaskan lagi.

Setelah Yesus bangkit, maka dia menegaskan kembali lagi, bahwa perintah baru itu sebagai(Yoh.13:34-35) berikut:

a--“supaya kamu  saling mengasihi; sama seperti Dia telah mengasihi kamu demikian 
     pula kamu harus saling mengasihi”

b--“supaya semua orang  akan mengetahui bahwa kamu adalah murid-murid Yesus, 
     yaitu jikalau kamu saling mengasihi”



Jadi kasih atau tepatnya  untuk istilah sekarang ini, adalah: “saling mengasihi” antara sesama manusia, telah di kumandangkan sejak Adam dan Hawa hingga sekarang ini dan yang akan datang.

Karena walaupun mereka telah berbuat salah namun Tuhan tetap memberi kesempatan untuk berbalik kepadaNya, itulah antara lainnya pengertian KASIH, atau perintah yang selalu diperbaharui.



Cobalah bertanya pada dirimu: 
apakah saling mengasihi telah Anda imani dan di wujudkan melalui perkataanmu, perbuatanmu dan tingkah lakumu, terhadap keluargamu, kawanmu dan orang di sekelilingmu



Penutup

Saling mengasihi telah ada sejak dahulu kala dan terus si ingatkan supaya setiap orang saling mengasihi dan mewujudkannya selama hidupnya.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

(Yoh.13:34-35).

(Yer.31:32)

(Mat.22:37-40)

Minggu, 03 Mei 2020

Jangan abaikan, namun selalu “takut akan Tuhan”


Latar belakang



Dalam setiap kehidupan seseorang, maka dimohonkan supaya pilihlah sesuatu yang baik sewaktu masih dalam proses memajukan kehidupanmu, namun godaan pun bisa saja meruntuhkan proses tersebut, karenanya takutlah pada Tuhan(Kel.20:20).



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Apa itu takut akan Tuhan

Apa sebetulnya yang terkandung dalam istilah “takut akan Tuhan”(Kel.20:20), sebenarnya Tuhan telah memberikan sarana atau perangkat yang akan di isi oleh hukum Tuhan, pada setiap orang, supaya mereka merasa diawasi sehingga takut atau tidak mau berbuat salah yang akan meninmbulkan dosa bagi mereka.



2--Apa isi dari Perangkat itu.

Perangkat tersebut antara lain adalah hatimu dan akalbudimu, atau yang terdapat dalam setiap orang.

Didalam perangkat itu Tuhat telah menuliskan hukumNya dalam akal budimu dan menaruh dalam hatimu(Ibr.8:10).   

Lalu apa itu hukumNya atau hukum Tuhan. Dasar dari hukum yang Tuhan berikan kepada setiap orang adalah Kasih(Mat.22:37-40). Karena kasih itu mencakup(Mat.22:40) seluruh hukum Taurat, yang didalamnya terdapat Sepuluh Perintah Allah(Kel.20:1-17) dan kitab para nabi, yaitu bagaimana para nabi itu mengadakan penginjilan atau memberitakan kabar baik(Mat.28:19-20) yang diajarkan Yesus, untuk semua orang



3--Apa gunanya “takut akan Tuhan”

Setiap orang yang “takut akan Tuhan”, maka Tuhan akan memberikan kepadanya(Mzm.25:10-15), sebagai berikut:

--Arahan atau menunjukkan jalan yang harus anda dipilih

--Anak  cucunya akan mewarisi bumi.

--Anda dan anakmu akan menetap dalam kebahagiaan

--Anak cucunya akan mewarisi bumi



4--Banyak orang mengabaikan “takut akan Tuhan”

Sebabnya setiap orang sering mengabaikan “takut akan Tuhan” karena mereka merasa dan juga berpendapat bahwa, hal itu sangat membatasi mereka. Apa lagi pada zaman sekarang ini, persaingan dalam segala bidang sangat ketat, sehingga terkadang banyak orang mulai melupakan etika, bahkan kalau bisa bersaksi palsu, dan korupsi. Yang penting memperoleh keuntungan secara cepat atau instant untuk diri sendiri. Karenanya banyak orang berpendapat bahwa takut akan Tuhan hanya sangat menghambatnya, misalnya antara lain:

---Harus ikuti peraturan yang ada, bahkan berbelit-belit, sehingga memperlambat

    mendapat hasilnya, walaupun merugikan masyarakat.

---Menghambat kegiatan mereka, pada hal ada kesempatan untuk meraih keuntungan

    walaupun melanggar  aturan.

---Karena etika sehingga susah menghalalkan segala secara untuk memperkaya diri,

    misalnya korupsi.

---Merasa susah berbohong, sehingga bersaksi palsu untuk meraih keuntungan secara

    Instant.



Contoh yang sering terjadi dalam kehidupan, karena tidak takut pada Tuhan, antara lain:

--Tertangkap tangan karena korupsi

--Tertangkap kamera karena berusaha berzinah di hotel

--Mencuri namun tertangkap dan dihajar masyarakat

--Menghambat pembagian sembako untuk orang kelaparan

--Mark  up atau meninggikan anggaran berkali lipat, contoh kasus e-KTP atau

   elektroni Kartu Tanda Penduduk.

--Mencari keuntungan dari alam walaupun merusaknya sehingga terjadi

   bencana alam, anta lain penggundulan hutan, mengotaro bumi, membakar

   hutan untuk kempentingan sendiri



5--“Takut akan Tuhan” perlu dalam kehidupan

Setiap orang supaya bijak dalam menentukan pilihan untuk melakukan setiap tindakannya. Lalu patuhlah pada hati nuranimu untuk tidak berbuat menyimpang, sehingga tidak merasa dikejar perasaan bersalah karena anda telah berbuat serong terhadap orang lain atau terhadap mesyarakat atau peraturan..



Untuk tidak saling merugikan dan selalu saling menghormati, maka tanamkanlah dalam perasaanmu bahwa selalu ada yang mengawasimu agar anda tidak berbuat serong. Dalam hal yang mengawasi adalah  “takut akan Tuhan” dan yang dapat mengarahkanmu agar jangan berbuat serong terhadap dirimu dan anak serta istrimu dan masyarakat.



Penutup

Tanamkanlah  dalam hatimu bahwa ada yang mengawasi perbuatanmu, karenanya takut akan Tuhan, sehingga anda tidak berbuat serong tapi berbuat bijak untuk semuanya.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Kel.20:20                   

Tetapi Musa berkata kepada bangsa itu: “Janganlah takut, sebab Allah telah datang dengan maksud untuk mencoba kamu dan dengan maksud supaya takut akan Dia ada padamu, agar kamu jangan berbuat dosa”



Ibr.8:10

Mat.22;40

Mat.22:37-40

Kel.20:1-17

Mat.28:19-20



Mzm.25:10-15

10---Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang

        berpegang pada perjanjianNya dan peringatan-peringatanNya

11---Oleh karena namaMu, ya Tuhan. ampunilah kesalahanku, sebab besar

        kesalahan itu

12---Siapakah orang yang takut akan Tuhan? Kepadanya Tuhan menunjukkan

        jalan yang  harus dipilihnya.

13---Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunuya akan

        mewarisi bumi.

14---Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia dan perjanjianNya

        diberitahukanNya kepada mereka

15---Mataku tetap terarah kepada Tuhan sebab Ia mengeluarkan kakiku dari

        jaring.

Minggu, 26 April 2020

Kasih yang semula (first love)


Latar belakang

Baik laki maupun perempuan berusaha untuk mentransfer kasih semula –nya (Why.2:4) yang timbul dari dalam dirinya, kepada calon pasangannya. Sehingga mereka saling bisa lebih mengerti dan respon yang positif, supaya terjadi hubungn yang lebih erat untuk tingkatan selanjutnya. Jadi usaha ini sangat penting.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Apa itu “kasih yang  semula”

Pengertian kasih sangat luas dan mendalam dan perbuatan yang positif untuk tujuan yang murni. Karena firman Tuhan mencakup kasih yang menyusup hingga(Ibr.4:12) keseluruh aspek kehidupan semua orang, tidak memandang; status social, suku, bahasa, jenis kegiatan, lokasi. Tujuan kasih semula antara lain; murni karena dapat juga mempersatukan dua orang yang saling jatuh cinta, atau untuk dasar hidup yang lain.

Kasih (yang mencakup kasih semula) juga melingkup, bagaimana ber-relasi dengan alam bahkan dengan Tuhan(Mat.22:37). Secara sederhana kasih semula itu antara lain:

a--Mengasihi keluargamu

b--Mengasihi anak-anakmu

c--Mengasihi isterimu

d--Mengasihi Allah(Mat.22:37)

e--Mengasihi sesama manusia(Mat.22:39)

f--Mengasihi musuhmu.

g--Peduli pada alam(Kej.2:14), keberadaannya, kesinambungannya.

h--Mengasihi orang sakit

i--Membantu orang yang memerlukannya bersifat

j--Selalu mencari kebenaran

k--Kasih semula (bah Inggris di Alkitab:  first love), bagaimana perasaanmu sewaktu pertama jatuh pada seorang wanita, dan berusaha supaya terjadi kebersamaan dalam kehidupan.



2--“Kasih semula”

Namun kasih semula atau first love adalah suatu perasaan yang timbul dalam dirimu untuk menyayangi seseorang sehingga anda berusaha berbuat yang terbaik, untuk mendapatkannya dan mempertahankannya dalam arti positif, dan tujuannya untuk menjadikan pasangan hidupmu, atau dasar hidupmu.

Yang mengalami kasih semula ini, terkadang tidak dapat menguasai diri bahkan bersedia berkorban untuk calon pasangannya. Walaupun apa yang akan terjadi dia tetap bertanggung jawab. Terkadang adalah sebuah perbuatan yang sulit dan melawan pendapat banyak orang dalam kehidupan bermasyarakat, namun dia akan mencari suatu alibi untuk mempertahankannya.



Dia atau anda pasti mau mempertahankannya sebab anda telah mengasihinya karena kasih semula yang timbul dalam dirimu sangat menggigit, sehingga anda dapat berbuat apa saja untuk meyakinkan calon pasangan hidupmu. Kasih semula ini besifat positif. Sebetulnya kriteria kasih semula dalam Wahyu 2:2-3 itu, karena anda:

aa--Menyukainya secara konsisten.

bb--Akan menjadi satu daging(Kej.2:24).

cc--Akan menjadi satu batin(Kej.2:25).

dd--Peduli padanya,

ee--Perhatian padanya,

ff--Menghargainya,

gg-Menyatakan benar adalah benar dan salah adalah salah padanya.

hh--Turut merasakan penderitaannya maupun dalam kesenangannya.  

ii--Susah dan senangnya akan saling merasakannya juga.

jj--Rela berkorban untuknya

kk--Rela membelanya

ll--Rela bertanggung jawab atas perbuatannya.



Namun hampir semua pasangan-hidup atau perorangan sering lupa akan usahanya, yaitu bagaimna terjadinya “Kasih semulanya” atau first love nya, walaupun setelah mereka sudah berkeluarga bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Sehingga mungkin dapat terjadi keretakan dalam rumah tangga.



3--Yesus mencela yang “menurun” kasih semula-nya.

Namun banyak orang yang telah mengalami kasih semula dan telah memperoleh pasangannya, akhirnya hidupnya tidak lagi memperhatikan kasih semula itu, bahkan yang mereka lakukan dalam kehidupannya hanya sebagai suatu kewajiban walaupun mereka bertanggung jawab. Namun perasaan kasih semula seperti awalnya mereka mengejar pacarnya untuk menjadikannya sebagai istri atau suami, tidak lagi mereka lakukan. Jadi hanya sebagai seperti rutinitas walaupun kerja keras.



Menurut Alkitab dalam Wahyu 2 ayat 2 hingga 3, menyatakan bahwa Yesus mengetahui kasih semula dari setiap orang. “Kasih semula” di Wahyu mencakup, seperti:

a--Baik jerih payahmu maupun ketekunanmu,

b--Engkau tidak dapat sabar terhadap oranag-orang jahat,

c--Engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi sebenarnya tidak

     demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta

d--Engkau tetap sabar dan menderita oleh karena namaKu; dan engkau tidak mengenal

     lelah



Namun Yesus mencela mereka karena telah meninggalkan(Why.2:4) kasih semulanya. Jadi tidak lagi seperti awalnya, yaitu timbul dari dalam lubuk hati dirinya dan berusaha memperoleh pasangannya atau dasar hidupnya. Karena  merasa telah memperolehnya sehingga tidak lagi perlu umtuk mempertahankannys seperti semula..



Usaha secara giat yang timbul dari lubuk hatimu sehingga adanya kasih semula telah ditinggalkan olehmu. Usaha inilah yang Yesus mencela.



Seharusnya consistent-lah kasih semulamu,  terhadap keluarga dan demikian pun sewaktu anda berusaha untuk mengenal Yesus. Jadi konsistensi ini yang dimintakan Yesus dari kita semua, karena Dia dapat mengambil segala yang telah kita capai(Why.2:5) karena telah melupakan Yesus. Oleh karena itu bertobatlah kamu.



Penutup

Sebagaimana usaha memperoleh kasih semula-mu untuk memperoleh pasanganmu, maka begitupun anda harus melakukan untuk Yesus, dan usaha itu harus konsisten selama hidupmu.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Why.2:4

Namun demikian Aku mencela engkau karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula

Ibr.4:12

Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-dendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbgangan dan pikiran hati kita.

Why.2:2

Aku tahu segala pekerjaanmu.: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap oranag-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta

Mat.22:37

Mat.22:39

Kej.2:15

Why.2:3

Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena namaKu; dan engkau tidak mengenal lelah.

Kej.2:24

Kej.2:25

Why.2:5

Sebab itu, ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.


Sabtu, 11 April 2020

Beriman kepada Yesus Kristus


Latar belakang



Setiap orang demikian pun anda pasti mempunyai suatu pemikiran, keyakinan dan pertimbangan tertentu sehingga beriman kepadanya, lalu atas dasar iman tersebut dia akan berkembang, namun untuk apa.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Setiap orang mempunyai dasar hidup.

Setiap orang secara sadar atau tidak, pasti mempunyai dasar-dasar untuk hidup. Karena dasar-dasar itulah yang menjadi landasan dan sekaligus juga sebagai sarana, untuk berkembangnya berbagai informasi yang telah melalui seleksi sesuai kreterianya. Informasi tersebut anda peroleh dari:

a--Kasih sayang dan didikan dan arahan orangtuamu

b--Sekolah dan lingkungannya

c--Semasa berkeluarga

d--Pergaulan diluar dan dikantor

e--Berbagai sarana media, dll.

f--Ajaran tertentu dari, misalnya; kapitalis, sosialis, nazi, komunis, dll.

g--Ajuran-anjuran yang tidak bernilai, semacan aliran filsafat yang kosong(Kol.2:8), dll.



Dasar-dasar tersebut yang dijelaskan diatas, berada dalam tubuhmu, karena itu adalah pemberian Tuhan, yaitu: “suatu kebenaran yang selalu benar”. Namun, itu pun dapat didominasi oleh kehendak bebasmu dalam wujud berbagai perbuatanmu, sehingga dasar-dasar tersebut kurang berfungsi.



Hal seperti itulah yang dialami oleh Adam dan Hawa. Ini dapat terjadi karena mereka mengutamakan perbuatannya dan tidak peduli lagi kebenaran yang terdapat pada dasar-dasar tersebut, jadi kebenaran itu telah terselubung (2Kor.3:14-15). Dasar-dasar tersebut adalah hukum Tuhan yang ditaruh pada akalbudimu dan juga tertulis dalam hatimu(Ibr.8:10).



Pertanyaan, kenapa kehendak bebasmu dapat mendominasi kebenaran yang ada pada dasar-dasar tersebut. Jawabannya adalah karena anda telah memilih untuk mengutamakan kehendak bebasmu dari yang lain, sehingga:

aa--Kebenaranmu tidak lagi berperan.

bb--Telah memilih seseuai keinginanmu.

cc--Dasar-dasar tersebut yang dijelaskan diatas, telah ditumbuhi oleh beberapa butir (1-aàg), atau mungkin juga hanya ditumbuhi oleh ”1-f atau/bersama-sama 1-g” bahkan mungkin sudah berbuah sehingga timbul atau menuai berbagai tantangan terhadap norma masyarakat. Karena apa yang anda tabur itulah yang akan anda tuai(Gal.6:7), jadi bila anda menabur angin maka anda akan menuai badai(Hos.8-7).



2--Apa yang harus anda tabur.

Telah diuraikan diatas bahwa setiap orang mempunyai dasar-dasar, dan pada dasar-dasar itu Tuhan telah meletakkan hukumNya di akalbudimu dan ditulis dalam hatimu(Ibr.8:10). Pada fondasi atau dasar-dasar itu akan berkembang semua dan berbagai jenis informasi dari luar, namun yang telah melalui seleksi berupa kriteriamu yang terdapat dalam kehendak bebasmu, lalu masuk ke dalam pikiranmu, sehingga anda bisa termotivasi olehnya.



3--Iman terkoneksi ke Tuhan.

Bila anda termotivasi oleh ”1-f atau/bersama-sama 1-g” atau hal buruk lainnya, sehingga menjadi suatu keyakinan dan menuruti segala aturannya, maka sama saja anda telah beriman kepada ajaran-ajaran tersebut sehingga anda bisa menjadi hamba dari ajaran itu dan anda juga tidak mengetahui siapa pimpinan tertinggi dari ajaran tersebut. Mungkin orang atau dewa atau ilah-ilah lainnya. Namun tidak dapat disangkal lagi, bahwa ajaran-ajaran tersebut selalu mencari keuntungan materiil, kedudukan, kekuasaan, finansial untuk pribadi dan atau golongan, dll.

Namun hukum Tuhan adalah kasih(Mat.22:37-40), yang mengajarkan (1Kor.13:4-8) kebenaran. Bila anda yakini hukum kasih tersebut dan melakukannya, maka sama saja anda mengimani itu.  Ajaran kasih tersebut berhubungan dengan Tuhan, namun anda harus sepenuh hatimu, jiwamu, akalbudimu dan tenagamu. Karenanya iman anda supaya selalu tertuju kepada Yesus Kristus.



Gunanya iman adalah untuk keselamatan jiwamu. Jadi bila anda beriman yang tertuju kepada Tuhan Yesus Kristus(Kis.26:15) maka jiwamu akan selamat(1Ptr.1:9).



Penutup

Berimanlah kepada yang anda kenal melalui ajarannya yaitu kasih dan perbuatannya, yaitu Yesus. Namun demikian anda pun harus mewujudkan kasih dalam pikiranmu dan perbuatanmu, sehingga jiwamu terselamatkan.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Kol.2:8

2Kor.3:14-15

Ibr.8:10

Gal.6:7

Hos.8:7

Mat.22:37-40

1Kor.13:4-8

Kis.25:15

1Ptr.1:9

Minggu, 05 April 2020

Covid19 suatu peringatan kepada manusia


Latar belakang



Suatu peringatan kepada manusia bahwa kualitas dosa yang pernah manusia lakukan telah ada sejak dahulu(Kej.3:6), dan sekarang ada semacam virus yang disebut Covid19 sedang bergulir dan  telah merengut banyak jiwa. Namun Tuhan dapat melakukannya sesuai keinginanNya.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Peringatan Tuhan diabaikan

Setelah Tuhan menciptakan bumi serta cakrawalanya, maka Dia menciptakan manusia supaya mereka dapat beranak cucu, guna menjaga serta merawat bumi(Kej.2:15), dll. Dan menempatkan mereka di taman Firdaus. Pada waktu itu Tuhan berkomunikasi langsung(Kej.3:9) dengan manusia pertama yang ditempatkan di Firdaus. 

Kepada manusia, Tuhan memberikan tiga butir sarana, berupa; perasaan, kehendak dan keinginan, maupun yang lainnya. Jadi manusia memperoleh kehendak bebas yang dapat mereka gunakan semaunya, namun harus sesuai dengan aturan yang telah Tuhan tetapkan. Sebagai contoh, yaitu jangan makan buah yang ditengah taman tersebut, bila melakukannya akan mati(Kej.2:16-17). Inilah yang merupakan peringatan pertama, yang di abaikan manusia. Akibatnya, mereka melanggar peringatan dan berbuat dosa, sehingga mereka diusir dari taman Firdaus(Kej.3:23-24).



Adam dan Hawa berbuat dosa karena mempunyai keinginan dan kehendak bebas untuk menentukan kemana arah hidupnya. Dalam hal ini, mereka digoda untuk memperoleh kedudukan yang dapat menjadi seperti Tuhan(Kej.3:5). Inilah isi godaan yang di sampaikan iblis kepada Adam dan Hawa.



Jadi manusia pertama pun telah mengabaikan peringatan Tuhan lalu melanggar perintahNya, demikian pun anak mereka. Karena Kain sebagai kakak membunuh Habel adiknya, sebab keinginannya tidak diterima oleh Tuhan, sehingga walaupun telah diperingati(Kej.4:6-7) tapi karena ego dan emosi yang meningkat, sehingga dia membunuh adiknya Habel.



2--Manusia abaikan peringatan dan melakukan pelanggaran

Setiap orang telah melanggar peraturan yang Tuhan berikan, karena tidak tahu namun ada yang berbuat secara sengaja karena keinginan, emosi, balas dendam, iri hati, dll, sehingga mereka melangkah berbuat dosa.

Sebetulnya manusia sudah tidak takut akan Tuhan(Kej.20:11), sehingga mereka melakukan sesukanya, abaikan peringatan dan berbuat terlalu banyak dosa. Hal ini telah berlangsung hingga kini di semua bagian dari dunia ini.

Contoh dari Alkitab:

a--Firaun telah melanggar tata kehidupan manusia yaitu membiarkan bangsa Israel bekerja sebagai budak, jadi dia setuju dan terus melanjutkannya, sehingga tidak mau mendengar permintaan Musa untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir, akibatnya Tuhan menunjukkan berbagai mujizatNya melalui Musa, untuk melawan keras kepalanya Firaun.

b--Penghancuran Sodom dan Gomora(Kej.19:24), karena mereka abaikan peringatan lalu berbuat jahat dan itu adalah berdosa terhadap Tuhan(Kej.13:13).

c--Air bah sewaktu zaman Nuh, manusia dihapus dari bumi.

d--Karena nafsu sex sehingga mengabaikan peringatan, yaitu perbuatan raja Daud mengambil isteri orang, akibatnya pedang tidak tersingkirkan dari keluarganya atau terjadi perkelahian dalam keluarganya.

e--Raja Salomo akhirnya condong ke ilah-ilah dari para isterinya, akhirnya Negara Israel pecah menjadi dua kerajaan dan makin menjauh dari Tuhan sehingga mereka di hukum, yaitu pembuangan ke Babel.



Contoh dalam masa sekarang ini:

d--Apakah dapat dikatakan bahwa Tuhan telah kehilangan kesabaranNya, maka Dia mengizinkan(Ibr.6:3) terjadinya berbagai bencana alam dan penyakit, sebab:

da--Manusia telah menikmati berbagai karunia dan sebagian orang telah mendapat bagian dalam Roh Kudus, tetapi berbalik murtad lagi(Ibr.6:1-3).

db--Selain itu banyak orang telah menjauh dari perintah Tuhan, karena mereka hanya bersandar pada kekuatan sendiri(Ams3:5). Itu karena ego dan harga dirinya yang meningkat namun tidak ada keseimbangannya rohani.



Sehingga apakah ini masih bencana seperti Covid19 yang mulai mengganas terhadap manusia, masih merupakan tingkat peringatan ? Dan akankah datang lagi sejenis bencana yang lebih besar, seperti yang pernah terjadi di zaman Abraham dan Nuh?   

Sehingga apakah sekarang ini adalah ciri-ciri awal peringatan, misalnya terjadinya:

Penyakit-penyakit; Aids, HIV, MERS, Corona/Covid19,

            Bencana alam telah sering terjadi dan temperature bumi meningkat.



3--Ego dan harga diri yang menjauhkan peringatan

Umumnya perbuatan setiap orang selalu untuk memenuhi kehidupan hidup, yang sudah sangat bersaing, sehingga mengutamakan diri sediri atau untuk keluarga, atau kelompok., dll. Lalu cara untuk memperolehnya, bukan merupakan masalah, yang penting mendapatkannya, sehingga :

a--Banyak orang tidak lagi bersandar pada Tuhan, tapi bersandar pada kemampuan sendiri. karena pada suatu tingkat tertentu, mereka telah jauh maju namun hilang keseimbangan dalam hal rohani a.l. etika dan utamakan kepentingan sendiri, lalu menjadi sombong dan tinggi hati(Mam.101:5). Sehingga mereka sering abaikan peringatan-peringatan yang diakibatkan oleh alam atau virus, a.l. covid19..

b--Perbuatan manusia telah bergeser, karena mereka tidak lagi takut akan Tuhan, jadi bersumpah palsu pun tidak ada masalah.



Penjelasan diatas inilah yang membuat manusia kurang memperhatikan peringatan, sehingga dengan adanya Covid19, membuat manusia harus koreksi diri dengan harapan supaya kembali ke etika dan kebenaran.



Penutup

Covid19 merupakan peringatan karena telah menggoncangkan manusia dari kebiasaannya, untuk kembali kepada etika dan kebenaran.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Kej.3:6

Kej.2:15

Kej.3:23-24

Kej.3:5

Kej.4:6-7

Kej.20:4

Kej.19:24

Kej.13:13

Ibr.6:3

Ibr.6:1-3

Ams.3:5

Mzm.101:5

Senin, 30 Maret 2020

Putuskan kutuk keturunan.


Putuskan kutuk keturunan.



Latar belakang



Banyak orang takut terkena kutukan turunan yang akan berdampak buruk bagi kehidupannya, namun anda pun dapat membuat seseorang merasa atau menjadi terkutuk. Tapi semua kutuk keturunan dapat di putuskan.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Mengenai kutuk

Sewaktu raja Daud, seorang yang di sanjung dan berkuasa dan panutan bagi rakyat Israel, berbuat pelanggaran pribadi, berupa penghinaan terhadap peraturanNya Tuhan, yaitu mengambil isteri orang lain. Maka Tuhan marah dan menghukumnya. Inilah suatu dosa yang sangat memalukan terhadap pribadinya bila diketahui umum dan terhadap wibawahnya diri sendirinya maupun kerajaannya. Dampak dosa seperti ini yang dapat disebut kutuk. Kutukan terhadap raja Daud ini berupa; “pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya”(2Sam.12:10).



a--Apa itu kutuk

Menurut kamus Alkitab WRF Browning, maka kutuk1 itu adalah:

aa--Mengucapkan sejenis istilah karena kesal atau marah, kepada orang lain, dengan maksud agar nanti berdampak menciderai orang tersebut.

ab--Hukuman yang kekal2 mengenai terjadinya dosa karena dia menghujat Roh Kudus(Mrk.3:29).



Menurut pendapat penulis, terkadang kutukan itu tidak berupa ucapan namun jawaban langsung karena perbuatannya, seperti yang dilakukan oleh raja Daud. Lihat diatas(2Sam.12:10)



b--Kenapa harus ada kutuk

Seseorang dapat menngucapkan kutuk terhadap pihak lain karena sebelumnya mereka telah ada semacam hubungan untuk saling; mengerti, perhatian, menghargai, kerjasama, misalnya ada semacam ikatan, perjanjian, kesepakatan lisan, dll. Namun di antara mereka ada yang melanggar, sehingga keluar perkataan kutuk, misalnya:

ba--Anda telah mengikat suatu perjanjian  secara sadar atau tidak, sehingga bila anda melanggar, maka pihak yang telah mengikat perjanjian denganmu marah dan mengucapkan kata-kata atau ucapan kasar,  agar anda tidak berhasil atau rugi, menderita, sakit, dll.

bb--Raja Daud secara langsung telah melanggar 10 perintah Allah, yaitu jangan berzinah, dampaknya; “pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya”

bc--Setiap orang telah mempunyai perjanjian dengan Tuhan. Karena dia telah menaruh hukumNya dalam hatimu dan menliskan dalam akalbudimu(Ibr.8:10). (Akan dibahas di topik yang lain)

bd--Perkataan kutuk tidak akan berlaku padamu bila anda benar(Ams.26:2).

           

be--Jika masyarakat tidak lagi memberi perhatian untuk menghormati Tuhan, yaitu sesuai perintahNya, maka Dia dapat mengirimkan kutuk di antaramu dan akan membuat berkat-berkatmu berubah menjadi kutuk(Mal.2:2). Contoh yang sangat jelas, antara lain: VirusCorna telah merengut banyak jiwa dan menguras simpanan kekayaan Negara maupun kekayaanmu untuk melawannya serta dampaknya. 



c-Kutuk keturunan tidak berlaku

Pengertian kutuk keturunan tidak berlaku. Karena dosa yang dibuat oleh nenek-moyangmu, maka merekalah yang harus bertanggung jawab. Namun anda masih beranggapan dan merasa akan terkena dampaknya dari kutukan tersebut, sehingga merugikan secara; materi, fisik, pikiran, dll.

Sebetulnya kesalahan yang tercantum secara tegas dalam Alkitab, adalah perbuatan raja Daud, yaitu berdampak pada keturunanmu dan selamanya(lihat diatas) namun tidak disebut kutuk.

Namun bila anda melakukan kesalahan seperti ini:

ca--Berdosa atau tegasnya menghujat Roh Kudus(Mrk.3:29).

            cb--Menyembah kepada berhala-berhala(Kel.20:5)



Untuk perbuatan ca, siapa yang berbuat dosa maka dialah yang di hukum, bukan

keturunannya.

Untuk perbuatan cb, maka Tuhan akan menghukum anda. Bahkan Dia menghukum

hingga keturunanmu yang ke tiga dan ke empat(Kel.20:5), kesalahan inilah yang dapat disebut

kutuk keturunan.



Tidak benar, bila ada orang-orang yang berpendapat, adanya dosa nenekmoyangnya yang ditanggung oleh keturunannya (kecuali cb), sehingga dapat terjadi sesuatu yang sangat merugikan fisikmu, materi akan hilang dan usahamu akan gagal, dll. Bila anda masih terikat oleh pendapat ini maka putuskanlah ikatan ini. Caranya, berdoa dan memohon kepada Tuhan agar Dia dapat mengirimkan Roh Kudus untuk membantu menghapuskan pendapat ini dari pikiranmu sehingga terbebaslah anda dari ikatan tersebut.



Penutup

Secara umum kutuk keturunan tidak ada, dan kutuk dapat diputuskan melalui, berdoa dan mohon bantuan Tuhan. Kecuali anda berhala maka kutuk keturunan akan berlaku, demikian pun kalau masyarakat meninggalkan perintah Tuhan. 



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

2Sam.12:10



1Kamus Alkitab (A Dictionary of the Bible, oleh Browning WRF), diterjemahkan oleh Liem Khiem Yang dan Bambang Subandrijo.  ISBN 978-979-687-393-7, cet ke-5 than 2010, hal232-233



2Kamus Alkitab (A Dictionary of the Bible, oleh Browning WRF), diterjemahkan oleh Liem Khiem Yang dan Bambang Subandrijo.  ISBN 978-979-687-393-7, cet ke-5 than 2010, hal-233



Mrk.3:29

2Sam.12:10

Ibr.8:10

Ams.26:2

Mal.2:2

Mrk.3:29

Kel.20:5

Minggu, 22 Maret 2020

Apakah anda bisa mengetahui perjalanan hidup masa depanmu?


Latar belakang



Setiap orang pasti ingin mengetahui perjalanan hidup masa depannya, yaitu; agar dapat melihat apa yang akan dia raih dan bagaimana mengelak permasalahan yang akan menghadangnya. Namun bisakah anda demikian?.



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Setiap orang harus meneriman keberadaannya

Tuhan menciptakan dunia serta segala isinya, berupa; manusia, hewan, tumbuhan dan alam, yang semuanya itu adalah baik(Kej.1:25-26) serta dapat saling berinteraksi dan hidup berdampingan secara berkesinambungan, juga harmonis.

Diantara ciptaanNya maka manusialah adalah mahluk yang tertinggi nilainya dari segala yang ada. Karena tubuh mereka terdiri atas, fisiknya-badan dan jiwa dan roh(1Tes.5:23), mahluk lainnya tidak. Di dalam jiwa setiap orang ada pikiran (termasuk akal budi), perasaan, kehendak, dll. Karenanya setiap orang adalah sama kecuali fisik tubuhnya bisa berbeda; dalam arti warna kulit, ketinggiannya, warna pupil mata, mancungnya hidung, dll.



Namun anda tidak dapat memilih dan meminta sewaktu kehadiranmu di dunia ini, misalnya; siapa orangtuamu, dimana dilahirkan, suku apa, negara miskin/kaya, lokasi perang/damai, keluarga miskin/penjahat/suci, pinter/bodoh/terkenal/kaya/biasa, dan lain-lain. Tapi kenyataannya, kepadamu dan setiap orang telah diberikan; pikiran, perasaan dan kehendak. Dan ketiga butir itu, selalu dipengaruhi oleh segala jenis perkembangan di luar tubuhmu atau sekelilingmu, dan itu semuanya dapat saja menimbulkan motivasi dan tujuan yang akhirnya anda wujudkannya melalui perbuatanmu, misalnya:

a--Secara wajar, yaitu ingin menjadi banker, presiden, polisi, dll.

b--Secara positif, yaitu melalui berbagai pengajaran untuk memajukan kualitasmu.

c--Secara negative. yaitu supaya anda terjerumus sehingga hidupmu menderita. Contoh; godaan dari iblis, seperti yang di alami oleh Adam dan Hawa, atau karena dorongan nafsu dari dalam tubuhmu yang susah anda kendali(Rm.7:23).



Namun sudah cukupkah penjelasan diatas untuk mengetahui perjalanan hidup masa depanmu? Rasanya belum.



2--Tuhan berperan dan beri kesempatan

Tuhan memberi kepada semua orang karunia umum, berupa; udara yang cuma-cuma untuk bernapas, keindahan alam,  ketrampilan dan keahlian tertentu yang berbeda-beda(1Kor.7:7)  namun terbatas untuk setiap orang, tapi dapat dikembangkan, dll. Jadi proses perkembangan ini disetiap orang bisa disebut bertumbuh secara alamiah namun harus anda efektifkan. Misalnya:

a--Alamiah. Setiap orang melalui pendidikan formalnya dan informalnya akan mengetahui bahwa dia lebih focus dalam suatu keahlian dari pekerjaan tertentu. Atau mungkin juga karena hanya ikut-ikutan tapi akhirnya tertarik pada bidang tertentu, sehingga dia terus mendalami lalu dapat menjadi mata pencaharian untuk kehidupan keluarganya.



b--Namun Tuhan juga dapat berperan, selain secara alamiah seperti dijelaskan diatas. Yaitu Tuhan dapat memilih seseorang sesuai kehendakNya untuk melakukan suatu tugas tertentu(Rm.9:15), sebagai contoh:

b1--Tuhan memilih Yusuf sejak kecil, untuk nantinya mengatur pengumpulan gandum dan mendistribusikan sewaktu bangsa Mesir mengalami masa kekeringan selama 7 tahun, dan selain itu menyelamatkan saudaranya dari kelaparan sehingga  mereka dapat hidup yang akhirnya menjadi dua belas suku bangsa Israel.

b2--Tuhan memilih Musa sejak bayi, untuk nantinya memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir menuju tanah terjanji. Dll.

 

c--Kemajuan dan pertumbuhan secara alamiah adalah baik, namun bila anda ingin atau bertekad mau memajukan budaya, misalnya inovasi suatu teknologi untuk masyarakat,  maka berusahalah untuk melebihi dari penghidupan secara alamiah tsb, maka anda harus berbuat berdasarkan suatu keyakinan, teori, ajaran yang menguntungkan(1Kor.12:31). Hal ini dapat terlihat bila akal-budimu terus berusaha berbuat baik dan terarah, namun hanya anda sendiri yang menyadarinya(Ams.13:15).



3--Struktur kehidupan manusia

Setiap orang tidak dapat melihat perjalanan hidupnya, mereka hanya bisa mengira-ngira setelah melewati waktu yang lalu, jadi setelah waktu berlalu jadi umurnya sudah tua baru mengetahui dan menyesal kenapa telah berbuat yang buruk atau tidak manfaatkan waktu untuk berbuat baik.

Sebetulnya secara struktur anda dapat mengira-ngira walaupun umurmu masih mudah, sehingga kira-kira masa depanmu akan seperti apa nantinya.

Bila anda amati butir 2--a,b,c, maka anda dapat membuat struktur kehidupan masa depanmu, yang kira-kira seperti ini:

a--Pertama secara alamiah. Setiap orang sejak kecil mulai berkembang berdasarkan kemampuan pikirannya dan perbuatannya, yaitu dia berusaha peroleh pendidikan formal dan informal, sehingga dia mengetahui bahwa ada kecocokan dalam pekerjaan tertentu, lalu mendalaminya dan akhirnya menjadi mata pencaharian untuk kehidupan keluarganya. Dan merasa nyaman untuk terus hidup seperti itu. Sehingga tidak lagi mau berinovasi.



b--Proses alamiah adalah benar, namun bila anda ingin berbuat lebih untuk masyarakat, misalnya tingkatkan ekonomi, teknologi, kesenian, dll, maka berusahalah untuk melebihi penghidupan(1Kor.14:1) secara alamiah tsb, maka anda harus berbuat berdasarkan suatu keyakinan, teori, ajaran yang menguntungkan(1Kor.12:31). Hal ini dapat terlihat bila akal-budimu terus berusaha berbuat baik dan terarah(Ams.13:15),



c--Namun Tuhan juga dapat berperan sesuai kehendakNya, yaitu memilih seseorang  diantaramu atau anda sendiri yang dipilihNya untuk melakukan suatu tugas tertentu(Rm.9:15), contoh: Jusuf, Musa, raja Daud, dan lain-lain.



3.1--Jadi untuk melihat masa depanmu maka strukturnya.

Struktur anda antara lain seperti:

a--Berkembanglah secara alamiah, karena Tuhan telah memberikan padamu karunia. Dan banyak berhenti sampai disini karena telah puas.

b--Ada orang yang ingin lebih dari pertumbuhan secara alami, mereka lebih mau meningkatkan keahliannya untuk mewujudkan yang lebih baik dari yang sudah ada. Kadang-kadang mereka berhasil dan akan bertahan bila berjalan dalam pengertian firman Tuhan.

c-Namun Tuhan bisa memilih siapa saja taermasuk anda untuk melakukan tugasNya, dan biasanya anda tidak dapat menolak.

Untuk memperoleh 3.1—c sangat jarang tapi mungkin.

Umumnya untuk kemajuan maka jangan puas dengan butir 3.1—a, karena ini zona tenang,, tapi 3.1—b perlu perjuangan dan kerja keras dan ini hanya bisa diwujudkan bila ada keinginan untuk maju.



Jadi untuk mengethui masa depan maka pilih 3.1--a atau 3.1—b, selamat memilih.



Penutup

Masa depanmu tergantung dari pilihanmu, namun semuanya dapat anda raih bila ada tekad yang kuat lalu wujudkan.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Kej.1:25-26

1Tes.5:23

Rm..7:23

1Kor.7:7

Rm.9:15

1Kor.12:31

Ams.13:15