Sabtu, 26 November 2016

Mengenal dosa

Latar belakang

Banyak orang berusaha untuk menghindar dari dosa, namun mereka susah mengenal batas-batas dosa(Rm.3:20),  sehingga tanpa disadarinya, mereka telah masuk dan terus melangkah dalam ruang lingkup dosa sambil melakukannya.

Materi yang di sharing, sesuai topic

1--Hawa berbuat dosa.
Hawa sangat terangsang oleh godaan iblis, yaitu bahwa dia bisa jadi seperti Tuhan(Kej.3:5). Dan Hawa menerima godaan tsb, sehingga dia melangkah lebih jauh lagi dan melakukan godaan tsb, yaitu memakan buah yang ditawarkan iblis itu. Namun pada saat Hawa merealisasikan godaan tsb, maka akal budinya telah diselubungi iblis, sehingga dia tidak bisa perpikir jernih. Dan pada saat itu dia telah lupa bahwa Tuhan sudah memerintahkan kepadanya untuk jangan memakan buah tsb, karena kalau dia melakukannya berarti berbuat dosa, dan upah dosa adalah maut(Rm.6:23).

Dan setiap orang bisa mengalami godaan a.l. rangsangan yang indah-indah walaupun itu khayalan belaka, bahkan ingin telah berada dalam khayalan itu. Hal ini disebabkan, karena iblis telah berhasil menyelubungi(2Kor.3:14) akal-budi mereka dengan harapan yang fana, walaupun harus menabrak peraturan yang ada yang bisa menimbulkan kesengsaraan.

2--Mengenal dosa
Kesengsaraan akan selalu berada dalam kehidupanmu, karena diakibatkan oleh perbuatanmu sendiri yaitu melanggar perintah Allah, sehingga anda berdosa. Karenanya untuk bisa menghindar dari perbuatan dosa, maka sebaiknya marilah kita mengetahui dan mengenal apa itu dosa(Rm.7:7) seperti yang tertulis di hukum Taurat atau Sepuluh Perintah Allah(Kel.20:1-17), sbb:

A---Perintah 1 s/d 4 yang berhubungan antara manusia dengan Tuhan, Allah.
A1-Jangan ada padamu adalah lain di hadapanKu
A2-Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, Tuhan,
      Allahmu.
A3-Jangan menyebut nama Tuhan, Allahmu, dengan sembarangan.
A4-Kuduskanlah hari Sabat.

B---Perintah 5 s/d 10 yang berhubungan antara sesama manusia
B1-Hormatilah ayahmu dna ibumu.
B2-Jangan membunuh.
B3-Jangan berzinah.
B4-Jangan mencuri.
B5-Jangan mengucapkan saksi dusta
B6-Jangan mengingini apapun yang dipunyai sesamamu.

3--Dalam prektek sehari-hari.
Selama hidupnya seseorang, maka semua perbuatannya diperhadapkan dengan butir A dan B,  karena butir tsb bukan hanya pengajaran tetapi harus dihayati, dijiwai dan ada perbuatannya atau wujudnya(Yak.2:22). Sehingga cara menerapkan Sepuluh Perintah Allah dalam kehidupanmu sbb:
a--Bila anda hanya berat pada pengajarannya maka anda akan bersifat teoritis sehingga bisa fanatic.
b--Demikianpun kalau hanya memberatkan pada perbuatannya maka anda akan bersifat logika, dengan demikian dasar teorinya kurang.
c--Jadi butir a dan b supaya dilakukan bersamaan kapan saja dan dimana saja terhadap masalah apa saja.
d--Dalam menghadapi apa saja, maka anda harus menggabungkan a dan b, dalam arti menjiwainya, dengan seluruh tenagamu dan akal-budimu.

Contoh:
Seseorang tidak mencuri atau korupsi walaupun tidak ada yang mengetahuinya, bukan karena hanya adanya larangan seperti yang diperintahkan Allah.
Namun dengan adanya larangan itu maka anda mempelajarinya dan menyadari bahwa peraturan itu adalah benar sehingga anda menjiwainya.
Untuk menjiwainya, maka anda harus sediakan waktu, pikiran dan usahamu yang terus menerus supaya mengetahuinya, jadi diperlukan tenagamu. Dan atas dasar semuanya itu maka anda berinteraksi dengan siapa saja selama hidupmu.

Kesimpulan
Kenalilah dosa-dosa itu yang diuraikan dalam Sepuluh Perintah Allah, sehingga anda dapat menghidarinya demi kehidupanmu.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.

Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Rm.3:20
Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

Kej.3:5
Tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakanya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.

Rm.6:23
Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

2Kor.3:14
Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.

Rm.7:7
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, juistru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena kau juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: “Jangan mengingini!”

Kel.20:1-17                          Kesepuluh Firman (10 perintah Allah)

Yak.2:22

Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh  perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

Jumat, 18 November 2016

Jadilah penyebar kasih.

Latar belakang

Kedambaan bagi setiap orang adalah menginginkan suatu jaminan hidup yang pasti dan wajar dimasa tua maupun dalam keluarganya sesuai kasih, karenanya raihlah itu.

Materi yang di sharing, sesuai topic

1--Jaminan duniawi
Perusahaan asuransi menawarkan perlindungan yang lengkap untuk kesehatan fisikmu. Dan pemerintah menawarkannya tanpa batas umur, yaitu: tunjangan pensiun bulanan dan perawatan kesehatan selama hidupmu.

Sebaliknya dimasa kerjamu, anda harus menyisihkan sebagian dari pendapatanmu kepada pemerintah dan/atau perusahaan asuransi, dan bila ada lebih mungkin bisa berinvestasi di bidang lainnya, sehingga ada keuntungan dan kenikmatan lainnya dalam kehidupanmu yang bersifat keduniawian. Tapi bila anda tidak menyisihkannya maka tidak ada tunjangan bulanan dan perlindungan kesehatan, dan ini bisa menimbulkan berbagai dampak.

Dan kejadian tsb diatas dianggap sepele namun sering terjadi, yaitu; orang yang lupa untuk meraih perlindungan tsb, karena selama hidupnya tidak bisa mengatur keseimbangan, antara; keinginan kedagingannya yang berjuang melawan jiwanya(1Ptr.2:11) dan hukum Tuhan yang ada dalam akalbudinya untuk tetap beriman kepadaNya.

Dan jiwanya akan lebih menderita bila orang mendasarkan pada kemampuan dirinya sendiri(Ams.3:5), dan tidak bersandar pada Tuhan.

2--Kepastian dalam Tuhan.
Berbeda bila anda dalam Tuhan(Ams.10:8), anda merasa adanya kepedulian Tuhan, karena Dia telah memberikan suatu dasar kepada semua manusia, berupa kepastian dari segalanya, yaitu:
==Kasih yang berupa hukum(Mat.22:37-39)
==Bagaimana melaksanakan kasih(1Kor.13:4-8), untuk kehidupanmu.

Karena kasih itu me-refleksikan “perbuatan yang benar” atau kebenaran, yang terlihat sewaktu anda ber-interaksi dengan siapa saja, karenanya anda harus memupuknya dan meraihnya, bahkan berbuah untuk kepentingan bersama. Sehingga karena kesungguh-sungguhanmu, maka anda bisa terpilih dan masuk dalam Kerajaan Allah(2Ptr.1:11).

Contoh sederhana mengenai kebenaran:
Sewaktu anda mengayuh sepedah, maka piringan gerigi depan akan berputar karena ada gaya, perputaran ini mengakibatkan gerigi kecil dibelakang juga turut berbutar karena dihubungkan oleh semacam rantai. Akibat dari perputaran gerigi kecil ini, maka roda belakang akan ikut berputar karena terciptanya gaya torsi. Sehingga sepeda itu bergerak kedepan. Jadi kejadian ini adalah suatu kenyataan, dan kenyataan ini adalah kebenaran. Demikianpun kasih dan perbuatannya yang sejalan(Yak.2:22) akan menimbulkan kebenaran dalam kehidupanmu.

3--Kasih adalah yang terutama.
Tujuan Tuhan memberikan jaminan, yaitu berupa melengkapimu dengan Hukum. Hukum ini adalah yang terutama dan dasar dari semuanya, yang disebut kasih(Mat.22:37-39), supaya anda bisa:
a--berhubungan langsung dengan Tuhan.
b--ketenangan hidupmu sesama manusia dan selama di bumi ini.
c--secepatnya beriman kepada Yesus, agar bisa terjadi keselamatan jiwamu(1Ptr.1:9),
    karena jangka waktu kehidupanmu hanya diketahui Tuhan.
  
Dan memang benar, bahwa Tuhan telah melengkapimu dengan hukumNya(Ibr.8:10), namun anda harus menjaga, agar dampak perkembangan dari luar bisa bertumbuh pada lahan hukum tsb, sehingga tetap dalam koridornya, bahkan bisa berbuah untuk kepentingan ligkunganmu. Itu sebabnya anda harus meraihnya.

Sehingga jangan tergoda oleh iblis yang selalu ingin anda jatuh untuk seterusnya menderita, karena selama anda berada di dunia ini, maka selalu ada keinginan-keinginan kedaginganmu yang berjuang melawan keteguhan jiwa yang anda pupuk. 

4--Jadilah penyebar kasih.
Sesuai penjelasan diatas, maka jadilah penyebar paham kasih, yaitu hukumnya dan pelaksanaannya. Karena dalam kasih itu akan timbul kebenaran yang pasti untuk semua orang sehingga haknya terjamin.

Kesimpulan
Dimana saja anda berada, supaya bisa menjadi panutan dalam kasih, a.l. sampaikan berita mengenai kasih yang ter-refleksi dalam tingkah lakumu dan perkataanmu dan kepedulianmu kepada mereka semuanya(Mat.28:19-20), berdasarkan Injil.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.

Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

1Ptr.2:11
Saudara-saudaraku yang kekasih, akau menasehati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.

Ams.3:5
Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

Ams.10:8
Siapa bijak hati, memperhatikan perintah-perintah, tetapi siapa bodoh bicaranya, akan jatuh.

Mat.22:37-39
37—Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38—Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39—Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

1Ptr.1:9
Karena kamu telah mencapai tujuan imamu, yaitu keselamatan jiwamu.

Ibr.8:10
“Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu”, demikianlah firman Tiuhan. “Aku akan menaruh hukumKu dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati merekia, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umatKu.

Mat.28:19-20
19—“Karen itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
20—dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu, Dan ketahuilah, Alu menhyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman”


Jumat, 11 November 2016

Jiwamu merana?

Latar belakang

Banyak orang yang sudah mengenal Yesus tapi jiwanya masih merana, karena tidak sadar bahwa umumnya masalah tsb adalah buatannya sendiri, selain itu tidak mau tahu apa yang menjadi sumber penyebabnya.

Materi yang di sharing, sesuai topic

1--Selama adanya kehidupan, maka setiap orang mempunyai dan akan berhadapan dengan masalah. Masalah itu datang dari:
a--Lingkungan dimana anda berada dan berkarya, sehingga anda akan berinteraksi dengannya dan hasilnya bisa baik atau tidak memuaskan.
b--Keinginanmu yang timbul dari dalam diri sendiri, yang belum atau tidak bisa anda raih, sehingga bisa muncul berbagai emosi yang mungkin bersifat negative lalu menghambat kegiatanmu seselanjutnya. Hal ini bisa membuat anda bertambah ekstrim.

Umumnya masalah dan tantangan dari luar (a) secara relatif dapat diselesaikan dengan cara mencari berbagai akal dan usaha, bila semuanya itu terselesaikan, maka hal itu akhirnya akan menjadi rutinitas.

Namun keinginan yang timbul dari dalam dirimu sendiri(b) dan masih merupakan harapan, yang belum tentu bisa diraih secara gampang. Karena yang menjadi hambatan adalah keragu-raguanmu untuk bertindak, sehubungan dengan anda tidak mau tahu sumber penyebabnya.

2--Jiwa merana karena telah tinggalkan kebenaran.
Inti dari tidak mau tahu penyebab sumber-masalahnya, adalah karena anda telah; tergoda oleh iblis sehingga menyerah padanya yang akan mengarahkanmu untuk berbuat yang kelihatannya baik, tapi sebetulnya tidak. Contoh:
Hawa tergoda karena ingin jadi seperti Allah(Kej.3:5). Jadi terlihat bahwa perbuatannya sudah tidak murni lagi, karena akalbudinya sudah diselubungi(2Kor.3:14) oleh bujukan iblis.
Dan disinilah “arti kebenaran” dalam dirimu mulai kabur, sehingga bisa saja anda tinggalkannya, lalu berbuat sesuatu yang lebih ekstrim.
Misalnya:
Memarahi secara berlebihan kepada yang berbuat salah kepadamu atau yang tidak sejalan denganmu, bahkan timbul dendam pada dirimu sehingga bisa mengutuki1 orang tsb.

Bila anda telah bertindak demikian, maka penyimpangan dalam pikiran telah terbentuk, berupa: keragu-raguan, tidak sabar, cepat marah, bimbang, keputusan yang tidak cocok, dll,  dan semuanya itu terpancar pada lingkah lakumu sewaktu anda interaksi dengan siapa saja.
Semua tahapan ini menyebabkan jiwamu merana(Im.26:16), karena anda telah pernah mengenal kebenaran dalam firman Tuhan, namun meninggalkannya.

3--Kenapa jiwamu bisa merana
Inti dari jiwa yang merana adalah karena anda telah mengenal dan menikmati kebenaran yang terdapat dalam firman Tuhan namun sekarang ini tidak meninggalkannya, berupa:

0--hukum Kasih(Mat.22:37-39)  dalam akabudimu(Ibr.8:10) telah terselubung, sehingga pikiranmu tidak jernih namun sering tendensius.
0--artinya kasih(1Kor.13:4-8) tidak lagi anda gunakan sebagai dasar untuk ber-interaksi dengan siapa saja.

Sebetulnya hukum kasih dan cara melaksanakannya ada di seluruh hukum Taurat dan di dalam Kitab Para Nabi(Mat.23:40), namun secara sederhana adalah:
0--Patuhi segala perintah dan peraturan yang diberikan oleh Tuhan Allah kita, Yesus Kristus.
0--Lakukan semua perintah, peraturan tsb dan kehendakNya(Ef.5:17).

Bila anda pernah percaya dan menikmati firman-Tuhan lalu meninggalkannya, maka Tuhan akan mendatangkan beberapa kekejutan atasmu, seperti adanya serangan atasmu berupa; penyakit a.l. sakit jantung, darah tinggi, batuk kering, mata rusak, dll, yang membuat jiwamu merana. Juga hasil usahamu akan digrogotin habis oleh orang kepercayaanmu, bahkan dinikmati musuhmu(Im.26:16). Mohon baca “kutuk” di Imamat.26:14-46.

4--Bisakah jiwa-mu tidak merana?
Yang harus menjawab pertanyaan ini adalah anda sendiri. Tuhan telah memberikan Negara ini padamu, sebagai warga Negara yang telah mengenyam berbagai keindahan dan kenikmatan, maka sudah sepantesnya anda berpartisipasi berupa tenaga maupun pikiran untuk selamatkan lingkunganmu, bukan berkorupsi, saling iri hati, dendam, merusak, demo mendongkel orang,dll.

Dan untuk melakukan semuanya ini jiwailah kasih dan lakukan itu. atas dasar itu anda berpikir untuk berkreasi dan wujudkan.  

Kesimpulan
Jiwamu merana karena anda meninggalkan kebenaran yang ada dalam kasih, jiwailah kasih dan lakukanlahj agar terwujud untuk kebersamaan dalam lingkunganmu.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.


Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

1Kutuk
Ensiklopedi Alkitab Masa Kini, ISBN-978-602-8009-33-1, cet ke-11 thn April2011, judul asli THE NEW BILBE DICTIONARY,  terbitan LAI,  Hal-624.
 
Kej.3:5
Tetapi Allah megetahui, bahwa ada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.;

2Kor3:14
Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.

Im.26:16
Maka Aku pun akan berbuat begini kapadamu, yakni Aku akan mendatangan kekejutan atasmu, batuk kering serta demam, yang membuat mata rusak dan jiwa merana, kamu akan sia-sia menabur benihmu, karena hasilnya akan habis dimakan musuhmu.

Mat.22:37-39
37-jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38-Itulah hukum yang terutama dan yang pertama,
39-Dan hukum yang kedua yang sama dengan itu, ialah” Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Ibrt.8:10
Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman Tuhan. “Aku akan menaruh hukumKu dalam akalbudi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umatKu.

Mat.23:40
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

Ef.5:17
Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.


Imamat.26:14-46       mengenai “Kutuk”

Sabtu, 05 November 2016

Cari dahulu kerajaan Allah.

Latar belakang

Bagaimana mencerna “cari dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya(Mat.6:33) maka semuanya akan ditambahkan padamu”.

Materi yang di sharing, sesuai topic

1--Kerajaan Allah1
Kerajaan Allah mencakup wawasan yang sangat luas yang sulit dibayangkan oleh siapapun, namun semuanya itu adalah a.l. untuk kepentingan manusia, karenanya berusahalah untuk masuk dalam(Kis.14:22) Kerajaan Allah, sesuai aturannyaNya.

Kerajaan Allah adalah tema pokok dari pemberitaan Yesus, selama tiga setengah tahun Dia berkarya, misalnya; mengajar, menyembuhkan, mengusir roh jahat, membangkitkan orang yang telah mati 4 hari lamanya, hidup kekal, dll. Kegiatan ini semuanya bisa di telusuri dalam injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Jadi pesan ini adalah sangat penting bagi manusia dalam semua segi kehidupan. Namun mari kita lihat sebagian dari pengertiannya yang tidak menghilangkan maknanya, a.l.:

Yesus mengajar banyak hal, Dia menggunakan perumpamaan(Mrk.4:2) agar para pendengar bisa mudah mengerti, misalnya tentang:      
a--Para penggarap kebun anggur(Mat.21:33-44).
b--Menabur dan menuai(Mrk.4:3-9),
c--Cari dahulu Kerajaan Allah maka semuanya akan ditambahkan kepadamu(Mat.6:33).
d--Kerajaan Allah itu, seumpama benih yang tumbuh(Mrk.4:26-29).
e--Kerajaan Allah seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah(Mrk.4:31-32).

2--Salah menanggapi Kerajaan Allah.
Tuhan telah melengkapi manusia, dengan: hukum kasih yang ditaruh pada akalbudinya dan dituliskan pada hatinya(Ibr.8:10). Supaya dalam kehidupan sehari-hari, mereka mampu untuk lebih terarah menjelaskan dan memanfaatkan yang ada dalam Kerajaan Allah. Jadi supaya manusia bisa menanggapi Kerajaan Allah itu sesuai keinginannya. Contoh yang mereka salah tanggapi, a.l.:

Perumpamaan tentang para penggarap kebun anggur(Mat.21:33-44).
 
Seseorang telah membuka kebun anggur atau buah lainnya, dan bangun sarana memeras, menara jaga, pagar sekelilingnya, dll. Lalu menyewakan kepada para penggarap.
Sewaktu musim petik, pemilik kebun mengirimkan orangnya kepada para penggarap untuk mengambil bagian dari hasilnya.
Namun para penggarap itu menganiaya dan membunuh orang yang disuruh itu. Kejadian seperti ini berlaku berkali-kali. Bahkan anak dari pemilik kebun dibunuh oleh para penggarap.
Akibat dari semuanya ini, bisa membuat pemilik kebun memberhentikan penggarap lama dan memberikannya kepada penggarap baru, yang bisa menghasilkan untuk kepentingan bersama.

Disini menunjukkan bahwa akalbudi dan hati para penggarap sudah tidak peka bahkan tumpul, sama seperti membaca firman Tuhan tapi tidak mengerti, karena sudah diselubungi dosa(2Kor.3: 14) berupa:
Tergiur uang yang banyak dari hasil panen. 
Ingin miliki kebun untuk selama-lamanya.
Karenanya membunuh orang yang ditugasi mengambil hasil, bahkan ahli waris kebun dibunuh.
   
Mengenai perumpamaan ini, manusia atau penggarap-lama telah mengalami apa yang tersedia di Kerajaan Allah, namun tidak bisa efektifkan untuk kepentingan bersama, jadi menanggapinya salah. Malahan melakukan interaksi yang buruk terhadapnya(Mrk.4:11), karena telah dibutakan oleh dosa. Akibatnya mereka menjauh dan sulit untuk mengerti Kerajaan Allah.

3--Kapan ada Kerajaan Allah.
Sebenarnya Kerajaan Allah ada diantara kita semuanya(Luk.17:21), namun karena manusia tidak mau bertobat, jadi telah hidup terus menerus dalam dosa sehingga keputusan mereka hanya berdasarkan kepentingan keduniawian.

Tetapi bila manusia berniat akan tinggalkan dosa, maka disitulah awal dari mencari Kerajaan Allah, dan Tuhan bisa membantu dengan cara mengeluarkan selubung(2Kor3:16) yang berupa dosa-dosamu dari akalbudimu.

4--Carilah Kerajaan Allah
Bila berniat mencari Yesus maka selubungmu akan diangkat, maka hidupmu mulai berbalik, mencari dan mengikuti Yesus, yaitu melakukan semua ajaranNya, a.l. melakukan kebenaran. Ajaran-ajaran inilah yang disebut bahwa Kerajaan Allah yang sudah ada diantara kita(Luk.17:21), dan anda mulai melakukan hidup baru.

Namun jangan kaget bahwa dalam hidup-barumu itu anda akan mengalami banyak cobaan bahkan penderitaan(Kis.14:22) yang semuanya dapat anda atasi, yang penting bersandar pada Yesus. Karena disini iman-mu akan diuji, berupa keyakinanmu akan ajaranNya serta diikuti oleh perbuatanmu(Yak.2:22). Sama seperti pada waktu Yesus dicobai oleh iblis, namun Yesus menang, maka demikianpun anda.

Kesimpulan
Jangan biarkan dosa selubungi akalbudimu, tapi lepaskan itu dengan cara tinggalkan dosa danbedrsandar pada Tuhan. Lalu lakukan semua ajaranNya dan perintahNya dan itu yang disebut, misalnya lakukan kebenaran, maka anda telah dekat dengan Kerajaan Allah. Bila anda telah melakukan semuanya itu, maka tinggal tunggu waktunya maka anda akan memperoleh lebih.
  
Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.

Penulis.EddyWarbung


R e f e r e n s i  :

1Kerajaan Allah:
Ensiklopedi Alkitab Masa Kini, cet ke-10 thn 2011 Juli, ISBN-978-602-8009-34-8, judul asli:  The New Bible Dictionary, hal.294 dan hal.294-296.

Mat.6:33              
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Kis.14:22
Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasehati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.

Mat.21:33-44                       Perumpamaan tentang penggarap-penggarap kebun anggur.

Mrk.4:3-9                             Perumpamaan tentang se3orang penabur.

Mrk.4:26-29                        Perumpamaan tentang buji sesawi

Mrk.4:31-32
31-Hal kerajaan itu seumpaman biji sesawi yang ditaburkan di tanah, Mamang biji itu paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi.
32-Tetapi apabil ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya.

2Kor.3:14
Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.

Mrk.4:11
JawabNya: “Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang luar segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan.

Luk.17:21
Juga  orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana!  Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu.

2Kor.3:16
Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.

Kis.14:22
Di tempat itu mereka menguatkan jati murid-murid itu dan menasehati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan , bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.

Yak.2:22
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjhadi sempurna.


Sabtu, 29 Oktober 2016

Jagalah jangan sampai negerimu memuntahkanmu darinya.


Latar belakang

Setelah anda mengetahui tempat pijakanmu serta lingkungannya, maka manfaatkanlah itu untuk kepentingan bersama, bukan untuk menguras dan tidak peduli dampak yang akan terjadi padanya. Namun ada penghuni dilingkunganmu yang hidup menajiskan diri(Im.18:27-28).

Materi yang di sharing, sesuai topic

Tuhan memberkati dan berfirman kepada manusia supaya mereka beranakcucu, penuhi dan taklukkanlah bumi, serta berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan segala binatang dibumi(Kej.1:28). Namun Dia juga menegaskan untuk mengusahakan dan memelihara lingkungan dimanapun anda berada(Kej.2:15). Sehingga setiap orang yang dilahirkan disuatu lingkungan tsb mempunyai fungsi sesuai dengan akalbudinya(Ams.16:22 dan Kis.11:17).

Karenanya anda tidak bisa memilih tempat kelahiranmu, sehingga dimanapun anda berada maka disitulah harus anda berusaha untuk melakukan hal-hal yang positif a.l. untuk kesejahteraan kota atau lingkungan dimana anda berada(Yer.29:7).

1-Penyaringan imanmu di tempat mereka berada.
Uraian diatas agak ekstrim bila diproyeksikan kepada Israel, yaitu: “kenapa Israel harus keluar dari Mesir”, yang telah tinggal sebagai budak selama 400 tahun(Kej.15:13), bukankah mereka harus berusaha dimana mereka berada?

Penjelasan sbb:
a--Beriman ter-refleksi a.l. pada ketaatan.
Tahap demi tahap Abraham dapat menerima ajakan lalu mengikuti arahan Tuhan, sehingga dia mengharapkan anak seperti yang dijanjikanNya. Lalu datanglah pencobaan Tuhan yang menentukan, yaitu Abraham harus korbankan anak tunggal yang diberikan Tuhan kepadanya. Ternyata Abraham meneriman pencobaan tsb dan melakukannya sesuai proses pengurbanan. Namun pada saat-saat terakhir Abraham akan menyembelihkan anaknya, Tuhan ikut campur untuk tidak dikorbankanNya Ishak(Kej.22:12), anak tunggal tsb.

Sehingga Tuhan bersumpah demi diriNya(Kej.22:16-17) bahwa turunan Abraham akan menjadi bangsa yang besar. Karena Abraham ber-iman yang a.l. ter-refleksi pada ketaatan kepadaNya, namun juga turunannya (bangsa-Israel) harus melewati pencobaan iman, yaitu hingga mencapai suatu tingkatan pemurnian iman dan ternyata 40 tahun lamanya melalui padang pasir, yang dipimpin oleh Musa.  

b--Pemusnahan karena tidak hidup kudus.
Terjadinya pemusnahan atas manusia dimana mereka berada, karena mereka telah menjalankan kehidupan yang rusak di bumi(Kej.6:12), lalu Tuhan mendatangkan Air bah dan menghapuskan semuanya itu.

Demikianpun terjadi terhadap Sodom dan Gomora, karena penduduk telah menjalankan kehidupan yang rusak(Kej.19:4-5). Lalu Tuhan memusnahkan mereka dengan menurunkan hujan api belerang yang membakarnya serta kota tsb.

Jadi mereka merusak kehidupannya di hadapan Tuhan, di daerahnya. Disini terlihat mereka sudah tidak beriman kepadaNya.

c--Tidak hidup kudus dimata Tuhan.
Beberapa bangsa dari sejumlah Negara, hidupnya tidak kudus. Mereka telah mencapai  pada suatu level pencemaran dirinya, sehingga akalbudinya terselubung dan hidup sudah tidak kudus dimata Tuhan. Pencemaran tsb berupa:
ca--Menyerahkan anaknya sebagai kurban kepada molokh, berbalik dari Tuhan lalu ke roh peramal, saling berzinah antara sesama jenis, demikianpun dalam keluarganya(Im.20:3,5,6,10,11,12)
cb--Ada para pria yang bersetubuh dengan pria lainnya(Im.20:13), demikianpun para wanita.  
cc--Ada para pria yang berkelamin dengan binatang, demikianpun para wanita(Im.20:15-16). Dan Berbagai jenis perzinahan yang mengerikan bila diuraikan(Im.20:1-21)
cd--Dengan demikian maka tidak ada kekudusan hidup didepan Tuhan, misalnya kejahatan dan perzinahan yang dilakukan manusia menunjukkan berbagai tingkat kualitas, dari moderat hingga ke titik ekstrim telah terjadi dan menjadi kebiasaan ditempat atau negeri tsb(Im.20:1-21).

2--Israel membasmi bangsa yang tidak kudus.
Karena alasan 1-a-b-c, maka manusia yang menempati daerahnya tidak memanfaatkan karunia-karunia yang diberikan Tuhan untuk kepentingan bersama, bahkan mereka saling mencemarkan diri didepan Tuhan, sehingga terjadi “menurunan moral” seperti binatang (lihat-ca-cb-cc). Jadi wajarlah tinggal menunggu waktu kapan mereka dibasmi(Im.20:22a).

Secara kiasan diucapkan: “Karenanya tidak heran bila negeri itu memuntahkan mereka sehingga binasa(Im.20:22a)”.

Dan inilah cara Tuhan membasmi mereka, yaitu; memasukan orang Israel ke daerah-daerah tsb untuk membasmi penduduknya yang tidak hidup kudus dihadapanNya. Daerah-daerah tsb terletak di tanah terjanji untuk Israel. Yang dijanjikan Tuhan kepada Musa.

3-Berbuatlah konstruktif agar masyarakat menikmatinya.
Karena anda telah mengetahui dan melihat hasil alam yang berlimpah-limpah, maka hal itu jangan membuat anda menjadi malas dan tidak tekun berusaha, bahkan lakukan perzinahan didepan Tuhan. Namun itulah yang diharapkan banyak Negara yang menginginkan hasil alam negerimu, dan membiarkan Indonesia menderita.

Karenanya gunakanlah tempat pijakmu untuk berusaha berbuat yang konstruktif hingga bisa melebihi kualitas kehidupan Negara lainnya.

Dan caranya adalah, perencanaan yang baik serta berkesinambungan sesuai kemampuanmu. Namun para pelaksananya harus mempunyai akalbudi yang tidak terselubung karena godaan, sehingga perbuatan tulus tercermin pada etika, peraturan dan perbuatannya.

Kesimpulan
Awalilah dari tempat pijakmu untuk berbuat konstruktif demi kepentingan bersama, jangan biarkan akalbudimu terselubung perzinahan seperti butir-1, sehingga hidup tidak kudus dihadapan Tuhan. Karena negerimu bisa memuntahkanmu darinya, dan negerimu akan diambil oleh bangsa lain.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.

Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Im18:27-28
27-Karena segala kekejian itu telah dilakukan oleh penghuni negeri yang sebelum kamu, sehingga negerit itu sudah menjadi najis
28-Supaya kamu jangan dimuntahkan oleh negeri itu, apabila kamu menajiskannya, seperti telah dimuntahkannya bangsa yang sebelum kamu.

Kej.1:28
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banuyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi”

Ams.16:22
Akal budi adalah sumber kehidupan bagi yang mempunyainya, tetapi siksaan bagi orang bodoh ialah kebodohannya.

Kej.2:15
Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman iatu.

Kis.11:17
Jadi jika Allah memberikan karuniaNya kepada mereka sama seperti kepada kita pada waktu kita mulai percaya kepada Yesus Kristus, bagaimanakah mungkin aku mencegah Dia?

Yer.29:7
Usahakanlah kesejahteraan kota kemana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhanmu, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.

Kej15:13
Firman Tuhan kepada Abram: “Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka, dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya.

Kej.22:12
Lalu Ia berfirman: “Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepadaKu

Kej.22:16-17
16-KataNya: “Aku bersumpah demi diriKu sendiri- dimikianlah firman Tuhan: Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepadaKu.
17-maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir ditepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya,

Kej.6:11-12
11-Adapun bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan.
12-Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi.

Kej.19:4-5
4-Tetapi sebelum mereka tidur, orang-orang lelaki dari kota Sodom itu, dari yang muda sampai yang tua, bahkan seluruh kota, tidak ada yang terkecuali, datang mengepung rumah itu.
5-Mereka berseru kepada Lot: “ Di manakah orang-orang yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami “pakai mereka”

Im.20:
3-aku sendiri akan menentang orang itu dan akan melenyakkan dia dari tengah-tengah bangsanya, karena ia menyerahkan seorang dari anak-anaknya kepada Molokh, dengan maksud menajiskan tempat kudusKu dan melanggar kekudusan namaKu yang kudus.
5-maka Aku sendiri akan menentang orang itu serta kaumnya dan akan melanyapkan dia dari tengah-tengah bangsanya dan semua orang yang turut berzinah mengikuti dia, yakni berzinah dengan menyembah Molokh.
6-Orang yang berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal, yakni yang berzinah dengan bertanya kepada mereka, Aku sendiri akan menentang orang itu dan melenyapkan dia dari tengah-tengah bangsanya.
10-Bila seorang laki-laki berzinah dengan isgteri orang lain, yakni berzinah dengan isteri sesamanya manusia, pastilah keduanya dihukum mati, baik laki-laki maupun perempuan yang berzinah itu.
11-Bila seorang laki-laki tidur dengan  seorang istgeri ayahnya, jadi ia melanggar hak ayahnya, pastilah keduanya dihukum mati, dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri
12-Bial seoranga laki-laki tidur dengan menantunya perempuan, pastilah keduanya dihukum mati; mereka telah melakukan suatu perbuatan keji, maka darah mereka tertimpa kepada mereka senfiri.

Im.20-13
Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi  keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.

Im.20:15-16
15-Bila seorang laki-laki berkelamin dengan seeker binatang, pastilah ia dihukum mati, dan binatang itu pun harus kamu bunuh juga.
16-Bial seorang perempuan menhampiri binatang apapun untuk berkelamin, haruslah kaubunuh perempaun dan binatang itu; mereka pasti dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.

Im.20:1-11           Kudusnya umat Tuhan.

Im.20-21
Bila seorang laki-laki mengambil isteri saudaranya, itu suatu kecemaran, karena ia melanggar hak saudaranya laki-laki dan mereka akan tidak beranak.

Im.20:22a

Supaya jangan kamu dimuntahkan oleh negeri kemana Aku membawa kamu untuk diam di sana.

Jumat, 21 Oktober 2016

Dosamu diampuni tapi tidak membebaskan dari hukumanmu


 Latar belakang

Banyak manusia mengetahui, mengerti dan pasti menginginkan bahwa Yesus mengampuni dosa mereka, namun mereka salah mengerti karena hukuman tetap berlaku(Bil.14:18) terhadap mereka.

Materi yang di sharing, sesuai topic

1--Adil dan tegas.
Dalam Taurat dikatakan: Tuhan adalah penyayang, pengasih, panjang sabar selain itu berlimpah kasihNya dan setiaNya(Kel.34:7), yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dosa. Tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman.

Bahkan membalaskan kesalahan perbuatan orangtuanya kepada anak-anaknya dan cucunya, hingga ke keturunan yang ketiga dan keempat. Dan Tuhan melaksanakannya.

Demikianpun Yesus menegaskan secara tidak langsung penjelasan diatas, bahwa Dia tidak merubah setitikpun peraturan di dalam hukum Taurat(Mat.5:18).  

Contohnya:
a--Manusia pertamapun setelah melanggar peraturanNya, maka hukumannya, mereka harus keluar dari taman Firdaus(Kej.3:24) dan cari makanannya sendiri, tidak seperti yang tersedia di taman Firdaus.
b--Raja Daud menghina dan melakukan apa yang jahat di mata Tuhan, yaitu memperistri Betsyeba yang adalah isteri dari prajuritnya, selain itu prajurit tsb ditempatkan dibarisan depan dalam pertempuran sehingga dibiarkan terbunuh(2Sam.12:9). Setelah Daud mohon pengampunan, maka Tuhan bebaskan dia dari dosa(2Sam.12:13).
Tetapi Dia tidak dibebaskan hukuman terhadap Daud. Hukuman yang diterima Daud a.l.; akan terjadi pertumpahan darah dalam keturunanmu sampai selamanya(2Sam.12:10),  dan para isteri Daud akan diambil dan diberikan kepada orang lain(2Sam12:11).

Demikianpun terjadi pada raja Soloman namun perbuatannya berbeda. DAN LAIN-LAIN.

2-Pikiran telah dikuasai oleh pengertian yang salah.
Hingga kini, banyak orang masih kurang mengerti dan mengetahui peranan kerohanian dalam kehidupan, bahkan dalam pikiran mereka telah ada pre-occupied perception, berupa: berbuat salah berkali-kali tidak ada masalah karena dosa kita akan diampuni.  
Itu kesalaha besar!

Tapi, marilah kita lihat apa itu dosa. Dosa sangat luas artinya namun bisa dibagi atas tiga kelompok, a.l:
a--Dosa, didahului oleh suatu keinginanmu dan dilanjutkan oleh perbuatanmu yang
     melanggar perintah Tuhan, Allah.
b--Namun Keinginanmu tsb akan berdampak pada cara berpikirmu, walaupun belum ada
     perbuatan.
c--Bila  keinginan tsb telah di-realisaikan dalam wujud perbuatanmu, maka dampaknya
     yaitu anda mungkin menikmati hasil perbuatan tsb namun ada yang menjadi korban
     seketika atau jangka panjang.  

Dalam hal ini, anda jatuh dalam dosa karena melakukan hal yang salah. Namun Tuhan Yesus dapat mengampunimu(Mat.9:6), yaitu pada butir-a. Tapi kesalahan yang telah diperbuat akan berdampak, hingga orang yang menjadi korban harus ada yang bertanggung jawab, jadi dampak perbuatanmu tidak dibebaskan dari hukuman, yaitu butir-c. Itulah yang dimaksud dengan:  Tidak membebaskan dari hukumanmu.
Contoh:
Secara tidak sengaja mobil yang anda nyetir menabrak mobil lain. Pasti anda mohon maaf pada orang yang mobilnya tertabrak. Dan umumnya dia memaafkanmu, tapi anda harus bertanggung jawab atas dampak pada perbuatanmu. Yaitu membayar kerugian. Bila anda tidak bersedia maka dia bisa membawamu kepengadilan dan anda bisa dihukum. Dan lain-lain.

3-Pakailah akal-budimu.(mohon….. baca: publikasi minggu lalu mengenai “Akal-Budi”)

Seseorang akan jernih pikirannya karena akal-budinya di inspirasi oleh Kasih(Mat.22:37-39,  1Kor.13:4-8), sehingga anda akan susah terjebak oleh godaan apapun dan anda tidak akan melakukan hal-hal yang bersifat negative. Selain itu berakal-budi adalah sumber kehidupan(Ams.16:22) dan juga akan mendatangkan karunia(Ams.13:15).

Karenanya pakailah akal-budimu yang benar, jangan sampai dia terselubungi oleh kehendak bebasmu yang mengarah kepada duniawi karena bujukan iblis.

Contoh:
Hawa tergoda pikirannya sehingga melawan perintah Allah. Disini terlihat bahwa sewaktu Hawa masih memikirkan apakah akan berbuat atau tidak, belum ada reaksi Tuhan. Tetapi setelah dia memakannya dan memberikan kepada suaminya, maka saat itu mereka merasa sudah telanjang(Kej.3:7). Dan berdampak penghalauan dari taman Firdaus. Demikianpun orang yang berbuat dosa karena tidak menggunakan akal-budinya.

Kesimpulan
Dosamu diampuni tapi tidak membebaskan dari hukumanmu seperti pada penjelasan butir-2. Karenanya bersendarlah kepada Tuhan, karena Dialah yang telah menaruh hukum Kasih dalam akalbudimu(Ibr:8:10).

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.

Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :

Bil.14:18
Tuhan itu berpanjangan sabar dan kasih setiaNya berlimpah-limpah, Ia mengampuni  kesalahan dan pelanggaranmu tetapi sekali-kali tidak membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, bahkan Ia membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.

Kel.34:7
Yang meneguhkan kasih setiaNya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.

Mat.5:18
Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.


Kej.3:24
Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkanNyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

2Sam.12:9-11
9—Mengapa engkau menghina Tuhan dengan melakukan apa yang jahat di mataNya? Uria, orang Het itu, kaubiarkan ditewwaskan dengan pedang; isterinya kau ambil menjadi isterimu, dan dia sendiri telah kaubiarkan dibunuh oleh pedang bani Amon.

2Sam12.13
Lalu berkatalah Daud kepada Natan: “Aku sudah berdosa kepada Tuhan” Dan Natan berkata kepada Daud: “Tuhan telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.

2Sam.12:10-11
10—Oleh sebab, itu pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya, karena engkau telah menghina Aku dan mengambil isteri Uria, orang Het itu, untuk menjadi isterimu.
11—Beginilah firman Tuhamn: Bahwasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu yang datang dari kaum keluargamu sendiri, Aku akan mengambil isteri-isterimu dari depan matamu dan memberikannya kepada orang lain; orang itu akan tidur dengan isteri-isterimu di siang hari.

Mat.9:6a
Tetapi supaya kamu tah, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkasa mengampuni dosa -

Mat.22:37-39
37-Jawab Yesus kepadanya “Kasihilah Tuhan, Allahmu,  dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38-Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39-Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesemamu manusia seperti dirimu sendiri.

1Kor.13:4-8
4-Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahka diri dan tidak sombong.
5-Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri  Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
6-Ia tidak bersukacita karena ketidak-adilan, tetapi karena kebenaran.
7-Ia menutupi segala sesuatu , percaya segala sesutu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
8-Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetauhan akan lenyap.

Ams.16:22
Akal budi adalah sumber kehidupan bagi yang mempunyainya, tetapi siksaan bagi orang bodoh ilah kebodohannya.

Ams.13:15
Akal budi yang baik mendatangkan karunia, tetapi jalan pengkhianat-pengkhianat mencelakakan mereka.

Kej.3:7
Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.
  
Ibr.8:10

Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, “demikianlah firman Tuhan: Aku akan menaruh hukumKu dalam akal budi mereka dan menuliskannhya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umatKu”.

Jumat, 14 Oktober 2016

Akal-budimu dapat diselubungi, sehingga kehidupanmu kacau.

Latar belakang

Akal-budi adalah sumber kehidupan(Ams.16:22) bagi manusia dan juga mendatangkan karunia, karenanya siapa saja bisa berusaha untuk memperoleh karunia yang paling utama bahkan mereka akan ditunjukkan jalan yang lebih utama lagi(1Kor.12:31).

Materi yang di sharing, sesuai topic

1--Akal-budi

Sesuai rancanganNya, maka Tuhan menciptakan bumi dan segala isinya yang adalah sempurna, termasuk segala jenis hewan yang ada di bumi, namun mahluk yang tertinggi nilainya adalah manusia.

Mengenai manusia, Tuhan yang menghembuskan nafas kehidupan kepadanya, sehingga mereka menjadi hidup(Kej.2:7). Maka saat itulah setiap organ manusia mulai berfungsi, dan sesuai berjalannya waktu, manusia jatuh dalam dosa. Namun Tuhan telah siapkan sarana agar manusia bisa kembali kepadaNya, a.l.:
Dia menaruh hukumNya dalam akal-budi manusia dan menuliskannya dalam hati mereka(Ibr.8:10).
Karena hukum yang terpenting adalah kasih, dan caranya melakukannya terhadap Tuhan(Mat.22:37-39) dan sesama manusia, lihat di (1Kor.13:4-8).
Hukum Kasih itu harus dijiwai dan ada realisasinya, yaitu melalui perbuatanmu. Karena bila tidak demikian maka sama saja seperti tong kosong yang nyaring bunyinya(Yak.2:20,22), tapi tidak ada perubahan untuk dirimu maupun terhadap orang lain.

2--Apa gunanya akal-budi

Dari uraian ayat-ayat dibawah1 ini maka akal-budi sangat berperan yang dalam mengarahkan kehidupan manusia agar mereka mendekat dan mencari kehendak Tuhan. Contoh ayat-ayat, sbb:
Menjauhi kejahatan itulah akal-budi(Ayb.28:28).
Orang bodoh mati karena kurang berakal-budi(Ams.10:21).
Akal-budi yang baik mendatangkan karunia(Ams.13:15).
Akal-budi adalah sumber kehidupan(Ams.16:22).
Siapa menghina sesamanya tidak berakal-budi(Ams.11:12).
Dengan akal-budiku aku melayani hukum Allah(Rm.7:26).
Dan-lain-lain.

3--Dosamu bersaing melawan akal-budimu.

Setiap orang mempunyai akal-budi supaya mereka bisa hidup baik(Ams.16:22) dan itulah keinginan semua orang. Namun keinginan duniawi pun sangat kuat dalam tubuhmu yang mempengaruhi beberapa organ tubuhmu(Rm.7:23), sehingga bila anda bertahan pada akal-budimu maka keinginan duniawi melalui berbagai godaan akan lewat. Tapi kalau keduniawianmu lebih dominan, maka anda akan memilihnya dan melakukannya. Contoh:
Hawa tergoda karena ingin kedudukannya seperti Tuhan, walaupun dia melanggar perintah Tuhan. Itulah godaan iblis dan ternyata Hawa terhanyut olehnya(Kej.3:5),

Jadi yang diperbuat iblis adalah bagaimana menyelubungi akal-sehatmu(2Kor.3:14), sehingga ada persaingan dalam tubuhmu. Agar anda terseret oleh berbagai godaannya, misalnya:
Banyak orang inginkan kedudukan duniawi apa saja dengan cara apapun, sehingga dia abaikan undang-undang, peraturan, dll, yang berhubungan dengan kepentingan umum. yang penting memuaskan kenikamatan diri sendiri walaupun rakyat menderita.

4--Bisakah akal-budimu diselubuni?
Akal-budimu sesuai butir-2, sangat penting untuk kehidupan manusia.
Namun kehendak-bebasmu juga sangat berperan. Kehendak-bebas inilah yang menentukan pilihan, sehingga Hawa menerima saran dari iblis walaupun melanggar perintah Tuhan.

Karena saran dari iblis sangat menarik hatinya, yaitu akan menjadi seperti Tuhan. Dan ternyata Hawa menerimanya, jadi disinilah akal-budimu mulai diselubungi, dengan berbagai bujukan yang tidak masuk diakal, itu hanya hayalan.

Untuk itu anda harus teguh sesuai akal-budimu, singkirkan keinginan yang tidak masuk akal. Bila anda anda sangat termotivasi karena sesuatu yag tidak masuk akal, maka selalu bersandarlah pada Tuhan, yaitu berdoa  dan mohon Dia membantumu. Maka Dia akan mengutus Roh untuk membantumu(Luk.11:13).

Kesimpulan

Akal-budi adalah sumber kehidupanmu, dan kendalikan kehendak bebasmu agar tidak mengarah kepada khayalan belaka. Karenanya selalu bersandar kepada Tuhan Yesusmu.

Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.

PenulisEddyWarbung.


R e f e r e n s i  :

1Kondordansi Alkitab, 011185, © Kanisius 1978, Penerbit Kanisius, Jl Cempaka 9, Deresan, Yagyakarta55281, ISBN 978-979-413-426-9, cet ke-20, thn-12

Ams.16:22
Akal budi adalah sumber kehidupan bagi yang mempunyainya, tetapi siksaan bagi orang bodoh ilah kebodohannya.

1Kor.12:31
jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang leibh utama lagti.

Kej.2:7
Ketika itulah Tuhan Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup  de dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi mahluk yang hidup.
Ibr.8:10
Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, “demikianlah firman Tuhan: Aku akan menaruh hukumKu dalam akalbudi mereka dan menuliskannhya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umatKu”

Mat.22:37-39
37-Jawab Yesus kepadanya “Kasihilah Tuhan, Allahmu,  dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38-Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39-Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesemamu manusia seperti dirimu sendiri.

1Kor.13:4-8
4-Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahka diri dan tidak sombong.
5-Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri  Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
6-Ia tidak bersukacita karena ketidak-adilan, tetapi karena kebenaran.
7-Ia menutupi segala sesuatu , percaya segala sesutu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
8-Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetauhan akan lenyap.

Yak.2:20,22
20—Hail manusia yang bebal, baukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?
22--Kamu liha, bahwa iman bekerjasama dengan perbvuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

Ayb.28:28
Tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, taku akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.

Ams.10:21
Bibir orang benar menggembalakan banyak orang, tetapi orang bodoh mati karena kurang akal budi.

Ams.13:15
Akal budi yang baik mendatangkan karunia, tetapi jalan pengkhianat-pengkhianat mencelakaan mereka.

Ams.11:12
Siapa menghina sesamanya, tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai, berdiam diri.

Rm.7:26
Jadi dengna akal budiku akau melayani hukum Allahm, tetapi dengan tubuh insaniku aku melayani hukum dosa.

Rm.7:23
Tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuan melawan hukum akal budiku dn membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di  dalam anggta-anggota tubuhku.

2Kor.3:14
Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampa pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jia mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanuya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.

Luk.11:13

Jadi jika kamu yang jahat tahu membveri pembverianyang baik kepada anak-anakmu, apalagiBapamu uyang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang menimtakepadaNya.