Rabu, 28 Agustus 2019

Tuhan bertindak lebih baik bila pelayananmu murni


Latar belakang



Bila anda melayani secara murni dan berdasarkan kebenaran untuk kepentingan masyarakat maka Yesus akan memberi jalan yang lebih luas untuk itu(1Kor.12:31)



Materi yang di sharing, sesuai topic



Apa itu pelayanan yang murni.



Tingkatan iman dan perbuatannya dari setiap orang itu raletif dan siapa saja yang mau melayani atau melakukan pekerjaan Allah, pasti akan/sedang/telah melalui proses ini. Selain itu bersandar kepada Tuhan dan bukan pada kekuatan dirimu sendiri. Dan mohonlah dari Tuhan agar Dia bisa mengutus Roh Kudus untuk membimbingmu.  



Sehingga untuk melayani siapa saja maka dasarnya adalah supaya anda beriman kepada Tuhan Yesus dan selain beriman harus anda bukti, yaitu melalui perbuatanmu, karena melalui semua perbuatanmu, maka iman imanmu akan menjadi sempurna(Yak.2:22).



Pelayanan yang murni itu, merupakan pelayanan yang memberitakan kebenaran kepada masyarakat. Dan kebenaran ini adalah firman Tuhan, yang dicuplik dari Alkitab,  misalnya:

a--Marilah Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu(Mat.6:33)

b--Marilah kepadaKU, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan(Mat.11:28).

c--Kata Yesus, Akulah jalan dan kebenaran dan hidup(Yoh.14:6).

d-“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi(Mat.22:37-40)

d--KepadaKu telah diberi segala kuasa di sorga dan di bumi8.. karena itu pergi9lah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu uyang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu swenantiasa sampai kepada akhir zaman(Mat.28:18-19).

f- dan ayat lainnya.



bila anda aktif dan konsisten dalam melakukan penjelasan dari a hingga f, maka apa yang anda mintakan maka Tuhan pasti akan membemberikan sesuai kein ginanNYA. Jadi mungkin keinginanmu setingkat tertentu, tapi Dia bisa memberikan uyang tak terduga bainya atau bagusnya kepadamu.



Contoh: Bersambung minggu depan.



Penutup

Pelayanan yang baik adalah beriman kepada Tuhan Yesus dan adanya perbuatan yang sesuai imanmu, atas dasar  inilah maka Anda lakukan pekerjaan Tuhan, antara lain berdasarkan ayat-ayat atau firman diatas a-f



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.





Penulis.EddyWarbung

Minggu, 25 Agustus 2019

Konsumerime telah diketahui sejak dahulu


Latar belakang



Yesus mengatakan untuk siapkan makananmu secukupnya untuk hari ini, yang adalah bertentangan dengan sifat konsumerisme.



Materi yang di sharing, sesuai topil



1--Apa itu konsumerisme.

Arti “konsumerisme” sesuai Ensiklopedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, sbb:

Merupakan suatu paham atau ideology yang menjadikan seseorang atau kelompok yang menjalankan proses konsumsi atau pemakaian barang-barang hasil produksi secara berlebihan atau tidak sepantasnya secara sadar dan berkelanjutan.



Konsumerisme tidak beda jauh dengan “demonstration effect” yang adalah peniruan yang dilakukan oleh masyarakat dalam mengkonsumsi barang atau produk tertentu karena terpengaruh oleh pola konsumsi kelompok masyarakat lain di sekitarnya yang memiliki kemampaun financial / penghasilan yang lebih tinggi darinya.



Konsumerisme juga merupakan suatu gaya hidup yang menganggap barang mewah sebagai ukuran kesenangan namun di pihak lain bersifat boros, tidak menabung.



Konsumerisme dan demonstration effect, telah ada sejak dahulu? Tapi kapan tepatnya, masih sulit diketahui, namun sejak Yesus memberikan contoh yang disebutNya dalam doa, yaitu doa Bapa Kami, yang isinya, antara lain “… berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukuya(Mat.6:11)…”



2-Dampak kosumerisme

Yesus indikasikan supaya secukupnya mengkonsumsikan barang. Yang dimaksudkan dengan barang bukan hanya diartikan sebagai; makanan, minuman, pakaian, mobil, rumah, jam tangan, handphone, uang,  tapi lebih luas. Jadi apa sebabnya, supaya mengkonsumsikan barang secukupnya. Karena hal ini akan berhubugan dengan terbentuknya kepribadian yang baru dari seseorang, sehubungan dengan proses konsumsi barang secara berlebihan. maka dampaknya, sbb:

Menghabiskan waktu, tenaga, dan yang lain untuk kepentingan barang tersebut.

Akan bersifat boros

Akan bersifat konsumtif

Tidak mau menabung

Tidak memikirkan masa depan

Tidak puas diri namun maunya supaya memperoleh secara gampang

Timbul kesenjangan social.



Dampak negative dari konsumerisme sangat besar, karena umumnya kepribadianmu akan berubah kearah negative, namun bila anda menggunakan barang-barang yang disebut diatas secara terbatas sesuai kebutuhan yang wajar, maka anda tetap dalam kepribadian yang benar.



Jadi kosumerisme telah sejak dahulu di “indikasikan” agar pakailah secukupnya sesuai kebutuhan yang wajar. inilah yang antara lain telah di indikasikan oleh Yesus.



Penutup

Jadi konsumerisme bukan merupakan suatu kebiasaan, tapi pakailah sesuai kebutuhanmu yang wajar.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :



Mat.6:11

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.

Minggu, 18 Agustus 2019

Keterlambatan data padamu akan pengaruhi persepsimu


Latar belakang



Informasi terkini terhadap suatu masalah sangat diperlukan, karenanya wawasanmu supaya tetap siap menerima informasi terkini, sehingga dapat digunakan secara positif untuk kepentingan bersama



Materi yang di sharing, sesuai topic



Apa itu Informasi dan Data.

Menurut Ensiklopedi, kata informasi berasal dari kata Perancis kuno “infomacion”, yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, idea”

Data adalah catatan atas kumpulan fakta. Berasal dari bahasa Latin yang berarti “sesuatu yang diberikan”. Sekarang ini diartikan sebagai hasil pengukuran atau pengamatan suatu variable yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, citra.



Sehingga informasi dan data merupakan suatu hal yang telah lama, juga yang terkini/baru, dan hal itu terus berkembang, namun cakupannya menyangkut; berita, angka, citra, yang tidak perduli apakah itu (berita, angka, citra) benar atau salah.



Maka sesuai penjelasan diatas maka data boleh dikatakan adalah bagian dari informasi, namun  penggunaannya bisa bolak balik terhadap suatu masalah.



1-Apa gunanya data.

Data yang anda peroleh terhadap suatu masalah atau kasus, akan anda olah sesuai pengetahuan yang anda miliki, namun juga tergantung tekadmu dan motivasimu.  Sehingga akan merupakan suatu pendapat dalam pikiranmu atau suatu persepsi yang terbentuk dalam pikiranmu.



Bila anda selalu terkinikan (up to date) pikiranmu berdasarkan data yang baru dari suatu masalah, namun digunakan secara positif untuk kepentingan bersama, maka tidak akan terjadi  salah pengertian. Jadi persepsi selalu berubah sesuai data dan apa motivasimu.



Tapi ada juga beberapa orang tidak mau merubah persepsi atas suatu masalah, dalam jangka waktu lama walaupun ada data yang baru, sehingga terbentuk “occupied perception” dalam pikirannya, jadi pikirannya tidak mau menerima data yang baru. Sehingga bila ada data baru, mereka tidak mau memperhatikannya. Di saat inilah occupied perception mereka susah dirubah karena tidak mau menerima data baru dan mungkin juga mereka sedang, sbb:

a--hamba seseorang,

b--hidupnya tergantung pada orang lain

c--tidak mau kehilangan jabatan.

d--malas

e--takut pada penguasa

f--cari selamat untuk diri sndiri

g--telah terikat pada dosa



Contoh:

(1)===Sekarang ini, ada penceramah yang melecehkan tanda salib dan patung pada tanda salib, katanya ada roh jahat, setan. Sehingga itu dapat menimbulkan kemarahan bagi yang menganut agama itu, mereka juga melaporkan kepada polisi. Pelecehan ini sebetulnya tidak perlu terjadi bila penceramah tsb membuka wawasannya untuk menerima informasi yang cukup dan menggunakanna secara positif.



(2)===Hal yang sama pun berlaku untuk Yesus. Karena para petinggi agama Yahudi, para Ahli Taurat, tidak mau membuka wawasan untuk mencari tahu siapa itu Yesus, sehingga mereka menggunakan suara rakyat yang telah dihasut supaya Yesus di salib.



(3)----Seorang adik memarahi kakaknya, karena kakaknya agak tertutup soal masalah kehidupannya, karenanya mereka bertengkar. Namun adiknya yang tinggal di kota lain hanya mendengar atau memperoleh informasi (data) yang minim. Sehingga Kakaknya yang baru tiba dari kota lain sangat kecewa, lalu mereka tidak ngomong selama seminggu. Hal ini sebetulnya tidak perlu terjadi bila mereka mempunyai data yang sama.



Penutup

Bila setiap orang tetap membuka wawasannya unatuk menerima informasi atas suatu masalah dan motivasi positif, maka penyampaiannya pun akan berdampak baik pada yang mendengarnya



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

Minggu, 11 Agustus 2019

Yang tidak pernah di sangka ternyata Tuhan menyediakan untukmu (1Kor.2:9)


Latar belakang



Tidak pernah ku sangka sama sekali, dan ternyata Tuhan memberikannya di luar dugaanku(1Kor.2:9), itu adalah suatu kegembiraan yang tidak ternilai rasanya.



Materi yang di sharing, sesuai topic



Semua orang mengharapkan supaya doanya dikabulkan Tuhan. sudah tentu doa tersebut harus sesuai dengan rencana Tuhan yang Dia berikan kepadamu, namun juga sesuai dengan harapanmu yang positif, karena setiap orang mempunyai keinginan dan kehendak bebas.



1--Saling menguntungkan.

Namun apakah ada syarat dari Tuhan yang harus anda penuhi terlebih dahulu atau semacam tukar menukar, atau take and give, atau yang bagaimana? Mohon anda pikirkan mana yang cocok denganmu……



Karena dalam kehidupan setiap orang atau pasangan atau kelompok atau organisasi, atau dimana saja selalu ada take and give, atau bekerja dahulu baru diberi gaji, berprestasi dahulu baru ada imbalan, atau tunjukan dahulu sayangmu baru saya akan menyayangimu, dan seterusnya. Proses ini sama sekali tidak salah, dan Negara pun mengadakan export dan import untuk dapat memenuhi kebutuhannya. Jadi disini yang diperhitungkan adalah memberi dan menerima, sehingga sama-sama merasa ada untungnya, atau istilah yang terkenal adalah win win solution, atau saling menguntungkan



2--Tuhan memberi petunjuk untukmu

Berbeda dengan permintaan Tuhan kepada manusia, karena Dia tidak mengharapkan keuntungan apapun dari setiap orang termasuk anda. Yang Dia berikan adalah ketulus kepada anda untuk melakukan persayratan dari kehidupanmu  agar anda dapat menjalani operintahNya dan semuanya itu untuk kebaikanmu selama kehidupanmu dibumi ini.

Bila anda dapat melakukan peraturan itu secara mengasihi Dia, maka anda telah melakukan hukum yang terutama dan yang pertama(Mat.22:37-39) secara baik. yaitu hukum Kasih.



Untuk itu, Tuhan mengatakan bahwa Dia telah menyediakan semua bagi mereka yang mengasihi Dia. Dalam hal ini bila anda melakukan hukumNya secara baik dan benar, maka Dia akan telah menyediakan semuanya dan tidak terduga untukmu(1Kor.2:9). Jadi apa yang tidak pernah anda dengar, lihat dan yang pernah timbul dari dalam hatimu, maka itulah yang Dia berikan padamu. Contoh:



Seseorang yang dapat dikatakan cukup beriman kepada Tuhan Yesus dan melakukan hukumNya sehari-hari, telah menjalankan kehidupannya selama 5 tahun tanpa disertai istri karena telah mendahuluinya. Pada tahun ke 4 setelah istrinya meninggal, dia bertanya kepada Tuhan apakah harus hidup sendiri atau ada pendamping hidup. Karena dia telah membaca Rm.7:1-2, bahwa setelah istri atau suami meninggal maka suami atau istri tidak lagi terikat oleh hukum, sehingga bebas untuk mencari pasangannya atau terserah. Dia sangat terkejut karena apa yang dia mohonkan dari Tuhan, ternyata telah tersedia. Persyaratan yang dia mintakan ternyata cocok, a.l. se iman, mudah bergaul, saling menerima. karena pada pertemuan pertama, yang lawan jenisnya mengatakan, dalam susah dan senang selalu akan bersama-sama selama menempuh kehidupan mereka. 



Penutup

Bila anda tetap taat dan terus mengasihi Tuhan Yesus yaitu melakukan perintah yang terutama dan yang pertama, berupa hukum Kasih, maka bisa saja apa yang anda mintakan akan terkabul melebih dari apa yang tidak pernah anda pikirkan, atau lihat sebelumnya, atau membayangkannya.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :



1Kor.2:9

Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Di”



Mat.22:37-39

37---Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu , dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu

38---Itulah hukum yang terutrama dan yang  pertama.

39---Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasiilah sesamau manusia seperti dirimu sendiri“.

Minggu, 04 Agustus 2019

Siapa meneliti hukum yang sempurna akan berbahagia


Latar belakang



Siapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan bertekun di dalamnya, dan sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya (Yak.1:25).

  

Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Tuhan yang ciptakan anda.

Pekerjaan apapun yang seseorang menekuni tapi kalau tidak berdasarkan pada suatu tata cara yang wajar atau teori atau pengajaran yang benar dan tidak menjiwainya, maka hasil pekerjaannya tidak akan sempurna, bahkan bisa menyeleweng. Hal ini bisa di analogikan dengan iman tanpa perbuatan adalah omong kosong(Yak.2:22).  Sehingga demikian pun dengan “hukum yang memerdekakan”.



Jadi bila sharing mengenai “hukum yang memerdekakan” maka seharusnya kita menguraikan dahulu ilmu hukum dan segala ilmu yang menunjangnya, namun itu sangat luas. Tapi marilah kita sharing mengenai hukum yang diucapkan Yesus, yaitu: “hukum yang terutama dan yang pertama”. Hukum inilah yang mendasari kehidupan manusia yang memberikan kemerdekaan setiap orang.



Tuhan menciptakan setiap orang termasuk anda, antara lain; sebagai suatu mahluk kebenaran, selain itu Dia melengkapi mereka dengan semacam hard-ware, yaitu berupa hati dan akalbudi, yang dapat menerima semacam software atau suatu aplikasi berupa kehendak Tuhan. Karena Tuhan telah:



a—Menaruh hukumNya dalam hati setiap orang(Ibr.8:10). 

b—Menuliskan hukumNya pada akal budi setiap orang.



Tujuan dari kehendak Allah adalah supaya setiap orang, termasuk anda, mengetahui bahwa mereka itu mempunyai Allah, dan setiap orang termasuk anda adalah umatNya Allah.



Namun masalahnya adalah bagaimana mereka atau anda dapat memanfaatkan hukum yang telah ada dalam tubuhnya/mu, untuk kepentingan kehidupanmu.



2--Anda sebagai pemicu sehingga hukum itu bergulir.

Sebagaimana sebuah computer yang canggih,  apakah itu sebagai sarana a.l. untuk membuat perhitungan ke bulan, Mars, atau untuk menentukan kekuatan tsunami, membuat pesawat canggih, mengukur ketaatanmu, dll, naman semuanya itu berawal dari niatmu yang menginisiasi. Atau anda yang switch-on atau menghidupkan computer hinnga bisa operasional, untuk melakukian segala perhitungan tsb. Jadi bila tidak ada yang memicu atau membuatnya operasional, maka computer tersebut hanya berupa sebuah benda mati.



Demikian pun anda yang melakukan pemicuan hukum Tuhan yang telah Dia taruh dalam hatimu dan ditulis dalam akalbudimu. Karena kalau tidak ada niat untuk memicunya, maka hukum tersebut akan bersifat idle, sehingga tidak ada gunanya. Karena nya diperlukan anda sebagai pemicu agar hukum Tuhan dapat beroperasional dalam kehidupanmu. Lalu di ikuti oleh ketekunan dalam perbuatan.



3--Siapa  lakukan firman Tuhan akan mengetahui kebenaran.

Walaupun banyak orang yang tertarik akan ilmu atau teori atau ajaran lainnya baik itu bersifat duniawi maupun rohaniah, tapi bila tidak sejalan dengan  “hukum yang terutama dan yang pertama”(Mat.22:38),  maka mereka bukan muridNya Yesus. Tetapi siapa saya yang melakukan firman Tuhan, yaitu hukum yang Terutama dan yang Pertama, yaitu hukum Kasih, maka mereka itu adalah muridNya Yesus, dan mereka akan mengetahui kebenaran. dan kebenaran itu yang akan memerdekakan hidup mereka(Yoh.8:31-32).



Jadi siapa saja yang menjiwai serta melakukan hukum Kasih, maka kebenaran aka nada padanya. Karena kebenaran itu memerdekakan siapa saja dari segala jenis ikatan, misalnya:

Perbudakan, kepahitan masa lalu, tekanan batin karena suatu masalah, perhambaan, perzinaan, kebiasaan berkorupsi, tidak ada rasa malu atas kesalahanyang telah diperbuat, dll.

Sehingga bila anda selalu berjalan dalam bimbingan hukum Kasih dan tidak dan terus menerus melakukannya dalam kehidupanmu sehingga tidak menyerong ke kiri dan kekanan, maka pasti anda akan merasa merdeka dalam kehidupanmu seperti uraian dari Kasih  (1Kor.13:4-8), dan merasa bahagia.



Penutup

Kebenaran adalah bagian dari hukum kasih, dan kebenaran inilah yang memerdekan anda dari segala ikatan, hambatan, kebiasaan buruk, dll. karenanya agar anda selalu takut akan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

Minggu, 28 Juli 2019

Apa sebab Yesus mengusir mereka(Mat.7:23)


Latar belakang



Yesus mengusir mereka yang berniat buruk dan juga yang telah mewujudkannya walaupun melakukan pekerjaan tersebut atas namaNya(Mat.7:23).



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Apa sebab Yesus mengusir mereka.

Untuk mengerti kenapa Yesus mengusir orang-orang tersebut, maka ketahuilah terlebih dahulu, apa yang mendasari motivasi mereka. Sehingga mereka melakukan berbagai jenis kegiatan, bahkan perbuatan mereka telah mengatas namakan Yesus. Dan dampak atas pengajaran mereka akan menyimpang dari kebenaran dan moral. Dampak tersebut dapat mempengaruhi dari, tidak ada artinya hingga bisa meningkat ke amoral, kekerasan yang tidak terkendali dan bencana yang memusnahkan. Jadi manusia dapat berkelakuan seperti binatang yang amoral. Karenanya mereka harus dihabiskan seperti yang terjadi pada orang-orang dari Sodom Gomora dan  mereka yang tenggelam sewaktu air bah di zaman Nuh.



Supaya anda mengetahui pengaruh dari dampaknya ajaran mereka, maka sebaiknya anda mengetahui bukan hanya ajarannya saja, tapi mengetahui terlebih dahulu apa yang mendasari motivasinya. Memang benar bahwa orang-orang itu juga berseru bahwa mereka telah bernubuat demi nama Yesus, dan mengusir setan demi namaNya, dan mengadakan banyak mujizat demi namaNya(Mat.7:22).



Kelihatannya bahwa perbuatan orang-orang ini sangat baik, karena mereka lakukan semuanya atas nama Yesus Sehingga bila orang yang tidak memperhatikan bahkan tidak meneliti secara mendalam(Mat.23:28), maka mereka pasti akan percaya dan juga menganggap benar, padahal berbohong dan mencari keuntungan diri sendiri. Misalnya:

a--Yesus menegor Ahli-Ahli Taurat dan Kelompok orang Farisi membayar perpuluhan tapi mengabaikan: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan(Mat.23:23), sehingga motivasi mereka patut untuk dipertanyakan.

b--Para ahli Taurat dan orang Farisi, sering membunuh nabi-nabi, namun mereka membangun makam yang mereka bunuh dan memperindahnya(Mat.23:30-31).

c-Yang diajarkan  para Akhli Taurat dan Farisi, bersifat perintah manusia(Mrk.7:7).



 Umumnya mereka ini berprofesi:

                        A
                         B
                         C
Profesi:
Perbuatannya:
Dampaknya:
1-Guru Palsu (GP)
1-mencari keuntungan pribadi dalam bentuk apapun, dengan cara melalui pengajaran.
1-Pengajaran tidak mengandung kebenaran dan kualitas rendah,  shg rakyat tertipu, menderita. Akibatnya menderita. Penyebabnya karena ego dan cari keuntungan dari GP
2-Beberapa Majelis agama (Mat.10:17)
2-menganiaya jemat dalam gereja
2-Menderita karena melakukan ajaran Yesus. Para majelis tidak mau jemat mengikuti ajaran Yesus.
3-Iman Kepala
3-mencari saksi palsu untuk membunuh Yesus(Mat.26:59)
3-Supaya Imam kepala tetap  menduduki jabatan dan pengaruh.
4-Pejabat Mahkamah Agama (PMA)
4-cari saksi palsu utk bunuh Yesus, dan mempertahankan
jabatannya.
4-Tingkatkan kedengkian rakyat supaya Yesus dibunuh namun mereka pertahankan kedudukannya.
5-Ahli Taurat dan orang Farisi(Mat.23:23)
5-benar mereka membayar seperpuluhan tapi inti dari hukum Taurat diabaikan, yaitu: keadilan, belas kasihan, kesetiaan.
5-Ada kalanya pengajarannya benar tapi perbuatannya Ahli Taurat dan Farisi busuk. Jadi tidak memberikan contoh yang baik










Apapun profesi seseorang, dan apa yang dia perbuat, serta apa dampaknya. Semuanya itu berawal dari motivfasi tertentu yang digerakakan oleh hati orang tersebut. Dan isi hati seseorang tidak bisa diduga. Karena dari hati bisa timbul segala pikiran jahat(Mat.15:19).



2--Motivasi

Setiap orang tidak dapat milihat dan mengetaui motivasi seseorang yang timbul dari hatinya. Dan motivasi itu timbul dari keinginan serta dari kehendak bebas seseorang. Sehingga walaupun anda telah dilarang untuk jangan berbuat tapi anda mempunyai pilihan apakah melakukan atau tidak. Dengan kata lain melanggar peraturan yang telah anda ketahui sanksinya, hal ini yang terjadi padaAdam dan Hawa.

Jadi godaan itu dapat melemahkan cara berpikir dan akal sehatmu. Apalagi godaan yang berdampak pada dirimu bahwa akan menjadi, seperti: Tuhan, orang sangat terkenal, akan mempunyai banyak harta, dll.



3--Selalu mengendalikan dirimu

Setiap orang pasti menginginkan motivasi yang benar. dan untuk memperolehnya sebetulnya tidak susah, yang penting kemauan dan ketaatan, dan jangan tergoda. Untuk itu maka anda harus bersandar kepada Yesus, yaitu: lakukan peraturan dan dan hukumNya. Dan hukumNya juga tidak susah-susah amat untuk dimengerti. Yang penting dari hukum itu, imani dan lakukan.

Hukum itu adalah hukum yang terutama dan yang pertama, itulah yang Yesus katakan. Dan hukum itu adalah hukum Kasih. 



Penutup



Motivasi timbul dari hatimu, dan hati mu yang memilih keinginan mana yang dia prioritaskan. Dan prioritas itu bisa jadi karena godaan dari luar, seperti yang di alami oleh Adam dan Howa. Untuk selalu memperoleh motivasi yang baik maka selalu dekatlah pada Tuhan, lakukan hukum Kasih(Mat.22:37-40) dan butir butir Kasih (1Kor.13:4-8).



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

Sabtu, 20 Juli 2019

Tuhan menuntutmu berlaku: adil, setia, rendah hati


Latar belakang



Persyaratan hidup bagi setiap orang, dimana pun dia berada, supaya selalu berlaku: adil, setia dan rendah hati(Mik.6:8).



Materi yang di sharing, sesuai topic



1--Tuhan mensyaratkan agar manusia lakukan ajaranNya.

Dalam Alkitab dikatakan bahwa, Tuhan menuntut dari padamu. Istilah menuntut biasanya dipakai oleh hakim dalam pengadilan, sewaktu pengadili seseorang  dan bila seseorang/terdakwa bersalah, maka hakim akan menuntutnya berdasarkan undang-undang yang dilanggar oleh terdakwa. Yang akibatnya bisa masuk penjara.



Analogi dengan contoh diatas. Maka jauh sebelumnya, Tuhan telah memberikan kehendak bebas kepada setiap orang, sehingga Dia  meminta, jadi bukan memaksamu atau menuntutmu. Supaya setiap orang dapat memenuhi dan melakukan ketentuan-ketentuanNya serta ajaranNya selama kehidupannya di bumi ini, namun sebagai persyaratan dalam melakukan butir-butir hukum Kasih(1Kor.13:4-7). karena tanpa persyaratan itu maka anda melakukan hukum kasih tidak optimal bahkan cenderung bisa menyeleweng. Syarat tersebut, antara lain:

a--berlaku adil.

Setiap orang bisa berlaku adil bila mereka mengetahui dan mengerti aturan yang telah di setujui masyarakat secara bersama. Dasar dari aturan utama adalah hukum Taurat. Dan hukum ini telah tertulis dalam hatimu dan ditaruh dalam akal budimu(Ibr.8:10), jadi secara naluri hukum itu bisa ter-refleksi sewaktu bila anda berbuat sesuatu. Sehingga anda dapat merasakan apakah hukuman itu adil atau tidak. Jadi bila seorang korupsi  maka wajar dia dihukum. Namun bila kakek yang lemah mengambil buah pisang dari pohon yang bertumbuh diatas kebunnya karena itu lahan kehidupannya namun dalam persengketaan pidana, maka dia tidak bisa dituduh mencuri.

b--mencintai kesetiaan,

Selalu setia dalam hukum Tuhan atau hukum Kasih yang terdiri dari hukum Taurat dan penginjilan yang tertulis di Kitab Para Nabi. Jadi jangan lunturkan kesetiaanmu karena godaan jabatan atau pasanganmu hidupmu, sehingga tinggalkan Tuhan Yesus yang disalib karena Dia telah menebus orang-orang berdosa.

c--hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu(Mik.6:8).

Bila anda yang berusaha menolong kakek yang mencuri pisang (lihat butir 1-b) dan telah berhasil, maka jangan membanggakan dirimu, karena itu akan mengganggu kepribadianmu yang baik menjadi tidak terkendali. Kesombongan akan selalu terkena batunya atau terjerat karena perbuatanmu sendiri yang tidak patut/bermoral.



Butir a-b-c yang disebut diatas dikuatkan lagi oleh ayat yang terdapat dalam Injil Matius, , bahkan menegaskan bahwa inti (Mat.23:23) dari lhukum Taurat adalah; keadilan, belas kasihan, kesetiaan. Karenanya itu adalah penting dalam merealisasikan hukum Taurat yang bagian dari hukum Kasih(Mat.22:40) dalam hidupmu.



2--Menerapkannya dalam sehari-hari

Sebagaimana persyaratan diatas mengatakan, bahwa: lakukanlah keadilan, kesetiaan dan rendah hati dalam kehidupanmu, maka kendala utama adalah bagaimana memadukan butir-butir tersebut dalam kehidupanmu sehari-hari, terhadap orang lain. Secara garis besar,  sebagai berikut: 

a--Berlaku adil (lihat butir 1-a)

Bila seseorang melakukan sesuatu yang melanggar hukum, maka mereka pasti dihukum sesuai hukum Taurat, tanpa pandang bulu. Namun sekarang ini berdasarkan hukum suatu Negara yang sebagian besarnya didasarkan pada hukum Taurat.

b--Kesetiaan.

Banyak orang meninggalkan kesetiaan atas hukum Tuhan, karena mengutamakan kepentingan duniawi berupa pangkat/jabatan, harta dan desakan istri/suami. Jadi mereka nomor duakan Yesus. Disinilah letak kesalahan mereka.

Karenanya mengutamakan Yesus berarti melakukan hukumnya yang pertama dan yang terutama(Mat.22:37-39).

c--Rendah hati

Bila seseorang dapat berlaku adil dan setia,  maka mereka suatu waktu bisa lupa diri karena merasa berjasa atas perbuatan mereka terhadap orang lain. Sebab telah melakukan keadilan dan kesetiaan bahkan bisa lupa diri, karena tidak ada imbangannya sehingga kemungkinan besar tidak bisa kendalikan diri seperti sombong, merasa benar apa yang dia lakukan.

Karenanya selalu rendah hati dan sertai Tuhan dalam setiap rencanamu dan perbuatanmu.



Namun dalam praktek 2-a-b-c saling terkait dan relatif, selain itu egomu serta kepentinganmu yang akan mendahulukan a atau b atau c, agar terwujud hasrat duniawimu. Tapi bila anda tetap memupuk kebenaran yaitu bersandar pada Yesus, maka saling keterkaitan a-b-c akan lebih bersifat positif.



Penutup

Perbuatanmu atau masalah yang anda hadapi akan mencerminkan saling keterkaitan antara a-b-c. Bila anda konsisten dalam pikiran dan perbuatan berdasarkan kebenaran, maka a-b-c akan lebih tertaman tapi susah tererosi dari kepribadianmu, sehingga kehidupanmu akan lebih sejahtera.



Terima kasih anda telah meluangkan waktu membaca artikel ini, mohon sharing.



Penulis.EddyWarbung

R e f e r e n s i  :



Mik.6:8

“Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. dan apakah yang dituntut Tuhan dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu”



1Kor.13:4-7

4---Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu; Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

5---Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri.

6---Ia tidak bersukacita karena ketidak-adilan, tetapi karena kebenaran.

7---Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.



Ibr.8:10

“Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu” demikianlah firman Tuhan. “Aku akan menaruh hukumKu dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati merka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umatKu”



Mat.23:23

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.



Mat.22:40

Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh Taurat dan kitab para nabi.



Mat.22:37-40

37---Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

38---Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

39---Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

40---Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi”