Jumat, 03 November 2023

Jiwamu akan membawa segala perbuatan baik burukmu menghadap Tuhan.

 

Pengantar

 

Dalam  perjalanan hidup setiap orang di bumi ini, maka semua perbuatan baik dan buruk yang dilakukan seseorang, akan selalu diwakili oleh tubuhnya. Namun bila orang tersebut meninggal dunia ini, maka  semua  perbuatannya  akan  diwakili atau disertai oleh jiwanya[1] untuk menghadap dan mempertanggung jawabkannya  kepada Tuhan.

 

 

Materi yang di bahas 

 

Sesuai catatan di Kitab Suci atau Alkitab menyatakan bahwa setiap orang terdiri atas tiga[2] bagian, yaitu tubuh (atau badan/fisik), jiwa dan roh. Ketiga bagian ini saling terkait dan bekerja sama untuk menjalankan kehidupannya di bumi ini. Bila seseorang meninggalkan dunia maka  tubuhnya  akan kembali menjadi debu tanah, jiwanya membawa semua perbuatan baik buruknya untuk menghadap Tuhan, dan rohnya akan kembali[3] kepada Tuhan.

 

Segala aktivitas yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup seseorang selalu dilakukan atau dikerjakan oleh tubuhnya, demikian pun akan merawatnya. Karena  tubuhnya yang mewakili,  mengalami, serta merasakan dan menikmatinya, namun juga harus bertanggung jawab atas dampaknya yang terjadi terhadap lingkungannya yaitu kepada masyarakat dan sekitarnya. Sedangkan  jiwanya dan rohnya tidak kelihatan wujudnya   namun juga berperan dan selain itu sangat mempengaruhi kegiatan tubuhnya.

 

Umumnya orang berpendapat bahwa roh dan jiwa adalah satu, dan di situlah Tuhan telah menaruh hukumNya  di dalam hati nurani setiap orang demikian pun telah dituliskanNya di akal budinya[4], sehingga mereka berpendapat bahwa jiwa dan roh adalah satu atau hanya disebut jiwa, namun dalam hal tertentu ada perbedaannya[5] antara jiwa dan roh seperti yang dijelaskan dalam firman Tuhan, (firman itu hidup, kuat dan tajam, yang dapat membedakan jiwa dan roh).

 

Setiap orang  dalam pikirannya demikian pun nalurinya, selalu dan secara refleksi akan berbuat sesuatu yang terbaik dan aman untuk fisiknya, maka semuanya itu dilakukan oleh bagian-bagian tubuhnya, yang gunanya agar  berdampak baik untuk lingkungannya. Hal ini dapat terjadi karena   Tuhan terlebih dahulu telah meletakan hukumNya di dalam hati nurani manusia dan menuliskanNya di akal budi manusia setiap orang, tapi juga  tergantung serta dipengaruhi oleh ajaran lain yang diterimanya walaupun bersifat duniawi.

 

Karenanya setiap orang dapat mengerti atau mempercayai atau meyakini atau mengimani kepercayaannya, misalnya; beberapa teori yang berlaku, peraturan-peraturan dan hukumNya Tuhan. Sehingga  dampak perbuatan setiap orang akan mencerminkan dan mendasarkan pada peraturan-peraturan atau hukum-hukum tersebut.  

 

Namun ada juga beberapa perbuatan yang belum tentu baik semuanya karena ada yang didasarkan pada pendapat pribadi, hasutan, paksaan, bujukan, sehingga menimbulkan antara lain:  iri hati, ego, dendam, motivasi buruk dan lain sebagainya. Sebab ada orang-orang tertentu yang mengenal hadirnya roh-roh duniawi dan roh jahat[6] yang berbeda dengan roh yang diberikan Tuhan pada setiap orang.     

 

Istilah “iman” mempunyai pengertian tersendiri dari setiap orang, yaitu mengerti akan suatu ajaran atau kepercayaan dan mewujudkannya dalam kehidupannya berdasarkannya, sehingga dapat disebut imannya hidup. Karenanya beriman tanpa ada perbuatannya disebut iman yang kosong[7]. Sebab itu beriman adalah penting untuk keselamatan jiwa, selain itu jiwa setiap orang  yang akan menghadap Tuhan untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatan baik dan buruk yang dilakukan oleh tubuhnya selama kehidupannya.  Sehingga lakukanlah yang baik dan bukan yang jahat selama hidupmu dan jangan percaya pada setiap janji yang tidak masuk akal sehat dan logikamu.

 

A.    Perbuatan baik untuk menyelamatkan jiwa, yang dilakukan oleh tubuhmu

Setiap orang di mana dia berada apakah dalam keadaan susah atau senang, akan selalu berusaha untuk berbuat yang positif, berdasarkan ajaran yang dia yakini untuk mempertahankan kehidupannya. Ajaran yang diyakini adalah melakukan hukum yang terutama yaitu dari Tuhan untuk Tuhan dan hukum yang setara dengan hukum itu[8] adalah untuk sesama manusia. Bila Anda percaya atau yakin akan hukum itu serta melakukannya berarti imanmu makin murni, dan tubuhmu akan melakukan, misalnya :

a)      Berbuat baik sesuai akal budimu dan hati nuranimu, karena Tuhan telah memberikan hukumNya kepadamu.

b)      Wujudkan kebaikanmu yang menyenangkan dan bukan menyakiti orang sekelilingmu.

c)      Wujud kebaikanmu yang secara umum dapat dimengerti, dirasakan dan disenangi oleh  orang sekelilingmu.

d)      Wujudkan kebaikanmu sehingga masyarakat sekelilingmu  merasa aman, tenteram dan bebas untuk berkreasi.

e)      Sebarkan wujud kebaikanmu  maka secara tidak langsung orang sekelilingmu yang melihat dan mendengar akan termotivasi karena kemungkinan akan berusaha untuk berbuat baik.

f)       Dasar perbuatan kebaikanmu dilandaskan pada ajaranNya Tuhan yang ditaruhkanNya di dalam hatimu dan akal budimu, bukan perbuatan berdasarkan emosiomu yang berlebihan.

g)      Wujudkan dasar niat baikmu yang mencakup keamanan, saling membantu dan memajukan, bukan didasarkan atas; janji-janji yang belum pernah terbukti atau hadiah atau kenikmatan setelah meninggalkan dunia.

h)     Niat murni dari hati nurani dan akal budimu yang didasarkan pada ajaranNya.

i)       Hilangkan ego yang berlebihan sehingga tidak timbul niat untuk berbuat buruk (seperti korupsi, menyakiti orang lain).

j)       Hilangkan tinggi hati dalam kehidupanmu, dan jangan mengejar; kehormatan, jabatan,  kekayaan dengan cara mengabaikan / merugikan kepentingan orang lain sehingga mereka  menderita dan/atau kelaparan.

 

 

B.     Perbuatan buruk yang dapat dilakukan oleh tubuhmu.

Setiap perbuatan burukmu akan bersifat menjauhkan dirimu dari Tuhan sehingga tidak menjamin keselamatan jiwamu. Perbuatan buruk dapat berupa: 

a)      Emosi berlebihan yang timbul saat menghadapi suatu masalah sehingga Anda berbuat anarkis terhadap orang lain dan atau  lingkungan.

b)      Terhasut bujukan orang lain atau organisasi sehingga akal sehatmu terselimuti[9] dan demikian pun hatimu, lalu berbuat tanpa pikir panjang yang mengakibatkan terjadinya kerugian atau kerusakan orang lain dan atau kepentingan umum.

c)      Secara sadar melakukan korupsi berupa; mencuri keuangan untuk bantuan masyarakat, yang digunakan untuk kepentingan pribadi,  untuk memperkaya diri, golongan, organisasi

d)      Secara sengaja menyisipkan ajaran yang dapat menimbulkan dendam dan atau jahat dalam pendidikan anak-anak kecil dan remaja sehingga secara tidak langsung mereka mempunyai pola pikir yang berani mengorbankan diri dikemudian hari untuk merusak, misalnya bom bunuh diri.

e)      Guru-guru palsu yang secara sengaja menyebarkan ajaran palsu, fitnahan, dendam, sehingga akal sehat dari para pendengar menjadi tidak tajam dan akibatnya mudah dibohongi, dan dapat dikendalikan.

 

Oleh sebab itu semua perbuatan baik burukmu selama kehidupanmu akan menentukan tingkat kemurnian imanmu terhadap Tuhan, karenanya beriman kepada sesuatu ajaran yang pernah terjadi, sebab tujuan dari pada beriman adalah  untuk keselamatan[10] jiwamu.

 

 

C.    Kesempatan untuk perbaikan diri.

Namun selama seseorang masih berada di dunia ini maka Tuhan masih memberi kesempatan untuk mencari kebenaran dan meninggalkan segala perbuatan burukmu atau dosamu yang telah dilakukan oleh tubuhmu, sebab  tujuan beriman adalah untuk keselamatan jiwamu, karena itu  alangkah baiknya beriman kepada yang dapat menciptakan kebenaran yang termasuk dalam pengertian kasih, sehingga jangan beriman kepada sesuatu yang bertentangan dengan hati nuranimu atau tidak berdasarkan akal sehatmu, misalnya; kemarahan yang berlebihan, pikiran buruk, menghasut, membuat keonaran dan merusak kepentingan umum.

 

Penutup

 

Perbuatan baik buruk yang dilakukan oleh tubuhmu dalam kehidupanmu akan menentukan kemurnian imanmu dan  hal itu akan menentukan keselamatan jiwamu. Karenanya berbuat baik terhadap Tuhan dan sesama manusia berdasarkan hukumNya, yaitu hukum kasih.  

Terima kasih atas waktu yang telah diluangkan dan bila berkenan mohon sharing.

 

Penulis

Eddywarbung



[1] Wahyu 14:13 dari Alkitab

[2] 1Tesalonika 5:23, dari Alkitab

[3] Pengkhotbah 12:7 dari Alkitab

[4] Ibrani 8:10, dari Alkitab

[5] Ibrani 4:12, dari Alkitab

[6] Markus 1:23, dari Alkitab

[7] Yakobus 2:20, 26 dari Alkitab

[8] Matius 22:37-40 dari Alkitab

[9]   1Korintus 13:14-15, dari Alkitab

[10] 1Petrus 1:9, dari Alkitab

Minggu, 20 Maret 2022

Putin manfaatkan pernyataan yang mirip dengan ayat di Alkitab, tapi bertentangan

 

Latar belakang

Putin invasi ke Ukraina dengan alasannya tersendiri namun memakai payung yang sangat mirip dengan firman Allah di Alkitab

Masalah yang dibahas

Rancangan Tuhan yang masa lalu dan masa yang akan datang tidak ada orang di reka-reka, bahkan rancangan sekarang ini pun tidak dapat diketahui dan diduga orang. Demikian pun Putin mengadakan invasi ke Ukraina. Namun berdasarkan pikiran yang wajar, logika dan rasional, maka terlalu banyak Putin merusak negara Ukraina dan sehingga banyak penduduk meninggal, sehingga berdasarkan kemanusiaan maka alasan Putin salah dan harus dihentikan bahkan dia harus dihukum.  

BBC (British broadcasting Corporation) menyiarkan dalam bahasa Inggris, pada tanggal 18 malam bulan Maret 2022 waktu Jakarta, yaitu; sewaktu Putin berpidato dalam bahasa Rusia, yang disesaki oleh pendukungnya di tengah-tengah lapangan bola di Moskou, kutipan dari pidato tersebut mirip dengan “.... tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya ...”  yang terdapat di dalam firman Tuhan:

Yoh 15:13  à Tidak ada  k a s i h  yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Bahasa Inggrisnya: Grater  l o v e  has no one than this,  than to lay down one’s life for his friends.

 

Alasannya Putin mengadakan invasi adalah:

a.      Membela orang-orang yang berbahasa Rusia yang tinggal di Ukraina dan bahasa Russia supaya tetap dipakai dan berlaku.

b.     Ukraina harus menjadi negara netral

c.      Ukraina tidak boleh bergabung/menjadi dengan NATO

d.     Ukraina tidak boleh memiliki senjata perang canggih. dan lain sebagainya.

Alasan Putin invasi Ukraina yang dipayungi oleh kalimat yang mirip dengan firman Tuhan Yoh.15:13 adalah tidak tepat dan salah besar.  

Karena orang yang mengerti dan memiliki Kasih tidak akan bertindak untuk invasi dan membunuh orang lain. Selain itu setiap orang berhak mencari penghidupan yang lebih layak yang sesuai dengan etika yang berlaku, antara lain kebenaran dan keadilan. Sebab penjelasan dalam firman Tuhan mengenai  k a s i h(1Kor.13:1-8), sebagai berikut:

1Kor.13: 1 ...walaupun Anda, dapat berkata-kata dalam bahasa manusia dan malaikat, tapi tidak tidak miliki kasih, sama saja dengan gong yang berbunyi nyaring tapi tidak ada isinya

1Kor.13:2     ...walaupun  Anda, dapat bernubuat, mengetahui segala rahasia dan miliki  seluruh ilmu pengetahuan dan miliki iman yang sempurna untuk pindahkan gunung, tapi bila tidak punyai kasih maka semuanya tidak berguna.

1Kor.13:3     --walaupun Anda, rela membagikan semua hartamu bahkan menyerahkan diri untuk dibakar, tapi kalau tidak mempunyai kasih, maka sedikit pun tidak ada faedahnya.

 

Pertanyaannya: Apakah Putin ada kesalahan sehingga berusaha menutupi

kesalahannya atau  ingin tetap berkuasa, dan  mencari alasan untuk dihormati ??

sehingga berbuat kejam berdasarkan alasan diatas?

 

Penutup

Setiap individu maupun negara berhak mencari kehidupan yang lebih aman,

sejahtera, menyenangkan namun dalam koridor kebenaran dan keadilan, dan

itulah yang dilakukan Ukraina.

 

Penuliseddywarbung

Rabu, 02 Maret 2022

Sekali pun memaksa hingga berperang tidak ada yang mau mengikuti.

Latar belakang 

Kehendak seseorang tidak dapat memaksa niatnya terhadap orang lain walaupun diwujudkan melalui peperangan untuk mengalahkannya supaya menerima paksaan itu, karena siapa pun  akan melawan bila kebebasannya dan kebenarannya dirampas oleh pihak lain.

Masalah yang dibahas sesuai topik

Setiap orang tidak mau hidup dalam perhambaan.

Setiap individu ingin menjalankan hidup secara bebas dan benar. Tidak ada orang yang mau hidup dalam perhambaan, misalnya; sebagai budak sehingga akan mengalami berbagai tekanan hidup, antara lain hilangnya kebebasanmu dan kebenaranmu tergantung seizin tuanmu. Karenanya kemerdekaan dan demokrasi adalah hak setiap orang dan bangsa maupun negara, hal ini pun ditegaskan dalam Pancasila. Demikian pun telah ada dalam firman Allah sejak dahulu kala, bahwa:

1.      tidak melakukan yang tidak sopan, dan tidak mencari keuntungan diri sendiri(1Kor.13:5)

2.      tidak bersukacita karena ketidakadilan(1Kor.13-6) 

3.      kasihilah setiap manusia seperti dirimu sendiri(Mat.22:39)

4.      bila hidup dalam kebenaran maka di situ akan tumbuh damai(Yes.32:17)

 

“kebenaran” artinya dan penggunaannya.

Apa itu kebenaran, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia online, tanggal  26/2/22

1-keadaan yang cocok dengan hal yang sesungguhnya        

2-sesuatu yang sungguh-sungguh ada

3-kelurusan hati, kejujuran.

4-izin persetujuan

                Penggunaan dalam Alkitab

1-Setiap orang yang hidup secara benar mempunyai memperoleh banyak kesempatan  akan berbahagia akan hidup benar Di jalan kebenaran terdapat hidup(Ams.12:28)

                2-mengejar kebenaran peroleh kehidupan(Ams.21:21)

                3-Aku adalah jalan dan kebenaran dan hidup(Yoh.14:6)       

                Dalam penggunaan dalam kehidupan sehari-hari

Setiap orang pernah mengalami bahkan sebagai pelaku kebenaran. Contoh yang  nyata adalah sewaktu orangtuamu (ibu dan ayah) mendidikmu sewaktu Anda masih kecil hingga keluar rumah, bahkan seduh keluar rumah pun masih diberikannya nasehat padamu.

                                Apa yang ada mengalami ?    

yaitu, mereka mengajarimu; secara benar dan penuh kasih sayang, apa yang benar mereka katakan benar dan yang salah tetap salah, mengajar menyayangi saudaramu, mereka memberi tugas padamu untuk diselesaikan secara bertanggung jawab, memotivasimu supaya kelak keluar rumah sudah dapat melakukan kehidupan secara baik; 

 dan juga mereka mengajari secara langsung maupun tidak langsung;

-kesabaran, -tidak cemburu, -tidak memegahkan diri, -tidak sombong, -tidak bersenang   atas penderitaan orang, -sabar menanggung segala  sesuatu(1Kor.13:4-8) 

 Setiap pimpinan negara yang tidak menjelaskan alasan secara benar kenapa melakukan invasi maka kepala negara itu adalah pembohong yang hanya mengutamakan egonya sendiri, sehingga berusaha menghilangkan kemurnian berpikir yang wajar dari rakyatnya. Apa lagi pembohongan itu menimbulkan penumpahan darah, seperti yang sekarang ini terjadi di Ukraina. Maka perbuatan ini sangat dibenci semua manusia dan demikian juga Tuhan(Ams.6:16-19).

Atau mungkin Putin tidak mengalami masa kecil yang baik atau tidak mengalami kasih sayang yang dididik oleh orangtuanya sehingga tidak mengerti apa itu Kasih(1Kor113:1-3 dan Mat.22:37-40), atau ingin dikenal sepanjang zaman walaupun atas penderitaan orang lain? Sebetulnya Putin dapat dikenang sepanjang zaman bila dia lakukan secara damai tapi bukan invasi

Kenyataan yang terjadi di Ukraina sekarang ini.

Saat ini Rusia atas kemauan presidennya Putin telah  melakukan envasi ke Ukrania, alasannya seperti yang disiarkan oleh BBC (British Broadcasing Corporation), bahwa:

1-Presiden Putin, melarang negara Ukraina bergabung dengan NATO.

2-Ukraina adalah bersaudara dengan Rusia sejak dahulu dan mempunyai budaya  yang    ada kemiripannya. Karenanya Ukraina supaya kembali bergabung dengan Rusia.

Namun presiden Ukraina dan rakyatnya menolak permintaan Putin untuk bergabung, karena menyangkut kebebasan serta kebenaran untuk mencari kehidupan masa depan yang lebih baik bagi mereka. Selain itu keteguhan hati Ukraina mempertahankan kebebasannya serta kebenarannya, membuat Rusia lebih nekat lakukan invasi dengan cara berperang, namun pemerintah Ukraina melawannya serta sebagian besar rakyatnya pun tidak mau tinggalkan negerinya malahan  membantu pemerintahnya untuk melawan invasi Rusia.

Tapi Putin tidak menyangka bahwa dia mendapat perlawanan dari hampir seluruh negara di dunia serta organisasi internasional NATPO, EU,  dan embargo serta sanksi ekonomi dari negara-negara anti invasi dan kekompakan pemerintah Ukraina bersama rakyatnya  

 

Mohon bantuan doanya

Kepada yang membaca atau viewing(sekilas melihat) artikel ini, mohon bantuannya untuk mendoakan Putin agar hatinya yang diselubungi(2Kor.3:14-15) kekerasan dapat diangkat sehingga dia merasa telah berbuat salah dan mau bertobat.

Penutup

Setiap individu, bangsa, Negara berhak mencari kehidupan yang lebih baik, tapi yang lebih penting melalui koridor etika yang ada. Namun dalam keadaan darurat Ukraina pada saat ini  dapat menjadi anggota NATO dan EU, sehingga NATO menjalankan kewajibannya dan membelanya

Terima kasih Anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, semoga ada gunanya, mohon tanggapan.

Penuliseddywarbung.


Senin, 20 Desember 2021

Kemurnian Hatimu

 


Latar Belakang

Kemurnian hati setiap orang bukan didasarkan atas seberapa banyaknya kebaikan yang telah diperbuat dan atau sebanyak apa yang telah dia korbankan, namun ....

Materi yang dibahas, sesuai topik

Kemurnian hati, apa artinya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia online adalah:

§      Ttidak bercampur dengan unsur lain

§                                 belum mendapat pengaruh luar, belum ternoda

 

Sesuai penjelasan diatas maka batasan dari  “ke-murni-an  hati” dapat dikatakan, seperti: hati yang suci, bersih, tidak terganggu dan tidak ternoda.  Namun menurut penulis, kemurnian hati berupa suatu usaha untuk  mengerti keinginan Tuhan, aturanNya dan melakukannya. Sehingga mempunyai hati nurani yang bersih.

 

Dalam kehidupan sehari-hari setiap orang akan melakukan sesuatu bila dia merasa benar sesuai dorongan hatinya dan pikirannya. Hal ini dilakukan sesuai tingkat pendidikannya dan pengalaman.  Namun perbuatan mereka belum tentu benar karena ada peraturan atau hukum yang berlaku, hukum tersebut ada yang tertulis (undang-undang, hukum pidana, hukum perdata, hukum dagang, hukum internasional, hukum tata negara) dan tidak tertulis misalnya hukum adat sesuai budaya masing-masing.

 

Istilah “usaha untuk mengerti”, apanya maksudnya .                                                                                 

a)      Yang harus dimengerti adalah keinginan Tuhan yang berhubungan dengan kemurnian hati. Atau ,  apa batasan dari kemurnian hati dan bagaimana melaksanakannya.

b)      Batasan dapat dikatakan merupakan suatu wadah dimana terdapat aturan-aturan yaitu: hukum yang  Terutama dan yang Pertama(Mat.22:38).

c)       Cara melaksanakan hukum yang Terutama dan Pertama  adalah berbuat sesuai petunjuk di 1Kor.13:4-6 (kasih itu  murah hati, ia tidak cemburu, tidak memegahkan diri dan tidak sombong, sopan tidak mencari keuntungan  untuk diri sendiri, tidak pemarah, bersuka cita karena kebenaran).  

       

Dalam kehidupan sehari-hari.

Berusahalah mengerti batasan dari kemurnian hatimu dan bagaimana melaksanakan.

Jadi sesuai butir diatas maka bertekunlah untuk mengerti dan lakukan (Yak2.22), dan jangan bertindak seolah-olah sudah benar, bahkan ada orang yang membunuh dan menyangka bahwa mereka berbuat baik untuk Tuhan(Yoh.16:2).

 

Terima kasih Anda telah meluangkan waktu  untuk membaca artikel ini, bila berkenan lakukanlah dan sebarkanlah.  TKS

Jumat, 13 Agustus 2021

Hukum yang terutama dan pertama untuk manusia

Latar belakang

Tanpa di sadari setiap orang telah mengalami Hukum Tertinggi dan yang Terutama(Mat.22:37) namun bagaimana mengetahuinya dan kegunaannya

Materi yang di bahas(sesuai topik)                                                

Apa itu Hukum Terutama dan Pertama 

Alkitab adalah buku yang sudah berkali-kali dicetak ulang, berisi firman Tuhan yang ditulis ribuan tahun lalu dan yang mengandung kebenaran. Selain itu dapat digunakan sebagai ajaran dan/atau bimbingan untuk kebaikan hidup manusia selama berada di dunia ini.

Manusia mulai mengenal hukum sejak ada Sepuluh Perintah Allah(Kel.20:1-17). yaitu melarang jangan: mencuri, membunuh, berzina, mengingini sesuatu untuk memiliki barang kepunyaan orang lain, dan lain-lain. Dengan adanya Sepuluh Perintah Allah (SPA) atau juga disebut Hukum Taurat, maka manusia mulai mengenal dan mengetahui apa itu dosa(Rm.3:20). Hukum Taurat terbagi dua, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan(Kel.20:1-11), dan hubungan antara manusia  yang umumnya bersifatnya melarang(Kel.20:12-17).

Hukum yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap orang, telah Dia menaruhnya dalam akal budinya dan menuliskan di hatinya(Ibr8:10).

            Disebut Hukum Tertinggi dan yang Terutama, karena sewaktu para  Golongan Saduki dan Golongan Farisi, dan Ahli Taurat berkumpul, maka ada yang menanyakan kepada Yesus, hukum manakah yang terutama di antara Hukum Taurat(Mat.22:36), maka jawabanNya:

1---Kasihilah Tuhan  Allahmu, dengan segenap hatimu, dan dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akalbudimu(Mat.22:37).

2---Itulah Hukum yang Terutama dan yang Pertama(Mat.22:38).

3---Hukum kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri(Mat.33:39)..

4---Pada kedua Hukum itulah tergantung Hukum Taurat dan Perbuatan yang tertulis dalam Kitab Para Nabi(Mat.22:30). 

Bagaimana seseorang mengalami.

Setiap orang telah mengalami Hukum yang Terutama dan Pertama, hukum tersebut adalah Hukum Kasih. Setiap janin akan mengalaminya sejak dari kandungan ibunya, yaitu bagaimana emosi dan interaksi ibunya secara psikologi terhadap janinnya, dan  waktu lahirnya dan bagaimana cara ibu-ayahnya membesarkannya, dan juga pengaruh lingkungannya.

Bayi tsb sambil bertumbuh mulai meniru semampunya perbuatan mereka, yang antara lain menyayangi ibu ayahnya, kakaknya dan adiknya dan saudara lainnya dan lain-lain.

Perlakuan dan usaha ibu-ayahnya terhadap bayi tersebut selalu bersifat baik untuk pertumbuhan fisik, jiwa dan rohani anaknya,  yang akan menjadi bekal sewaktu anak itu berinteraksi di luar rumah.    

Apa gunanya

Kegunaannya dari  hukum yang Terutama dan Pertama adalah untuk mengetahui bahwa Anda adalah jemaatnya atau anggotanya gerejanya Tuhan dan Tuhan adalah Allahmu, untuk itu lakukan semua kehendaknya melalui hukum kasih.

Demikian pun berbuatlah dahulu kepada orang lain maka mereka pun akan berbuat yang sama kepadamu, caranya lihat di 1Kor.13:4-8 (yaitu, kasih adalah: murah hati, mawas diri, tidak cemburu, tidak menunjuk kesombongan, ................dll.  )

Penutup

Setiap orang telah mengalami hukum yang Terutama dan yang Pertama yaitu Kasih, namun tingkatkanlah pengetahuan hukum itu dan lakukan dalam kehidupanmu, sesuai 1Kor.13:4-8

Terima kasih Anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, bila berkenan mohon sharing

 

PenulisEddyWarbung

R e f e r e n s i

Sesuai ayat di Alkitab

 .

 


Sabtu, 26 Juni 2021

Kemampuanmu selalu dapat mengatasi segala cobaan/gangguan

 

Latar belakang

Banyak orang belum menyadari bahwa kemampuannya dapat mengatasi segala cobaan(1Kor.10:13), namun karena tidak percaya akan hal itu, sehingga  terhanyut lalu menderita karena tidak mempunyai pegangan yang pasti.

Materi yang dibahas (sesuai topik)

1--Cobaan

Umumnya orang akan bertindak atau berbuat karena merasa bahwa dia bisa atau tegasnya yakin dapat melakukannya berdasarkan kemampuannya, walaupun belum tentu semuanya akan berhasil. Demikian pun bila mengalami suatu cobaan yang terdiri dari:

a---Nafsumu sendiri untuk memperoleh sesuatu namun kemampuanmu kurang/tidak ada, nafsumu itu akan di perparah lagi oleh hukum yang ada di setiap anggota tubuhmu yang melawan akal budimu(Rm7:23).

b---Tuhan mengizinkan Anda mengalami masalah untuk menguji kemurnian imanmu.

c---Godaan dari iblis, seperti yang di alami oleh Adam dan Hawa sehingga mereka harus tinggalkan Taman Firdaus.

2--Pegangan yang pasti

Sebetulnya semua cobaan yang di atas, secara relatif  dapat Anda atasi, tergantung Anda berpatokan pada ajaran apa. Karena Yesus mengatakan  bahwa pencobaan-pencobaan yang di alami manusia tidak akan melebihi kemampuan mereka(1Kor10:13). Jadi bila Anda percaya dan yakin akan ajaran Yesus yang tertulis di Alkitab, maka lakukan kecuali punya pilihan lain. misalnya

a---Seseorang akan percaya bahkan yakin pada suatu ajaran, berupa; doktrin atau teori atau agama lainnya, dll. Dan berdasarkan ajaran itu dia melanjutkan kehidupannya.

b---Seseorang itu beriman bila dia percaya dan akhirnya yakin akan ajaran yang tertulis di Alkitab. Karena beriman akan sempurna bila dia mengetahui suatu ajaran dalam hal ini ajaran atau firman yang tertulis di Alkitab(Mzm.33:4) lalu melakukan perbuatan berdasarkan ajaran dari Alkitab(Yak.2:22) untuk kelanjutan hidupnya.

            Beriman: 

            Supaya seseorang mempunyai iman(Ibr.11:1), maka berusahalah semampumu untuk memperoleh              iman tersebut yang hanya tertuju pada Yesus, melalui ajaranNya, yaitu: Kasih(Mat.22:37-40) dan 

            butir-butir kasih(1Kor.13:4-8) yang di aplikasikan dalam pelaksanaan untuk kehidupannya 


Bila seseorang beriman yang hanya tertuju kepada Yesus, maka butir-butir cobaan yang tertulis di atas itu semuanya dapat Anda atasi atau sudah mengantisipasinya. Selain itu cobaan itu tidak akan melebihi kemampuanmu, ini yang dikatakan Yesus(1Kor10:13). Karenanya supaya selalu pikiranmu dan perbuatanmu bersandar pada Yesus dan bukan kekuatanmu sendiri(Ams3:5).

3--Cobaan dalam kehidupan sehari-hari.

Hadapi semua jenis godaan yang membebankan pikiranmu berdasarkan ajaran yang pasti, lihat butir 2, karena cobaan itu bila tidak Anda kendalikan dan manfaatkan maka akan menjadi beban dan menyakitkan dalam kehidupanmu, namun bila Anda dapat menghadapi dan mencari jalan keluarnya, maka itu akan meningkatkan derajat pengalamanmu dan kesejahteraanmu.

 

Penutup

Anda dapat mengalami semua jenis cobaan atau telah mengantisipasinya, namun selalu berdasarkan firman Tuhan(1Kor10:13), dan kasih(Mat.22:37-40 dan 1Kor.13:4-8) karenanya percaya dan lakukan.

 

Terima kasih Anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing

 

PenulisEddyWarbung

Referensi

Sesuai ayat-ayat di Alkitab


Sabtu, 19 Juni 2021

Berzinah di dalam hatimu(Mat.5:28) ??

 

Latar belakang

 

Bila Anda  memandang  perempuan secara nafsu untuk menginginkannya, maka itu sudah berzinah dengannya di dalam hatimu(Mat.5:28)

 

Materi yang di bahas(sesuai topik)                      

 

Berzinah

Istilah berzinah  biasanya kalau seseorang yang telah dan masih dalam ikatan suami-istri, atau masih terikat berdasarkan undang-undang perkawinan, namun secara sembunyi-sembunyi mengadakan hubungan amoral dengan lawan jenisnya. Misalnya seorang yang beristri pergi ke wanita lain untuk salurkan nafsu seks dan atau untuk menjadikannya istrinya di luar hukum yang berlaku, dan demikian pun wanita.

 

Pernyataan yang tegas dalam Alkitab, yaitu: Siapa pun orangnya yang melihat seorang perempuan lalu memandangnya secara bernafsu untuk salurkan nafsu seksnya, maka dia telah berzinah di dalam hatinya, walaupun belum mengadakan hubungan badan(Mat.5:28) dengannya, ini juga berlaku untuk wanita.

Berzinah dalam hati  merusak jiwamu

Berzinah dalam hati dapat terjadi terhadap semua lelaki atau perempuan. Penyebabnya banyak sekali. Hal ini dapat terjadi karena pikiran anda teringat kenanganmu atau pernah mengalami suatu kejadian seksual atau pernah melihat seseorang yang sangat Anda sukai, dan lain-lain. Perbuatan ini jangan sampai terjadi secara rutin bagimu, sebab itu akan menjadi penyakit dan jiwamu bisa terganggu. Sebab itu semuanya telah hampa. kalau di istilah komputer di “delete” atau hapus dari memorimu atau ingatanmu.

Utamakan cari Kerajaan Allah  dan berpikir positif

Isilah hatimu dan pikiranmu dengan sesuatu yang positif, misalnya;

a---Baca firman Tuhan dan selalu berusaha mencari tahu isi firman tersebut, seperti yang

      di katakan “...cari dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya maka semua akan

      ditambahkan kepadamu....(Mat.6:33).”  Pemikiran ini harus di ikuti dengan perbuatan,

      bukan menghayal.

b---Isilah waktu luangmu dengan perbuatan yang bersifat, misal; menolong orang atau

      mengunjungi orang sakit supaya mereka bisa terhibur.

c---Tetap lakukan hukum yang telah Tuhan taruh dalam akal budimu(Ibr.8:10) dan

      menuliskan dalam di hatimu, yaitu hukum Kasih(Mat.22:37-40) dan pelaksanaannya

      lihat di (1Kor.13:4-8).

d---Hindari dan jangan lakukan, berzinah dalam hatimu atau pikiranmu. Karena perasaan

      itu sering timbul, terutama sewaktu anda mulai berusaha menghindari melakukan

      berzina itu. Karena hal ini di dukung oleh hukum yang ada di dalam anggota

      tubuhmu yang selalu melawan hukum akal budimu(Rm.7:23), jadi tetap teguh pada

      kebenaran.

Penutup

Waktu luangmu supaya di isi dengan mencari Kerajaan Allah melalui firman yang ada di Alkitab dan berbuat hal yang positif namun hindari perbuatan negatif.

Terima kasih Anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing bilang berkenan.

PenulisEddyWarbung

R e f e r e n s i

Sesuai ayat di Alkitab